Become An Expert In Another World

Become An Expert In Another World
Aku pulang



Hutan tod.


setelah mendengar cerita dari wakil kapten, lion berjalan ke arah kakak nya dan duduk di sebelah nya, melihat sang adik berada di samping nya, brand berkata :" apakah kau sudah mendengar semua nya? " tanya sang kakak.


lion mengangguk.


:" apakah kau ingin menertawakan ku? " tanya kembali brand.


lion menggelengkan kepala nya dan berkata :" tidak kak, malah aku sangat kagum dengan kakak " jawab lion tersenyum.


:" kagum? apa yang kau kagumi " tanya brand bingung.


:" kak, bagaimana cara mu memaksimalkan sihir cahaya mu seperti itu dan di mana kau mempelajari nya, bisakah kau mengajari ku, selama di kota tidak ada waktu aku mempelajari sihir cahaya, aku hanya fokus pada sihir kegelapan ku saja, karena itulah setelah aku mendengar cerita kakak dari wakil kapten aku sangat kagum "jawab lion polos.


:" begitu ya, hahahaha, baiklah sebelum masuk ke akademi kakak akan ajarkan semua yang kakak ketahui padamu " ucap brand membanggakan dirinya.


:" ya , ya, ya " ucap lion mengangguk semangat.


setelah obrolan singkat, makanan pun sudah siap, kapten membagikan makanan tersebut kepada semua orang.


setelah selesai makan, semua orang mulai membereskan barang-barang mereka dan melanjutkan perjalanan kembali.


matahari sudah mulai terbenam, kapten erland memberitahu pada pangeran, bahwa mereka akan segera keluar dari hutan ini.


mendengar kabar itu brand mengangguk mengerti dan memerintahkan kepada sang kapten setelah keluar dari hutan, agar beristirahat terlebih dahulu dan melanjutkan perjalanan di esok hari.


sang kapten pun mengangguk mengerti dan mulai mempercepat langkah nya, tak berselang lama mereka pun keluar dari hutan, dan hari pun sudah mulai gelap.


mereka memutuskan agar beristirahat terlebih dahulu, untuk memulihkan tenaga mereka setelah melakukan perjalanan yang sangat melelahkan.


keesokan harinya.


kedua pangeran sudah terbangun dari tidur nya tampak malam itu tidak ada serangan monster, sehingga mereka bisa tidur dengan nyenyak.


melihat kedua pangeran sudah terbangun dari tidur nya, kapten meminta mereka membasuh wajah mereka terlebih dahulu dan setelah itu mulai sarapan.


setelah sarapan mereka mulai melanjutkan perjalanan, sudah cukup lama mereka berjalan akhirnya, mereka sudah melihat tembok ibu kota dari kejauhan.


sebuah perasaan senang menyelimuti diri mereka, setelah mengalami perjalanan hidup dan mati, melawan monster dan Kerajaan trim, pada akhir nya mereka sudah bisa pulang.


banyak dari prajurit sudah sangat merindukan keluarga mereka, mereka tak sabar ingin bertemu, melihat semangat bawahan nya kapten erland hanya tersenyum dan mempercepat langkah nya.


sesampainya mereka di pintu masuk kota, prajurit penjaga yang melihat kereta kuda Kerajaan langsung mempersilahkan nya masuk dan bersorak :" HIDUP PANGERAN , HIDUP PANGERAN, HIDUP PANGERAN " teriak prajurit penjaga.


setelah teriak prajurit itu, di susul teriakan dari kota, semua orang bersorak :" HIDUP PANGERAN, HIDUP PANGERAN, KEMENANGAN MILIK KITA, HIDUP PANGERAN " teriak semua orang menyambut mereka.


mendengar teriakan tersebut brand keluaran kepalanya dan menyapa semua orang dengan lambaian tangan nya.


kapten erland yang menunggangi kuda pun melambaikan tangan nya kepada semua orang,


hanya lion yang masih berada di dalam kereta kuda.


ia sangat malu untuk menunjukan wajah nya kepada semua orang, brand yang melihat adik nya yang hanya diam saja, ia mencoba meyakinkannya :" adik, kau yang sebagai pangeran, balas lah sapaan mereka, agar terlihat terhormat " ucap sang kakak membujuknya.


dengan berat hati lion mengangguk setuju , lalu ia mengeluarkan kepala nya di jendela sebelah nya dan melambaikan tangan kepada semua orang.


orang-orang yang baru pertama kali, melihat sosok pangeran kedua tampak terpesona, bahkan banyak wanita yang meneriaki sosok pangeran kedua.


setelah selesai menyapa rakyat nya, lion kembali ke dalam kereta kuda dan di susul oleh kakak nya,


brand yang melihat wajah merah adik nya, ia tak bisa menahan tawa nya.


:" HAHAHAHAHA" tawa brand.


:" kenapa kakak tertawa?, apa ada yang salah dengan ku " tanya lion.


:" lihatlah wajah mu adik, wajah mu merah seperti buah ceri, hahahaha " jawab brand tak bisa menghentikan tawa nya.


mendengar ucapan kakak nya, lion buru-buru menutupi wajah nya karena malu.


:"sudahlah, tidak apa-apa, sebentar lagi kita akan sampai, kau harus meredakan wajah merah mu itu, sebelum ayah dan ibu melihatnya " ucap brand berusaha nahan tawanya.


:" KAKAK " teriak lion kesal.


tak berselang lama mereka pun tiba di istana kerajaan, kereta kuda langsung memikirkan di pintu masuk istana.


setelah kereta kuda berhenti brand keluar terlebih dahulu, ia melihat ayah, ibu dan 2 sosok yang berada di samping sang ayah sedang menunggu nya.


brand memberi hormat kepada mereka semua, setelah itu lion turun dari kereta kuda, sebelum ia melihat di hadapan nya, ia langsung menerima sebuah pelukan.


:"hiks, hiks, hiks, syukurlah kau baik-baik saja " tangis suara wanita.


lion yang tidak mengetahui apa pun, hanya bisa menerima pelukan tersebut, pelukan itu terasa hangat dan nyaman , ia seperti tak ingin melepaskannya.


setelah berpelukan cukup lama, wanita itu melepaskan pelukan nya dan memandang wajah lion,:" kamu sudah besar ya nak, syukurlah " ucap Ibu terisak-isak.


lion yang baru menyadari nya bahwa sosok wanita yang memeluknya adalah ibu nya, ia tak bisa menahan tangis nya dan memeluk kembali.


saat ini ia seperti anak kecil kembali, sudah lama ia tak bertemu orangtuanya, sudah sangat lama ia merindukan mereka dan saat ini akhirnya ia bisa bertemu kembali.


butuh waktu lama untuk lion bisa kembali tenang, setelah merasa tenang, lion menatap wajah ibu dan ayah nya dan berkata :" ibu, ayah, aku pulang " ucap nya tersenyum.


:" ya, selamat datang " ucap Ibu mengangguk tersenyum.


sang ayah menepuk pundak nya dan berkata :" kau sudah kuat nak, teruslah berlatih agar kau bisa melindungi orang-orang " ucap ayah menyemangati nya.


lion mengangguk setuju, dan melihat sosok di belakang ayah nya.


sebelum lion bertanya, sang ayah langsung memberitahunya :" lion, mungkin ini pertama kali nya kau bertemu, ini adalah paman mu dan di samping nya adalah istrinya, beri hormat kepada mereka " ucap ayah memperkenalkannya.


lion membungkukkan kepala nya dan berkata :" salam paman dan bibi " ucapnya hormat.


mendengar kata-kata bibi, istri dawson cemberut dan menghampiri lion mencubit pipi nya,


:" lion, meskipun wajah pun tampan, tapi, kau tak perlu memanggil ku bibi, apakah aku setua itu? panggil aku kak adena apakah kau mengerti " ucap adena kesal.


lion buru-buru mengangguk dan berkata :" baik, k-kak adena " ucapnya.


:" ya " jawabnya tersenyum puas.


melihat aksi mereka semua orang pun tertawa terbahak-bahak, dawson hanya menggelengkan kepala melihat tingkah istrinya.


setelah itu mereka semua masuk ke dalam istana.