
"aku bodoh ,,ucap sesal nya ,,
"ya kau memang bodoh ,,timpal salah satu nya ,,
"kenapa aku sangat bodoh ,,
"karena memang bodoh ya bodoh ,,sahut nya lagi ,,
"seharusnya aku tidak percaya ,,
"ya seharusnya memang begitu ,,sahut nya ,,
"seharusnya kita tidak bertengkar,,
"ya seharusnya kau sadar saat aku tidak setuju dan paham maksud ku ,,sahut nya lagi ,,
"apa ini yang di namakan cinta itu buta,,
"dan ,,buta itu bukan mata tapi hati dan pikiran mu yang tidak menerima nasihat seseorang,,timpal nya lagi ,,
"kenapa sesakit ini ,,
"kenapa sebodoh ini ,,sahut nya lagi ,,
"aissssssh tidak bisakah membuat ku bersemangat lagi ,,kesal nya yang dari tadi membalikkan ucapan nya dari tadi ,,
"tidak bisa,, karena kamu selalu susah di ajak bicara,,
"tapi sekarang aku sudah sadar ,,
"bagus kalau sudah sadar seharusnya dari awal sadar nya ,,
"kalau awal pendaftaran bodoh ,,kesal nya ,,
"kalau akhir namanya penyesalan,, timpal nya ,,
"gak seru ,,ujar nya ,,
"yang lebih seru tidur ,,sahut nya ,,
"marvinia please,,manja nya yang kini bergelayut manja di lengan adik nya ,,
"jangan begini aku geli ,,sahut marvinia,,
"tapi kan aku hanya punya kamu ,,manja nya ,,
"sana peluk kekasih mu itu ,,sindir nya ,,
"bukan lagi ya ,,sudah jadi mantan ,,tegas nya ,,
"yakin tidak akan klepek-klepek lagi kalau di rayu ,,
"tidak akan marvinia aku yakin ,,
"baguslah jangan buat mom dan dad sedih ,,
"tidak akan ,,sahut marvela ,,
"maaf soal masa kecil kita yang ternyata banyak kesalahpahaman,,ucap marvinia,,
"aku juga minta maaf karena terlalu emosi ,,sahut marvela ,,
"mari saling melupakan,,pinta marvinia dan marvela pun menyetujui nya,,
"mereka saling memeluk melepaskan kerinduan yang selama beberapa bulan ini menjauh walau sebenarnya satu apartemen tapi bagai orang asing hanya karena salah paham tentang pria ,,
"Julian yang ketahuan telah membohongi nya dengan berselingkuh dengan teman nya sendiri elin kenapa tidak menyadari nya karena setiap kebohongan pasti akan di bantu salah satu nya dan sebenarnya disini yang jadi pelakor adalah marvela karena kenyataannya Julian dan elin sudah di jodohkan Karena kesalahpahaman antara keluarga maka perjodohan di batalkan tapi saat itu mereka sudah menjalin hubungan dan terputus sesaat karena keluarga dan hadir nya marvela adalah pelampiasan atas ketidakdewasaan elin yang begitu takut dengan orang tua nya membuat Julian sengaja mendekati marvela agar elin cemburu dan jujur dengan perasaan nya ,,
"marvinia sudah tau itu tapi ternyata kakak nya ini susah di ajak bicara bahkan selalu salah paham karena bagi marvela adalah adik nya ini ingin merebut Julian Karena waktu itu beberapa kali marvela melihat kedekatan marvinia dengan Julian di kampus,,
"sebenarnya saat itu marvinia hanya meminta agar Julian berhenti memberikan harapan kepada marvela tapi Julian hanya ingin di berikan waktu dan ternyata ucapan Julian tidak juga di lakukan membuat marvinia kesal karena bagaimanapun yang akan tersakiti adalah marvela Kakak nya karena sejatinya Julian sangat mencintai elin teman dari marvela calon istri nya ,,
"sampai dimana elin dan Julian bertemu dan marvinia yang sengaja membuat taruhan agar marvela tertantang,,
"sudah move on ,,tanya marvinia,,
"tentu lagian aku belum cinta mati asal kau tau ,,jawab marvela ,,
"ya siapa tau kan karena yang aku tau kau begitu mencintai nya dulu ,,hahahahaha ,tawa puas marvinia karena saat ini mereka sedang libur kuliah dan berada di apartemen menghabiskan waktu bersama,,
"ceklek,, pintu terbuka dan disana ada momi dan Daddy nya juga adik kecilnya dan mereka melihat kedua putri kembar nya sedang bercanda saling menggelitik satu sama lain dan Lolita lega saat melihat kedua putri nya baik-baik saja Arkan pun terharu ternyata kau dari jangkauan nya kedua putri nya bisa baik-baik saja ,,
"MOMIIIIIIIII,,TERIAK MARVINIA
"DADDY,,,,TERIAK MARVELA
"dan kedua nya langsung berlari dan memeluk kedua orang tua mereka secara bergantian dan tidak lupa juga dengan adik kecil nya yang sangat menggemaskan,,
"kenapa Daddy melanggar perjanjian,,tanya marvinia saat mereka semua berkumpul di sofa ruang tamu dengan tv besar nya ,,
"apa tidak boleh bila Daddy dan mom datang ,,sahut Lolita,,
"bukan begitu mom tapi kan kita sudah sepakat,,sahut marvela ,,
"sepakat buat kalian dengan Daddy tidak dengan mom ,,ucap Lolita ,,
"dan apa tidak masalah dengan adik kecil kami ini bila terus-terusan bolos ,,canda marvela ,,
"tidak apa siapa yang akan berani menegur putri ku ,,ucap Arkan ,,
"Daddy kenapa sangat memanjakan mouzha,,dulu kami tidak ,, protes marvela ,,
"sayang sakit jangan cubit ,,ucap Arkan yang mendapat cubitan dari sang istri,,
"kau itu kalau bicara selalu asal ,,
"sayang tapi itu kenyataan nya kan ,,
"terserah ,,kesal Lolita ,,
"momi aku ingin tidur ,,ucap mouzha yang sudah mengantuk,,
"ayo sayang sama kakak ,,ajak marvinia,,
"ayo kakak M ,,jawab mouzha ,,
"kakak M ,,tanya marvela mengulang perkataan adik kecil nya ,,
"maksud adik kalian itu singkatan nama depan kalian terlalu sulit adik kalian mengucapkan nya ,,ucap Lolita dan kedua nya paham ,,
"setelah marvinia pergi bersama mouzha tinggallah sekarang mereka bertiga,,
"apa kalian sudah berbaikan,,tanya Arkan yang sudah mood serius ,,
"Daddy tau masalah kami ,,tanya balik marvela yang takut dengan tatapan mata Arkan ,,
"Arkan ,,pinta Lolita,,
"sayang aku hanya bertanya ,,tidak salah kan ,,sahut Arkan dan Lolita memilih diam ,,
"sorry Daddy momi ,,ucap sesal marvela ,,
"Daddy tidak melarang kalian memiliki hubungan dengan pria tapi tidak dengan merusak hubungan persaudaraan kalian ,,ucap Arkan ,,
"Daddy tau semua yang kalian lakukan jangan kira kalian jauh dan sudah dewasa Daddy akan melepaskan pengawasan kepada kalian ,,
"sorry Daddy,,aku menyesal ,,ucap sesal marvela ,,
"Daddy tidak marah hanya saja jangan di ulangi lagi ,,
"baik Daddy,,sahut marvela patuh ,,
"dad dan mom ini minum nya ,,ucap marvinia yang baru datang membawa minuman untuk kedua orang tuanya,,
"terima kasih sayang ,,ucap Lolita ,,
"sama-sama mom ,,jawab marvinia,,
"dan mereka tidak lagi membahas tentang masalah yang sudah terjadi menurut Arkan semua sudah baik-baik saja ,,
"apa kita akan makan malam di luar Arkan ,,
"iya sayang aku tidak ingin kamu lelah kita baru tiba dan pasti kamu lelah ,,ucap Arkan yang saat ini ada di kamar memandangi suasana malam di jendela apartemen putri nya ,,
"mom ,,tok tok,, mom ,,teriak marvela,,
"iya sayang kami akan keluar sebentar lagi ,,sahut Lolita ,,
"baik mom kami akan turun lebih dulu ,,teriak marvela ,,dan tidak lama suara itu menghilang yang berarti putri nya sudah pergi ,,
"apa sudah pergi ,,tanya Arkan yang saat ini hanya memakai celana dinas ,,
"sudah jadi mau lanjut atau tunda ,,goda Lolita,,
"sayang kita percepat,,ucap Arkan yang langsung menerjang sang istri karena mereka juga di buru waktu,,
"sedangkan di bawah tepat nya di mobil ketiga putri nya sudah lama menunggu kedua orang tuanya tapi belum ada tanda-tanda akan keluar dan turun mom dan dad nya ,,
"paman ,, panggil marvinia,,
"iya nona ,,jawab Bobby,,
"bisakah kita langsung ke restoran saja ,,pinta marvinia,,
"tapi nanti tuan dan nyonya ,,ragu Bobby,,
"paman mouzha sudah lapar dan kami tidak mungkin menunggu lebih lama lagi ,,sahut marvela ikut bicara ,,
"baiklah tapi nanti tolong nona yang bilang pada tuan ,,pinta Bobby,,
"tenang saja aku sudah kirim pesan tadi ,,ucap marvela karena bila menunggu lebih lama lagi akan pergi nya sedangkan mouzha sudah mulai rewel ,,
"sayang mereka sudah pergi duluan ,,saat mereka sudah bersiap dan Arkan baru selesai mandi ,,
"gara-gara kau yang lama ,,kesal Lolita ,,
"sayang aku tidak bisa menahannya lagi kau tau saat di mension selalu saja tidak jadi karena putri kecil kita ,,manja Arkan ,,
"kau ini sudah tua masih saja kuat aku lelah dan sekarang tambah lelah ,,
"apa sebaiknya kita lanjutkan saja dan pesan gofod ,,
"Arkan anak-anak pasti menunggu kita ya walau nanti agak terlambat,,oceh Lolita,,
"sayang aku masih ingin dengan mu ,,dan masalah anak-anak pasti mengerti kok ,,sahut Arkan,,
"mau pergi atau tidur di sofa malam ini ,,ancam Lolita ,,
"oke ,,oke,,kita pergi jangan tidur di sofa nanti aku kedinginan,,manja Arkan yang mencium pipi sang istri dan kabur ke lemari mengambil baju ,,