
"setiap rumah tangga pasti ada sedikit masalah tergantung bagaimana kita menanggapi nya bisa masalah sepele dianggap besar dan begitu sebaliknya dan itu terjadi dengan sepasang suami istri yang sedang mengalami ujian itu entah itu bisa mereka jalani atau tidak ,,
"mom maafkan Daddy,,pinta Sean ,,
"mom Daddy sudah jelaskan bahwa itu di luar kendali nya ,,ucap Reina ,,
"tapi itu sangat menyakiti mom ,,ucap Lolita,,
"tapi tidak perlu mengusir Daddy kan ,,ucap Sean ,,
"Daddy mu yang ingin karena dia salah kalian masih membela nya ,,
"mom Daddy juga tidak tau apa yang terjadi dan mom lihat kan cctv itu menjelaskan semua nya ,,ucap Sean agar mom nya memaafkan Daddy nya ,,
"cctv bisa di hapus atau di rekayasa mom tidak bodoh dan disana jelas Daddy kalian yang menarik dan memeluk nya ,,teriak Lolita mengejutkan kedua anak nya ,,
"mom ,, suara pelan Reina berusaha meredam emosi mom nya ,,
"beri dad untuk menjelaskan,,pinta Reina ,,
"tidak perlu mom tau Daddy kalian sengaja ingin membalas dendam mom tau itu ,,
"mom Daddy tidak seperti itu ,,bantah Sean karena saat kejadian pun Sean berada bersama Daddy nya ,,
"masih membela nya tidak mom sangka kalian akan lebih memihak padanya daripada mom ,, sindir Lolita seakan sudah tidak peduli pada perasaan kedua anak nya ,,
"KA Reina gimana ini ,,ucap Sean ,,
"biarkan mom menenangkan diri dulu ,,ucap Reina dan mereka berdua pun pergi meninggalkan Lolita yang langsung merosot kan dirinya duduk di lantai memeluk kedua lututnya nya meringkuk menangis dengan masalah yang saat ini di jalani ,,
"semua memang terlihat baik-baik saja saat Arkan kembali bersama Sean rasa senang begitu mencuat saat melihat sang suami memeluk nya dengan erat dan selalu bilang maafkan aku maafkan aku karena pikir Lolita itu wajar karena saat pergi suami nya tidak pamit padanya hanya itu pemikiran Lolita tapi siapa sangka satu bulan setelah nya datang seorang wanita yang bagi Lolita sangat sederhana yang Lolita belum pernah melihat nya dengan sebuah kertas yang menyatakan dirinya hamil tapi anak siapa Sean kah atau Pablo putra nya yang sudah kembali ke negara asal nya ,,
"namun setelah semua yang dia berikan dan bukti yang jelas Lolita tidak bisa berkata-kata apalgi sang suami bilang maafkan aku hanya itu yang terus keluar dari mulut nya sungguh Lolita berharap ini bohong tapi sang suami hanya mengucapkan maafkan aku hanya itu seperti membenarkan semua yang terjadi selama ini walau benar Sean dan Reina tidak tinggal diam mencari bukti rekaman cctv di tempat kejadian semua sama apalagi yang harus di lakukan tidak ada Lolita lelah rasanya semua seperti kembali saat pria yang di cintai nya seperti tidak ada habisnya mempermainkan hatinya ,,
"tidak cukupkah dulu penyesalan nya selama ini kenapa harus terjadi lagi kenapa harus seperti ini apa harus berpisah jalan terbaik toh anak-anak sudah dewasa bisa menjaga diri mereka sendiri kembar pun sudah bisa memilih kemana akan ikut Lolita tidak takut anak-anak akan membenci nya karena sekarang dirinya juga ingin bahagia,,
"sendirian,,tanya pria asing yang entah darimana bisa duduk di sebelah Lolita karena saat ini Lolita berada di cafe untuk menenangkan diri ,,
"bisa pergi dari sini ,,usir Lolita,,
"santai saja nyonya saya hanya ingin menemani seperti nya nyonya butuh teman cerita ,,ucap pria asing ,,
"tidak perlu dan pergilah,,usir Lolita lagi ,,
"yakin ,, baiklah saya Alex saya bekerja disini bila nyonya membutuhkan sesuatu bisa panggil saya ,,ucap Alex yang langsung pergi,,
"siapa peduli aku tidak butuh siapa-siapa,,ucap Lolita pada diri sendiri,,
"Alex terus memperhatikan Lolita dari kejauhan karena sudah hampir satu jam Lolita hanya duduk dan melamun tidak meminum yang sudah di pesan Alex pria muda yang berusia sekitar 20 tahun an sepantaran dengan Sean putra Lolita ,,
"nyonya ,, panggil nya lagi ,,
"kenapa mau mengusir ku ingat aku bisa membeli cafe ini ,,ucap sarkas Lolita ,,
"bukan seperti itu ceritalah padaku walau tidak bisa membantu tapi nyonya punya teman cerita ,,ucap Alex ,,
"tidak perlu aku punya bnyak teman ,,
"nyonya hanya duduk bila punya teman kenapa tidak ada yang menemani nyonya disini mendengarkan cerita nyonya ,,ucapan Alex benar tapi kenyataannya Lolita yang tidak ingin melibatkan Sani atau Fina dan Ratih dalam masalah nya karena mereka juga punya masalah nya sendiri,,
"tidak perlu tau dan pergilah ,,usir Lolita lagi ,,
"nyonya ,,ucap Alex tapi Lolita memang tidak stabil emosi nya ,,
"AKU BILANG PERGI DAN JNGAN GANGGU AKU ,,BENTAK LOLITA AKHIRNYA,,
"tanpa mengucapkan lagi Alex pergi ,,
"Lolita memilih untuk pergi berbelanja untuk menenangkan hatinya yang masih belum bisa menghilangkan semua masalah yang terjadi dirinya memang sudah mengusir Arkan bahkan pria itu suaminya tidak lagi datang entah kemana mungkin saja sedang bersama kekasih atau bahkan madunya yang sedang mengandung rasanya bila Lolita mengingat nya hatinya terasa sakit tidak jngan lemah itu yang selalu Lolita tekankan di hatinya ,,
"ini saja bagus untuk anak kita ,,
"yang ini lebih lucu ,,
"apapun untuk mu baby ,,
"terima kasih sudah peduli pada kami ,,
"kalian kebahagiaan ku sekarang,,
"itulah ucapan yang Lolita dengar saat melihat dengan mata kepala nya sendiri bagaimana sang suami menyayangi wanita itu madunya yang mungkin lebih muda darinya tidak terlalu cantik tapi wanita itu punya daya tarik sendiri dan Lolita menyadari itu mungkin itu yang membuat sang suami jatuh cinta,,
"jngan nangis jangan lemah Lolita kamu kuat bukannya kamu sendiri yang meminta Arkan bertanggung jawab jadi bersikap saja tidak saling kenal mari pergi dan jngan lihat ,,itulah yang di ucapkan pada dirinya setelah melihat semua Lolita tidak Minat berbelanja tapi dirinya harus move on dan memikirkan apa yang harus di lakukan selanjutnya yaitu pergi sejauh-jauhnya seperti dulu ,,
"Lolita sekarang ada di tempat yang tidak pernah Lolita masuki setelah pulang ke mension seperti biasa mension sepi kedua putri nya sedang dia titipkan pada kepada kakaknya Fina dan Ryan agar tidak tau bagaimana kondisi dirinya saat ini ,,
"Lolita melakukan semua yang di larang sang suami berpakaian dengan minim dan masuk ke club' malam dirinya butuh hiburan tidak apa hanya untuk menyenangkan hati toh siapa yang peduli Lolita bebas sekarang toh suaminya sedang berbahagia dengan madunya jadi bolehkah Lolita melakukan yang belum di lakukan walau di umur yang terbilang sedikit tua tapi wajah cantik dan awet muda Lolita tidak mempengaruhi umur nya karena bagi yang melihat Lolita seperti gadis remaja ,,
"buatkan minuman yang paling mahal ,,hanya itu yang Lolita pinta dan Lolita tidak peduli dengan tatapan lapar para pria dirinya bebas bukan ya bebas itulah pikiran Lolita ,,
"bukan tidak ada yang mau dekat dengan Lolita tapi tiap pria yang mencoba menyentuh bahkan untuk sekedar duduk sudah pasti ada saja bodyguard yang mengganggu Meraka tanpa Lolita sadari karena dirinya mulai menikmati alunan musik nya menari tanpa pria yang mau dekat dengan nya pikir Lolita apa dirinya terlalu tua sampai tidak menarik bagi pria begitu lah pikiran Lolita tidak tau bahwa pria yang ikut turun ke lantai bawah berjoget dengan nya adalah bodyguard yang menyamar jadi Lolita tidak akan tersentuh pria buaya di club',,
"Lolita mulai mabuk dan mulai limbung tapi para bodyguard tidak ada yang berani menyentuh istri sang bos apalgi itu terjadi sudah pasti bos mereka akan membunuh mereka pastinya jadi Lolita beberapa kali jatuh tapi bangun sendiri,,
"Lolita tua tidak laku lagi ,,oceh nya saat mabuk jatuh lagi bangun sendiri lagi ,,
"Lolita bodoh bodoh udh tua mabuk gak laku lagi ,,oceh nya lagi dan melirik pria yang cukup tampan lalu mendekati nya memeluk nya dan Lolita menangis di pelukan yang sangat familiar bagi Lolita tapi tidak mungkin sang suami kan suaminya sedang berbahagia dengan madu nya itulah pikiran nya ,,
"tidak bukan Arkan bukan suami ku bukan kamu pria yang cukup mirip siapa namamu boleh kita kenalan aku wanita tua yang tidak laku bahkan aku di buang suami ku yang sudah bahagia dengan pilihan nya ,, hikss,, hikss,, hikss,,tangis pecah Lolita yang terus memeluk pria asing itu ,,
"Lolita mendongak dan tiba-tiba saja mencium bibir pria itu dan berkata ,,bawa aku pergi sejauh mungkin aku tidak ingin tinggal disini lagi aku lelah bolehkan aku berharap padamu pria asing ,,pinta Lolita dan tidak lama dirinya seperti di peluk erat oleh pria itu dan Lolita tidak sadarkan diri ,,
"aku akan bawa kamu pergi sejauh mungkin itu pasti sayang maafkan aku ,,ucap Arkan ya pria itu Arkan suami yang tidak melepaskan sang istri begitu saja ,,
"beri pelajaran pada mereka yang sudah lancang ingin menyentuh milikku bila perlu bunuh mereka ,, perintah Arkan yang menggendong sang istri ala bridal style dan pergi meninggalkan club' ,,
"di dalam mobil yang menuju mension tidak henti-hentinya Arkan menyalahkan dirinya sendiri karena telah membuat sang istri kecewa dan sakit hati hanya kata maaf terus di ucapkan di hatinya ,,
,
,
,
,
,
,
,
,
,
,
,
"
"balikin mood susah bnget semoga suka ya ,,