Become An Expert In Another World

Become An Expert In Another World
berhentilah menjadi teman ku



sesampainya di pinggir arena, banyak pertanyaan menyerang diri nya, lion menutupi kedua telinga nya dan berteriak :" BERHENTI "


seketika mereka pun terdiam.


:" uhuk " batuk wolf membuka pembicaraan :" pangeran bagaimana cara mu melakukan seperti itu? apakah baik untuk tubuh mu? " lanjut tanya wolf.


:" tenang saja. akau baik-baik saja, soal teknik tadi aku mempelajari nya ketika masih di istana " jawab lion tersenyum.


mendengar jawaban pangeran seperti itu mereka hanya mengangguk mempercayainya.


tapi. hanna tidak sepenuhnya mempercayai perkataan pangeran, hanna merasa seperti melihat teknik itu di dalam mimpi nya,


ia akan menanyakan nya ketika semua nya sudah selesai.


saat ini kapten maju ke tengah arena dan mulai mengumumkan :" dengar kan baik-baik kalian semua. saat ini kerajaan di sebelah, sedang mempersiapkan pasukan, karena itu ibu kota meminta ku dan pasukan ku ke kota ini untuk menjaga perbatasan, jika mereka menyerang kita, kita harus menyerang balik mereka, tunjukan kekuatan kita sebenarnya kepada mereka, bahwa kerajaan ini tidak mampu mereka ganggu " teriak kapten mengangkat tangan nya.


sebuah sorakan keberanian menggema di telinga mereka, melihat itu lion teringat akan masa lalu nya ketika ia pertama kali maju di medan tempur, ia ketika prajurit seperti ini sebelum berperang,


sungguh adegan yang merindukan.


hanna yang berada di samping lion, melihat ekspresi wajah nya yang tak begitu biasa, ia seperti melihat seseorang yang sedang merindukan sesuatu,


hanna pun bertanya padanya :" hei lion. apa yang kau rindukan " ucapnya.


mendengar pertanyaan tiba-tiba, lion buru-buru mengusap wajah nya :" tidak ada, aku tidak apa-apa " jawab nya terburu-buru.


hanna hanya tersenyum dan kembali bertanya :" apakah teknik itu berasal dari dunia mu sebelum nya? "


mendengar nya lion langsung memalingkan wajah nya ke arah hanna, dengan tatapan serius ia berkata :" kuharap kau tidak melihat banyak informasi dalam diri ku "


melihat tatapan yang begitu menakutkan, hanna merasa ada yang salah dengan lion, ia hanya mengangguk dan berjanji tidak akan membocorkan nya.


lion berpaling kembali dan melihat ke arah arena yang masih di penuhi dengan sorakan keberanian.


di sisi bagian belakang, seseorang melihat obrolan hanna dengan pangeran, mereka sangat takut dengan tatapan pangeran yang mengarah ke hanna,


tatapan itu seperti memiliki rasa kebencian dan kemarahan, mereka merasa pangeran sudah sangat berubah,


salah satu dari mereka bertanya :" angel apakah harus kita beritahu kepada count dan kapten "ucap aundrey


:"tapi? bagaimana kita ketahuan dengan pangeran" ucap angel yang masih ketakutan.


aundrey berpikir sejenak, setelah itu aundrey tiba-tiba menarik lengan angel dan mengajak nya pergi untuk menemui raul yang berada di pasukan Ksatria.


sesampai nya mereka di sana, mereka sangat bingung untuk mencari raul, karena saking banyak nya orang di sana, mereka terpaksa harus mencari satu-persatu.


melihat kedatangan kedua gadis di barisan pasukan yang masih bersorak, semua mata tertuju pada mereka, merasa tak enak mereka pun hendak kembali, tapi. tiba-tiba sebuah tangan menahan mereka.


mereka pun melihat ke arah belakang, dan melihat yang menahan nya adalah raul, mereka merasa lega, :" raul ikutlah dengan kami " ucap aundrey.


:" ada apa " tanya raul bingung.


:" sudahlah ikut kami " ucap angel menarik tangan raul dan pergi dari sana.


mereka bertiga pun kembali ke tempat sebelum nya, sesampai mereka di sana mereka sudah tak menemukan pangeran dan yang lainnya, mereka pun mencari nya tapi tak menemukan kan mereka.


:"apakah kita di tinggal " ucap angel merasa cemas.


:"tenanglah kak, jika mereka meninggalkan kita, aku akan mengantarkan mu ke penginapan " ucap raul menenangkan kakaknya.


tak berselang lama kepala prajurit menghampiri mereka, melihat nya kepala prajurit raul memberi hormat ksatria , sedangkan angel dan aundrey berdiam diri saja.


:" apakah kalian yang berteman dengan pangeran kerajaan ini " tanya kepala prajurit.


:" pangeran memerintahkan ku, agar kalian mengikuti ku menemuinya " ucap kepala prajurit dan pergi.


mereka pun mengikuti kepala prajurit di belakangnya.


:"tidak biasa nya pangeran seperti ini " ucap aundrey membuka obrolan.


:" ya. kuat benar, ini seperti bukan pangeran yang kita kenal " raul membalasnya.


kepala prajurit memberhentikan langkah nya, ia berbalik meminta mereka agar diam, dan tetap mengikuti nya tanpa bersuara.


mereka mengangguk dan hanya bisa patuh.


tak lama kemudian mereka sampai di sebuah tempat yang terlihat cukup bagus, mereka pun masuk ke dalamnya, di sana mereka melihat count dan yang lain berada di sana,


mereka juga melihat pangeran yang sedang duduk, wajah nya begitu serius dan menakutkan, Hingga tatapan itupun membuat mereka merasa takut, mereka hanya menundukkan kepala mereka saja.


:" kalian. angkat kepala kalian, " perintah pangeran.


mereka pun mengangkat kepala nya,


melihat wajah mereka yang begitu ketakutan, pangeran berkata :" mulai sekarang kalian bukanlah teman ku dan jangan pernah memanggil nama ku, panggilan pangeran , mengerti! " perintah nya.


mereka terkejut, tapi merek tak bisa membantah, mereka hanya mengangguk setuju,


pangeran melambaikan tangan nya meminta mereka untuk pergi.


dengan perasaan begitu berantakan mereka pergi dari tempat itu, dengan wajah sedih mereka, setelah keluar dari ruangan tersebut angel menangis sekeras-kerasnya.


raul menenangkan kakak nya, aundrey hanya berdiri memeluk dirinya sendri, ia sendiri sangat terkejut dan menangis mendengar perkataan pangeran, karena ialah yang pertama kali bertemu dengan pangeran.


dan ia juga lah yang memperkenalkan pangeran kepada yang lain, semua kenangan-kenangan yang mereka habiskan sebelum nya hanyalah sebuah mimpi belaka. yang tersisa hanya lah rasa sakit, memikirkan itu aundrey juga ikut menangis sejadi-jadinya nya.


di dalam ruangan.


:" apa tidak apa-apa seperti ini pangeran " tanya kapten erland.


:" kurasa ini terbaik untuk mereka " jawab pangeran menundukkan kepala menyesal.


:" kapten, count, bisakah kalian memberikan mereka tempat di kota ini " lanjut pangeran.


wolf mengangguk :" saya bisa melakukan nya, tapi apakah anda akan membiarkan mereka tinggal di penginapan saat ini " tanya wolf.


pangeran terdiam, :"apakah masih ada penginapan yang tak jauh dari penginapan sekarang " tanya pangeran.


:" seperti nya ada. akan ku minta beberapa prajurit memeriksa penginapan tersebut. " jawab wolf.


pangeran mengangguk setuju, ia rasa semua ini sudah selesai dan meminta penjaga agar menyiapkan kereta kuda untuk nya.


tak berselang lama, kereta kuda sudah siap, pangeran pun menaikinya dan kembali ke mansion penguasa kota.


setelah pangeran pergi, hanna bertanya kepada yang lain :" apa yang kalian rencana kan dengan pangeran " ucap nya.


:" kuharap kau bisa menjaga rahasia ini " jawab wolf.


hanna mengangguk.


:" ketika Anda memeriksa pangeran, aku menemukan keanehan pada tubuh angel, seperti nya tubuh suci dalam diri nya akan bangkit, jika ia seperti ini saja, kemungkinan perkembangan pada tubuh suci nya akan tertunda " jelas wolf


:"APA" teriak hanna terkejut.