
kamar pribadi pangeran.
lion membawa buku yang ia pinjam pada count wolf, wolf mengatakan padanya, ia tak bisa membaca isi buku ini?
lion membuka kembali buku tersebut, ia tak hanya bisa membacanya saja, bahkan ia pun bisa memahami isi dari buku ini, lion pun merhatiin tulisan dalam buku ini, ia rasa tidak ada yang salah dalam buku ini, mengapa wolf tak bisa membacanya ya?.
lion pun melanjutkan membaca isi buku kuno tersebut, isi dari buku itu menceritakan monster naga legendaris,
:" naga? ternyata di dunia ini terdapat naga juga " ucapnya.
naga terbiasa hidup sendiri dan sangat sulit di jinakkan dan dalam setiap monster pasti terdapat pemimpinnya, pemimpin dari kawanan naga adalah naga penghancur.
tapi, saat ini naga itu sudah berhasil di kalahkan oleh pahlawan terdahulu, untuk mengalahkan naga tersebut 4 kerajaan harus berkerja sama untuk mengalahkan nya.
lion membalikkan halaman selanjutnya yang berisi tentang macam-macam labirin kuno dan macam-macam monster yang berisi monster tingkat menengah sampai tingkat atas.
lion yang sedang asik membaca buku tersebut, tak terasa hari sudah pagi kembali, seorang pelayan mengetuk pintu kamar nya dan masuk untuk membangunkan nya.
tapi pelayan tersebut terkejut melihat nya,
:"pa- pangeran apakah anda tidak tidur semalaman?" tanya pelayan.
lion mengangguk dan berkata :" ya. aku asik membaca buku ini " ucap nya polos memperlihatkan buku itu kepada pelayan.
pelayan menghela napas dan berkata :" aku mengerti tuan, tapi, ini tidak baik untuk kondisi tubuh anda dan anda juga ada kelas hari ini dengan tuan wolf. "
lion baru ingat bahwa ada kelas dengan count wolf, lantas lion meminta pelayan agar menyiapkan nya air hangat untuk ia mandi.
pelayan mengangguk dan mempersiapkan air hangat serta sarapan untuk pangeran.
setelah lion selesai mempersiapkan diri nya, ia langsung pergi ke ruang bawah tanah,
di sana count wolf sudah menunggu nya cukup lama.
:" pangeran, apakah anda tidur nyenyak hari ini? " tanya wolf.
lion menstabilkan napas nya dan berkata :" tidak, aku tidak bisa tidur malam tadi " jawab lion terengah-engah.
wolf bertanya dengan bingung :" ada apa? apa yang membuat mu tidak bisa tidur? "
lion memberikan buku yang kemarin count wolf berikan padanya.
wolf pun mengambil buku di tangan pangeran, ia melihat buku tersebut tidak banyak yang berubah.
ia pun bertanya :" apakah anda membaca buku ini? "
lion mengangguk
:" lalu, apakah anda memahami isi dari bukunya? " lanjut wolf.
lion terdiam sesaat, ia ingin memberitahunya tetapi, ia takut kalau count wolf akan bertanya pada nya, :" tidak, sangat sulit untuk memahami tulisan nya " ucap lion berbohong.
wolf mengangguk mengerti, ia sendiri saja sangat sulit membaca nya, bagaimana pangeran yang baru saja 8 tahun, bisa membaca buku kuno ini.
wolf tak bertanya lebih lanjut, ia meletakkan buku tersebut di samping nya dan melanjutkan mengajarkan pola-pola sihir kepada pangeran.
setelah belajar cukup lama, count wolf menghentikan pembelajaran nya dan berkata :" kurasa hari ini cukup sampai di sini saja, untuk 7 hari ke depan ku harap pangeran bisa belajar sendiri. " ucapnya.
:" 7 hari? kemana kah anda akan pergi? tanya lion penasaran.
wolf menghampiri pangeran dan memegang kepalanya, ia berkata :" aku tidak kemana-mana, bukankah kota ini sedang dalam keadaan darurat? karena itu lah aku sebagai penguasa kota harus mengurusi permasalah di kota ini, agar hal buruk tidak terjadi. " jelas count.
lion mengangguk mengerti, :" anu, count apakah aku bisa meminjam buku itu kembali " ucap nya.
wolf berbalik dan melihat ke arah buku itu, ia mengambil nya dan menyerahkan buku kepada pangeran, :" tolong jaga buku ini baik-baik dan jangan beritahu kepada siapa pun " ucap wolf memberikannya.
lion mengangguk dan berjanji bahwa ia akan menjaga buku ini baik-baik,
wolf mengangguk tersenyum ia pun mempercayai buku ini padanya.
lion pun meminta izin untuk kembali ke kamar nya,
wolf mempersilahkan pangeran untuk kembali, sedangkan ia harus pergi ke kota untuk berkeliling melihat keadaan kota,
lion sampai di kamar nya, ia langsung membaca lanjutkan kemarin, ketika ia baru saja membaca ia langsung tertidur,
ketika ia bangun hari sudah mulai gelap, dan perut nya pun dalam keadaan lapar, ia keluar mencari makanan, ketika ia mendapatkan makanan dari dapur, ia membawa nya ke kamar sambil membaca lanjutan kemarin.
tapi begitu ia ingin membaca lanjutan buku tersebut, buku itu tidak ada di dalam kamar nya, ia pun panik dan sibuk mencarinya, tapi ia tak kunjung menemukannya,
lion berlari mencari pelayan yang mengetahui buku itu, akhir nya ia menemukan pelayan tersebut, langsung saja lion menanyakan buku yang ia perlihatkan kemarin,
pelayan itu menjawab tidak tahu, lantas lion mencarinya lagi di bantu oleh pelayan.
dan ia pun menemukan seorang pelayan sedang membakar sampah,
langsung saja lion menghampiri nya, ia mencari buku tersebut di sekitar sampah, tapi ia masih tak menemukan nya, ia pun bertanya :" apakah anda melihat buku yang terlihat usang "
:" oh buku itu , saya menaruh nya di loteng mansion " jawab pelayan tersebut.
langsung saja lion berlari kembali ke mansion, tepat sebelum ia ke loteng, ia menemukan pelayan sebelumnya, ia meminta pelayan tersebut mengambilkan nya buku kuno di loteng,
pelayan tersebut mengangguk dan berlari ke arah loteng, begitu pelayan itu naik ke atas loteng mansion ia akhir nya menemukan buku tersebut dan juga ia menemukan sebuah benda yang terlihat usang,
pelayan itu pun mengambil benda tersebut dan buku yang pangeran cari, pelayan itu pun turun dan menyerah kan kepada pangeran,
begitu lion melihat buku itu, ia merasa lega.
tapi ketika ia melihat benda yang di tangan pelayan, lion bertanya :" apa ini ? "
pelayan menggelengkan kepala dan berkata :" saya tidak tahu, saya kira tuan mencari ini juga " jawab pelayan.
lion mengambil benda tersebut di tangan pelayan, ia melihat-lihat benda itu, begitu ia melihat secara detail ia merasakan, perasaan yang begitu akrab, ia pun memutuskan untuk mengambil benda tersebut.
setelah semua barang-barang sudah di tangan nya, lion kembali ke kamar nya, ia tak langsung membaca buku tersebut, ia malah tertarik dengan benda yang terlihat usang.
lion mencoba mengaktifkan benda tersebut, tapi ia tidak tahu cara mengaktifkan nya, segala cara ia coba tapi benda itu masih tidak aktif, hingga akhir nya ia mencoba mengalirkan sihir nya ke dalam benda tersebut.
benda tersebut mulai bereaksi, lion memperhatikan benda itu secara seksama, tanpa sadar lion terhisap oleh benda tersebut.