
halaman istana kerajaan
sudah 7 hari.adelion berlari menggunakan baju zirah yang seberat 12 kg, dengan membawa pedang yang berat nya 5 kg, di hari setelah ia bertunangan, kapten memberi perintah agar ia berlari 20 putaran dan sekarang ia sudah berlari hingga 100 putaran.
:"bagus pangeran. keadaan fisik mu sudah kuat sangat beda dari sebelumnya "ucap sang kapten memuji.
:" Terima kasih kapten,saya seperti ini berkat usaha anda yang membimbing saya"ucap adelion hormat
kapten memerintahkan agar pangeran kembali untuk beristirahat.
adelion dengan hormat meninggalkan kapten seorang diri di halaman.
ketika adelion ingin kembali ke kamar nya, ia melewati taman di istana nya, ia melihat seseorang wanita yang menyirami tamanan.
melihatnya membuat perasaan adelion menjadi tenang dan tentram, seketika perasaan lelah dari latihan nya pun menghilang.
aula kerajaan
yang mulia menerima sebuah laporan dari bangsawan count wolf holtzmann yang menjaga di perbatasan timur kerajaan.
laporan yang berisi bahwa kerajaan trim sedang merekrut banyak prajurit, count wolf meminta yang mulia agar bersiaga, dan menyiapkan beberapa prajurit untuk pergi ke perbatasan.
:"berapa banyak yang akan kita kirim ke perbatasan yang mulia "ucap penasihat ansel
yang mulia sedang memikirkan prajurit tingkat apa yang akan ia kirim ke perbatasan.
jika yang mulia mengirim tingkat atas maka kekuatan ibu kota akan berkurang.
di tengah-tengah memikirkan nya, prajurit penjaga melaporkan bahwa kapten Ksatria ingin bertemu yang mulia.
sebuah kebetulan yang tiba-tiba datang padanya,
yang mulia memerintahkan penjaga agar membiarkan ia menemui nya.
prajurit penjaga dengan hormat menerima perintah, ia kembali untuk mempersilahkan kapten menemui yang mulia.
kapten memberi hormat kepada yang mulia.
yang mulia meminta ia berdiri:" kapten berapa banyak tingkatan prajurit dalam berpedang di kamp Ksatria"ucap nya
:"untuk sekarang sangat sedikit yang berada di tingkat atas, banyak dari prajurit masih berada di tingkat pemula, tetapi kemampuan mereka sudah siap di medan perang"ucap kapten menjelaskan situasi kamp
yang mulia berpikir sejenak :"baiklah.kapten dengarkan perintah saya. kirim prajurit tingkat pemula ke perbatasan timur yang di pimpin oleh count wolf "ucapnya
:" siap yang mulia" ucap kapten dengan tegas
yang mulia mempersilahkan kapten kembali, tetapi kapten tidak meninggalkan ruang aula kerjaan.
:"apakah ada sesuatu yang ingin kau sampaikan kapten erland "ucap yang mulia
:" maaf atas ketidak kesopanan saya yang mulia. sebelum yang mulia memberi perintah kepada saya. saya ingin melaporkan perkembangan pangeran kedua "ucap kapten menundukkan kepala nya
:" oh. katakanlah"ucap sang raja mempersilahkan
:"saat ini pangeran kedua sudah mulai berkembang meski masih di tingkat dasar saya sangat yakin jika pangeran berlatih di luar istana ia akan berkembang lebih jauh lagi"ucap sang kapten.
:"baiklah saya mengizinkan pangeran untuk berlatih bersama anda di luar istana"ucap yang mulia raja
:"Terima kasih telah mengizinkan pangeran,awal nya saya ingin melatih pangeran di kamp Ksatria, mendengar situasi saat ini, saya ingin yang mulia menerima permintaan saya "ucap kapten cemas
:" lalu apa permintaan mu kapten "ucap yang mulia serius
:"saya ingin membawa pangeran ke perbatasan dengan prajurit pemula, agar ia berlatih di sana, saya sangat yakin jika pangeran memiliki potensi yang sangat luar biasa " ucap kapten ketakutan
mendengar itu yang mulia dan petinggi lainnya terkejut , "apakah kapten ini sudah gila, membawa pangeran kedua ke perbatasan, hanya memberi pangeran kematian saja" gumam para petinggi
setelah pertimbangan yang mulia menyetujui nya :"saya mengizinkan nya.tapi, kau harus mempertaruhkan nyawa mu untuk melindungi pangeran kedua "ucapnya
:" terimakasih yang mulia.saya akan menjaganya sampai titik darah penghabisan"ucap kapten tegas
mendengar keputusan yang mulia para petinggi, menolak keputusan yang mulia membiarkan pangeran kedua pergi ke perbatasan, tetapi yang mulia meyakinkan para petinggi bahwa keputusan nya sudah bulat.
setelah menerima perintah yang mulia dan memberikan nya izin, kapten dengan hormat pergi meninggalkan aula kerjaan.
taman kerajaan
setelah menatap nya cukup lama adelion memberanikan diri nya, untuk menemui sesosok wanita tersebut, ketika wanita memalingkan wajah nya ke adelion ternyata amara rodciell
ia adalah tunangan kakak nya, mengapa ia berada di istana bukankah akademi belum memasuki liburan musim, karena tunangan kakak berada disni yang berarti kakak sudah pulang .
memikirkan itu, seketika amara menyapanya :"senang bertemu dengan pangeran kedua "ucapnya
:" eh iya, senang bertemu dengan mu"ucap adelion terburu-buru
melihat pangeran kedua sedikit memerah di wajah nya, amara tertawa kecil :"mengapa pangeran kedua memakai baju zirah"ucapnya
melihat amara mentertawakan nya, ia merasa sangat malu dan Buru-buru menjawab:"eh, itu ini, saya habis latihan dengan ini "ucapnya memerah
rasa malu adelion sudah memuncak, ia akan meletus kapan saja, seketika sebuah suara yang familiar muncul :" amara . apa yang kamu bicarakan dengan prajurit, hingga membuat mu tertawa "ucap seseorang yang berjalan ke arah nya
:"prajurit siapa, aku, dasar kakak brengsek" gumam adelion dengan kesal
adelion saat ini menundukkan kepalanya agar terlihat seperti prajurit biasa, dan kakak ku tiba menghampiri tunangan nya amara rodciell, sebelum kakakku tiba aku sudah memberi kode kepada kak amara agar tidak memberi tahunya.
:"prajurit masih ada keperluan, katakanlah"ucap sang kakak kepada adelion yang seperti prajurit
seketika adelion memukul perut sang kakak , kakak nya terjatuh ke tanah, tetapi tunangan nya di berniat memberhentikan aksi nya tersebut, malahan ia sangat menikmati pemandangan itu.
amara seperti itu karena kebodohan tunangan yang yang tidak mengenali adik nya sendiri, ketika kakak sangat marah, tiba-tiba sebuah tangan menjulurkan kepadanya, ia pun meraih nya lalu bangkit.
melihat tangan itu tidak melepaskan nya , ia melihat wajah prajurit itu, ia terkejut bahwa yang berpakaian seperti prajurit itu adalah adik nya sendiri.
:"maaf kak, tangan ku kelepasan "ucap adelion tersenyum puas
:" sudah berani kau memukul kakak mu sendri ya"ucap kakak menahan rasa sakit
:"salah siapa tidak mengenali adik nya sendri padahal hanya beberapa bulan saja, kakak meninggalkan ku"ucap adelion mencibir
:"hah.baiklah kakak minta maaf, lagi pula kau sudah memukul kakak mu ini, oh iya perkenalkan ini adalah tunangan kakak amara rodciell dari bangsawan Duke richter rodciell"ucap sang kakak.
adelion memperkenalkan diri nya kembali :"senang bertemu dengan kak amara"ucap nya
:"senang bertemu dengan adik pangeran kedua"ucap amara mengakat sedikit gaun nya
:"adik, kakak, sejak kapan kalian sedekat ini "ucap kakak bingung
mereka kompak menjawab:" sejak kamu terjatuh "ucap mereka tertawa bersama
melihat mereka tertawa bahagia kakak hanya geleng-geleng kepalanya, :" adik, kamu harus bersiap-siap, karena kamu akan di latih ke perbatasan " ucap sang kakak serius
mendengar itu mereka semua diam seketika ;"apa.kenapa kakak berkata seperti itu" ucap adelion
:"kakak mendengar dari para petinggi, ketika kakak akan kemari "ucapnya sang kakak.
mendengar perkataan kakanya.adelion akan bertanya langsung kepada ayahnya, untuk membenarkan informasi tersebut.
#next bab 13