ARKAN MAHENDRADATTA

ARKAN MAHENDRADATTA
?



"sedangkan di tempat lain berbeda terjadi perdebatan antara anak dan ayah nya karena lagi dan lagi sang putri ingin Arkan menjadi milik nya walau sebenarnya sang ayah sudah menuruti keinginan sang putri dengan mencabut semua saham di perusahaan Arkan tapi yang terjadi dirinya malah rugi besar dan mengalami Krisis ,,


"kau gila sella ,,bentak sang ayah ,,


"ayah aku hanya mau dengan Arkan tidak dengan pria lain ,,tolak sella ,,


"tapi pria yang akan aku jodohkan dengan mu jauh lebih baik dari pria yang kau cintai bahkan dirinya saja tidak peduli terhadap mu disaat kamu masuk rumah sakit ,,ucap sang ayah ,,


"ayah kali ini saja dukung aku lagian pria yang ayah jodohkan itu kan cacat aku tidak mau ,,sella tetap pada pendiriannya,,


"hanya kaki nya yang lumpuh dan itu masih bisa di obati ,,ucap sang ayah ,,


"tetap saja aku harus merawat suami lumpuh aku tidak mau ,,tetap dengan penolakan,,


"kau memang anak pembangkang sella ,,bentak sang ayah tapi sella tidak takut seakan itu sudah biasa ,,


"apa ayah mau apa menampar ku seperti yang ayah lakukan pada ibu iya aku bukan ibu yang akan diam bila ayah perlakukan seenak nya aku punya harga diri ,,bentak balik sella ,,


"keputusan ku tetap dan kau tidak bisa menolak bila kau coba-coba ingin kabur maka bersiaplah ibu mu tinggal nama ,,ancam sang ayah ,,


"aku membencimu,,teriak sella dan langsung keluar dari rumah nya pergi ke tempat yang dirinya nyaman ,,


"Lolita menikmati malam di taman bunga mawar putih sendirian karena Arkan masih dengan pekerjaan nya entah kapan selesainya,,


"ini nona minuman nya ,,ucap paman Tio yang mengantar minuman,,


"loh kok paman kan aku suruh pelayan yang lain ,,ucap Lolita,,


"tidak apa nona silahkan di minum ,,ucap Tio ,,


"paman bisa temani aku sebentar saja disini ,,ajak Lolita,,


"tapi nona nanti tuan marah ,,tolak halus Tio,,


"tidak akan duduk paman ,,pinta Lolita,,


"paman sudah lama bekerja di rumah ini ,,tanya Lolita,,


"sudah lumayan lama nona ada apa ,,ucap Tio ,,


"bagaimana Arkan yang sekarang ,,dan bagaimana keseharian nya ,,tanya Lolita,,


"tuan jarang di rumah nona kadang tuan lebih bnyak di luar entah itu keluar kota atau keluar negeri pulang hanya sebentar setelah itu pergi lagi ,,ucap Tio ,,


"apa pernah ada wanita yang datang kemari seperti kekasih atau calon istri nya ,,tanya Lolita,,


"tidak pernah nona karena tuan sangat tertutup,,ucap Tio ,,


"apa paman tidak berbohong ,,tanya Lolita curiga ,,


"benar nona bila tidak percaya ,,ucap Tio,,


"tanyakan padaku saja sayang ,,sahut Arkan ,,


"sayang ,,ucap Lolita tidak enak takut Arkan tersinggung,,


"tidak apa paman bisa kembali biar sekarang aku yang menemani,, perintah Arkan dan paman Tio pun pergi ,,


"sayang jngan marah ,,ucap Lolita masih takut Arkan marah ,,


"apa kau masih meragukan ku ,,apa tidak cukup semua perhatian yang aku berikan selama ini ,,ucap Arkan dan Lolita hanya menyesali pertanyaan nya tadi kepada paman Tio ,,


"aku tidak akan bertanya lagi pada siapapun maafkan aku jangan marah sayang ,,manja Lolita karena hanya cara itu agar Arkan luluh ,,


"sudahlah tidak usah di bahas lebih baik kita masuk dan beristirahat ,,ajak Arkan ,,


("*ternyata kau masih meragukan ku lihat sampai mana kau meragukan ku dan begitu rasa percaya mu kembali padaku saat itu kau hancur ,,ucap Arkan dihatinya* ,,



"pagi ini Lolita tidak bertemu dengan Arkan karena kata paman Tio Arkan pergi pagi-pagi sekali bersama Bobby ,,


"apa dia masih marah soal semalam ,,gumam Lolita,,


"kau kenapa bicara sendiri seperti orang bodoh ,,tanya Sani ,,


"seperti nya Arkan marah padaku ,,ucap Lolita ,,


"marah kenapa jelaskan apa ada hal yang tidak aku ketahui ,,tanya Sani ,,


"dan Lolita pun menjelaskan masalah semalam sampai Arkan menghampiri nya disaat bersama paman Tio ,,


"kalau aku jadi Arkan sudah pasti tersinggung,,Lolita kamu itu bagaimana sih apa selama ini Arkan menyakiti mu ya walau di awal dia kasar tapi bukan nya itu wajar kau pergi darinya sekian lama ,,ucap Sani ,,


"aku harus bagaimana donk takut dia marah ,,ucap Lolita,,


"ya minta maaf saja atau kamu mau ke perusahaan nya membawa makan siang atau cake kesukaan nya ,,saran Sani dan Lolita setuju ,,


**


"tumben kau datang pagi sekali ,,tanya Erik ,,


"sengaja kenapa ,,Erik ,,


"kau akan tau nanti ,,ucap Arkan ,,


"Erik kau disini ,,tanya Bella ,,


"iya honey ada apa ,,tnya balik Erik ,,


"ini ada proposal yang harus kau lihat ,Arkan maaf aku bawa dulu suami ku ,,canda Bella dan mereka pun keluar dari ruangan Arkan ,,


"kenapa kamu berbohong ,,tanya Erik yang saat ini sudah di ruangan nya ,,


"jngan pura-pura Erik dan jangan ikut campur masalah Arkan dan Lolita biarkan mereka ,,pinta Bella ,,


"bukan aku Arkan kenapa menuduh ku ,,elak Erik ,,


"aku mendengar semua yang kalian bicarakan waktu itu jngan ikut campur atau jatah mu hilang ,,ancam Bella dan Erik hanya patuh tidak janji tapi ,,


"sudah seperti yang Arkan rencana kan Lolita benar datang ke perusahaan nya dengan sani tapi saat akan masuk bersama Sani sudah di bawa oleh Bobby dan mau tidak mau Lolita masuk keruangan Arkan sendiri disana terlihat Arkan yang sibuk dengan berkas-berkas ,,


"sayang ,, panggil Lolita tapi Arkan tetap pada berkas nya ,,


"sayang ,, panggil nya lagi ,,


"sayang ,,teriak Lolita dan baru Arkan melihat kearah nya ,,


"ya ampun sayang kenapa berteriak seperti tadi ,,ucap Arkan ,,


"kamu tidak peduli padaku ,,tangis Lolita dan Arkan cepat" menghampiri Lolita dan memeluk nya ,,


"sudah maafkan aku ya tadi ada berkas yang harus aku tanda tangani maaf ,,ucap Arkan ,,


("*sebentar lagi sayang tunggu saja ,,ucap puas Arkan di hatinya*,,


"tidak apa sayang aku mengerti dan aku yang seharusnya meminta maaf karena menggangu mu ,,ucap Lolita tidak enak ,,


"tidak usah di bahas ya ,,dan apa yang kamu bawa sayang ,,tanya Arkan ,,


"ya ampun aku lupa ,ini aku beli cake di toko yang lumayan ramai seperti nya enak mau coba ,,ajak Lolita ,,


"kita makan bersama ,,ucap Arkan ,,


"tok,,tok,,tok,,


"masuk ,,ucap Arkan ,,


"Arkan ,,panggil Erik yang melihat Lolita dengan tatapan yang sulit diartikan,,


("*kenapa wanita ini lebih cantik dan dewasa ,,ucap Erik di hatinya dan itu tidak lepas dari pandangan Arkan ,,


("sialan Erik tidak berkedip melihat kekasihku ,,bathin Arkan* ,,


"ekhemmm ,,Arkan sengaja agar Erik tersadar,,


"oh maaf sepertinya aku mengganggu kalian ,,ucap Erik ,,


"tidak apa Erik bergabung saja dengan kami ,,ajak Arkan ,,


"tidak usah aku dengan Bella akan makan siang di kantin kalian lanjutkan saja ,,ucap Erik dan pergi ,,


"kenapa Lolita semakin cantik apa itu sungguh Lolita wanita manja yang dulu sangat egois ,,gumam Erik ,,


"honey kamu kenapa ,,ucap Bella yang membuat lamunan Erik Buyar ,,


"kenapa ganggu saja ,,kesal Erik ,,


"apa kau bilang ganggu wah kau ya mau aku tidak beri jatah iya ,,ancam kesal Bella,,


"hanya bercanda honey bagaimana bila kita langsung ke kantin saja ,,ajak Erik ,,


"katanya mau ajak Arkan ,,tanya Bella,,


"tidak usah Arkan sedang sibuk sudah kita berdua saja ,,ajak Erik lagi dan mereka pun pergi makan siang tanpa Arkan ,,


,


,


,


,


,,


,


,


"sebentar ya nanti tunggu aja belum dapat yang pas dan ngena gtu masalah yang cetar gtu ,,🤭🤭🤭🤭