Become An Expert In Another World

Become An Expert In Another World
kembali kehidupan normal



satu bulan berlalu sejak terjadi nya perang, semua orang sudah kembali normal bahkan kota pun sudah setengah nya di perbaiki, bahkan ada beberapa toko yang sudah buka.


prajurit dan ksatria ikut membantu dalam perbaikan rumah-rumah yang hancur akibat perang, mereka saling gotong royong dalam pembangunan ulang.


di sisi lain wolf yang sebagai penguasa kota sudah kembali pulih, sedangkan Hanna dan erland masih merasakan sakit di tubuh nya akibat pertempuran sebelum nya,


:"aa-aduh-duh, hei pelan-pelan lah " ucap erland masih kesakitan.


:"ya, ya, tumben sekali tubuh mu lemah seperti ini, tidak seperti biasa nya " ucap wolf membantu nya duduk.


:"HEI, kau yang pertama kali pingsan, tidak usah banyak bicara aku terluka separah ini, untuk melindungi kau " teriak erland kesal.


:" ya, aku mengerti, terima kasih telah menjaga ku, Hanna bagaimana kondisi mu? " tanya wolf.


Hanna menggelengkan kepala nya dan berkata :" aku jauh lebih baik dari erland, hanya saja masih ada beberapa anggota tubuh yang masih sakit, tapi, ini jauh lebih baik dari sebelumnya " jelas Hanna.


mendengar perkataan nya wolf dan erland saling memandang satu sama lain.


melihat mereka berdua bertingkah aneh Hanna bertanya :" ada apa dengan kalian berdua? " ucapnya.


wolf dan erland serempak menggelengkan kepala nya , :" apakah karena pertempuran sebelum nya, membuat mu seperti ini? " tanya kembali wolf.


:" aku? maksud mu, aku masih seperti biasa nya, tidak ada yang berubah pada diri ku " jawab Hanna terus terang.


:" hei, Hanna bukan itu maksud nya, biasa nya luka semacam apa pun yang kau dapatkan kau pasti selalu sok kuat, tapi mengapa kali ini kau sangat berbeda " jelas erland.


mendengar itu Hanna baru menyadari nya , ia pun menundukkan kepala nya merasa malu, ia berubah seperti ini karena seseorang yang telah merubah padangan nya.


melihat wajah merah Hanna erland hendak mengejek nya, tapi, kedua pangeran datang menghampiri nya.


:" selamat siang, kapten erland, nona Hanna dan tuan wolf " ucap brand dengan hormat.


melihat pangeran pertama yang menyapa mereka terlebih dahulu, mereka pun buru-buru bangkit dan membungkukkan kepalanya :" selama siang yang mulia " ucap mereka serempak.


brand mengangguk dan meminta berdiri, :" bagaimana kondisi kalian? " tanya brand.


wolf maju menghampiri pangeran pertama dan mempersilahkan nya untuk duduk, brand langsung duduk dan menghadap mereka semua.


:" yang mulia, terima kasih telah mengkhawatirkan kami, seperti yang anda lihat luka kami sudah cukup membaik jadi anda tak perlu mengkhawatirkan kami kembali " jawab erland dengan hormat.


brand mengangguk puas dan berkata :" syukurlah kalian baik-baik saja, oh ya , saya juga ingin mengucapkan terima kasih banyak kepada kalian semua yang telah merawat adik saya dengan baik " ucapnya.


:" tidak , tidak, tidak, anda tidak bisa seperti itu yang mulia, itu sudah sebagai kewajiban kami untuk mengurus pangeran kedua, meskipun kami sedikit kewalahan atas tingkah pangeran " ucap Hanna malu-malu.


mendengar ucapan Hanna erland dan wolf langsung memelototinya, melihat mereka berada Hanna langsung menutup mulut nya dan berkata :" maaf yang mulia, tolong lupakan kata-kata terakhir saya hehehe " tawa Hanna tak bersalah.


melihat mereka menyembunyikan sesuatu, brand langsung bertanya kepada mereka semua :" tolong katakan apa yang terjadi pada adik saya, selama berada di sini " ucap brand serius.


setelah mengatakan itu seketika hawa dalam ruangan berubah, tanpa sadar mereka merasakan bahwa di hadapan mereka adalah yang mulia raja, seketika mereka menundukkan kepala nya.


melihat mereka tak ingin bicara, brand ingin menghajar nya , tapi ia teringat akan wajah adik nya, ia pun sadar kembali dan meminta mereka menjelaskan apa yang terjadi pada adik nya selama berada di sini.


merasakan suasana berubah mereka mengangkat kepala nya kembali dan mulai menjelaskan nya kepada pangeran pertama.


:" jika tanda kontrak ini tidak ada, apakah kakak masih bisa di selamatkan? dan apakah aku bisa melawan orang itu dengan kekuatan ku saat ini? " gumam lion, berbagai pertanyaan muncul di benak nya.


di tengah-tengah lamunan nya seorang mengetuk pintu kamar nya, lion kembali sadar dan meminta orang itu untuk masuk.


:" anu, maaf pangeran apakah aku menggangu waktu anda " ucap angel.


melihat seorang yang masuk adalah angel, lion buru-buru merapihkan pakaian nya :" eh, mengapa trap aku bertemu dengan nya selalu seperti ini, bukankah aku sendiri sudah memliki tunangan " gumam lion memerah.


sudah beberapa lama sejak perang lion tak melihat nya, baru kali ini ia melihat nya kembali tampak nya angel sudah banyak berubah, ia menjadi gadis yang sangat cantik dengan rambut pirang nya.


seketika lion memalingkan wajah nya karena malu, melihat tingkah aneh pangeran angel menghampiri nya :" ada apa pangeran? apakah anda sedang tidak enak badan? " tanya angel wajah nya menatap langsung ke arah wajah pangeran.


:"UUUAAAHHH " teriak lion terkejut wajah nya begitu dekat.


:"eeehhh, pangeran ada apa,? " tanya kembali angel begitu khawatir.


lion mencoba memenangkan dirinya dan berkata :" a-aku tidak apa-apa, k-kau tak perlu khawatir " jawab lion terbata-bata.


:" syukurlah " ucap angel menghela napas lega.


:" PANGERAN ANDA TIDAK APA-APA " teriak wolf yang begitu panik mendengar teriakan pangeran dan langsung berlari kemari.


:"hahahah aku tidak apa-apa, aku terkejut karena melihat laba-laba yang tiba-tiba muncul di jendela kamar ku " ucap lion menyembunyikan kebenaranya.


:" begitu ya, baiklah pangeran pertama sedang menunggu mu di ruang tamu, pangeran mohon datang untuk menemui nya "ucap wolf dengan hormat.


melihat sikap nya berubah lion merasa aneh , ia hanya mengangguk dan meminta tuan wolf pergi terlebih dahulu.


dengan hormat wolf pergi meninggalkan kamar pangeran.


:" maaf, angel aku harus pergi dulu, jika ada sesuatu yang ingin kau bicarakan tunggu aku kembali " ucap lion tersenyum .


angel mengangguk tersenyum.


setelah mengatakan itu lion pergi ke ruang tamu, sesampai nya ia di sana ia merasakan perasaan tak enak di hati nya, ia melihat kapten erland , kak Hanna dan tuan wolf menundukkan kepala nya.


lion menghampiri mereka semua :" kenapa kalian menundukkan kepala ?" tanya lion.


:" eeekkhhh " suara batuk.


mendengar suara tersebut lion berbalik dan terkejut bahwa di belakang nya ada kakak nya, pantas saja ia tak melihat nya kursi yang di duduki nya lebih tinggi dari tubuh kakaknya.


:" hehehe, selamat siang kak " ucap lion mengapa.


:" selamat siang lion, duduk lah " ucap brand membalas sapaan nya .


lion duduk di sebrang kakaknya, tapi, sang kakak meminta nya agar duduk di sebelah nya, lion dengan terpaksa duduk di sebelah nya.


:" lion, kakak minta kamu jujur, ceritakan kejadian soal kamu di kirim ke dimensi lain ? " tanya brand serius.


melihat tatapan nya, lion ketakutan dan mencoba mengalihkan nya, tapi brand tidak terpengaruh sedikit pun dan tetap menanyakan soal kejadian tersebut.