
"begitu sampai semua turun dari pesawat dan akan menuju mension tempat tinggal Arkan selama ini ,ya memang mension megah itu untuk sang kekasih kelak bila mereka di pertemukan Tuhan memang adil mempertemukan mereka tapi dengan kondisi lain untuk salah satu nya ,,
"ternyata ujian cinta bagi Arkan tidak hanya sampai mereka bertemu tapi sampai dimana Arkan selalu sabar menghadapi trauma Lolita ,,
"sampai di mension semua menyambut tuan mereka juga paman Tio yang sudah berada paling depan ,,
"tuan selamat datang,,ucap paman Tio ,,
"paman antar mereka semua ke kamar tamu dan putri ku akan ada di sebelah kamar ku ,,ucap Arkan ,,
"setelah semua masuk ke kamar masing-masing Lolita di ajak Arkan untuk tidur di kamar utama bersama Arkan agar lebih mudah mengawasi dan menjaga Lolita ,,
"sayang aku mandi dulu ya ,,cup ,, mencium kening Lolita ,,
"Lolita berjalan ke arah jendela melihat pemandangan di luar disana terlihat ada taman bunga mawar putih dan juga kolam renang dan beberapa orang yang berjaga dan taman yang luas ,Lolita terus melihat pemandangan di luar jendela sampai Arkan memeluk nya dari belakang,,
"sayang apa kamu suka disini ,,tanya Arkan ,dan Lolita hanya berbalik menghadap Arkan tapi tetap diam ,,
"sayang ini rumah kita rumah impian kita dimana disana taman yang luas kolam renang dan taman bunga seperti yang kamu inginkan juga bnyak mobil yang selalu kamu inginkan agar bisa memamerkan nya pada angel ,,pancing Arkan dan berhasil ,,
"angel ,,ucap Lolita untuk pertama kali bicara ,,
"iya angel dan Brian ,,pancing Arkan lagi ,,
"angel ,,ucap Lolita lagi ,,
"sayang sudah tidak usah di bahas sekarang kita turun ke bawah untuk makan malam karena Reina sudah menunggu kita ,,ucap Arkan ,,
"Reina ,,ucap Lolita lagi ,,
"iya sayang putri kita ,,ucap Arkan,,
"sudah ayo ,,ajak Arkan dan Lolita hanya mengikuti nya karena saat ini tangan mereka saling berpegangan,,
"di meja makan sudah ada Reina dan Sani yang sedang menunggu Lolita dan Arkan,,
"momi ,,panggil Reina dan untuk pertama kali nya Lolita merespon dan tersenyum,,
"Daddy momi tersenyum padaku ,,ucap Reina senang dan memeluk kaki Lolita ,,
"iya sayang sekarang Reina kembali duduk ya kita makan malam dulu ,,pinta Arkan dan mereka semua makan dengan tenang ,,
"Reina dan Sani sudah kembali ke kamar mereka masing-masing setelah tadi menonton tv bersama ,,
"Loli sayang apa kamu masih ingat tentang tas yang sangat kamu inginkan,,tanya Arkan ,,
"maafkan aku karena berbohong dengan membelikan mu tas palsu tapi aku sudah membeli tas itu tas yang asli agar nanti bila bertemu angel dan teman" nya kamu tidak malu ,,ucap Arkan dan Lolita hanya memandang wajah Arkan ,,
"Loli sayang maafkan aku karena dulu bnyak berbohong padamu seharusnya dulu aku katakan bahwa aku tidak bekerja di perusahaan tidak dengan gaji besar maafkan aku ,,ucap Arkan yang menyesal ,,
"Loli sayang bisakah kita memulai semua dari awal melupakan semua rasa sakit antara satu sama lain mari kita membangun masa depan bersama Reina hanya kita ,,ucap Arkan dan Lolita menetes kan air mata nya ,,
"Lolita memegang wajah Arkan dan menghapus air mata Arkan lalu memeluk nya erat entah Lolita memang sudah sembuh atau belum yang jelas satu kemajuan Lolita nya merespon ,,
"Lolita terbangun dan melihat Arkan yang memandangi nya tatapan mata itu sama seperti dulu ,,
"maafkan aku ,,ucap Lolita yang menangis dan Arkan mengusap air mata Lolita ,,
"semua sudah berlalu aku sangat bersyukur kamu sudah jauh lebih baik dari kemarin pasti Reina akan sangat senang kamu sudah sembuh,,ucap Arkan dan mereka saling memeluk melepaskan rasa rindu selama ini ,,
"momiiiiiiiii momiiii,,teriak Reina yang berada luar tepat pintu kamar utama ,,
"nona muda ,,panggil paman Tio ,,
"momiiiiiiiii, momiiii,,teriak Reina lagi dan tidak lama terbuka dan Arkan menggendong Reina menuju Lolita yang masih duduk di ranjang,,
"Daddy apa mom belum sembuh ,,tanya Reina karena Lolita hanya diam ,,
"cobalah dekati mom ,,ucap Arkan yang langsung menurunkan Reina dan duduk di sebelah Lolita ,,
"momi kapan sembuh Reina sangat merindukan bermain dengan momi ,,ucap Reina ,,
"peluk momi sayang ,,ucap Lolita yang membuat Reina berteriak senang tapi justru itu membuat para penghuni kaget dan langsung berlari ke kamar Arkan,,
"Reina ,,teriak Sani yang ketakutan,,
"Tante ,, huwaaaaaaa,,Tante ,,panggil Reina ,,
"sayang kenapa momi ya sudah nanti kita ajak momi main di taman jadi biarkan momi istirahat,,ucap Sani dan Reina malah jadi tertawa ,,
"hahahahhahaha. ,,Tante lucu ,,ucap Reina dan membuat Sani bingung ,,
"tuan apa ada sesuatu ,,tanya Bobby yang baru tiba ,,
"tidak ada kau boleh tunggu di luar ,, perintah Arkan dan Bobby pun pergi ,,
"non Reina waktu nya mandi non nanti baru temani momi lagi ,,ajak bibi ,,
"bibi sini deh ,, Daddy,,ucap nya ,,
"iya sayang ,,ucap Arkan yang kini keluar dari kamar ,,
"ada apa non ,,tanya bibi ,,
"bibi bantu Reina dan momi ya ,,pinta Reina dan bibi hanya mengangguk,,
"lalu Reina membisikkan sesuatu untuk bibi dan bibi yang tahu nyonya telah sembuh sangat senang tapi bibi sudah janji akan membantu Reina dan Lolita untuk memberi kejutan untuk Sani yang belum tau ,,
"Bobby kita akan ke gudang apa bajingan itu sudah ada disana ,,tanya Arkan ,,
"bagus aku yang akan memberi pelajaran pada bajingan itu berani nya membuat Kesayangan ku sakit ,, ucap Arkan menahan emosi,,
"saya permisi bos ,,pamit Bobby,,
"Arkan,,panggil Sani ,,
"iya ada apa ,,ucap nya ,,
"apa belum ada perubahan dari Lolita ,,tanya Sani ,,
"sebenarnya,,ucap Arkan terpotong karena Reina berteriak,,
"Daddy,,teriak Reina yang berlari dari tangga membuat bibi dan Sani panik ,,
"sayang jngan berlari di tangga sangat bahaya ,,ucap Arkan memperingati,,
"sorry Daddy ,,ucap sesal Reina ,,
"kenapa sayang ,,tanya Arkan ,,
"Daddy momi tidak ingat siapapun,,ucap Reina Sedih ,,
"apa ,,ucap Arkan yang berteriak,,
"iya Daddy tadi momi bilang Reina siapa dan bibi siapa gtu ,,ucap Reina ,,
("sorry Daddy aku membohongi mu ,,Reina ,,)
"tidak menunggu lama Arkan langsung berlari ke kamar utama bersama dengan Sani yang juga panik karena Lolita amnesia,,
("bagaimana bisa ,,Sani ,,
"sampai di kamar Arkan dan Sani saling memandang satu sama lain karen melihat Lolita sudah rapi dan cantik,,
"Loli ,,tanya Sani tapi Lolita hanya fokus pada makeup nya ,,
"sayang ,, panggil Arkan dan baru Lolita menengok dan melihat Arkan langsung tersenyum,,
"akh sayang ,,teriak Lolita dan langsung memeluk Arkan ,,
"sayang ,, panggil Arkan lagi ,,
"sayang aku merindukanmu,,manja Lolita dan Sani bingung,,
"iya aku juga merindukanmu,,ucap balik Arkan yang mengusap punggung Lolita karena dirinya pun sangat merindukan kekasih hatinya ,,
"sayang siapa wanita ini ,,tanya ketus Lolita dan Sani menunjuk wajah nya sendiri,,
"bukankah dia teman mu ,,ucap Arkan yang masih memeluk pinggang Lolita ,,
"mana ada aku teman wanita seperti ini apa kau selingkuh apa dia wanita bayaran mu ,,ucap Lolita dengan marah ,,
"Loli apa kau gila ,,bentak Sani yang kesal di bilang wanita bayaran ,,
"apa kau membentak ku Arkan siapa wanita ini apa kau menduakan aku ,,ucap ketus Lolita lagi ,,
"hey aku teman mu apa kau lupa susah senang kita bersama dan aku juga membantu mu merawat Reina ,,ucap Sani ,,
"Reina anak kecil tadi jangan bohong apa anak itu anak kalian anak hasil hubungan gelap kalian ,,ucap Lolita ,,
("*rasakan kau Sani ,,Lolita puas* ,,
"Lolita apa kau melupakan aku ,,teriak Sani makin kesal ,,
"wah ,,wah,,wah,,kau berteriak di depan ku dan kekasih ku Arkan sekarang kau pilih dia atau aku ,,ucap Lolita yang menunjuk wajah Sani ,,
"sayang kita bisa bicarakan ini baik" kan tidak perlu pakai emosi,,ucap Arkan menengahi ,,
"bos ada apa ,,tanya Bobby yang baru tiba karena mendengar suara ribut di kamar utama,,
"kau siapa ,,tanya Lolita ,,(sekalian saja udh kepalang tanggung,, ucap di hati nya ,,
"bos nyonya kenapa ,,bisik Bobby di telinga Arkan ,,
"Reina bilang Lolita tidak mengingat siapapun kecuali aku ,,bisik Arkan ,,
"matilah bos ,,ucap Bobby di telinga Arkan ,,
"memang kenapa ,,tanya Arkan ,,
"nanti saya bos ,,ucap Bobby,,
"kau aku tanya siapa ,,tanya balik Lolita yang kesal,,
"saya asisten nya bos Arkan ,,ucap Bobby,,
"oh jadi kamu juga tau wanita ini ya kan wanita yang berani nya merebut kekasih ku iya kan ,,ucap nya sambil memandang Sani ,,
"tidak nyonya itu tidak benar ,,ucap Bobby ,,
"kau pasti membela wanita itu dan bos mu kalian berani menyakiti aku ,,teriak Lolita dan langsung masuk kamar mandi ,,
"sukurin biar mereka bingung puas bnget liat wajah bingung mereka ,ucap Lolita ,,
😁😁😁😁😁😁😁😁😁😁😁😁