Become An Expert In Another World

Become An Expert In Another World
berhasil menaklukan sihir kegelapan



keesokan pagi


adelion masih tertidur sangat pulas, Tiba-tiba sebuah teriakan yang sangat keras membangunkan nya, seseorang yang berteriak tak lain adalah kak Hanna.


:" hei. sampai kapan kamu ingin tertidur, segera bersiap kita akan memulai latihan nya, akan ku tunggu di halaman " teriak kak Hanna.


adelion masih setengah sadar, ia bersiap-siap yang masih dalam keadaan ngantuk, ini pertama kali nya, sejak ia bereinkarnasi ke dunia ini, di bangunkan seperti ini.


setelah adelion sudah siap, ia pergi ke halaman , di sana ia melihat teman-teman nya, kapten, count dan kak Hanna, adelion berlari ke arah mereka.


adelion melihat angel dan aundrey tampak lebih baik dari sebelum nya, melihat mereka baik-baik saja adelion merasa tenang.


saat ini kapten terlihat gagah dari biasanya :"masing-masing dari kalian akan di latih oleh kami, apa pun itu latihan nya kalian tidak berhak mengeluh , kalian di sini semua nya sama rata ,tidak peduli itu bangsawan atau rakyat biasa , apa kalian mengerti."ucapnya berwibawa


:"siap kapten " teriak mereka kompak.


:"baiklah saya akan membagi pelatihan kalian, untuk raul kau berlatih dengan ku, angel dan aundrey kalian berlatih dengan count wolf, dan untuk kau lion kau berlatih dengan Hanna, dan pastikan diri kalian siap." ucap kapten tegas.


mendengar pembagian pelatihannya, lion merasakan firasat buruk tentang kak Hanna, insting nya mengatakan lebih baik berlatih dengan kapten dari pada kak Hanna.


dengan berat hati lion menghampiri kak Hanna, :"mohon bimbingannya kak Hanna " ucap lion hormat.


Hanna menghiraukan ucapan lion, ia hanya berkata :" ikuti aku "


lion merasa bingung atas sikap kak Hanna padanya, padahal ia ini pangeran, tetapi mengapa sikapnya seolah ia seperti ratu saja.


melihat lion diam saja, Hanna mengetuk kepala nya, lion merasakan sakit di kepala nya, padahal kak hanna hanya menyentuh nya, mengapa rasa sakit nya seperti di hajar oleh nya.


:"cepatlah "perintah hanna.


dengan rasa sakit di kepalanya, lion mengikuti kak hanna. lion tak menanyakan kemana mereka pergi, lion sangat takut dengan kak hanna,yang memiliki tempramen yang sangat keras di bandingkan dengan kapten erland.


mereka sampai di pandang rumput yang luas, kak hanna berhenti dan berbalik ke arahnya, ;" baiklah, kurasa ini cukup, sekarang lepaskan sihir kegelapan mu "perintahnya.


mendengar itu lion terkejut, :" eh.tapi, kak hanna , bagaimana anda bisa tau kalau saya memiliki sihir kegelapan "


:"hah.membosankan, cepat keluarkan sihir nya " perintah kak hanna tegas.


lion hanya bisa menuruti perintah kak hanna, ia mencari target di sekitar padang rumput , ia menemukan sebongkah baru yang cukup besar.


ia membidik nya dan merapalkan mantra sihir nya, sihir kegelapan DARKNESS SPLASH, sebuah serangan kegelapan memotong batu di hadapan nya menjadi 2 bagian.


melihat serangannya, kak hanna merasa puas :" sangat bagus, dengan usia segitu kamu mampu, menggunakan sihir kegelapan dengan baik "ucap kak hanna memujinya.


lion tak mendengarkan pujiannya, ia merasakan sakit di tubuh nya, hal ini seperti sebelumnya setelah ia menggunakan sihir kegelapan, ia akan merasa sakit di tubuh nya dan ia pun terjatuh dan pingsan, melihat lion pingsan hanna membuat penghalang dari sihir kegelapan miliknya.


hanna membuat penghalang ini, agar lion tak kehilangan kendali atas sihir nya.


jika ia sampai kehilangan kendali atas sihir nya, hal menakutkan akan menimpa warga kota.


:" kau harus melawannya lion, jangan sampai kalah" bisik hanna.


di dalam mimpi nya, semua kenangan buruk , selalu terulang kembali , yang membuat lion sangat marah dan ingin membalas dendam kepada mereka.


tapi di tengah kegelapan ku temukan secercah cahaya yang membimbing ku ke arah sana, aku mengikuti cahaya tersebut, seketika sosok yang ku sayangi muncul satu persatu di hadapan ku.


sosok itu adalah ibu ku, ia berkata :" kamu harus kuat nak, ibu yakin kamu pasti bisa "


mendengar suara ibunya, membuat ia menangis, tapi ia melakukan itu sekarang, ia harus bisa melawan sihir kegelapan ini.


dari kata-kata ibunya membuat ia semakin percaya diri dan bertekad melawan sihir kegelapan .


ia merelakan masa lalu nya dan menjalani kehidupannya saat ini.


tiba-tiba cahaya yang sebelum nya begitu kecil menjadi besar, bahkan semua kegelapan dalam dirinya sirna seketika.


lion pun terbangun dari pingsannya, dengan setengah ke sadarnya ia melihat sosok yang sedang duduk di samping nya :"ibu " ucapnya.


sosok tersebut menjawab:" aku bukan ibu mu"


mendengar suara nya, lion bergegas bangun, ketika ia melihat sosok tersebut memang bukanlah ibunya melainkan kak hanna, yang menemani nya di saat ia pingsan.


dengan cepat lion meminta maaf, tapi kak hanna tak mempermasalahkannya, ia berkata :"bagus lah, kau sudah bisa menguasai sihir kegelapan" ucapnya begitu ramah.


melihat sikap bicaranya berubah, membuat adelion sangat bingung, sebelum nya di selalu bicara dengan sikap dingin dan angkut, tapi kenapa sekarang ia lebih lembut?.


lion memberanikan diri untuk bertanya :" maaf. kak hanna mengapa gaya bicara mu begitu lembut."


mendengar lion berkata seperti itu, membuat hanna merasa malu, ia memalingkan wajahnya dan menjawab.:" tidak apa-apa , sekali-kali aku bersikap lembut padamu , apa tidak boleh "


Buru-buru lion berkata :"boleh kok, bahkan aku sangat senang jika kak hanna seperti ini "ucapnya tersenyum.


melihat nya seperti itu, membuat hanna teringat masa lalu, tanpa sadar ia berkata :" kamu mirip seperti nya "


mendengar nya lion memiringkan kepalanya :" aku, dengan siapa " ucapnya bingung.


hanna enggan menjawab nya. ia menghilangkan penghalang yang di buat nya, dan meminta lion untuk kembali ke mansion, karena hari sudah mulai larut.


ketika lion melihat langit sudah mulai gelap, ia terkejut, :"hei kak. sudah berapa lama aku pingsan " ucapnya


:"entahlah, mungkin sudah sangat lama " ucap kak hanna beranjak pergi.


melihat kak hanna meninggalkan nya, lion berlari ke arah nya :"hei kak, tunggu aku " ucapnya sambil berlari.


hanna hanya melirik nya saja, ia tersenyum melihat lion mengejarnya seperti dirinya :"aku merindukan mu, davina " gumamnya melihat ke arah langit yang sudah mulai gelap.


mansion kediaman wolf.


lion sudah sampai di mansion, ia melihat teman-teman nya sudah dalam keadaan lelah, lion bertanya kepada mereka :" latihan apa yang mereka Terima " ucapnya.


dengan kompak mereka menjawab :" latihan neraka "


lion melihat kapten yang sedang tersenyum, ia sudah tau latihan apa yang mereka Terima, sebelumnya ia juga sudah merasakan nya,


tak menanyakan lebih lanjut, lion kembali ke kamarnya untuk beristirahat .


di sisi lain. kapten melihat hanna, ia menghampiri nya menanyakan soal pangeran.


hanna hanya menjawab ia berhasil, setelah itu hanna kembali ke penginapan nya.