
"semua menikmati panggung dangdut yang Lolita adakan bahkan ada beberapa para pria entah masih bujang atau sudah beristri yang ikut naik ke atas memberi saweran tidak juga ada Tejo dan suami dari sari pak lurah sedangkan para ibu-ibu asik dengan makanan nya belum menyadari bahwa para suami mereka mungkin sudah di atas panggung berjoget dengan para biduan yang sedang membawakan lagu dangdut Lolita sendiri hanya memeluk sang suami dan tidak bosan nya terus menerus mencium sang suami walau hanya di pipi tapi cukup membuat yang melihat iri karena bagaimanapun Lolita masih terlihat muda dan Arkan pun sama walau begitu Bobby dan Doni Tegal waspada bagaimana pun keamanan dan kenyamanan bos dan nyonya yang utama berbeda dengan jeni dan Jesi yang asik berjoget tidak peduli suami dan kekasih mereka sedikit risih karena wanita mereka di lirik Johan dan beni tentu saja selalu pasang badan ,,
"aku suka sangat suka makasih sayang ,,ucap Lolita yang kembali mencium Arkan di pipi ,,
"sayang aku sangat senang bila kamu suka apa perlu kita sewa selama satu Minggu,,saran Arkan ,,
"tidak malam ini saja karena bila satu Minggu nanti kamu akan bangkrut,,ucap Lolita yang mencium terus pipi suami nya ,,
"kenapa terus menciumi ku mau apa lagi ,,tanya Arkan,,
"gak mau apa-apa cuma mau peluk sama cium pipi emang gak boleh ,,
"boleh dong sayang bibir juga boleh ,,bisik Arkan ,,
"gak mau akh pipi aja aku suka ,,ucap Lolita yang kembali mencium lagi pipi sang suami,,
"lihat tuh si Lita sok romantis sama suami nya ,,ucap kesal sari ,,
"iya sok itu biar kita iri ,,sahut dina ,,
"tapi suaminya Lita tampan juga ya aku baru lihat jelas loh malam ini ,,sahut ibu Monik ,,
"iya tampan kaya terus bnyak sewa satpam juga ,,ucap ibu Nining ,,
"tapi emang semua tampan sih emang kerjaan nya apaan sih suaminya Lita ,,tanya ibu Monik ,,
"katanya di kantoran Bu tapi kan kita gak tau uang nya hasil jujur apa korupsi,,ujar Dina,,
"pasti korupsi itu tidak seperti suami saya Anto lurah kalian jujur dan amanah,, bangga in sang suami si sari ,,
apaan jujur semua juga tau di Anto kerjanya gak bener cuma gak ada yang berani aja ngomong ,,ucap di hati monik ,,
"sayang mereka melihat kita ,,ucap Lolita yang kembali lagi mencium sang suami,,
"biarkan saja toh kita sah suami istri ngapain takut ,,ucap Arkan yang sangat menikmati manja nya sang istri,,
"lihat deh jeni sama Jesi gak nyangka mereka bakal jadi sahabat ku Selain mba Sani ,,ucap Lolita,,
"sayang apa kamu merindukan Sani ,,
"iya sangat tapi kan pasti Erik juga sibuk di sana ,,
"sudah doakan saja agar kalian segera bertemu ,,
"iya Arkan suami ku sayang ,,ucap Lolita yang kembali mencium lagi dan lagi,,
"Lolita mungkin tidak menyadari tapi Arkan sebagai suami menyadari tatapan satu pria yang sedang di atas panggung yang sedang berjoget bersama biduan matanya selalu menatap Lolita dan Arkan tidak suka jika sang istri di tatap pria lain ,,
"kamu sudah mengantuk sayang ,,tanya Arkan ,,
"belum kenapa sayang ,,tanya balik Lolita,,
"apa sebaiknya kamu Istirahat lebih dulu ,,
"enggak belum ngantuk lagian jeni dan Jesi saja sangat menikmati acara nya kamu kenapa sayang,,tanya Lolita yang tau suaminya sedang gelisah,,
"aku tidak suka dengan pria di atas panggung itu selalu menatap mu ,,dan ucapan Arkan membuat Lolita melihat ke arah panggung dan disana ada Tejo ,,
"biarkan saja aku milikmu dan kamu milikku,,ucap Manja Lolita dan mencium sang suami di bibir nya persetan kata warga desa intinya Lolita hanya ingin mereka tau bahwa yang saat ini dirinya peluk pria yang Lolita cium adalah suami nya ,,
"sayang ,,kaget Arkan ,,
"kenapa ,,tanya bingung Lolita saat sudah melepas ciumannya,,
"bnyak warga ,,
"biar saja kita suami istri apa itu salah kalau mereka tidak suka atau iri kan bisa minta sama suami ya kan sayang ,,ucap Lolita yang mencium pipi suaminya lagi Arkan hanya pasrah dengan keinginan sang istri,,
"bos dan nyonya tidak kenal tempat ,,ucap Bobby,,
"iya tau sendiri kan bos bagaimana kalau sudah dekat nyonya ,,sahut Doni ,,
"kayaknya yang cinta mati bos ya ,,ujar Marcel ,,
"kedua nya ,,kompak Bobby dan Doni karena mereka tau bagaimana cinta kedua nya ,,
"oh kira in hanya bos saja ,,balas Marcel ,,
"eh mas boleh kenalan gak ,,tanya Retno gadis desa yang centil bersama kedua teman nya mendekati Bobby dan Doni juga Marcel,,
"maaf neng atau mba kami sudah menikah,,bohong Bobby,,
"'saya sudah punya istri dan anak ,,sahut Marcel karena itu kenyataan nya ,,
"saya sudah punya kekasih Seorang dokter ,,ucap Doni,,
"saya juga istri nya seorang dokter ,,sahut lagi Bobby,,
"aduh mas nya gak usah bohong mau nolak kami kan ,,jawab Retno ,,
"gak usah sombong mas saya ini rebutan para pria di desa ini mas seharusnya beruntung saya mau minta berkenalan duluan ,,ucap Retno ,,
"maaf kami pria setia ,,ucap Bobby,,
"sok gak usah jual mahal mas ,,ucap Retno gak mau kalah ,,
"mau saya buat mba menyesal karena mendekati kami ,, ancam Doni ,,
"mas gini ya saya sebenarnya juga hanya iseng gak usah ngancem segala lagian ya saya bisa aja loh usir kalian semua ,,ancam balik Retno ,,
"'saya tidak takut dengan ancaman kampung seperti kalian ,, Bobby yang mulai kesal ,,
"ihhhhh sok ,,ayo pergi nanti juga mereka menyesal menolak ku ,,ucap Retno yang selalu percaya diri ,,
"cieeeee seneng ya di goda in gadis desa inget Mona disana ,,ledek Doni ,,
"hey kamu juga di godain ya bukan hanya aku bahkan Marcel yang sudah punya istri dan anak saja laku ,,ucap Bobby,,
"aku tidak tertarik,,bantah Marcel ,,
"aku juga tidak tertarik,,tegas Doni ,,
"apalgi aku Mona saja cukup bagiku ya walau sekarang jauh ,,ucap sedih Bobby,,
"bukan hanya kamu yang rindu aku pun sama Alia bagaimana dan sedang apa dirinya ,,ucap Doni ,,
"kalian masih seumur jagung kalau sudah menikah akan tau nanti bagaimana senang nya bila jauh dari istri tapi tidak anak ya ,,
"kenapa memang cel ,,
"kalau sudah ada istri sudah bersabar saja bila kita tidak melakukan salah pun pasti akan salah kalau pacaran mereka masih bisa kalem atau mungkin menahan kesal tapi bila sudah menikah hahahahhaha kalian akan tahu sendiri nanti ,,ucap Marcel,,
"Mona tidak akan seperti itu dia wanita yang bisa memikat hatiku ,,bangga Bobby,,
"belum tentu kita lihat saja nanti kalian tidak lihat bagaimana bos kita ,,ucap Marcel ,,
"iya tau bos sangat mencintai nyonya kenapa kamu iri ya atau naksir nyonya ,,ucap asal Doni dan Marcel menggeplak kepala nya Doni ,,
"ngomong asal cinta itu bukan hanya sekedar aku cinta kamu bukan tapi bagaimana kamu dan pasangan mu menerima kamu apa adanya dirimu bukan karena harta atau karena wajah tapi karena hati dan bagaimana bos bisa begitu mencintai nyonya karena bos mencintai pakai hati walau aku akui nyonya memang cantik ,,ucap Marcel dan tatapan aneh langsung mereka berikan ,,
"kenapa kalian melihat ku begitu ,,hey ,,hey ,,hentikan pikiran aneh kalian aku tidak menyukai nyonya ya aku hanya kagum dengan cinta mereka paham ,,tegas Marcel ,,
"ohhhh kirain ,,ucap Bobby yang lega ternyata pikiran nya salah ,,
"ya kan mana tahu kamu cinta sama Nyonya secara diam-diam,,sahut Doni,,
"gila kalian ,,kesal Marcel ,,
"jeni dan Jesi mulai lelah mereka duduk dan selalu di awasi pasangan mereka karena bagaimanapun Jeni dan Jesi harus di awasi dari mata para pria hidung belang ,,
"loh Dina itu suami kamu kan ya di panggung,, tunjuk Monik ,,
"iya Dina kayaknya seneng bnget joget sama biduan itu ,,pancing sari ,,
"mas Tejo apa-apaan itu awas ya ,,kesal Dina ,,
"tarik Dina bawa pulang bikin malu aja ,,ucap sari ,,
"kamu apaan sih sari Dina lagi emosi di tambahin terus ,,kesal Monik,,
"lihat Dina tuh Deket bnget lagi joget nya suami kamu banyak juga ya duit nya padahal pengangguran loh ,,ledek sari lagi sudah pasti Dina tidak terima langsung pergi naik panggung menarik sang suami,,
"seneng kamu kan Dina sama Rejo bertengkar,,tanya Monik ,,
"sari Dina teman kita dan kamu juga sudah punya suami bukannya perhatiin suami kamu tuh sama cwe lain ,,tunjuk Nining ke arah Anto yang sedang duduk bersama wanita lain salah satu biduan,,
"MAS ANTO,,teriak sari yang langsung berlari kearah sang suami tapi terlambat suaminya sudah pergi lari pulang duluan,,
"hahahahhahaha ,,tawa puas Lolita bagaimana dua wanita yang mencari masalah dengannya kesal dengan para suami nya ,,
"kenapa sayang ,,tanya Arkan ,,
"seneng aja sayang lihat mereka lucu ,,jawab Lolita,,
"mereka siapa sih ,,tanya Arkan lagi ,,
"itu loh yang tadi ,,ucap Lolita,,
"yang mana sih sayang ,,tanya Arkan lagi karena bingung soal nya fokus nya hany menatap sang istri,,
"sudah gak usah tahu pokoknya lucu ,,masuk yuk aku ngantuk mau bobo ,,manja Lolita,,
"tadi katanya belum ngantuk,,
"sekarang ngantuk nya ayo bobo ,,ajak Lolita dan Arkan pasrah ,,