
"terhitung sudah 3 hari Lolita dan Arkan saling menghindar tapi tidak dengan Sean dan Reina lebih memilih tidak ikut campur masalah kedua orang tua nya ,,
"mom apa masih marah dengan dad,,tanya Reina ,,
"tidak tau ,,ucap Lolita,,
"mom kenapa tidak mendengarkan saja dulu penjelasan dad,,usul Sean ,,
"mom tidak mau ,,ucap Lolita,,
"mom kata om Erik Daddy suka marah-marah tidak jelas di kantor,, pancing Reina ,,
"paling masalah kerjaan ,,ucap asal Lolita,,
"mungkin saja Daddy tidak fokus karena memikirkan mom ,,ucap Sean,,
"tidak mungkin,,ucap Lolita,,
"Reina dan Sean sepakat untuk mendamaikan kedua orang tuanya agar kembali baikan lagi dan saat ini ketiga orang itu sedang duduk di bangku taman dengan pemandangan bunga mawar putih yang Arkan buatkan untuk Lolita ,,
"kenapa kalian seperti membela Daddy,,ucap curiga Lolita ,,
"tidak ada mom kami juga kesal dengan dad malah kaki memblokir nomor Daddy,,bohong Sean ,,
"iya mom kami malas bola mendengar suara dad di telpon makanya kami sepakat untuk menjauh dari dad,, pancing Reina ,,
"hey kalian tidak boleh gtu sama Daddy kalian ini masalah kami lagian kami baik-baik saja sungguh,,ucap Lolita,,
"yah mom sudah di blok gimana donk ,,ucap sesal Sean ,,
"kalian jngan seperti anak kecil Daddy sangat menyayangi kalian seharusnya kalian tidak ikut marah ,,ucap Lolita pada akhirnya,,
"no mom bila Daddy yang memberikan kesedihan itu maka kita juga akan menjauh dari Daddy,,ucap Reina ,,
"sayang jngan marah dengan Daddy ,,pinta Lolita,,
"maka mom juga tidak boleh marah dengan dad ,,pinta balik Reina ,,
"tapi sayang ,,ucap ragu Lolita,,
"mom Sean mungkin belum begitu dewasa tapi Sean paham bila mom sedang tidak baik-baik saja dan itu pasti karena masalah anak itu kan mom Sean mungkin lancang tapi Daddy kan sudah menjelaskan semua nya ,,ucap Sean ,,
"mom selama Reina tinggal dengan Daddy tidak sekalipun Daddy bersikap manis dengan wanita itu yang ada mereka selalu bertengkar dan mom tau wanita itu juga kasar dengan ku hanya saja Daddy tidak tau mom bisa tanyakan pada paman Tio dan bibi mereka tau bagaimana Daddy jarang di rumah hanya tidak ingin bertemu wanita itu ,,ucap Reina ,,
"mom Daddy tak pernah kasar dengan ku walau aku tau aku bukan darah daging nya tapi semua yang Daddy berikan padaku membuktikan Daddy sangat peduli padaku kepergian mom saat itu membuat aku ikut membenci Daddy tapi aku tidak bisa ungkapan jadi memilih menghindar dari Daddy ,,cerita Reina ,,
"mom Daddy tidak mencintai wanita itu bila soal kehamilan wanita itu dan anak itu yang Reina tau hanya beberapa kali wanita itu bertemu Daddy lebih bnyak waktu di luar mom Reina berani sumpah Daddy jarang ada waktu untuk ku dan wanita itu ,,ucap Reina ,,
"tapi lihat sayang anak itu jelas punya bukti tes DNA bila memang dia putra Daddy kalian ,,ucap Lolita pada akhirnya,,
"mom bisa saja itu palsu bagaimana bila tes ulang itu kan tes saat tidak ada Daddy bagaimana bila kita ajak anak itu untuk melakukan tes lagi ,, usul Reina ,,
"tapi bila anak itu menolak,,ucap Lolita,,
"maka dia bukan anak Daddy ,,ucap Sean kali ini,,
"sayang apa itu tidak terlalu kejam untuk nya ,,ucap Lolita,,
"mom anak itu sudah dengan berani masuk ke keluarga kita dan kita tidak tau apa niat anak itu sebenarnya pada Daddy,,ucap Reina,,
"benar mom apalgi Daddy dengan tegas mengatakan bahwa itu bukan anak Daddy kenapa mom tidak percaya pada Daddy,,ucap Sean,,
"apa mom sudah tidak cinta lagi pada Daddy,,tanya curiga Sean ,,
"hey mana ada begitu mom sangat mencintai Daddy kalian apa harus mom berteriak begitu agar semua orang tau ,,ucap asal Lolita dan kedua anaknya mengangguk,,
"kalian gila ,,ucap asal Lolita,,
"mom kami ini anak mu ,,ucap Reina dan Sean bersamaan,,
"mood Lolita kembali lebih baik setidaknya rasa kecewa nya tidak seperti 3 hari yang lalu semua karena putra dan putri nya yang memberikan dukungan juga memberi Semangat untuk nya ,,
"mom aku punya ide untuk mom ,,saran Reina yang memberikan kode pada adik nya ,,
"mom kata om Erik Daddy Beberapa hari makan tidak teratur dan seperti nya Daddy sakit kenapa tidak ke perusahaan Daddy dan bawakan Daddy sesuatu,,saran Reina ,,
"iya mom ,,sahut Sean ,,
"kenapa harus mom yang duluan ,,gengsi Lolita,,
"mom Daddy kan hanya tidak ingin ganggu mom dan memberi waktu mom nah sekarang mom yang bicara pada dad ,,ucap Reina lagi ,,
"baiklah demi kalian ,,ucap Lolita yang langsung beranjak dari taman Bunga sudah pasti Reina dan Sean tossss karena rencana nya berhasil mom nya memang punya hati yang lapang,,
"lain hal di sebuah ruang meeting terjadi keributan sudah pasti Arkan yang mengamuk karena salah satu karyawan nya salah memberikan penjelasan sebenarnya hanya masalah kecil tapi bagi Arkan itu Maslah besar mood Arkan 3 hari ini benar-benar kurang bagus ,,
"kalian semua pergi ,,bentak Arkan sudah pasti semua buru-buru keluar ruang meeting,,
"tidak seharusnya kamu seperti itu Arkan masalah itu kan bisa di perbaiki,,Erik ,,
"tapi mereka tidak becus seharusnya lebih teliti lagi kenapa bisa masalah itu tidak paham juga ,,kesal Arkan ,,
"kau belum baikan dengan Lolita ,,ucap Erik tiba-tiba ,,
"ya karena masalah nya ada padanya dan padamu ,,ucap santai Erik ,,
"istri ku tidak salah dan dia tidak tau apa-apa jngan asal bicara ,,ucap kesal Arkan ,,
"ya ya ya ya istri mu tidak ada sangkut pautnya tapi marah mu itu pasti karena nya ,,ucap Erik yang tau bagaimana sikap Sahabat nya ini ,,
"sudah pergilah aku malas melihat wajah mu itu ,,usir Arkan dan Erik pun langsung pergi ,,
"sayang aku sangat ingin memeluk mu ,,gumam Arkan yang kembali duduk bersandar pada kursi nya dirinya masih di ruang meeting,,
"Erik yang baru saja akan menuju ruangan nya melihat Lolita yang akan masuk ruangan Arkan ,,
"Arkan tidak ada di ruangan nya dia ada di ruang meeting,,ucap Erik ,,
"tapi ini sudah mau makan siang,,ucap Lolita,,
"aku tidak tau masalah kalian tapi yan jelas Arkan sangat mencintai mu apapun masalah kalian bicarakan baik-baik padanya ,,pinta Erik,,
"kami baik-baik saja ,, ucap Lolita,,
"aku kembali ke ruangan ku dulu ,,ucap Erik dan Lolita pun bergegas menuju ruang meeting,,
"ceklek,, pintu terbuka Lolita melihat sang suami sedang sibuk dengan laptop nya ,,
"Erik aku sudah menyuruhmu keluar dan jngan ganggu aku ,,ucap Arkan yang tidak menoleh sama sekali,,
"Erik bisakah pergi ,,pinta Arkan tapi yang di panggil tidak menjawab hanya terdengar suara semakin mendekat,,
"oh my God Erik ,,ucap Arkan yang melihat siapa di hadapannya wajah seseorang yang sudah 3 hari sangat di rindukan nya ,,
"sayang ,, panggil nya ,,
"aku tidak berkhayal kan ,,ucap Arkan lagi tapi Lolita tetap diam ,,
"ya aku hanya berkhayal ,,ucap asal arkan ,,
"Lolita yang sudah gemas dengan sang suami langsung duduk di pangkuan sang suami lalu tangan nya memeluk erat leher suaminya,,
"aku merindukan mu sangat merindukanmu,,ucap Lolita di pelukan nya ,,
"gak usah di tanya bagaimana rasa bahagia nya Arkan saat ini sang istri memeluk nya dan bilang merindukan nya bukankah berarti semua kembali baik-baik saja ,,
"sayang aku jauh lebih merindukan mu ,,ucap Arkan ,,
"aku tau kamu kan sangat mencintai ku ,,ucap Lolita yang masih memeluk Arkan,,
"iya pria tua ini sangat mencintai mu sayang ,,ucap Arkan yang sangat bahagia,,
"makan siang kali ini terasa sangat berbeda bagi Arkan karena di temani sang istri dan di manjakan sang istri sudah pasti mood Arkan kembali baik karena nya ,,
,
,
,
,
,
,
,
,
,
,
,
,
,
,
,
,
,
,
,
"marahan nya udahan dulu gak usah lama-lama Masalah nya juga kan belum kelar dengan bocah yang sudah gak sopan mengganggu kebahagiaan keluarga Arkan Mahendradatta,,😊😊😊😊😊😊😊😊,,