Become An Expert In Another World

Become An Expert In Another World
pencarian pangeran



kamp prajurit kota.


kapten erland sedang melatih bawahan nya dengan kepala prajurit kota, seluruh prajurit dan ksatria di bawah bimbingan nya, di tengah-tengah sedang melatih kepala prajurit melihat salah satu bawahannya yang kabur dari barisannya.


melihat itu kepala prajurit memanggil prajurit tersebut :" hei kau, kemari "terakhir kepala prajurit memanggilnya.


prajurit tersebut berlari menghampiri kepala prajurit, ia memberi hormat dan berkata :" maaf, ketua saya sedang buru-buru untuk bertemu kapten erland " ucap prajurit terengah-engah.


tapi kepala prajurit itu menolak alasan bawahan nya, ia memerintahkan prajurit itu kembali ke barisannya untuk kembali berlatih, tapi, prajurit itu beralasan kembali bahwa ia di tugas kan oleh penguasa untuk memberi kabar kepada kapten erland.


kepala prajurit itu masih menolak berbagai alasan bawahan nya, kepala prajurit masih bersih keras meminta prajurit itu kembali ke barisannya,


melihat keributan dari kejauhan kapten erland menghampiri nya.


sesampai ia di sana kapten erland bertanya kepada prajurit tersebut :" ada apa ini? "


prajurit itu memberi hormat dan berkata :" saya mendapatkan laporan dari penjaga mansion bahwa pangeran tidak ada di sana " ucap prajurit.


:" APA " teriak mereka terkejut.


ia meminta kepala prajurit di samping nya agar melanjutkan melatih bawahan nya,


kepala prajurit itu mengangguk setuju.


kapten erland memerintahkan prajurit di hadapan nya agar menyiapkan nya kuda, ia sendiri yang akan ke mansion penguasa kota,


prajurit itu memberi hormat dan ia pergi mengambil kan kuda nya.


tak butuh waktu lama prajurit itu kembali membawa kuda yang di minta kapten erland,


kapten pun menaikinya sebelum pergi kapten berpesan kepada kepala prajurit, agar mengurusi semua nya di sini selagi ia tidak ada.


kepala prajurit itu mengangguk dan memberi hormat kepada kapten, melihat semua nya sudah terkendali, kapten pergi dengan kuda nya,


mansion.


count wolf baru saja tiba, ia langsung bergegas masuk ke dalam mansion untuk mencari keberadaan pangeran, begitu ia masuk ke dalam di sana para pelayan sedang sibuk mencari keberadaan pangeran.


count wolf bertanya kepada salah satu pelayan,


:" apa kalian sudah menemukan nya? " ucap nya.


pelayan itu membungkuk dan berkata :"anu, maaf tuan kami masih belum menemukan nya " jawab pelayan membungkuk bersalah.


:" apa kalian sudah mencari di semua tempat? " tanya wolf khawatir.


pelayan itu mengangguk,


count wolf mundur beberapa langkah, ia takut jika pihak kerajaan mengetahui ini, ia akan di hukum mati, karena kelalaian nya menjaga pangeran.


count wolf terdiam dalam lamunannya, tiba-tiba seorang memanggil nya, ia pun melihat ke belakang yang ternyata erland yang memanggil diri nya,


:" hei wolf, bagaimana dengan pangeran? " tanya erland buru-buru.


wolf hanya menggelengkan kepalanya.


:" Sial " ucap erland kesal, meninju tembok di samping nya.


erland dan wolf terdiam, mereka sedang memikirkan soal pangeran, tiba-tiba wolf melihat di sekeliling nya, erland pun bertanya :" ada apa? apa yang kau cari? "


:" apa hanna tidak bersama mu? " tanya wolf kepadanya.


:" eh, ku kira hanna sudah di sini dengan mu " jawab erland


erland setuju atas pemikiran nya :" ayo kita cari " ajak erland.


wolf mengangguk dan mereka pun pergi untuk mencari hanna, ketika mereka hendak pergi salah seorang pelayan memanggil mereka, :" tuan, tuan, tuan " teriak pelayan.


mereka pun berbalik :" ada apa, apa kamu tidak tahu kami sedang sibuk? " ucap wolf kesal.


:" maaf tuan , aku menemukan ini di kamar pangeran " ucap pelayan menyerahkan benda misterius kepada mereka.


melihat ini mereka terlihat bingung atas benda tersebut, mereka pun memeriksa benda misterius itu, tapi meraka tidak menemukan sesuatu yang salah dengan benda ini,


wolf pun bertanya kepada pelayan itu :" apa kau yakin benda ini berada di kamar pangeran? "


pelayan itu mengangguk membenarkan nya.


wolf melihat kembali benda tersebut, tapi ia masih tidak menemukan sesuatu yang salah,


erland pun mengajak wolf untuk ke kamar pangeran memeriksa lebih lanjut.


wolf mengangguk setuju dan mereka pun pergi.


sebelum mereka pergi wolf mengajak angel dan yang lain untuk ikut mereka, erland melihat ke arah mereka yang sedari tadi berada di belakang nya, ia mengangguk dan membiarkan mereka ikut.


setelah itu mereka pun pergi, setalah sesampai nya mereka di kamar pangeran, wolf dan erland langsung menggeledah barang-barang pangeran, tapi mereka tak menemukan sesuatu yang mencurigakan.


di sisi lain angel merasakan perasaan yang begitu aneh , ia merasakan sesuatu yang salah di kamar ini, sebelum nya juga ia merasakan seperi ini, ketika ia melihat benda yang di pegang oleh wolf.


melihat sesuatu yang salah pada kakak nya, raul bertanya :" ada apa kak, apakah kakak merasa tidak enak badan? "


angel menggelengkan kepalanya, :" tidak, aku juga tidak tahu, tapi aku juga tak mengerti semenjak melihat benda yang di pegang count wolf perasaan seperti ini muncul begitu saja " jelas angel.


mendengar pembicaraan barusan wolf dan erland berbalik menghampiri angel,


:" apa benda ini yang kau maksud " ucap wolf menjulurkan benda tersebut kepadanya.


angel mundur beberapa langkah dan mengangguk.


melihat angel seperti itu, wolf mulai mencurigai benda misterius ini dan ia pun memanggil salah satu pelayan yang menemukan benda tersebut, tak lama kemudian pelayan tersebut memanggil teman nya , yang sebelum nya mengurusi pangeran.


pelayan itu membungkuk memberi hormat pada mereka :" saya sudah di sini tuan, apa perlu saya lakukan " ucap pelayan.


wolf tanpa basa basi lagi ia langsung bertanya :" apakah kamu yang menyerahkan benda ini pada pangeran? "


pelayan itu mengangguk.


:" dari mana kamu dapat benda ini? " tanya wolf kembali.


pelayan itu menjelaskan semua yang terjadi, setelah mendengar penjelasan pelayan tersebut, wolf baru menyadari bahwa benda ini lah yang menghilang kan pangeran,


melihat benda di tangan nya, ini pertama kali nya wolf melihat benda ini, jika benda ini berada di mansion nya , berarti penguasa sebelum nya lah yang menyimpan benda ini,


:" beri aku waktu sebentar, aku akan meneliti benda ini " teriak wolf kepada yang lain, setelah itu ia berlari ke bawah tanah untuk memeriahkan lebih lanjut.


dimensi lain.


lion masih menelusuri hutan, ia masih tak kunjung menemukan jalan keluar dari hutan ini, bayi naga yang bersama nya pun sudah tampak kelelahan, lion untuk memutuskan untuk beristirahat sejenak.


ia beristirahat di bawah pohon yang begitu rindang, melihat bayi naga di samping nya, lion memikirkan sebuah nama untuk nya :" hei, bagaimana jika kau ku beri nama LUKU "


bayi naga tersenyum dan melompat ke tubuh lion,


:" seperti nya kau menyukai nya, baguslah " ucap lion tersenyum