
dimensi naga.
luku memandang langit di atas nya, saat ini ia sudah mencapai tingkat legenda tapi, ia masih cukup jauh dari masa jaya nya, dulu ia berada di tingkat tertinggi bahkan tidak ada satu pun yang berani melawan nya.
sampai ketika ia di jebak oleh kontrak nya sendiri, sehingga kekuatan nya melemah dan ia dibunuh oleh kontrak nya sendiri, ia mengambil semua yang di miliki oleh ras naga.
kulit, tulang, dan inti naga di ambil oleh kontrak nya, pada dasar nya manusia memang serahkan mereka tak cukup satu mereka ingin lebih tapi, pada akhirnya orang itu di bunuh juga oleh rekan nya sendiri.
aku merasa kasihan pada nya, tapi, aku juga membenci manusia yang seperti itu, aku mengerti mengapa naga perak menentang ku membuat kontrak dengan manusia karena kejadian masa lalu.
tapi, ketika aku terlahir kembali aku malah di jaga oleh manusia, awal nya aku tidak ingin berhubungan dengan nya tapi, ia selalu menjaga ku dan memberi ku nama, sehingga kebangkitan ku lebih cepat dari sebelum nya.
manusia itu sangat berbeda dari yang lain, oleh karena itu aku memutuskan kontrak darah dengan nya, sehingga kejadian dulu tak terulang kembali, sekarang semua itu sudah hilang dengan sekejap mata.
dan aku sangat merindukan nya :" di manakah kau lion? " gumam luku.
mansion kota lachen.
:"HHUAAACUHHH" bersin lion.
:" kau kenapa adik, apakah kamu sakit? " tanya sang kakak.
:" tidak apa-apa kak, aku baik-baik saja " jawab lion tersenyum.
brand mengangguk :" lalu ceritakan lah, apa yang sebenarnya terjadi saat itu, hingga kau bisa memiliki kontrak dengan raja monster " tanya brand kembali.
lion menundukkan kepala dan dengan berat hati ia menceritakan semua yang terjadi pada nya.
ibu kota kerajaan lux.
sang raja sedang duduk di singgasana nya bersama sang kakak di samping nya, mereka sedang asik berbincang satu sama lain, tak lama kemudian prajurit datang dengan membawa pesan.
sang raja pun mengambil pesan tersebut lalu membaca nya, setelah membaca surat tersebut ia tertawa puas, melihat tingkat adik nya sang kakak mengambil surat tersebut dan membaca nya.
setelah membaca surat tersebut ia merasakan suatu kejanggalan dan bertanya kepada adik nya :" hei alex, apakah kamu tidak merasa aneh bagaimana peperangan di perbatasan bisa menang ? " tanya sang kakak.
:" eh, apakah ada sesuatu masalah dalam perang tersebut? " tanya balik raja Alex.
sang kakak mengangguk dan berkata :" dalam isi surat ini, pihak musuh mengirim jendral Bailey, aku cukup kenal dengan nya, ia sangat kuat dan bahkan memiliki ambisi yang kuat jika di bandingkan dengan kapten ksatria kita perbedaan nya cukup jauh " jelas sang kakak.
raja Alex pun mengambil surat itu kembali dan membaca nya, baru setelah itu ia tersadar di dalam surat itu :' bahwa jendral bailey tak sadarkan diri akibat serangan kapten erland sehingga pasukan musuh lari ketakutan dan kemenangan berada di pihak kerajaan lux " .
:" kak, memang nya seberapa kuat jendral Bailey itu ? " tanya raja Alex.
:" dulu, ketika ayah masih memimpin kerajaan , aku di tugas kan untuk menjadi mata-mata di kerajaan musuh kala itu tingkat ku cukup untuk melawan tingkat atas dan pada saat itu penyamaran ku terbongkar, aku di temukan oleh ketua prajurit penjaga yaitu Bailey, dan aku bertarung dengan nya tingkat dan rank ku lebih unggul dari nya, tapi aku sangat kesulitan melawan nya, saat itu usia dia berada 23 tahun tapi ia sudah menjadi kapten karena kekuatan nya dan sekarang ia sudah menjadi jendral yang pasti kekuatan nya sudah meningkat pesat " jelas sang kakak.
mendengar penjelasan itu, raja Alex berpikir bahwa ada kekuatan tersembunyi di kota itu dan ia harus menjaga kota itu semaksimal mungkin.
di tengah-tengah lamunan nya, datang seorang pelayan :" hormat pada yang mulia, bahwa sang ratu akan segera melahirkan " ucap pelayan.
raja Alex menghampiri nya memberi semangat agar kelahirannya lancar, butuh 2 jam agar sang buah hati keluar dari kandungan nya, setelah itu anak ketiga pun terlahir dengan keadaan selamat,
dan keadaan sang istri pun baik-baik saja hanya kelelahan setelah melahirkan.
:" sayang, anak kita laki-laki atau perempuan " tanya sang istri.
:" perempuan, kita beri nama siapa? " jawab raja Alex.
:" hhhmm, bagaimana elina ? " tanya ratu Alicia.
raja Alex memandang putri nya, setelah itu ia mengangguk setuju :" baiklah, nak, namamu elina holder lux, tuan putri dari Alex holder lux " jawab raja Alex memandang dengan wajah kasih sayang.
setelah memberi nya nama elina di baringkan di samping ibu nya, melihat putri nya yang tubuh sehat, ratu Alicia menangis bahagia.
tak berselang lama sang kakak dawson holder lux bersama istri nya datang :" selamat dik, atas anak ketiga mu, apakah kau sudah memberi nya nama " tanya dawson.
raja Alex berdiri dan berkata :" terima kasih kak, ya aku sudah memberi nya nama yaitu elina holder lux " jawab raja Alex tersenyum bahagia.
:"hahaha, nama yang bagus aku turut ikut senang " tawa dawson memuji.
suasana di ruang tersebut tampak bahagia ucapan selamat tak henti-hentinya di lontarkan kepada yang mulia raja.
kerajaan trim.
kondisi jendral Bailey sudah membaik setelah menerima serangan dari monster naga, saat ini ia di temani oleh bawahan setia nya, Bailey melihat ke arah bawahan nya tersebut tampak mengalami masalah.
:" ada apa? " tanya Bailey.
:" maaf, jendral aku harap kau tidak marah setelah mendengar ini " jawab bawahan ketakutan.
merasakan ada sesuatu keanehan Bailey mendesak agar bawahan nya segera berbicara, segera bawahan itu mengatakan :" bahwasannya sang jendral harus turun akibat ke kekalahan nya akibat perang sebelum nya dan menjadi kapten penjaga kembali " ucap bawahan nya buru-buru.
:" APA " teriak sang kapten terkejut setelah mendengar ucapan bawahan nya.
:" apakah kau tak mengirim laporan kepada pihak kerajaan " ucap Bailey marah.
bawahan itu sangat ketakutan dan berkata :" sa-saya sudah me-meberikan nya tapi, pihak kerajaan tak mau dengar alasan itu " ucapnya.
:"SIAL" teriak Bailey membanting meja di samping nya.
melihat itu bawahan nya segera lari keluar karena ketakutan.
:"hah-hah aku harus menemui yang mulia, aku ingin mendengar penjelasannya secara langsung " ucap Bailey marah.
setelah mengatakan itu ia bersiap-siap dan pergi ke istana, untuk menemui sang raja.