ARKAN MAHENDRADATTA

ARKAN MAHENDRADATTA
?



"sudah 5 hari Lolita berada di rumah sakit dan saat nya dirinya pulang dengan putra nya Sean dan sudah ada Ratih juga ayah Joko yang menjemput karena Bu Susi di rumah menunggu kedatangan Lolita dan Sean sedangkan Fina dan Ryan sudah kembali dari 3 hari yang lalu di karenakan ada pertemuan mendadak dengan bos besar tersebut,,


"sayang ya ayah mba Fina sudah pulang ,,ucap sedih Lita ,,


"tidak apa nanti kita yang kesana saja ,,ucap ayah Joko ,,


"iya mba kita akan berkunjung kesana biar mba Fina seneng ,,sahut Ratih ,,


"ayah memang ibu tidak ikut kenapa ,,tanya Lita ,,


"ibu membuat pesta penyambutan mu kecil-kecilan dengan beberapa warga atas kelahiran mu juga menyambut kedatangan cucu kami ,,cerita ayah ,,


"terima kasih bnyak ayah ,,hiks ,,hiks,,hiks,,tangis Lita pecah saat tau bahwa masih ada yang sangat peduli padanya juga anak nya ,,


"kamu putri ayah dan ibu itu tidak akan bisa di ganti jngan peduli kata orang hanya cukup peduli pada dirimu dan anak mu juga kami ,,ucap ayah ,,


"sama Ratih juga paman,,sahut Ratih ,,


"ogah ,,canda Lita dan Ratih cemberut karena Lita suka menjahilinya,,


"gak asik ,,sahut Ratih ,,


"biarin wleeeeeeee. ,,ejek Lita ,,


***mension Arkan terjadi perdebatan lagi karena sella baru saja kembali dari liburan nya yang Arkan tau bersama kekasih gelap nya sedangkan Reina mulai membangkang padanya ,,


"masih ingat pulang ,,sindir Arkan ,,


"masihlah kan punya suami ,,ucap santai sella,,


"sella ,,bentak Arkan dan bagi sella itu sudah biasa nanti juga pergi dan baik sendiri itulah pikiran sella ,,


"apa sih Arkan kamu itu gak capek apa berteriak memarahi ku lihat Reina melihat mu ,,ucap sella dan benar Reina hanya menatap dengan wajah datar nya ,,


"sayang maafkan Daddy ,,ucap Arkan yang ingin menghampiri Reina tapi yang ada Reina pergi meninggalkan Arkan ,,


""bibi ,,teriak Arkan ,,


"iya tuan ada apa ,,tanya bibi pengasuh Reina ,,


"kenapa dengan putri ku ,,tanya Arkan ,,


"maaf tuan non Reina baik-baik saja mungkin sedang tidak enak badan tuan ,,bohong bibi karena sebenarnya Reina menjadi anak yang tidak patuh dan di sekolah selalu membuat onar bukan tidak pernah memanggil Arkan tapi lagi dan lagi bibi memohon kepada guru dan kepala sekolah untuk merahasiakan semuanya takut Reina kenapa-kenapa bila Arkan turun tangan ,,


"sudah sana pergilah ,,usir Arkan dan setelah menengok untuk melihat sella ternyata wanita itu sudah masuk ke kamar mereka ,,


"bos waktunya berangkat,,ucap Bobby ,,


"bagaimana Sani ,,tanya Arkan yang saat ini menuju ke mobil untuk pergi ke perusahaan,,


"nona Sani mulai sekarang akan tinggal di apartemen seperti yang bos perintah kan ,,ucap Bobby,,


"awasi Sani karena aku takut bila Reina dekat lagi dengan nya akan sangat mudah bagi nya untuk membawa pergi Reina ,,ucap Arkan,,


"baik bos ,,ucap Bobby,,


"dan bilang pada Doni juga Bimo tetap kawal Putri ku kemana saja ,,ucap Arkan karena sebenarnya Arkan sangat menyayangi Reina entah kenapa baginya Reina sangat berharga walau bukan darah daging nya sendiri tapi Reina seperti punya tempat sendiri di hati Arkan ,,


"baik bos ,,ucap Bobby,,


"sedangkan di perusahaan Sani begitu sibuk dengan berkas-berkas belum lagi dengan Erik yang kadang berdebat untung Bella wanita cantik yang sangat baik padanya dan tiap Erik buat ulah pasti Bella membantu,,


("hampir satu tahun kamu pergi dari kami sekarang kamu dimana Lolita aku sangat merindukanmu entah kenapa perkataan Arkan tentang surat cerai itu dan kenyataan kamu berselingkuh membuat aku ragu ,,ucap bathin Sani ,,


"hey melamun lagi ,,ucap Erik yang bikin kaget Sani ,,


"kau ya bisa tidak satu hari saja diam aku pusing dengar suara mu ,,oceh Sani ,,


"wah sudah berani ya jangan karena istri ku membela mu kamu jadi berani ya aku masih di atas mu ,,ucap Erik yang entah kenapa melihat Sani seperti tidak pernah suka ,,


"mba bella ,,teriak Sani dan itu membuat Erik kesal karena bila sang istri sudah ikut campur Erik tidak bisa berkutik,,


"kalian disini rupanya,,ucap Bella dan ada Bobby di belakang nya ,,


"uwekkk,,sahut Sani ,,


"ekhemmm ,, pengalihan Bobby dan mereka melihat kearah Bobby,,


"kalian di minta ke ruang meeting sekarang bos sudah menunggu ,,ucap Bobby dan mereka semua keruangan yang sudah Arkan disana ,,


"ada apa Arkan ,,tanya Erik dan yang lain nya lalu duduk di kursi ruangan,,


"begini kita akan kerja sama dengan perusahaan campion apa ada yang bisa menangani nya ,,tanya Arkan ,,


"bukan nya itu perusahaan kecil kenapa kau ingin bekerja sama dengan mereka ,,tanya Erik ,,


"ya tidak ada salah nya memberi peluang pada perusahaan itu kita lihat saja nanti bagaimana hasil nya dari proposal yang ku lihat lumayan menguntungkan,,ucap Arkan ,,


"maaf pak Arkan tapi saya awam soal ini lagi pula saya belum lama bekerja disini ,,tolak Sani kenapa memanggil Arkan pak karena disini tempat kerja jadi harus bisa bedakan pribadi dan bisnis berbeda dengan Erik yang sudah terbiasa,,


"baiklah kalau begitu Erik yang akan menangani nya dan aku harap kau tidak mengecewakan ku dan kalian boleh pergi ,,ucap Arkan dan hanya tersisa Erik dan Bobby sedang kan Bella dan Sani sudah pergi beberapa menit yang lalu ,,


"ada apa ,pasti masalah istri mu lagi ,,ucap Erik yang sudah hapal ,,


"aku akan menceraikan nya dalam waktu dekat ,,ucap Arkan ,,


"kau serius kalian baru beberapa bulan jngan konyol ,,Erik ,,


"dan aku tidak akan mau menganggap kehamilan nya itu anak ku ,,ucap Arkan ,,


"apa sella cerita bahwa dirinya hamil ,,tanya Erik ,,


"tidak tapi dan aku tidak sengaja menemukan tes kehamilan di kamar mandi mungkin dia sengaja atau lupa aku tidak tau yang jelas dia akan membuat ku makin sulit berpisah ,,ucap Arkan ,,


"apa tidak akan jadi masalah kau gagal untuk kedua kalinya bahkan kali ini akan sangat memalukan bila sella bercerita di publik bahwa kau tidak mengakui anak nya ,, ucap Erik,,


"tapi itu bukan anak ku ,,ucap Arkan penuh penekanan setiap kata" nya ,,


"resiko yang harus kau ambil ceraikan setelah sella melahirkan,,saran Erik ,,


"itu terlalu lama ,,ucap Arkan,,


"sampai publik tau kalian baik-baik saja setelah itu buat seakan kalian ada masalah kau tau apa yang harus kau lakukan,,saran Erik dan Arkan puas dengan ide gila teman nya ,,


"tidak salah kau memang teman ku ,,ucap bangga Arkan ,,


"dan kau pun teman BRENGSEK ku ,,ucap balik Erik dan mereka saling tertawa,,


("*kenapa momi pergi tidak membawa ku apa momi sebegitu bencinya dengan ku momi aku sangat merindukanmu bolehkah aku meminta pada Tuhan untuk kita bisa bertemu kembali momi aku tidak pernah membenci mu karena aku tahu Daddy berbohong padaku tentang mu ,,momi Tante sella tidak pernah menyukai ku dan Daddy terlalu menuntut ku walau aku tau Daddy amat sangat menyayangi ku ,,


"momi aku sangat mencintaimu karena hanya dirimu yang tulus peduli dan sayang padaku ,,ucap hati Reina* ,,


"baby aku hamil ,,ucap sella ,,


"bagus dan bilang itu anak Arkan ,,ucap Anton,,


"dia tidak akan percaya bagaimana klo aku berpisah dengan nya dan kita menikah,,ucap sella ,,


"kita akan menikah begitu anak ini lahir biarkan Arkan yang menanggung nya untuk sementara waktu ,,pinta Anton kekasih sella ,,


"baiklah aku akan bertahan dengan nya demi dirimu ,,ucap sella ,,


,


,


,


,


,


,. makin kaga greget kan emang iya 🥺🥺🥺🥺nanti di cari lagi Maslah yang lebih gila ,,