
"boy ,, panggil seorang wanita yang boy mengenalnya ,,
"KA Reina disini ,,
"iya aku akan makan siang bersama Joseph dan kau sendiri,,
"aku menunggu klien ka Reina kalau begitu aku permisi,,pamit boy ,,
ternyata masih bersama dengan pria itu ,,ucap boy kesal di hatinya,,
"Reina ,melihat apa ,,
"tidak ada hanya Seperti orang yang ku kenal ,,
"orang yang kamu kenal siapa ,,
"salah orang postur tubuh nya mirip ,,bohong Reina ,,
"kita duduk disana ,,ajak Joseph,,
**
"bagaimana liburan mu ,,
"menyenangkan aku membelikan sesuatu untuk mu ,,ucap Valerie yang saat aku ni berada di perusahaan tunangan nya Sean ,,
"apa ,,tanya Sean ,,
"Taraaaaaaaaa ,,sebuah baju couple,,
"suka gak ,,
"suka nanti kita pakai saat kencan ,,ucap senang Valerie,,
"iya kita pakai saat nanti kita kencan ,,ucap Sean ,,
pink yang benar saja walau aku mencintaimu tapi baju warna pink belum pernah aku pakai kecuali dulu saat mom hamil dan mengidam ,,ucap Sean di hatinya yang justru ingat masa lalu saat mereka masih bersama canda tawa tidak seperti sekarang terasa asing ,,
"Sean kamu kenapa ,,
"lapar ,,hanya itu jawaban yang masuk akal untuk menghindari pertanyaan Valerie,,
"ya sudah kita makan di luar lagian aku juga tidak bisa lama menemani mu ,,
"memang kamu mau kemana ,,
"aku harus ke perusahaan papah dulu ada yang ingin di bicarakan katanya ,,
"apa perlu aku temani ,,
"tidak perlu Sean paling masalah pernikahan kita atau paling juga pekerjaan nya ,,
"baiklah lebih baik kita makan siang dulu,,ajak Sean ,,
"Lolita dan jeni juga Jesi sedang berada di cafe makan siang bersama sambil menunggu Johan suami jeni menyelesaikan pekerjaan nya dengan klien nya ,,
"jadi kamu mau pulang kampung gtu ,,
"iya Jes aku sudah merindukan mba Fina dan kedua orang tua ku ,,
"aku mengijinkan mu walau Johan belum memberi ijin tapi aku yakin dirinya setuju dengan ku ,,
"terima kasih ya jeni kamu terbaik ,,
"bagaimana dengan calon mantan suami mu ,,
"aku tidak peduli ,,
"tapi kamu harus segera memutuskan Lita mau sampai kapan kamu di gantung dengan ketidakpastian nya ,,
"aku tidak tau Jes Arkan tidak ingin berpisah dengan ku ,,
"mau aku bantu ,,saran jeni,,
"tidak perlu aku akan menunggu sampai Arkan lelah ,,
"BRAKKKKKK,, gebrakan meja membuat ketiga terkejut,, APA-APAAN KAU HAH ,,BENTAK BALIK JESI YANG TIDAK TERIMA DENGAN KELAKUAN ISTRI MUDA NYA ARKAN ,,
"APA ,AKU TIDAK ADA URUSAN DENGAN MU ,,BENTAK BALIK CELIA ,,
"sudah jangan hiraukan dia ,,pinta Lolita,,
"TIDAK USAH SOK BAIK DAN LEMBUT PADAKU KATAKAN SAJA APA YANG INGIN KAU KATAKAN PADAKU APA BELUM PUAS MEMBUAT KU DI CERAIKAN OLEH SUAMI KU SENDIRI KARENA DIRIMU WANITA RENDAHAN TIDAK BISAKAH KAU MENGALAH PADAKU AKU MEMILIKI ANAK YANG MASIH BAYI YANG MASIH SANGAT MEMBUTUHKAN KASIH SAYANG SEORANG AYAH TAPI KAU TEGA MEMISAHKAN NYA ,,BENTAK CELIA ,,
"AKU MEMANG BUKAN WANITA KAYA SEPERTI MU AKU HANYA GADIS MISKIN YANG DI CINTAI SUAMI MU TAPI APA TIDAK BISAKAH KAU MENGALAH PADAKU ,, BENTAK BALIK CELIA LAGI ,,
bukan hanya kamu yang tersakiti aku jauh lebih sakit ,,Lolita hanya bisa menahan nya sendiri,,
"JAWAB ,,BENTAK CELIA KARENA LOLITA HANYA DIAM ,,
"PLAK,, PERGI DARI HADAPAN MOMI KU KAU TIDAK BERHAK MENGHAKIMI NYA KAU TIDAK PANTAS MOMI JAUH LEBIH TERHORMAT DARI PADA KAU ,,BENTAK BALIK SEAN YANG TANPA SENGAJA MELIHAT BAGAIMANA MOM NYA DI TINDAS WALAU SEAN SEMPAT KECEWA TAPI ANAK MANA YANG AKAN MENERIMA IBU NYA DI HINA ,,
"KAU ,,TUNJUK CELIA KARENA MERASAKAN SAKIT DI PIPI NYA ,,
"APA INGIN MARAH ATAU MAU MENAMPAR BALIK TIDAK AKAN AKU BIARKAN SELAMA AKU HIDUP TIDAK BOLEH ADA YANG MENYAKITI MOM SEKALIPUN DADDY KU SENDIRI,,UCAP SEAN PENUH DENGAN AMARAH ,,
"Sean sudah sayang mom tidak apa-apa ini hanya salah paham ,,Lolita mencoba menenangkan emosi anaknya,,
"cihhhhhh bahkan dia tidak lebih baik dariku istri mana yang tega membuang anak-anak nya sendiri dan memilih hidup bersenang-senang di luar sana sudah berapa banyak pria yang kau tiduri ,,hinaan Celia membuat Sean tidak bisa lagi menahan dirinya tanpa aba-aba Sean langsung mencekik leher Celia bahkan Lolita dan Valerie terkejut dengan reaksi Sean jeni dan Jesi sudah meminta keamanan untuk datang ,,
"aku peringatkan padamu tidak ada yang boleh menghina mom sekalipun Daddy ku sendiri aku tidak tau bagaimana kau di ajarkan oleh kedua orang tua mu tapi mom adalah wanita yang sangat menyayangi anak-anaknya kau tidak tau apapun tentang mom ku jadi jangan bicara omong kosong,,Sean terus mencekik leher Celia keamanan sudah mencoba melepaskan tapi tidak bisa ,,
"sayang dengarkan mom ,,Sean mom mohon lepaskan wanita itu ,,Sean mom mohon ,, tiba-tiba saja Lolita bersimpuh di kaki Sean dan saat itu juga Sean melepaskan cekikan nya dan memapah mom nya agar berdiri lalu memeluk mom yang sangat Sean rindukan selama ini ,,
"Arkan yang mendapat laporan dari orang yang mengawasi sang istri Lolita begitu marah bagaimana bisa dirinya kecolongan hampir gila bila sampai Celia berhasil membuat luka di wajah sang istri tercinta nya ,,
"CELIA ,,SUARA ITU BEGITU MENGGEMA DI RUANGAN ITU YANG SUDAH SEPI KARENA SUDAH DI AMANKAN BOBBY DAN DONI ,,
"Arkan lihat ini suami ku anak mu menampar ku padahal bukan aku yang salah ,,
"kau wanita ****** jangan berbohong,,geram jeni ,,
"kau yang mulai lebih dulu jangan dengarkan dia Arkan ,,ucap Jesi ,,
"sedangkan Arkan melihat bagaimana Sean memeluk sang istri sangat erat Arkan tau putra nya sangat merindukan mom nya ,,
"PLAK,, Arkan menampar Celia di depan semua nya bahkan Lolita pun terkejut tidak menyangka bahwa Arkan bisa bersikap kasar pada wanita dan langsung mencekik leher Celia kembali,,
"suamiku ,,ucap Celia tersenggal-senggal karena cekikan Arkan ,,
"kau sudah melewati batas Celia aku selama ini tidak bertindak karena kau tau batasan untuk tidak menyentuh istri tercinta ku tapi ini sudah melewati batas kesabaran ku maka mati saja kau ,,Arkan makin hilang kendali dan Lolita tidak mau suaminya masuk penjara dengan segera memeluk Arkan dari belakang,,
"jangan jadi pembunuh aku tidak mau anak-anak kecewa padamu begitu juga aku sayang ,, ucapan Lolita yang sudah terisak memeluk erat sang suami,,
"Arkan melepaskan cekikan pada leher Celia dan memberi kode pada Bobby dan Doni agar membawa wanita itu ke suatu tempat Arkan tidak mungkin membebaskan wanita itu begitu saja tidak akan pernah selama ini bukan Arkan tidak tau apa yang di lakukan Celia tapi selama tidak mengusik sang istri tercinta nya Arkan memilih tidak peduli tapi ini di luar pemikiran nya Celia berani mempermalukan Lolita dan itu tidak bisa di maafkan karena Lolita adalah istri yang terbaik bagi Arkan ,,
"Arkan membalikkan badannya dan memeluk erat tubuh sang istri seakan takut sang istri akan kabur isakan tangis sang istri sangat membuat hatinya sakit Sean pun di tenangkan oleh Valerie jeni dan Jesi pun terisak melihat bagaimana teman mereka yang selama ini kuat menjadi rapuh dulu mereka pernah nakal bersama tapi itu hanya pengalihan untuk menghilangkan rasa sakit di hatinya ,,
"baby ,, panggil Johan yang tidak tahu ada kejadian apa sehingga melihat sang istri menangis memeluk Jesi ,,
"baby ,,tangis jeni pecah di pelukan sang suami ,,
"aishhhh tidak bisakah datang nanti saja Johan aku Kan tidak ada teman memeluk,,kesal jesi,,
"Jesi diamlah aku kan masih sedih ,,kesal balik jeni karena heran bisa-bisa lagi sedih gini mikirin mau pelukan sama siapa ,,
"baby ada apa ini ,,tanya Johan lagi karena melihat semua menangis dan dirinya hanya bingung ada hal apa yang dirinya lewatkan,,
"diamlah dulu biar aku lanjutkan tangis ku ,, protes jeni sang istri,,
"kau sama saja jeni ,,sindir Jesi ,,
"setelah semua sudah menenangkan perasaan masing-masing Lolita dan Arkan juga Sean Valerie pamit pulang sedangkan Jesi tidak karena menunggu sang kekasih yang akan menjemput nya dan dirinya akan menangis lagi mengadu pada sang kekasih kalau dirinya sedang sedih sedangkan jeni sudah pulang bersama Johan,,
"tidak apa ,,dan Jesi langsung memeluk sang kekasih,, huwaaaaaaa huwaaaaaaa tangis Jesi kembali menggema bahkan melihat beberapa pengunjung melihat mereka ,,
"ada apa ,,tanya beni ,,
"aku sedih jadi pelukan aja dulu ya ,,pinta Jesi ,,
"iya tapi tidak disini juga kita ke taman saja atau di mobil ,,saran beni ,,
"baiklah tapi peluk lagi ya ,,pinta Jesi dan beni hanya mengiyakan,,
"Lolita sudah berada di apartemen nya ada bibi dan Okta juga Sean dan Valerie juga Arkan yang masih menenangkan sang istri,,
"aku ingin sendiri,,pinta Lolita ,,
"aku akan menemani mom disini ,,ucap Sean ,,
"mom sudah tidak apa Sean ,,
"mom ,,tapi tangan nya langsung di tahan oleh Valerie memberi kode agar tidak membantah,,
"Sean kembali lah ke perusahaan Daddy akan disini ,,
"Arkan kamu juga bisa kembali aku akan sudah ada bibi dan Okta ,,
"tapi sayang ,,
"kembali lah aku sudah tidak apa-apa,,ucap Lolita setelah nya meninggalkan mereka semua masuk kamar nya ,,
"Daddy ,, panggil Sean ,,
"kembali lah Daddy yang akan menemani mom percaya pada Daddy,,
"Sean sebaiknya kita pulang dan biarkan ini menjadi urusan Daddy,,
"Sean Daddy berterima kasih karena tadi sudah menjaga mom dari wanita murahan itu ,,
"tidak perlu berterima kasih Daddy karena itu juga tugas ku ,dad aku dan Valerie akan pulang jaga mom dan aku percaya pada Daddy,,
"tuan ,, panggil bibi setelah melihat Sean dan Valerie sudah keluar dari apartemen Lolita,,
"iya bi ,,
"jangan tinggalkan nyonya lagi tuan ,,
"tidak akan bi aku akan menebus semua nya ,,
"kalau begitu aku dan Okta akan kembali ke apartemen nona marvela dan marvinia,,
"pergilah bi dan jaga kedua putri ku ,,
"kami permisi tuan ,,pamit bibi dan Okta ,,
"ceklek ,,
"Arkan memasuki kamar sang istri disana sang istri melamun masih dengan tangis nya Arkan tahu sang istri pasti sangat sedih dan kecewa ya ini salah nya karena membiarkan sang istri terluka lagi bahkan lebih dalam luka itu dan semua karena ulah nya ,,
"sayang ,, panggil Arkan tapi Lolita hanya diam melamun sambil menghapus air matanya,,
"sayang ,,tangis Arkan pun pecah bersujud di kaki sang istri menangis memohon kesempatan entah yang keberapa Karena lagi dan lagi semua rasa sakit akibat ulah nya ,,
"sayang maafkan aku apapun agar kau mau memaafkan ku tapi tidak dengan kita berpisah aku tidak akan sanggup bila harus berpisah lagi dengan mu sayang aku tau semua salahku yang tidak tegas aku pria bodoh aku brengsek bahkan lebih brengsek aku gagal menjaga hatimu karena kamu terluka lagi dan lagi sayang aku mohon ampuni aku dan jangan tinggalkan aku sayang apa aku harus mati untuk menebus semua nya ,,
"sayang hukum aku sepuasnya aku akan menerima semua nya hukuman mu tapi aku mohon kali ini berikan aku kesempatan sayang aku mohon ,,tangis Arkan yang sudah tidak bisa lagi dirinya tahan ,,
"Arkan bangun jangan seperti ini ,,ucap Lolita tapi posisinya sama diam tidak membantu Arkan untuk berdiri ,,
"tidak sayang aku akan seperti ini agar kamu mau memaafkan ku ,,tolak Arkan ,,
"jangan keras kepala Arkan ini tidak benar ,,
"berikan aku kesempatan sayang ,,
"Arkan ,,
"aku mohon ,,dan Lolita tidak bereaksi apapun,,
"Arkan bangkit dari bersimpuh di kaki sang istri bangun lalu keluar kamar Lolita berpikir Arkan tidak benar-benar menyesal buktinya pergi begitu saja ,,
"pria sama saja brengsek ,,ucapan Lolita tepat karena Arkan masuk kembali dan membawa pisau ,,
"tusuk anggota tubuh ku terserah dimana saja aku tidak akan melawan agar kamu mau memaafkan aku ,,
"jangan bodoh ,,kesal Lolita yang tidak habis pikir jalan pikiran sang suami,,
"baik aku akan mulai disini ,,tepat Arkan melukai pergelangan tangan nya darah segar mengalir keluar tanpa di minta tapi Lolita tetap kekeuh dengan pendiriannya,,
"baik bagaimana bila disini ,,ucap Arkan yang langsung menusukkan di bagian perut tidak darah segar pun mengalir di perut nya sejujurnya hati Lolita sakit melihat sang suami melukai dirinya sendiri ,,
"tangan dan perut sudah mengalir darah yang lumayan bnyak tapi Arkan berusaha bertahan karena sang istri masih dengan pendiriannya lalu ini kesempatan terakhir biarlah nyawanya melayang asal sang istri memaafkan nya pisau itu dirinya tekan di bagian leher ,,
"JNGAN GILA KAMU ARKAN ,, BENTAK LOLITA YANG MEMELUK SANG SUAMI DARAH SUDAH MENGALIR DI LANTAI KAMAR LOLITA LANGSUNG MENELPON AMBULANCE,,
"tidak butuh waktu lama perawat pun datang memasukkan Arkan dan Lolita ikut bersama nya hanya penyesalan yang saat ini Lolita rasakan egois memang melihat sang suami berkorban begitu besar melukai dirinya sendiri hanya untuk sebuah kata maaf dan kesempatan jauh di dalam hati Lolita pun masih sangat mencintai sang suami tapi rasa sakit dan kecewa itu belum hilang sekarang dirinya menyesal sungguh menyesal ,,
"Arkan di larikan ke UGD untuk segera di tangani sudah hampir dua jam terlewati tapi belum ada tanda-tanda lampu operasi itu mati ,,
"mom ,, panggil Sean yang mendapat kabar tentang sang Daddy,,
"sayang ,, Lolita memeluk Arkan menangis menyesali semuanya ,,
"mom semua akan baik-baik saja Daddy pria yang kuat ,,hibur Sean kepada mom nya ,,
"tidak lama setelah itu pintu terbuka dan dokter Langsung memanggil,,
"saudara pasien ada ,,
"saya istri nya dokter bagaimana keadaan suami saja saat ini ,,
"operasi nya berjalan lancar beruntung tusukan itu tidak terlalu dalam dan di pergelangan tangan karena sudah kedua Luka itu terlalu bnyak mengeluarkan darah ,,
"apa suami saya baik-baik saja ,,
"iya nyonya dan segera di bawa ke ruang perawatan,,
"dokter siapkan ruangan yang terbaik untuk Daddy ,,perintah tegas Sean ,,
"sayang ,,tangis Lolita pecah ,,
"mom semua baik-baik saja dan Daddy pun sudah baik-baik saja ,,
,
,
,
,
,
,
,
,
,
,