
"sampai di perusahaan Arkan tetap mendiami Lolita bahkan sang istri pun di tinggal begitu saja,,
"Daddy,, panggil Lolita,,
"Daddy,, panggil Lolita,,
"Arkan tetap diam bahkan saat sampai di ruangan nya pun Arkan Langsung duduk di kursi nya dan fokus dengan berkas-berkas,,
"apa Daddy marah padaku ,,apa karena hal yang aku ucapkan pria tua ,,ucap Lolita,,
"oke Daddy marah dan aku juga akan diam jadi jngan bicara padaku ,,ucap Lolita yang kini duduk di sofa sambil bermain handphone,,
"iya mba kenapa ,,ucap Lolita yang saat ini menerima telepon dari Fina ,,
"oh ke kantor nya abang bisa mba aku juga lagi gak sibuk soal nya tadi Sean dan Reina ada pelajaran tambahan di sekolah dan kampus nya ,,ucap Lolita yang melirik ke Arkan tapi yang di lirik seperti tidak peduli ,,
"oh Arkan tidak masalah mba yadh aku kesana sekarang ya mba ,,
"telpon pun terputus ,,
"Lita kenapa apa sedang kesurupan ya kan aku cuma tanya lagi dimana aku mau bilang Sean di rumah ku bersama boy ,,ucap Fina setelah sambungan telepon tadi mati ,,
("klo cara ini masih mendiami ku oke aku nyerah ,,Lolita ,,
"tadi siapa yang telpon,,ucap Arkan yang jelas-jelas tau bahwa kakak angkat nya Lolita yang menelpon,,
"mba Fina kan tadi juga dengar ,,ucap Lolita,,
"mau apa lagi bukankah tadi sudah ketemu ,,ucap Arkan,,
"iya cuma mau ngenalin temen mba Fina yang katanya mau nawarin join usaha bareng ,,bohong Lolita,,
"usaha bareng sama siapa ,,tanya Arkan,,
"sama temen nya mba fina yadh aku pergi dulu lagian disini juga aku di cuekin ,,ucap Lolita,,
"sayang jngan pergi ,,ucap Arkan,,
("yes kena kau Daddy,,
"lebih baik aku pergi saja lagian kan kamu sedang marah sama aku ,,ucap sedih Lolita,,
"sayang aku tidak marah kok tadi cuma ingin sampai kantor saja soal nya ada berkas yang harus di tanda tangani,, bohong Arkan karena sebenarnya dirinya tadi ngambek,,
" kamu marah buktinya pas kita keluar dari mall kamu mendiami ku dan juga pas sampai ruangan kamu tetap diam ,,ucap Lolita,,
("kenapa jadi gini sih ,,ucap Arkan bingung,,
"Lolita pun beranjak akan membuka pintu tapi Arkan dengan sigap memeluk Lolita dari belakang agar tidak pergi bisa jadi klo sampai Lolita pergi akan Bahaya bagi Arkan ,,
"sayang disini saja ya telpon lagi mba Fina bilang kamu tiba-tiba sibuk ,,pinta Arkan,,
"gak bisa Arkan mba Fina udh nunggu,,tolak Lolita,,
"please sayang jngan pergi ya aku gak akan fokus klo kamu pergi ,,ucap Arkan,,
"kamu bisa fokus kok kan tadi juga cuekin aku ,,ucap Lolita kali ini marah nya pindah jadi Lolita yang ngambek,,
"bener sayang klo kamu pergi aku gak bisa fokus gini aja klo kamu gak pergi nanti kamu mau apa aja aku kasih bener deh ,,bujuk Arkan ,,
"gak akh paling bohong kaya dulu ,,sindir Lolita tentang masa lalu ,,
"kali ini enggak sayang kan waktu itu aku gak punya uang kerjaan juga gaji pas-pasan,,cerita Arkan dan ucapan sang suami sangat menyakiti hati Lolita,,
"maafkan aku Daddy ,,peluk Lolita dan Arkan yang kali ini bingung,,
"sayang ,,tanya nya ,,
"maafkan aku yang egois dulu ,,tangis sang istri pecah mengingat bagaimana dirinya tega pada Arkan ,,
"sudah ,,sudah tidak usah di bahas ,,ucap Arkan,,
"jngan pergi ya ,,pinta nya lagi ,,
"tidak pergi kok ,,ucap Lolita,,
"bener gak pergi ,,tanya nya lagi ,,
"iya gak pergi kok aku disini sampai kamu yang nyuruh aku pulang ,,ucap Lolita dan Arkan sangat senang,,
"Sean yang saat ini sedang bersama boy di rumah nya boy bermain game ,,
"bagaimana dengan Valerie apa dia selalu membahas ku ,,tanya Sean ,,
"tidak sudahlah Valerie sudah punya tunangan sebentar lagi mereka akan bertemu kamu tidak ada kesempatan,,ucap boy ,,
"Valerie jodoh ku milikku,,ucap Sean ,,
"Sean kenapa kau tidak mengerti Valerie tidak menyukai mu dan masalah dia ikut kita ke pernikahan kedua orang tua mu karena kalah taruhan ,,ucap boy ,,
"maka jngan dekati kakak ku ,,ancam Sean ,,
"apa klo aku membantu mu dekat dengan Valerie kau setuju aku dengan ka Reina ,,tanya boy ,,
"belum tentu,,tapi akan aku pikirkan nanti ,,ucap Sean ,,
"akh tidak seru ,,boy ,,
"mau bantu tidak atau aku akan menjodohkan kakak ku dengan Joseph,, ancam nya lagi ,,
"baiklah aku akan membantu mu maka tepati janji mu ,,ucap boy ,,
"pria sejati pantang mengingkari janji nya ,,ucap Sean ,,
"setuju ,,boy dan Sean bersalaman,,
"sedangkan Reina dan Joseph sedang menonton bioskop bersama ,,
"setelah ini mau kemana ,,tanya Joseph,,
"pulang ,,jawab Reina ,,
"makan malam bersama ku ya ,,ajak Joseph,,
"tidak bisa malam ini karena kedua orang tua ku sudah kembali dari liburan mereka aku ingin makan malam bersama mereka ,,tolak halus Reina ,,
"bagaimana dengan lain waktu ,,tanya nya ,,
"hmmmmm akan aku pikirkan,,kenapa tidak aja Clara seperti dia suka padamu ,,ucap Reina ,,
"apa kamu cemburu,,tanya Joseph,,
"kita ini berteman dan aku tidak ada perasaan apapun padamu,,ucap Reina ,,
("hanya teman seharusnya aku sadar akan itu ,, Joseph,,
"malam hari nya semua berkumpul untuk makan malam bersama Arkan yang biasa akan makan di luar tidak kali ini Reina yang biasanya makan di temani bibi kini tidak lagi dan Sean merasakan bagaimana rasanya keluarga utuh begitu pun Reina ,,
"bagaimana dengan sekolah mu Sean ,,tanya Arkan ,,
"semua lancar Daddy dan aku bisa menangani nya ,,ucap Sean,,
"dan kamu sayang bagaimana,,tanya Arkan pada Reina ,,
"tenang saja kali ini Daddy dan momi akan bangga padaku ,,ucap Reina ,,
"bagus lah Daddy akan menunggu kabar baik dari kalian ,,ucap Arkan,,
"mom tadi pergi sama Tante Fina ya ,,tanya Sean ,,
"iya sayang kenapa ,,tanya nya ,,
"enggak soal tadi boy bilang klo belanja lagi jngan lupa beli untuk boy ,hahahahha karena Tante hanya membeli baju untuk dirinya dan om Ryan,,ucap Sean,,
"masa sih padahal tadi mom sudah bilang Tante loh ,,ucap Lolita,,
"apa Tante pelupa orang nya mom,,kali ini Reina yang bertanya,,
"tidak sayang Tante tidak pelupa hanya mungkin sedikit pikun ,, hehehehehhe,,,canda Lolita,,
("*inilah keluarga yang aku impikan saat dulu maafkan aku disaat dulu menyia-nyiakan mu sayang ,,ucap Arkan* ,,
"Daddy kenapa kok melamun ,,tanya Reina ,,
"tidak sayang tidak ada apa-apa,,ucap Arkan,,
"makan malam yang biasanya sepi kini ada tawa dan canda Arkan tidak menyangka dibalik semua rasa sakit nya terbayar dengan orang yang sama ,,
"kekasih hati yang sejak dulu tidak pernah tergantikan ,,
"maaf tuan ada tamu ,,ucap pelayan,,
"siapa ,,tanya Arkan ,,
"katanya ingin bertemu tuan tapi saat saya tanya siapa dia tidak bicara lagi tuan ,,ucap pelayan takut ,,
"kenapa tidak tanya lagi ,, bentak Arkan ,,
"Daddy tahan emosi mu ,,ucap Lolita,,
"maafkan aku sayang ,,ucap sesal Arkan,,
"aku sudah selesai dad ,,ucap Sean yang langsung pergi seperti ada rasa kecewa di hati Sean pada Daddy nya ,,
"aku juga sudah selamat malam Daddy mom,,pamit Reina,,
"mereka marah padaku ,,ucap sesal Arkan,,
"sudah nanti saja biar aku yang jelaskan sekarang temui tamu itu dan aku akan ke kamar anak-anak ,,ucap Lolita yang meninggalkan Arkan yang masih di meja makan bersama pelayan tadi ,,
"bawakan air minum ke ruang tamu ,,ucap Arkan pada pelayan tersebut,,
"papi ,, panggil seorang anak yang mungkin berusia 10 atau 11 tahun an,,
"siapa kamu menyebut ku dengan panggilan itu ,,ucap Arkan,,
"kata mami sella aku adalah putra mu ,,ucap percaya diri anak tersebut,,
"anakku apa tidak salah ,,ucap Arkan,,
"mami bilang seperti itu karena mami mantan istri papi ,,ucap nya ,,
"sella apa wanita itu yang bicara seperti itu dan kau percaya ,,tanya nya ,,
"iya om Anton juga bilang seperti itu ,,ucap nya ,,
"siapa nama mu ,,tanya Arkan,,
"aku Pablo Mahendradatta kata mami ,,ucap nya dengan percaya diri ,,
"tapi sayangnya aku bukan ayah mu karena ayah kandung mu adalah Anton yang selama ini bersama dengan mu ,,ucap Arkan ,,
"tapi papi dan mami sudah meninggal dan disaat kematian mereka aku harus bertemu dengan papi kandung ku ,ucap Pablo ,,
"Arkan ,, panggil Lolita ,,
"sayang ,, ucap Arkan ,,
"Arkan siapa anak ini ,,tanya nya ,,
"kenalkan Tante aku Pablo Mahendradatta putra dari papi Arkan dan mami sella ,,ucap nya ,,
"anak ,,ucap Lolita,,
"sayang nanti aku jelaskan ya sekarang tunggu aku di kamar ,,pinta Arkan,,
"aku harus tau anak dia bilang Arkan apa selama ini kamu masih menjalin hubungan dengan mantan istri mu itu ,,kesal Lolita ,,
"sayang tidak benar dan dia bukan anak ku ,,ucap Arkan,,
"papi aku anak mu ,,ucap percaya diri Pablo ,,
"diam ,, bentak Arkan ,,
"sudah pasti ruang tamu menjadi tegang karena Arkan sangat marah saat ini bagaimana bisa sella dengan seenaknya bicara bahwa anak yang ada di hadapan nya putra nya gila ,,
,
,
,
,
,
,
,
,
,
,
,.
"kan makin gak jelas emang iya sabar ya aku aja sabar 🥺🥺🥺🥺🥺,,