
"jadi bagaimana kalian akan menyesali kesalahan kalian ,,tanya Arkan yang kesal bila mengingat bagaimana sang istri dan kedua putri nya berpakaian sangat seksi,,
"Daddy kami bersalah,,jawab marvela karena saat ini ketiganya di sidang di ruang kerja Arkan,,
"sayang Daddy hanya tidak mau kalian jadi bahan tontonan bagi pria hidung belang di luar sana Daddy harap kalian paham ,,
"kami paham dad ,,jawab kompak kedua nya ,,
"kembali ke kamar kalian untuk sementara selama Daddy pergi nanti semua fasilitas yang Daddy bebaskan akan Daddy tahan sementara sampai batas waktu itu tergantung bagaimana kalian bersikap dan menyadari kesalahan kalian ,,ucap tegas Arkan dan kembar pun keluar dari ruangan itu,,
"sayang kemarilah ,,pinta Arkan dan Lolita pun menghampiri suaminya,,
"apa selama ini kamu merasa terkekang dengan sikap ku ,,ucapan Arkan Tentu penuh syarat,,
"apa tidak cukup bagimu semua perhatian ku dan cinta ku padamu sampai kamu dengan berani mencari perhatian dari luar ,,sindir nya ,,
"Arkan bukan begitu ,,ucapan Lolita terpotong,,
"apa aku tidak cukup membuat mu bahagia selama kita berumah tangga,,ucap Arkan lagi ,,
"sayang aku tidak melarang kamu melakukan yang kamu suka tapi jika cara berpakaian mu seperti tadi aku sangat melarang kamu hanya boleh memamerkan keindahan itu hanya padaku bukan pada orang lain ,,
"aku bila ingat itu seakan meledak ingin marah padamu dan pada semua yang ada di mension bagaimana cara para penghuni tadi melirik kalian dengan tatapan lapar ,,
"maafkan aku ,,sesal Lolita yang langsung duduk di pangkuan sang suami menenggelamkan wajah nya di leher sang suami dirinya menyesal ,,
"hufhh ,,helaan nafas terdengar jelas oleh Lolita dan dirinya pasrah Arkan menghukum nya ,,
"aku tidak yakin kamu tidak akan melakukan nya lagi saat aku tidak ada nanti ,,
"aku janji tidak akan melakukan nya lagi atau aku akan bakar baju nya kalau kamu tidak percaya sungguh ,,ucap yakin Lolita karena tidak ingin sang suami marah ,,
"tidak perlu pakai itu saat bersama ku ,,ucap Arkan ,,
"terima kasih ,,ucap Lolita yang makin mengencangkan pelukannya,,
"aku akan berangkat besok karena kalian aku harus membatalkan semua nya ,,ucap Arkan ,,
"maafkan aku sungguh,,ucap tulus Lolita,,
"aku sudah memaafkan mu dan kedua putri kita hanya saja mereka dan kamu harus di hukum ,,
"tapi sayang ,,mohon Lolita,,
"tidak ada bantahan sayang ,,
"iya aku paham suamiku dan terima kasih sudah tidak marah dan memaafkan kami ,,ucap Lolita dan mencium bibir suaminya cukup lama sampai Lolita yang mulai butuh oksigen,,
"kita bisa lanjutkan di kamar ,,ajak Arkan yang sudah menarik sang istri tanpa menunggu persetujuan nya lebih dulu dan Lolita tidak bisa membantah apa yang di inginkan suami nya ,,
"sedangkan para pelayan yang melihat tanpa sengaja bagaimana tuan dan nyonya mereka yang kembali mesra merasa tenang karena tidak akan ada badai bila sang tuan sudah di jinakkan oleh pawang nya ,,
**
"Arkan sengaja tidak membangunkan ketiga wanita yang di cintai nya sebagai hukuman bagi mereka Arkan yang sudah pergi bersama Bobby keluar kota untuk menyusul Sean agar sang istri tidak perlu khawatir lagi dengan putra kesayangannya,,
"Pablo dimana Daddy,,tanya Lolita yang sudah di meja makan tapi tidak melihat sang suami,,
"Daddy sudah berangkat mom kata Daddy sengaja ,,ucap Pablo dan Lolita paham ,,
"apa mom dan Daddy sedang bertengkar,,
"tidak sayang mungkin Daddy hanya tidak mau mengganggu mom saja ,,
"mom aku harap kalian baik-baik saja ,,
"iya sayang mom dan dad baik-baik saja ,oh ya bagaimana dengan pekerjaan mu disini ,,
"lancar mom mungkin dua hari ke depan aku akan di hotel karena akan ada jamuan disana aku tidak mungkin mondar-mandir kan mom ,,
"iya sayang lakukan mom tidak apa-apa kan ada si kembar,,
"sorry mom aku jadi tidak memperhatikan mom ,,
"Pablo mom tidak apa-apa lagian bnyak hal yang mom bisa lakukan bekerja lah dengan baik dan buat mom juga dad bangga padamu ,,
"terima kasih mom ,,
"pagi Abang ,,sapa marvinia yang berlari ke arah Pablo lalu memeluk dan mencium nya ,,
"pagi juga adik ku sayang ,,
"mana marvela dek ,,
"katanya malas keluar takut ada Daddy,,
"mana Daddy mom ,,
"sudah berangkat sayang ,,
"tumben tidak pamit pada kita ,,
"Daddy buru-buru tadi ,,ucap Lolita memberi pengertian agar putri nya tidak kecewa ,,
"mom tadi Susan dan Enrico mau main ke mension,,
"iya tadi juga Tante Ratih dan Tante Sani sudah memberitahu mom ,,
"mom aku berangkat dulu ,,pamit Pablo ,,
"iya sayang /iya Abang hati-hati ya ,,ucap Lolita dan marvinia,,
**
"ya seperti itu kau tau bagaimana dia marah kan aku dan putri ku saja sampai takut ,,
"Kamu yang mulai makanya jngan aneh-aneh inget umur ,,sindir Sani ,,
"mba sih aneh-aneh saja masih mau seperti ABG ,,canda Ratih yang ikut nimbrung,,
"hey mba hanya ingin sedikit mencoba mana tau percobaan pertama langsung gagal ,,
"sudah mba gak usah aneh-aneh,,ucap Ratih ,,
"tapi aku juga pernah buat Erik marah ,,
"gara-gara apa ,,tanya Lolita penasaran,,
"seperti kau tapi tidak sampai keluar rumah ,,
"what gila kamu ya ,,pekik Lolita,,
"waktu itu aku minta saran pelayan bagaimana agar suami senang terus salah satu memberi saran seperti itu mana aku tau Erik begitu marah dan tidak membiarkan aku bertemu Enrico beberapa hari ,,cerita Sani ,,
"malang sekali nasib mba Sani ,, spontan ucapan Ratih membuat kedua wanita yang lebih tua itu menoleh dan menatap nya ,,
"kenapa mba kok liat aku begitu ,,tanya polos Ratih ,,
"kamu jangan lupa pernah juga kan kaya gtu ,,sindir Sani ,,
"itu udh lama bnget mba Sani ,,
"tetep aja pernah kan karena penasaran terus kamu cemburu karena melihat suami kamu melirik karyawan yang seksi di kantor ,,
"mba udh itu kan sangat lama dan aku menyesal ,,
"nasib sama hanya kejadian nya yang berbeda,,ucap Sani,,
"benar ,,ucap Lolita,,
"bagaimana dengan Bella kan kamu bilang mantan istri nya Erik sering meminta bantuan,,
"iya kamu benar tapi tidak tau kenapa Erik seperti menyembunyikan sesuatu kepada ku ,,
"kenapa bicara saja kami akan jadi pendengar yang baik ,,
"aku belum yakin dengan apa yang aku pikirkan tapi sepertinya Bella masih ingin kesempatan dari Erik,,
"apa kamu yakin ,,tanya Lolita,,
"karena Eva sudah sering datang dan Enrico cukup dekat dengan Enrico,,ucap Sani ,,
"itu bagus bila saudara saling dekat walau bukan sedarah ,,ucap Lolita,,
"aku tau tapi tidak tau kenapa seperti bukan itu yang di maksud kan ,,ucap Sani ragu,,
"maksud mu bagaimana,, Lolita makin penasaran,,
"aku belum yakin jika sudah waktunya dan itu memang seperti yang aku pikirkan maka aku akan cerita pada kalian ,,ucap Sani ,,
"jngan simpan apapun padaku Sani kita saudara,,ucap Lolita,,
"aku tau ,,ucap Sani ,,
"di dalam kamar si kembar sedang asik bermain game dan mainan lain nya ,,
"jadi om Arkan marah dengan kalian ,,tanya Enrico,,
"iya seperti nya masih marah ,,ucap marvela ,,
"sudah nanti juga om Arkan baik lagi ,,ucap Susan ,,
"aku tau itu Susan karena Daddy sangat menyayangi kami ,,ucap Marvinia,,
"iya kami tau ,,ucap Susan ,,
,
,
,
z
z
,
,
,
,
,
,
,
,
,
"gak tau ini jelas apa kaga seperti nya makin kaga jelas ya mau dibawa kemana diusahakan bikin kesel deh gak ini lagi mau rasanya banting hp tau 😂😂😂,,