Become An Expert In Another World

Become An Expert In Another World
desa slcher



keesokan hari


adelion bangun dari tidur nya, ia keluar tenda untuk membersihkan wajah nya, saat ia keluar ia melihat sang kapten sedang memerintahkan bawahan nya, agar merapihkan tenda.


:"pagi pangeran, apakah tidur mu merasa nikmat"sapa sang kapten


sambil membersihkan kedua mata nya, adelion menjawab sapaan kapten:"pagi juga kapten, apakah kita akan pergi lagi "ucap adelion


:" ya, kita akan segera pergi.pangeran bersihkan wajah mu terlebih dahulu setelah kita sarapan kita akan melanjutkan perjalanan" jelas sang Kapten


adelion hanya menganggukkan kepalanya saja, ia pergi ke samping tenda nya, untuk membersihkan wajahnya.


setelah sarapan dan semua nya sudah bersiap mereka melanjutkan perjalanannya, selama perjalanan ini tidak ada monster yang membahayakan seperti kemarin, bisa di bilang perjalanan ini sangat lancar,


di tengah-tengah perjalanan adelion bertanya kepada kapten, :"apakah kita masih jauh kapten "


:"kurang lebih dari 2 hari, kita hanya melewati pinggiran hutan saja, oleh karena itu kita sangat lama untuk sampai tujuan "jelas sang kapten


adelion sebenarnya tidak mempermasalahkan nya , ia saat ini sedang menikmati perjalanan nya saja, tapi ada yang membuat nya sangat ganjil, sebelum nya kapten memberitahu ku bahwa kita akan melewati 3 desa, mengapa 1 desa pun tidak melihatnya ,


adelion memutuskan untuk bertanya kembali kepada sang kapten :" kapten sebelum nya anda mengatakan bahwa kita akan melewati 3 desa, mengapa satu pun tak terlihat "


kapten menjelaskan:"memang kita tidak melewati pedesaan karena bahan makanan yang kita bawa sudah cukup untuk sampai ke perbatasan, jika pangeran ingin ke sebuah desa, kita akan singgah di desa terakhir,yaitu desa slcher sebelum sampai ke kota "


adelion mempercayai kata-kata kapten :"baiklah, berapa lama lagi, kita akan sampai "ucapnya


:" butuh sekitar setengah hari kita akan sampai disana"jelas sang kapten


adelion tak berkata apa-apa lagi, meskipun ia mempercayai kata-kata sang kapten, adelion sudah mempersiapkan diri nya, jika sesuatu hal buruk akan menimpa nya.


setelah cukup lama, akhir nya adelion melihat sebuah pedesaan, lalu semua prajurit pergi ke arah pedesaan tersebut untuk singgah sementara.


ketika sampai di sana, adelion melihat sekeliling pedesaan, lalu ia meminta izin kepada kapten untuk melihat desa tersebut.


kapten mengizinkannya dan meminta 2 prajurit tingkat menengah untuk mengawal pangeran,


dan untuk kapten sendiri akan menemui pemimpin desa tersebut, adelion turun dari kereta kudanya dan di ikuti oleh 2 orang yang di perintahkan sang kapten untuk mengawal nya,


desa ini sangat makmur, hal itu bisa di lihat dari warga nya, yang sangat bahagia, adelion berjalan-jalan mengelilingi desa, sesekali ia membeli cemilan di pinggir jalan, makanan di desa ini tidak kalah enak dari ibu kota.


di tengah menikmati sebuah makanan adelion melihat di lorong ada seseorang yang di lecehkan, ia melihat pengawalnya sedang mengurusi orang-orang desa, tanpa pikir panjang adelion pergi menemui orang tersebut.


ketika ia sampai ia menghalangi orang-orang yang ingin melecehkannya :"hentikan"teriak adelion


:"Fu, Fu, Fu ada yang ingin menjadi pahlawan.hei nak, apa kau tau orang yang kamu lindungi itu adalah seorang budak, kami masih sangat baik hanya menindas nya, hahahaha "ucap 2 orang pemuda


adelion tak menghiraukan ejekan 2 pemuda tersebut, ia berbalik dan menanyakan keadaan nya :" apakah kamu baik-baik saja " menjulurkan lengan nya


seseorang yang adelion selamatkan adalah seorang wanita , kondisi wanita itu di penuhi oleh luka-luka, dan ia masih anak-anak, melihat itu adelion ingin menyembuhkan luka nya dengan sihir cahaya.


tetapi ketika ia ingin menyembuhkan 2 orang pemuda lekas ingin menyerang nya, adelion buru-buru mengucapakan sihir pertahanan, sebelum ia mengucapkan sihir pertahanan,


:"aku tidak apa-apa, tetapi anak ini terluka parah, aku ingin menyembuhkan terlebih dahulu, kalian jaga lah aku "ucap adelion


:" tapi pangeran bukan kah tidak pantas bagi mu, jika kamu ingin menyembuhkan nya lebih baik kita bawa anak itu ke prajurit yang lain agar mereka menyembuhkan nya "ucap salah satu prajurit


adelion menggelengkan kepala nya :" tidak apa-apa, lagi pula ia masih dari rakyat kerajaan kita "


ketika adelion ingin menyembuhkan luka nya dengan sihir cahaya, anak itu tiba-tiba berbicara:"anu, apa yang di katakan prajurit itu benar, tidak pantas bagi saya seorang rakyat jelata di sembuhkan oleh seorang pangeran "ucap gadis.


:" hah. tenang lah, ini sudah niat ku untuk menolong mu, jika kamu tidak ingin di sembuhkan oleh ku, maka aku akan memberi perintah agar kamu bersedia di sembuhkan oleh ku "ucap adelion tersenyum


gadis itu hanya menganggukkan Kepala nya sedikit dan membiarkan pangeran menyembuhkan luka nya, melihat itu kedua pengawalnya hanya geleng-geleng kepala.


saat ini adelion sudah merapalkan sihir cahayanya, seketika semua luka memar di tubuh gadis itu pulih:" Terima kasih pangeran "ucap sang gadis


:" ya. siapa namamu"ucap adelion berkenalan


:"aundrey"jawab gadis malu


:"oh.saya adelion holder lux pangeran kedua dari kerajaan lux, senang bertemu dengan mu "ucap adelion menjulurkan lengan nya.


gadis itu merasa tak enak jika bersalaman dengan seorang pangeran. melihat nya merasa tak enak berjabat tangan dengan nya adelion menarik lengan gadis itu dan memaksa bersalaman.


:" kenapa kamu menjadi budak, dari mana kamu berasal "tanya adelion kepada gadis itu.


:" a, aku, di jual oleh keluarga ku, ke pedagang budak, dan aku berasal dari kota selatan kerajaan ini"ucap aundrey sedih


aku tak menyangka bahwa di kehidupan ini terdapat seorang budak, tanpa kecuali anak-anak pun bisa menjadi budak atas keegoisan orang tua mereka,


:"apa yang harus aku lakukan, apa aku akan membawa nya bersamaku ke kota lachen , jika aku membawa nya, pasti kapten akan marah" gumam adelion


adelion bertanya kembali :"bagaimana kamu bisa di sini, bukan kah seorang budak sangat sulit kabur dari pemilik nya "


:"aku berhasil kabur dengan teman ku.saat itu pedagang budak di serang oleh sekelompok bandit, melihat kesempatan itu aku berhasil kabur dengan kawan ku, dan berakhir di desa ini "jawab aundrey


:" lalu di mana kawan mu itu "ucap adelion


mendengar pertanyaan pangeran, angel teringat sesuatu, ia berlari tanpa menjawab pertanyaan pangeran.


melihat nya lari begitu saja, adelion mengikuti nya, karena ia takut orang yang di selamatkan akan berakhir di tindas kembali.


setelah berlari cukup lama, adelion menyadari bahwa ia sudah keluar dari desa, tapi.saat ini di depan nya ada sebuah gua yang lumayan cukup kecil dan hanya bisa di masuki anak-anak saja , gadis yang bernama aundrey , langsung saja memasuki gua tersebut, karena ukuran badannya yang pas di pintu gua.


ketika adelion hendak mengikuti pengawal menahan nya :" pangeran kita menunggu di sini saja "ucap salah satu pengawal


adelion tak membantah, ia menuruti apa yang di katakan pengawal, ia juga tak tahu apa yang akan terjadi padanya jika ia ikut masuk ke dalam gua tersebut.


setelah menunggu cukup lama, akhir nya gadis yang ia selamatkan tadi bersama teman nya keluar dari gua.


#next bab 16