Become An Expert In Another World

Become An Expert In Another World
melepaskan sihir perbudakan



kota lachen kediaman count .


seorang penjaga buru-buru melaporkan bahwa pangeran sudah sampai di gerbang kota , mendengar laporan dari penjaga, count wolf memerintah penjaga agar menyiapkan kereta kuda untuk nya.


dengan cepat penjaga sudah menyiapkan kereta kuda. count wolf tak lupa memerintah pelayan agar menyiapkan hidangan untuk sang pangeran, setelah semua nya siap count wolf pergi ke gerbang kota untuk menyambut pangeran.


gerbang kota


saat ini gerbang kota sudah sangat ramai, banyak orang-orang yang ingin melihat pangeran kedua, bukan hanya dari rakyat saja bahkan para prajurit ingin melihat Sesosok pangeran kedua.


:"pangeran seperti nya pengemar mu sangat banyak "ucap kapten tertawa


:" ya. mungkin karena sejak aku lahir aku tidak pernah terlihat oleh publik "ucap adelion tak berdaya


tak lama kemudian, semua orang yang berkumpul memberi jalan kepada seseorang yang menaiki kereta kuda dari arah kota, orang itu pun turun dari kereta nya.


melihat orang itu, kapten erland turun dari kuda nya :" lama tak berjumpa, count wolf holtzman "ucap sng kapten dengan hormat


:"bangun lah kapten, tak usah formal begitu, di mana pangeran " ucap count wolf.


kapten menghampiri kereta kuda yang di naikin pangeran, ia meminta nya turun untuk menemui count wolf sebagai pemimpin kota lachen.


adelion mematuhi perintah kapten, sebelum ia turun, adelion berkata dengan yang lain agar mereka menetap di kereta,


setelah mengatakannya, adelion turun dari kereta kuda di dampingi oleh kapten, melihat pangeran kedua yang sudah turun semua warga ingin melihat nya.


pangeran kedua hanya di perlihatkan ketika ia baru saja dilahirkan, dan selama ia tumbuh sampai sekarang, ia tak pernah di perlihatkan kembali, ia jadi perbincangan warga.


mereka mengira pangeran kedua memiliki sebuah kelainan , oleh karena itu sang raja tak memperlihatkan kepada warga nya, tetapi pangeran pertama menolak isu yang beredar di kalangan warga dan pangeran pertama meluruskan bahwa adiknya sedang fokus belajar.


sampai ketika pangeran kedua membangkitkan sihir nya, semua isu di masyarakat berhasil terbantahkan , pangeran kedua memiliki 4 sihir beda dengan pangeran pertama memiliki 3 sihir.


awalnya di mata masyarakat dengan 3 sihir pangeran pertama, ia yang akan menjadi penerus takhta kerajaan, tetapi kemunculan pangeran kedua dengan 4 sihir 2 di antara nya sihir tingkat khusus bahwa pangeran kedua lah yang lebih pantas menjadi penerus takhta.


saat ini adelion berjalan di dampingi oleh kapten, banyak para warga berdesakan ingin melihat nya, baik orang tua maupun anak muda, mereka membicarakannya, yang membuat adelion sangat gugup.


melihat di depan nya pangeran kedua, count wolf membungkukkan kepalanya, memberi hormat kepada pangeran kedua :"Terima kasih atas kedatangan anda di kota ini pangeran, maaf atas keributan yang terjadi "ucap count wolf.


:" tidak apa-apa, ya saya juga selama ini berada di istana saja, sampai-sampai saya tidak pernah keluar dari istana, sudah wajar ada keributan seperti ini " jawab adelion


:"Terima kasih atas kebaikan pangeran, silahkan masuk kemari, saya akan membawa anda di kediaman saya "ucap wolf mengarah kan pangeran ke kereta kuda yang di siapkan nya.


melihat kereta kuda di hadapannya, lebih sederhana dari kereta kuda yang adelion miliki, adelion melihat ke arah kapten. kapten hanya menganggukkan kepala.


setelah ragu-ragu sejenak, adelion berjalan ke arah kereta yang di sudah di siapkan oleh count wolf, salah satu prajurit membuka kan pintu kereta untuk nya,


tak berselang lama ketika adelion masuk, count wolf ikut masuk ke dalam kereta kuda dan di susul oleh kapten erland. kapten erland duduk di samping ku, dan count wolf duduk di hadapan ku,


:" saya sekali lagi berterima kasih kepada pangeran kedua yang telah datang ke kota ini "ucap count wolf membuka pembicaraan.


:"tidak apa-apa count wolf, lagi pula kedatangan saya ke sini atas perintah ayah " ucap adelion tersenyum


saat mereka sedang asik berbincang kereta kuda sudah berjalan, bahkan kereta kuda yang di naikin adelion sudah memasuki kota lachen.


:"maaf atas ketidak sopanan saya, apa yang ingin pangeran kedua lakukan kemari, apakah hanya kunjungan untuk melihat situasi perbatasan.


memang benar sangat bahaya bagi dirinya, apalagi usia adelion saat ini ingin menginjak 7 tahun, bukan hal yang di lakukan oleh anak-anak seusianya.


:" tidak count, kedatangan saya memang atas perintah sang ayah , tapi saya kemari bukan untuk kunjungan, tapi saya kemari untuk berlatih berpedang agar menjadi Ksatria yang tangguh "ucap adelion bersemangat


mendengar jawaban pangeran kedua , count wolf melihat kapten erland dengan mata yang tajam.


melihat tatapan count kepada nya, kapten erland memalingkan muka nya, seolah-olah ia tak tahu.


kereta pun berhenti, count wolf bergegas turun terlebih dahulu, ketika adelion hendak turun ia bertanya kepada kapten :" ada apa kapten mengapa wajah mu seperti itu " ucapnya


:"tidak apa-apa "jawab sang kapten dengan senyuman, seolah ia sedang menutupi sesuatu, adelion tak memikirkan terlalu jauh, ia bergegas turun dari kereta kuda.


ketika adelion turun ia melihat rumah yang begitu besar dan di depan rumah tersebut pelayan semua berbaris menyambut nya, adelion sangat senang akhir nya ia bisa beristirahat dengan nyaman, meskipun dari ibu kota ke kota lachen hanya memakan waktu 2-3 hari, bagi adelion itu sangat lama.


setelah menikmati kesenangannya , adelion teringat sesuatu, ia berbalik dan melihat ke arah belakang kereta kuda milik count wolf, kereta kuda itu baru saja sampai. adelion bergegas ke arah kereta kuda yang baru saja tiba.


kapten erland baru turun, tetapi ia merasakan hawa dingin yang begitu mengerikan, hawa itu berasal dari tatapan count wolf kepada dirinya.


kapten langsung bergegas ke arah pangeran kedua untuk menghindari tatapan count wolf .


ketika kereta kuda istana telah tiba, ketiga sosok itu pun turun dari kereta dan mereka menundukkan kepala nya , melihat mereka yang seperti itu adelion bertanya kepada kapten.


:" kapten. kita sudah sampai di kota, bagaimana cara melepaskan mereka dari cap sihir budak" tanya adelion.


:"memang ada seseorang yang bisa melepaskan sihir budak itu"jawab sang kapten.


:"siapa itu, ayo kita ke orang tersebut dan meminta ia melepaskan mereka bertiga dari sihir budak "ucap adelion semangat.


kapten hanya menghela napas dan berkata :" bukan kah kita sudah bertemu dengan orang itu "


:"siapa"ucap adelion dengan bingung


kapten tak menjawab, ia hanya melirik kepada count wolf yang tak jauh dari nya.


melihat lirikan kapten, adelion paham bahwa orang yang di maksud adalah count wolf yang bersama mereka di kereta.


adelion menghampiri count wolf :"maaf.count wolf, bisakah anda melepaskan cap sihir budak "ucap adelion memohon


count wolf menghela napas tak berdaya, ia menganggukkan kepala nya dan meminta adelion mengarahkan nya, di sisi sang kapten hanya bisa menahan tawa melihat seorang count yang di hormati oleh masyarakat harus melepaskan sihir budak.


melihat kapten yang seperti itu, count wolf menahan emosi.


adelion meminta mereka agar menundukkan kepalanya dan memperlihatkan kepada count, mereka menganggukkan setuju dan mulai menunduk ,memperlihatkan cap sihir nya.


melihat cap sihir tersebut:" maaf pangeran, sihir budak ini cukup rumit, tapi saya akan berusaha mencoba nya " ucap count wolf.


:"baiklah tidak apa-apa " ucap adelion


count wolf meminta pangeran kedua agar membawa mereka ke kediaman nya , agar Pemeriksaan nya lebih mudah, adelion menganggukkan dan meminta mereka agar mengikuti nya.


#next bab 19