Become An Expert In Another World

Become An Expert In Another World
berita palsu



saat ini ibu kota sedang dalam keadaan kacau, berita atas hilang nya pangeran sudah tersebar di penjuru ibu kota, di sisi lain seseorang sedang mengirim sebuah surat melalui burung merpati.


orang tersebut adalah mata-mata yang di kirim oleh kerajaan trim, setelah Mengirim surat orang itu pergi dan menghilang.


saat ini semua orang tak tahu bahwa pangeran sudah kembali di temukan, kabar berita ini sengaja di palsu kan agar membuat ibu kota menjadi kacau balau.


saat ini brand tengah mempersiapkan pasukannya, mereka bertujuan pergi ke wilayah perbatasan untuk mencari keberadaan pangeran kedua, melihat jumlah pasukan nya sudah cukup,


brand ingin melaporkan kepada ayah nya terlebih dahulu sebelum pergi ke wilayah perbatasan, sesampai nya di istana brand melihat ayah sedang menulis surat,


ia tak ingin menganggu ayah nya, ia menunggu ayah nya sampai selesai, setelah cukup lama ia menunggu sang ayah telah selesai menulis surat tersebut.


:" oh, brand kau sudah di sini, ada perlu apa? " tanya sang ayah.


brand membungkuk hormat dan berkata :" maaf, ayah menganggu waktu mu, aku ingin melaporkan bahwa semua pasukan telah ku kumpulkan " jawab brand tegas.


sang ayah mengangguk :" baiklah kalau begitu, mulai esok kau berangkat ke wilayah perbatasan " ucap sang ayah senang mendengar laporan tersebut.


brand dengan hormat menerima perintah sang ayah, tapi, ia tak buru-buru pergi, ia masih penasaran akan surat yang di tulis ayah nya.


melihat anak nya tak kunjung pergi sang ayah bertanya :" ada apa? apa masih ada yang ingin kau sampai kan? " ucapnya.


brand menundukkan kepalanya dan berkata:" maaf atas ketidak sopanan ku, jika aku boleh bertanya, surat itu untuk siapa yah? "


sang ayah melihat surat di samping dan ia berkata :" surat ini untuk paman mu nak, aku meminta nya kemari saat kau pergi ke wilayah perbatasan " jawab sang ayah.


:" paman? " ucap brand bingung


sang ayah mengangguk :" ya, paman mu, saat ini ia sedang berada di ujung barat kerajaan ini, jika kau pergi kondisi ibu kota sangat kekurangan kekuatan maka dari itu aku memintanya kemari " jelas sang ayah.


saat ini brand bangun ia melanjutkan perbincangan dengan ayah nya, :" lalu kekuatan apa yang di miliki sang paman? " tanya brand kembali.


sang ayah diam sesaat, kemudian ia berkata :" entahlah, tapi yang terpenting ia lebih kuat dari ku, aku menjadi raja saat ini karena nya " jawab sang ayah.


:"APA " teriak brand terkejut, :"keahlian apa yang paman miliki " tanya brand


:" hhhmmm, seperti nya paham mu bisa mengunakan semua nya baik dari sihir maupun berpedang " jawab sang ayah.


brand mengangguk mengerti, lalu ia memberi hormat pada ayah dan pergi meninggalkan aula kerajaan.


:" seperti nya anda tidak memperkenal kan seluruh anggota kerajaan pada anak anda yang mulia " ucap ansel yang berada di sisi yang mulia.


yang mulia menghela napas dan berkata :" kurasa hal seperti itu tidak terlalu penting, aku hanya ingin berfokus pada perkembangan anak-anak ku " jawab yang mulia tak berdaya.


:"begitu ya, ayah yang baik " ucap ansel memuji.


keesokan hari.


saat ini brand tengah mempersiapkan keberangkatan nya ke wilayah perbatasan, ia menghitung kembali pasukan nya, setelah semua nya sudah terkumpulkan ia mulai pemberangkatannya.


ia di temani oleh wakil kapten ksatria yaitu baron Bach, sebelum nya ia hanyalah rakyat biasa karena ia sangat berprestasi dalam teknik berpedang nya, kapten erland secara langsung menunjuk nya sebagai wakil nya.


ia masih berada di ibu kota atas perintah sang kapten, untuk menjaga ibu kota selama sang kapten pergi, saat ini ia mendapatkan perintah langsung dari pangeran pertama agar melindungi nya sampai ke wilayah perbatasan.


awal nya ia menolak, bagaimana pun jika ia ikut pergi kondisi ibu kota akan melemah, tapi pangeran pertama meyakinkan nya bahwa ibu kota baik-baik saja, karena paman nya akan segera tiba.


mendengar kabar paman pangeran pertama akan kemari Bach sangat terkejut, bagaimana pun ia adalah sosok legenda di kerajaan nya, ia mendengar bahwa yang menjadi raja adalah sang paman, tapi ia menolak dan menyerahkan takhta nya kepada raja saat ini.


akhirnya ia pun memutuskan ikut bersama pangeran pertama pergi ke wilayah perbatasan,


setelah keluar dari gerbang ibu kota Bach bertanya pada pangeran pertama :" maaf, pangeran apakah kita akan melewati hutan tod atau memutarkan hutan agar sampai ke sana " ucapnya.


brand terdiam sesaat, sebelum nya ia sudah mengalahkan gelombang monster yang menyerang ibu kota, seharusnya saat ini semua monster sudah berkurang.


setelah berpikir cukup lama ia pun berkata :"wakil kapten Bach, kita akan melewati hutan agar cepat sampai di wilayah perbatasan " jawab brand.


mendengar keputusan pangeran pertama, Bach ingin menolaknya meskipun pangeran pertama sudah mengurai jumlah monster sebelum nya, tapi serangan sebelum nya tidak ada monster tingkat atas.


dengan penuh keyakinan Bach mengangguk setuju dan memerintahkan bawahan nya agar segera berangkat melewati hutan tod, mendengar perintah tersebut mereka pun memulai perjalannya.


mansion, kota lachen


saat ini lion tengah terbaring di atas ranjang nya, di sangat malas hari ini akibat kejadian kemarin ia sangat malu keluar dari kamar nya, di bangun dari tempat tidur nya dan melihat ke arah jendela.


ia sangat merindukan keluarga nya yang berada di ibu kota, tapi saat ini ia sudah berusia 8 tahun sebentar lagi ia akan berusia 9 tahun seharusnya ia sudah bisa masuk ke akademi.


memikirkan akademi ia teringat akan kakaknya, biasa nya ketika ia sedang sendiri kakaknya selalu menemani dirinya, bahkan selalu menghiburnya memikirkan semua itu lion sangat merindukan mereka,


tanpa sadar air mata mengalir di wajahnya, tiba-tiba ia mendengar sebuah ketukan pintu kamar nya, buru-buru lion menghapuskan air mata nya dan berkata :" masuklah "


seseorang masuk dengan pakaian pelayan, yang tak lain adalah angel, saat ini ia bertugas membersihkan kamar pangeran, melihat pangeran yang sedang bersedih angel kembali keluar ia merasa tak sopan melihat pangeran seperti itu.


tapi, ia di tahan oleh pangeran, :" kau ingin membersihkan kamar ku bukan? " tanya lion


angel mengangguk


:" bersihkanlah, tapi tolong jangan menyentuh barang-barang ku " ucap lion menahan rasa malu nya, setelah mengatakan nya ia pergi meninggalkan angel di kamar nya.


melihat wajah malu pangeran, angel tersenyum senang dan berkata :" ternyata pangeran bisa seimut itu " gumam nya, setelah itu angel membersihkan seluruh kamar pangeran.


di sisi lain, lion terduduk lemas ia sangat malu begitu angel melihat wajah sedih nya, rasa nya ia ingin mati saja.


di tengah-tengah ia menahan rasa malu nya, tiba-tiba ia mendengar teriakan prajurit, prajurit itu berkata bahwa kerajaan trim sudah menyerang kota ini.