ARKAN MAHENDRADATTA

ARKAN MAHENDRADATTA
?



"Lolita menikmati menjadi seorang ibu kembali dengan hadir nya marvela dan marvinia terasa tidak terlalu membosankan dirinya saat sang suami dan ketiga anaknya bersekolah dan ke kampus,,


"marvela dan marvinia memang sangat menggemaskan terlebih lagi sekarang bila sang suami pulang bukan dirinya yang di cari tapi kedua anak nya marvela dan marvinia bahkan Lolita tidak habis pikir pada sang suami bukan hanya Arkan saja tapi Sean juga Pablo bila sudah pulang dari sekolah maka yang di tanya si kembar dan tidak hanya itu Reina bila pulang telat dari kampus yang di telpon dan di cari kabar si kembar,,


"jadi apa boleh Daddy aku ikut acara sekolah ,,tanya Sean yang saat ini berada di ruang kerja Arkan ,,


"boleh Daddy tidak melarang asal kamu bisa menjaga dirimu sendiri Daddy tidak ingin membuat mom khawatir bila terjadi sesuatu padamu ,,ucap Arkan ,,


"Daddy bisa percaya padaku ,,bila sudah sampai sana Sean akan kasih kabar ,,ucap Sean,,


"Daddy percaya bahwa kamu bisa menjaga diri apa perlu membawa Bobby atau Doni ,,ucap Arkan ,,


"tidak perlu Daddy Karena aku bisa menjaga diriku sendiri,,ucap Sean ,,


"bagus itu baru putra Daddy,,ucap Arkan bangga,,


"sedangkan Pablo sedang asik bermain dengan marvinia dan marvela sedang bersama Reina mereka sedang berkumpul di ruang keluarga tidak lama sang momi datang membawa beberapa buah-buahan dan cemilan,,


"sayang apa adik mu tidak rewel ,,tanya Lolita,,


"tidak mom lihat marvinia sangat menggemaskan ,,ucap Pablo dengan tingkah lucu sang adik yang menggigit mainan khusus bayi ,,


"marvela ,, panggil Sean yang baru ikut bergabung tidak lama Arkan pun ikut duduk bersebelahan dengan sang istri,,


"Sean aku belum selesai main dengan marvela ,,ucap Reina yang tiba-tiba saja Sean merebut saat masih di pangkuan Reina,,


"marvela milikku,,ucap senang Sean yang menggendong marvela tapi belum lama sudah di rebut Arkan,,


"Daddy,,kesal Sean ,,


"gantian sana marvinia tuh melihat mu ,,ucap Arkan yang saat ini marvela di pangkuan nya ,,


"sayang marvinia juga butuh kamu ,,ucap Lolita ,,


"sorry sayang nanti aku sama marvinia tapi lihat seperti Pablo tidak akan membiarkan ku mengambil nya ,,ucap Arkan dan Lolita bisa melihat bagaimana Pablo terus saja gemas dengan marvinia,,


"entah bagaimana nanti bila mereka dewasa bahkan saat ini saja kalian tidak membiarkan siapapun mengambil nya ,,ucap Lolita ,,


"memang dari awal marvela itu jadi rebutan Reina ,,Arkan ,,Sean berbeda dengan marvinia hanya akan diam dan menurut dengan Pablo dan Lolita bukan pilih kasih mereka semua menyayangi si kembar tapi memang masing-masing putri kembar nya punya ciri khas tersendiri,,


"marvela akan anteng dengan Sean ,,juga Reina dan Arkan berbeda dengan marvinia hanya akan diam bila menangis dengan Pablo dan Lolita,,


"sayang aku merindukanmu,,ucap Arkan yang memeluk sang istri saat mereka sudah di kamar ,,


"kita bertemu setiap hari Arkan kenapa denganmu ,,ucap Lolita,,


"aku merindukan mu seperti kita sudah cukup lama tidak menghabiskan waktu bersama ,,ucap Arkan,,


"Akran mereka anak-anak kita apa kamu menyesal karena hadir nya mereka ,,ucap Lolita,,


"tidak karena mereka hidup kita semakin sempurna,,ucap Arkan,,


"iya kamu benar mereka hadir melengkapi hidup kita Arkan aku tidak menyangka bisa sampai sejauh ini bersama mu ,,ucap Lolita,,


"apa maksud mu sayang apa kamu menyesal kembali bersama ku ,,tanya selidik Arkan,,


"kami bicara apa aku tidak menyangka kita kembali bersama apalgi dengan hadir nya marvela dan marvinia di antara keluarga kita Reina juga Sean dan Pablo mereka semua melengkapi kita ,,ucap Lolita,,


"sayang bisakah tidak membicarakan Mereka aku merindukanmu,,ucap Arkan ,,


"aku pun merindukan sentuhan mu ,,bisik Lolita yang menghadap ke wajah sang suami,,


"memang selama beberapa bulan sejak kelahiran si kembar Arkan menahan hasrat nya agar tidak menyakiti sang istri belum lagi bagaimana sang istri yang kerepotan mengurus si kembar tapi melihat sekarang si kembar mulai tidak rewel saat tengah malam maka Arkan tidak akan menyia-nyiakan kesempatan untuk bertemu dengan kekasih gelap nya πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚,,


"sayang Sean akan pergi ke acara sekolah ,,ucap Arkan setelah mereka selesai dengan urusan ranjang ,,


"hmmmm apa Sean sudah minta ijin padamu ,,ucap Lolita,,


"iya tadi kami bicara aku percaya padanya putra kita pasti bisa jaga dirinya sendiri,,ucap Arkan,,


"jngan terlalu mengekang nya Arkan,,ucap Lolita,,


"iya sayang tidak ,,ucap Arkan,,


**


"mami boleh ya ,,pinta boy ,,


"kenapa harus jauh sih apa tidak bisa tunggu kamu lulus boy ,,ucap Fina ,,


"mami sayang boy ingin sekali mencari pengalaman dan suasana baru percaya padaku mam ,,pinta boy ,,


"boy apa kamu sudah pikirkan lagi apa Sean tau kau akan pindah sekolah,,ucap Ryan ,,


"belum papi tapi pasti Sean mengerti ,,ucap boy ,,


"kenapa tiba-tiba ingin pergi ,,tanya Fina ,,


("maaf mam tapi aku ingin melupakan ka Reina ,,boy di hatinya ,,


"mam please kali ini penuhi permintaan ku ,,ucap boy memohon,,


"tapi sebentar lagi kamu akan lulusan apa tidak tanggung sayang ,,ucap Fina yang tidak rela boy ingin pergi sekolah jauh dari nya ,,


"mam dan papi please,,pinta boy ,,


"akan papi pikirkan tapi apa tidak sebaiknya bicarakan dengan Sean ,,ucap Ryan ,,


"aku akan bicara saat sudah mendapatkan sekolah yang bagus disana ,,ucap boy ,,


"baiklah papi akan bicarakan dengan kakek dan nenek mu ,,ucap Ryan ,,


**


"memikirkan apa ,,peluk erik kepada sang kekasih,,


"tidak ada hanya saja terasa lebih nyaman sekarang,,ucap Sani ,,


"apa karena Arkan sudah tau hubungan kita ingat Lolita sahabat mu belum tau akan hubungan kita ,,ucap Erik ,,


"Lolita pasti mengerti tentang kita aku tau itu ,,ucap Sani ,,


"baby apa kamu serius akan hubungan ini ,,ucap Erik ,,


"bila tidak serius untuk apa aku bersama mu selama ini bahkan menunggu mu berpisah dengan Bella ,,ucap kesal Sani yang meninggalkan Erik di balkon,,


"baby aku bercanda maaf okey ,,ucap Erik yang gemas akan Sani ,,


"aku tidak suka cara bertanya mu tentang hubungan kita bila kau tidak yakin dan ingin kembali dengan Bella aku akan merelakan nya karena aku tidak ingin hubungan yang di paksakan,,ucap Sani serius ,,


"maafkan aku baby aku tidak pernah meragukan mu ,,ucap Erik yang memeluk erat Sani entah kenapa rasa takut ditinggalkan Sani sangat menghantui nya ,,


"jngan ragukan aku lagi Erik karena aku tidak suka bila di ragukan cinta nya ,,ucap tegas Sani ,,


"iya baby tidak akan pernah terjadi lagi ,,ucap Erik yang masih memeluk sang kekasih,,


"perasaan Erik terhadap Sani jauh lebih besar daripada dulu terhadap bella entah setelah dirinya tau tentang pengkhianatan Bella dengan mantan kekasih dulu membuat cinta Erik hilang hadir nya Sani justru mengembalikan rasa cinta itu walau mereka tidak pernah akur awal tapi benih cinta tumbuh entah sejak kapan ,,


"Erik bersyukur bertemu dengan Sani wanita yang selalu bicara dengan nya tidak sopan selalu marah-marah tidak jaim bahkan saat dirinya seenaknya padanya Sani tetap tahan dengan semua perilaku Erik yang bahkan setia mereka berdebat Erik selalu mendengar pria tua menyebalkan,,


"boy yang sudah memutuskan untuk pergi jauh dari keluarga dan Sean sepupu menyebalkan nya bagi boy pada akhirnya boy memilih menyerah dan akan kembali disaat dirinya sudah bisa membanggakan untuk semua dan Sean tentu nya ,,


"bukan pilihan yang mudah boy harus merelakan cinta nya pupus disaat belum berjuang sama sekali boy menyadari belum saat nya dirinya mengejar cinta nya maka dari itu boy akan melanjutkan sekolah dan kuliah di luar negeri walau kedua orang tuanya belum memberikan jawaban iya tapi boy yakin pasti dirinya akan di ijinkan untuk pergi pasti boy yakin itu ,,


,


,


,


,


,


,


,


,


,


,


,


,


,


,


,


,


,


,


,


,


,


,


,


,


,


,


,.


"makin gak jelas ya iya sama bingung nih enak nya gimana ya πŸ₯ΊπŸ₯ΊπŸ₯Ί,,