ARKAN MAHENDRADATTA

ARKAN MAHENDRADATTA
?



"Arkan apa kamu akan lama disana ,,tanya Lolita sang istri pasalnya ini kali pertama Arkan pergi untuk dinas lagi setelah lama selalu bersama nya di karenakan Sean tidak bisa pergi karena usia kandungan Valerie yang sebentar lagi akan melahirkan anak kedua nya ,,


"tidak lama sayang apa kau mau ikut kita bisa mengajak Alden ,,ajak Arkan yang sebenarnya berat meninggalkan sang istri,,


"Alden baru masuk sekolah aku tidak bisa membuat nya jadi malas nanti dalam belajar lagian masih ada mouzha bersama ku disini ,,


"kau yakin sayang ,,


"iya Arkan aku yakin jika aku sudah sangat merindukan mu aku akan menyusul mu ,,


"tentu aku berharap kau menyusul ku sayang ,,ucap Arkan yang selalu ingin sang istri ada disisi nya tapi entah kenapa perasaan Arkan ataupun Lolita sama-sama tidak tenang tapi mereka mencoba menepis perasaan aneh itu ,,


"Daddy berapa lama disana ,,tanya mouzha yang saat ini sedang di meja makan untuk sarapan bersama nya ,,


"paling lama satu Minggu kalau pekerjaan selesai dengan cepat mungkin empat hari saja kenapa memang nya ka ,,ucap Arkan,,


"tidak apa masalah ya mouzha ada acara di kampus selama tiga hari kami ada kunjungan di daerah terpencil mungkin perjalanan nya selama dua atau tiga jam an ,,jawab mouzha,,


"momi sama Alden aja Dong kalau begitu ,,ucap Lolita,,


"maaf mom ini juga sebenarnya mau bilang tapi takut Daddy kepikiran aku gak sama momi kan,,


"mom gak apa kok kan ada Alden lagian kamu cuma tiga hari kan ,,


"iya mom tiga hari doang kok ,,


"tapi gimana kalau lebih kan Daddy juga gak bisa pulang cepat sayang ,,


"sudah tidak apa Arkan aku baik-baik saja ,,


"Arkan pergi ke bandara dengan berat hati senyum sang istri sangat akan dia rindukan nanti andai saja Reina bisa menggantikan nya tapi tidak mungkin karena putri nya itu juga sibuk dengan pekerjaan nya bersama sang suami sedangkan di kembar marvinia dan marvela juga tidak bisa karena suka ikut perjalanan bisnis Suami mereka masingmasing,,


"jaga dirimu saat aku jauh sayang ,,ucap Arkan ,,


"jaga dirimu juga disana Arkan kabari aku jika sudah sampai ,,


"Daddy akan pergi lama ,,tanya Alden ,,


"tidak sayang Daddy akan segera kembali jaga momi ya untuk Daddy ,,


"pasti Daddy,,Alden akan selalu bersama momi Alden tidak akan meninggalkan momi sendiri an ,,ucap Alden bocah kecil pelengkap keluarga Arkan dan Lolita,,


"aku pergi ya sayang ,,ucap Arkan yang memeluk erat sang istri semua wajah sang istri tidak luput dari ciuman nya bahkan berkali-kali Arkan mengucapkan aku sangat mencintaimu berulangkali sedangkan Lolita sang istri pun tidak kalah mengucapkan aku lebih mencintai mu suami ku ,,


"Arkan pun memeluk dan mencium putra kecil nya keluarga baru di bagian keluarga nya Arkan tidak kalah sangat menyayangi Alden baginya Alden sama dengan Sean ,,


"sudah cepat masuk nanti kau tertinggal pesawat,,


"sayang aku tidak akan tertinggal kau tau aku pakai pesawat kita ,,


"aku lupa sudah sana masuk kabari aku ya arkan ,,


"pasti sayang ,,cup,,cup,,cup,,cup,,cup,,cup,,Arkan sudah kau sudah cukup banyak mencium ku ,,ucap Lolita yang kini malu dengan tatapan beberapa orang ,,


"jaga dirimu aku pergi ,,ucap Arkan dan mereka saling melambai satu sama lain ,,


"mom apa Daddy akan kembali,,tanya Alden saat mereka sudah di dalam mobil ,,


"ya Daddy akan segera kembali dan membawa kan banyak mainan untuk mu ,,


"Alden tidak butuh mainan momi karena Alden hanya ingin Daddy pulang ,,


"baiklah bagaimana jika kita pergi ke wahana permainan,,


"mau mom Alden mau ,,ucap senang Alden ,,


"baru sebentar kamu pergi Arkan aku sudah merindukan mu ,,gumam Lolita yang memandang jalanan kota yang begitu padat dengan kendaraan dan beberapa pejalan kaki ,,


"Lolita menaiki beberapa wahana hanya agar Alden tidak terus bertanya kapan Daddy pulang padahal jelas mereka baru saja berpisah Alden belum paham jika mengantar Daddy tadi itu tidak bisa langsung pulang cepat ya Alden belum paham akan itu sedangkan mouzha baru saja mengirimkan pesan padanya jika mouzha sudah berangkat ke desa untuk kunjungan nya ,,


"sepi Tentu saja Lolita akan tidur sendiri an dan apa dia akan sanggup jauh lama dari sang suami apalgi biasanya mereka sebelum tidur akan saling mengobrol dan bercanda satu sama lain bahkan Arkan selalu membuat lelucon agar sang istri tertawa ya Arkan selalu membuat suasana ramai padahal mereka hanya berdua di kamar ,,


"puas bermain Lolita dan Alden pun kembali ke mension ya suasana terasa berbeda sepi tentu saja walau banyak maid tetap saja Lolita merasakan sepi ,,


"Alden sayang mandi sama bibi ya abis itu istirahat ya ,,


"baik momi ,,ucap patuh Alden ,,


"Lolita memasuki kamar nya sepi ya itu yang di rasakan pertama kali saat masuk ke kamar nya bayangan sang suami masih terasa mungkin agak lebay tapi inilah Lolita cinta nya pergi maka separuh nyawa nya pun pergi ,,


*


*


*


*


"sudah dua hari Arkan tidak ada kabar bahkan saat malam Lolita selalu menunggu kabar dari sang suami tapi ternyata tidak ada satu pun telepon atau chat yang di dapatkan,,


"sekertaris yang bersama sang suami pun tidak bisa di hubungi entah kenapa perasaan Lolita tidak tenang bahkan mouzha bilang kunjungan nya tidak bisa pulang cepat karena ada masalah di desa tersebut Lolita bisa apa marah pun pada siapa belum lagi putra nya yang selalu menanyakan kapan Daddy pulang ,,


"mom ,, panggil Sean yang datang ke mension karena Lolita menelpon nya ,,


"Sean nak apa Daddy bisa di hubungi,,


"Sean belum bisa menghubungi Daddy mom mungkin Daddy sibuk ,,


"sibuk apa lebih penting pekerjaan daripada memberikan kabar pada mom ,,


"bisa saja ,,tapi perasaan mom tidak tenang ,,


"mom semua akan baik-baik saja ,,


"baik-baik saja bagaimana kalau Daddy mu disana bersama atau kecantol wanita lain bagaimana,,


"mom stop berpikir buruk tentang Daddy dan Sean jamin Daddy hanya akan setia pada mom,,


"kita tidak tau apa yang terjadi disana kau juga tidak bisa menjamin ,,


"mom ada apa dengan mu kenapa malah membahas yang tidak penting ,,


"Sean mom tau siapa Daddy mu pasti disana dia bersama wanita lain ,,


"mom stop aku akan menyusul Daddy dan membuktikan kalau Daddy tidak seperti itu dan maafkan aku karena pekerjaan ini kalian jadi salah paham ,,


"kau tidak salah dari awal mom sudah curiga pada Daddy mu ,,


"apa maksud mom ,,


"lebih baik kau pulang Sean mom ingin sendiri,,


"terbukti sudah satu Minggu Arkan tidak kembali dan mouzha pun menanyakan kenapa Daddy nya tidak pulang dan Alden pun sudah mulai diam bocah yang biasanya akan bertanya kapan Daddy pulang pun tidak banyak bereaksi,,


"mouzha sudah mencoba menghubungi Daddy nya tapi nihil tidak ada satupun yang bisa di hubungi bahkan sekertaris nya pun hilang kontak dan Sean yang berada disana pun tidak memberikan informasi apapun seakan semua menghilang,,


"Valerie pun terpaksa melahirkan tanpa di temani Sean kejadian itu membuat ayah dari Valerie kecewa dengan Sean dan Lolita pun semakin tidak tenang,,


"Louis kau datang ,,ucap mouzha yang langsung memeluk Louis,,


"sudah tenang aku sudah meminta bantuan teman ku untuk mencari Daddy dan kakak mu ,,ucap Louis yang membalas pelukan zha ,,


"aku takut terjadi hal buruk pada Daddy dan kakak ,,


"tenang semua baik-baik saja ,,


"iya aku berharap juga begitu ,,


*


*


*


*


*


*


*


*


*


*


*


*


*


*


*


*


*


*


*


*


*


*


*


*


*


*


*


"kemanakah Daddy Arkan ???,,


"what tidak mungkin Daddy,,KA Sean ,,