ARKAN MAHENDRADATTA

ARKAN MAHENDRADATTA
?



"bagaimana keadaan mba Fina bang ,,tanya Lolita,,


"mba mu demam tadi juga menangis lagi dan mengigau tentang ayah dan ibu ,,ucap Ryan ,,


"apa tidak sebaiknya mba Fina di bawa ke rumah sakit saja bang takut terjadi apa-apa,,ucap Lolita,,


"jika nanti tidak juga reda panas nya baru kita bawa ke rumah sakit ,,ucap Ryan,,


"boy dimana bang ,,tanya Lolita,,


"mungkin bersama Sean anak itu sepertinya sudah baikan ,,ejek Ryan,,


"itu harus bang mereka itu gak boleh diam-diam an lagi ,,ucap Lolita,,


"yadh bang Lita mau liat si kembar dulu takut bangun ,,pamit Lolita,,


"iya dek ,,jawab Ryan,,


"Sean dan boy asik dengan obrolan mereka sedang Reina dan Pablo sudah tertidur daritadi,,


"jadi disana kau belum mendapatkan wanita juga ,,ejek Sean,,


"aku hanya malas saja ingin lulus dengan nilai terbaik ,,bantah boy ,,


"kau memang selalu kalah dariku ,,ucap Sean ,,


"hey aku hanya tidak ingin punya kekasih dulu ,,bantah boy ,,


"dan bagaimana dengan mu apa kau sudah punya kekasih,,tanya balik boy ,,


"kau tau aku tidak akan mudah suka seorang wanita ,,ucap Sean ,,


"apa kau suka sesama jenis ,,tanya curiga boy ,,


"kau bodoh belum punya kekasih bukan berarti aku suka pria juga aku normal yang harus di pertanyakan itu kau ,,tunjuk sean ,,


''aku normal bodoh ,,kesal boy ,,


"Lolita yang melihat dari kejauhan sangat senang Sean dan boy kembali dekat walau nanti mereka akan terpisah lagi tapi setidaknya Sean dan boy sudah jauh lebih baik dari kemarin selalu perang dingin dan ego masing-masing,,


"mom belum tidur ,,tanya Reina yang terbangun karena haus ,,


"sayang kau terbangun,,ucap Lolita,,


"iya mom aku haus ,,mom semua akan baik-baik saja kan ,,ucap Reina ,,


"sayang percaya pada mom semua akan baik-baik saja ,,ucap Lolita,,


"mom aku tidak mau terpisah lagi aku tidak mau punya keluarga baru lagi ,,pinta Reina ,,


"sayang jngan menangis semua akan baik-baik saja mom dan dad baik-baik saja ,,ucap Lolita yang memeluk Reina karena terisak ,,


"aku hanya tidak ingin terpisah lagi dari mom dan Daddy,,mom berjanji lah akan selalu percaya pada Daddy ,,ucap Reina ,,


"sayang kita tidak bisa asal memberikan Janji kamu tau saat kamu meminta mom berjanji untuk terus bersama Daddy pernahkah Reina berpikir apa yang mom rasakan saat itu ,,ucap Lolita,,


"rasa sakit mom ,,ucap Reina karena hanya itu yang Reina pikirkan,,


"sayang rasanya tidak adil bila kita meminta janji pada satu orang saja karena pada dasar nya harus dari kedua orang itu sendiri yang berjanji akan menjaga cinta dan kesetiaan nya ,,ucap Lolita,,


"maafkan aku mom ,,sesal Reina ,,


"tidak apa sayang bukan mom ingin mengingkari janji tapi untuk sekarang mom hanya menunggu sampai dimana Daddy bersikap ,,ucap Lolita,,


"Reina tidak akan egois mom tapi bisakah kita terus bersama-sama,,pinta Reina ,,


"tentu kita akan selalu bersama tapi masalah janji mom rasa itu tidak bisa mom berikan karena itu sulit sayang ,,ucap Lolita karena takut akan mengecewakan kedepan nya ,,


"apa aku terlambat,,ucap Sean yang menghampiri mom dan kakak nya ,,


"Sean kamu sangat menggangu,,ucap manja Reina ,,


"kakak jngan curang kita sama-sama anak mom ,,sahut Sean ,,


"sudah sini peluk mom rasanya sekarang mom bisa memeluk kalian dengan erat ,,ucap Lolita,,


"*mom Sean tau pasti sekarang hati mom sangat terluka ,,Sean ,,


"Reina akan selalu mendukung apapun keputusan mom ,,Reina* ,,


"hanya kalian yang membuat ku bertahan,, Lolita,,


"mom aku sangat ingin memeluk mu ,,gumam Pablo yang melihat bagaimana Reina dan Sean menghibur Lolita ,,


"kenapa tidak ikut bergabung,,tanya boy ,,


"bikin kaget saja ,,ucap Pablo ,,


"kenapa tidak ikut bergabung pasti Tante Lita akan lebih bahagia dan tenang saat semua anak nya memeluk nya ,,ucap boy ,,


"kenapa bang ,,tanya Lolita yang langsung melepas pelukannya dan menghampiri Ryan ,,


"mba mu kejang dan panas nya tidak juga turun Abang mau bawa ke rumah sakit ,,ucap Ryan,,


"ya Tuhan aku akan menemani mu bang ,,ucap Lolita,,


"bagaimana dengan si kembar,,tanya Ryan,,


"ada Sean dan Reina juga Pablo jadi aku tenang ,,ucap Lolita,,


"papi boy ikut ,,ucap boy ,,


"mereka semua menuju ke rumah sakit tidak henti-hentinya Ryan memohon agar kesehatan sang istri membaik boy pun sangat khawatir dengan kondisi mami nya walau terkadang bagi boy maminya itu terlalu menganggap boy anak kecil tapi Melihat bagaimana kondisi mami nya boy lebih berharap mami nya mengomel daripada sakit ,,


"sampai di rumah sakit langsung dapat penanganan dan tidak lama di pindahkan ke ruang perawatan disana sudah ada boy dan Ryan sedangkan Lolita menunggu di luar ,,


"bagaimana keadaan mba Fina bang ,,tanya Lolita,,


"mba mu terlalu bnyak tekanan dan syok butuh istirahat yang cukup ,,ucap Ryan ,,


"aku dan boy akan menginap di rumah sakit Lita sebaiknya kamu pulang takut nanti kembar mencari mu ,,ucap Ryan lagi ,,


"baiklah bang kabari bila sudah ada perkembangan kondisi mba Fina ,,pinta Lolita yang pamit pulang sebelum pulang tidak lupa berpamitan dengan Fina yang masih tertidur,,


"sampai di rumah keadaan sudah sangat sepi rumah yang dulu menampung nya yang memberikan bnyak cinta dan kasih sayang Sean tumbuh dengan baik di rumah ini kasih sayang yang mereka berikan tulus pada anak nya ,,


"Bu ,,ayah ,,aku belajar ikhlas melepas mu terima kasih untuk semua kasih sayang mu padaku dan Sean entah bagaimana bila aku tidak bertemu dengan kalian ijinkan sekarang aku yang akan menjaga mba Fina dan boy ,,isi hati Lolita,,


"maafkan aku ,,peluk Arkan dari belakang mencium rambut Lolita,,


"hiks,, hiks,, hiks,, hiks,, hiks,,tangis Lolita pecah tidak lagi dirinya tahan apalgi saat ini sang suami ada di depan matanya memeluk nya hanya tangis yang Lolita luapkan tanpa kata ,,


"maafkan aku ,,ucap Arkan lagi tapi Lolita tetap dengan isakan tangis nya ,,


"maafkan aku ,,Arkan merubah posisi jadi berhadapan dengan Lolita mereka saling memandang satu sama lain seperti ingin mengungkapkan rasa rindu dan kecewa campur aduk rasanya di hati masing-masing,,


"Arkan perlahan menghapus Air mata sang istri dan mencium mata sang istri pipi dan kening sedangkan Lolita hanya bisa menangis seakan ingin bilang dan berteriak bahwa dirinya lelah ,,


"aku salah maafkan aku ,,ucap Arkan yang memeluk dan membelai rambut sang istri yang masih saja terus menangis tidak ada balasan dari Lolita ,,


"Lolita seperti bungkam tidak ada kata apapun yang terlontar seperti makian atau amarah justru itu yang membuat Arkan semakin merasa bersalah lebih baik sang istri mengamuk meluapkan rasa kesal nya dan cemburu nya dari pada harus menghadapi sikap diam nya ,,


"pagi hari nya Arkan sengaja memasak kesukaan sang istri kaget sudah pasti itu yang dirasakan semua nya Sean ,,Reina dan Pablo tapi mereka lebih memilih diam hanya bisa melihat bagaimana mom mereka seperti acuh pada Daddy nya berbeda dengan si kembar yang sangat senang dengan hadir nya sang Daddy,,


"Daddy kapan pulang ,,tanya marvinia,,


"semalam ,,ucap Arkan,,


"Daddy kakek dan nenek pergi ke surga dan tidak mengajak kami ,, ucapan Marvela membuat mereka merasa sedih kembali,,


"maafkan Daddy yang baru datang ,,sayang berarti Tuhan sayang pada nenek dan kakek kita masih bisa berkunjung ke rumah nenek dan kakek nanti ,,ucap Arkan ,,


"Daddy tidak bawa oleh-oleh,,tanya mervela ,,


"ya Daddy kan abis jalan-jalan jadi pasti bawa oleh-oleh,,ucap marvinia,,


"ada sayang tapi tidak Daddy bawa ada di mension ,,ucap Arkan,,


"mom aku sudah kenyang akan langsung ke rumah sakit bersama Pablo ,,ucap Sean ,,


"kakak ikut kalian saja ,,ucap Reina yang ikut bersama Sean ke rumah sakit ,,


"sayang kita bersiap setelah itu kita jenguk Tante Fina di rumah sakit ,,ucap Lolita,,


"baik mom ,,kompak kembar ,,


"sayang maafkan aku ,,ucap Arkan tapi yang ada Lolita memilih pergi bersiap ,,


"Daddy mom sangat sedih karena Daddy tidak pulang-pulang ,,ucap Marvinia,,


"marvinia ayo kita ke mom ,,ajak marvela ,,


"Arkan hanya bisa diam ,,


,


,


,


,


,


"gak asik ya emang gak seru juga kan yadh kabur yuk 😊😊😊😊,,