
kerajaan lux
:"sayang.apakah anak kita akan baik-baik saja di sana"tanya sang ibu khawatir
:"aku yakin dia baik-baik saja, bukan kah di sana ada kapten erland, dia mempunyai prestasi yang baik di kalangan ksatria "ucap sang ayah menenangkan khawatiran istri nya
saat ini penjaga melaporkan bahwa pangeran pertama ingin bertemu yang mulia.
yang mulia mempersilahkan untuk menemui nya,
pangeran pertama Brian holder lux dan tunangan nya amara rodciell bertemu dengan yang mulia. mereka memberi hormat kepada yang mulia,
yang mulia menyuruh mereka berdiri :" ada apa Brian, apakah ada sesuatu yang ingin kau sampaikan "ucap yang mulia
:" maaf ayah .mengganggu waktu ayah berasa ibu, aku mendengar bahwa saat ini banyak monster bermunculan dan banyak menyerang warga "tanya Brian
yang mulia sudah memperkirakan akan banyak nya monster bermunculan karena kerajaan ini dekat dengan hutan tod, tetapi ia tak menduga bahwa monster akan seagresif itu dengan menyerang warga.
:" lalu apa yang ingin kamu lakukan :tanya yang mulia
:"sebelum aku kembali ke akademi, aku ingin membantu ayah membasmi semua monster yang di sekitar ibu kota " jawab Brian
:"kau akan menghadapi monster itu sendirian "tanya yang mulia
:" itu " saat ini Brian terdiam, ia dapat laporan ini dari mentri kerajaan, dengan mengalahkan banyak nya monster yang menyerang ibu kota, posisi putra mahkota akan di isi dengannya.
melihat anak nya terdiam, yang mulia raja sudah menduga, bahwa anak pertama nya ini, ingin terlihat jantan di depan tunangan nya.
:" aku mengizinkan mu, untuk mengalahkan monster, tetapi jika kau dalam bahaya segera lah mundur dan minta lah beberapa prajurit ksatria untuk mendampingi mu "ucap yang mulia
mendengar ayah mengizinkan nya, Brian sangat senang, bukan hanya posisi putra mahkota yang akan di dapatkan nya tetapi tunangan nya akan sangat mencintai nya,
setelah sang ayah mengizinkan nya Brian dan tunangan nya mengundurkan diri.
melihat kepergian mereka yang mulia memerintah penjaga agar memanggil penasihat.
Koridor kerajaan
:" amara lihat lah aku, aku akan mengalahkan banyak nya monster untuk melindungi ibu kota, dengan banyak nya monster yang berhasil aku kalahkan ini membuktikan bahwa aku bisa untuk melindungi mu di masa depan "ucap Brian dengan penuh semangat
amara hanya geleng-geleng kepala nya saja, semenjak kepergian adik nya, Brian sering mengobrol dengan mentri kerajaan .ia tak tahu apa yang mereka bicarakan.tapi jika itu tak mengancam nyawa pangeran pertama, ia tak mempermasalahkan nya.
saat Brian mengobrol dengan mentri soal monster yang menyerang warga, amara sudah menahannya agar Brian tak usah ikut, amara menyarankan agar pasukan ksatria dan petualang yang membasmi monster tersebut,
Brian menolak saran dari nya, ia bersi keras agar ia yang akan mengalahkan monster tersebut :" adik ku di wilayah perbatasan berjuang untuk kerajaan, sedangkan aku sebagai seorang kakak apa aku akan diam saja ketika kerajaan ini di serang "ucap Brian marah
amara hanya diam saja, jika Brian sudah menyangkut kan dengan sang adik, oleh karena itu yang amara lakukan hanya mengikuti Brian kemana pun ia pergi.
aula kerajaan
penasihat kerajaan sudah menemui yang mulia raja ia memberi hormat kepadanya.
:" Ansel, saya dengar dari putra ku Brian bahwa banyak nya monster bermunculan dan menyerang warga apakah itu benar "tanya yang mulia raja
:" benar yang mulia. untuk kemunculan monster. tapi untuk menyerang rakyat biasa seperti nya belum ada, mungkin yang di maksud pangeran pertama adalah warga dari guild petualang yang sedang menjelajahi labirin "jawab Ansel
penasihat menerima perintah yang mulia, dengan hormat ia mengundurkan diri dan kembali ke ruang kerja nya untuk membuat surat kepada guild petualangan ia meminta mereka agar menjelajahi hutan tod.
ketika penasihat Ansel hendak memanggil penjaga, seseorang misterius masuk , ia menggunakan sebuah di seluruh tubuh nya sehingga membuat Ansel tak mengenali orang tersebut.
:" urus urusan mu sendiri. jangan pernah ikut campur urusan orang lain " peringatan sesosok pria misterius
Ansel sangat bingung akan perkataan orang misterius tersebut, ketika ia ingin menanyakan kembali, sesosok itu sudah pergi, Ansel bergegas keluar dari ruangan nya.
ia melihat para penjaga sudah terbaring tak sadarkan diri :"sial.siapa orang itu, mengapa dengan mudah nya ia masuk ke istana kerajaan, aku harus melaporkan ini ke yang mulia "gumam Ansel.
gerbang kota lachen
adelion melihat gerbang kota yang begitu besar, ia terpukau melihat nya, semua rombongan pergi ke arah gerbang kota tersebut. ia melihat banyak antrian para warga untuk memasuki kota .
ketika mereka ingin ke pintu gerbang kota, semua antrian memberikan jalan untuk nya, melihat-lihat antrian warga, angel tiba-tiba meminta adelion untuk memberhentikan kereta kuda, adelion menyetujui nya , ia meminta kusir agar berhenti.
kereta sudah berhenti angel bergegas turun dan di ikuti oleh aundrey, ketika adelion ingin ikut turun ia di cegah oleh kapten :" pangeran kau tetap di sini, jika anda ikut turun saya tidak tau hal buruk apa yang akan terjadi kepada Anda "ucap kapten.
adelion hanya bisa menuruti ucapan dari sang kapten, ia tetap duduk di kereta kuda dengan jendela kereta di buka agar ia bisa melihat apa yang angel lakukan di sana.
saat ini angel menghampiri seseorang yang berada di dalam antrian, orang itu menggunakan penutup di kepala nya, pakaian bawah nya pun sudah lusuh, dan tubuh nya terlihat tidak terawat.
setelah berbincang cukup lama angel menghampiri ku di samping kereta ,lebih tepat nya di bawah jendela kereta kuda, :" pangeran aku mohon bawa orang itu ikut bersama kita ke kota "ucap angel menundukkan kepala.
melihat orang itu adelion enggan membawa nya, karena setelah di amati ada sebuah pisau yang berada di pinggang nya,tetapi atas permohonan angel ia bertanya :" siapakah orang itu "ucap nya
dengan suara berat, menahan kesedihan angel menjawab :" dia adik ku"
adelion terkejut, tak di sangka angel mempunyai seorang adik yang akan seperti dirinya, yang menjadi seorang budak.
:"apakah adik mu , sama seperti mu menjadi budak "tanya adelion
:" ya itu benar pangeran, aku dan adik ku menjadi budak" jawab angel
adelion terdiam sesaat, ia merasa kasihan kepada adik nya angel, tetapi tak tidak berhak membawa adik nya masuk ke dalam kereta begitu saja, adelion melihat ke arah kapten .
sang kapten sudah mengerti akan maksud pangeran. :"hei gadis berambut pirang bawa orang itu kemari "perintah kapten.
angel kembali membawa adik nya untuk bertemu dengan sang kapten, ketika orang itu sudah di hadapan nya ia meminta salah satu prajurit memeriksa tubuh orang itu.
prajurit itu menemukan sebuah cap sihir di leher nya dan belati di pinggang nya, sudah di pastikan ia sama dengan kedua gadis yang di selamatkan oleh pangeran, kapten memerintah prajurit itu agar mengambil belati nya.
prajurit itu hendak mengambil nya, tetapi orang itu menolak , segera angel menenangkan nya dan memberitahu nya bahwa akan baik-baik saja, orang itu langsung menyerah kan nya tanpa penolak sedikit pun.
kapten meminta mereka agar naik kembali ke kereta kuda , sesampainya di dalam, orang itu menundukkan kepalanya, adelion berinisiatif untuk berkenalan terlebih dahulu.
:" Hai namaku adelion holder lux, siapa nama mu "tanya adelion
:" aku, raul of flowers adik dari angel of flowers "jawab nya menundukkan kepala
melihat seperti itu adelion, memutuskan untuk tak bertanya lebih jauh lagi, saat ini mereka sudah hampir di gerbang kota lachen.
#next bab 18