ARKAN MAHENDRADATTA

ARKAN MAHENDRADATTA
?



"sudah seminggu lebih Arkan berada di negara P dan belum ada tanda-tanda Lolita akan pulih tiap hari Arkan selalu mengingat kan Lolita tentang kebersamaan mereka ,,


"Sani yang sudah tau siapa sebenarnya supir Bobby yang ternyata bos Bobby dan pria itu adalah pria di masa lalu Lolita yang sangat di cintai nya ,,


"momi ,Reina datang lagi ,,sapa nya pada Lolita tapi tetap tidak merespon,,


"sayang sini bersama Daddy,,ucap Arkan yang terpaksa berbohong walau awal nya begitu bnyak pertanyaan yang Reina katakan karna penasaran bagaimana Daddy sampai di bumi ,,dimana Daddy bekerja,,kenapa baru kembali,,kenapa melupakan nya ,,apa Daddy membenci Reina dan momi ,,atau Daddy punya wanita lain ,,atau Daddy tidak menginginkan Reina dan mom ,,begitulah pertanyaan yang Reina katakan dan dengan sabar Arkan menjelaskan yang lebih masuk akal ,,


"Reina awal nya ragu tapi Sani membantu nya dan juga bibi karena bagaimanapun Reina butuh sosok Daddy disaat Lolita sakit ,,


"telpon berdering 📱,,


"ya katakan ,,ucap Arkan disaat dirinya berada di taman rumah sakit ,,


"Arkan kenapa belum juga kembali bukankah hanya seminggu disana ini sudah lebih dari satu Minggu,,tanya Erik yang menelpon,,


"aku ada urusan penting yang tidak bisa ku tinggal ,,ucap Arkan ,,


"apa masalah penting itu ,,Erik penasaran,,


"nanti akan aku ceritakan,,ada apa menelpon ku ,,ucap Arkan ,,


"kau tau sella masuk rumah sakit karena kau tolak sekarang orang tua nya ingin kau bertanggung jawab atas putri mereka atau bila tidak maka mereka akan mencabut saham dan kerja sama ,,ucap Erik yang khawatir,,


"mereka mengancam ku dengan urusan bisnis,,ucap Arkan santai ,,


"bisa kau kembali dan bicara pada tuan luwis karena bagaimanapun ayah sella pemegang saham yang cukup besar di perusahaan kau ingin perusahaan ini bangkrut,,tanya Erik diseberang sana ,,


"katakan padanya tarik semua saham yang mereka miliki aku tidak butuh dan kita liat siapa yang akan jatuh ,, ucap Arkan dengan tegas,,


"kau gila ,,teriak Erik tanpa sadar ,,


"urusan ku disini jauh lebih penting dari wanita itu jadi biarkan mereka senang dulu lalu aku akan jatuh nya setelah nya ,,ucap Arkan yang langsung mematikan sepihak membuat Erik kesal ,,


"dasar bos gila ,,umpat Erik saat tau telpon nya di matikan padahal dirinya belum selesai bicara ,,


"bagaimana honey ,,tanya Bella ,,


"Arkan keras kepala,,kesal Erik ,,


"kita bicarakan ini pada sella siapa tau bisa bicara pada ayah nya ,,saran Bella ,,


"tidak perlu Arkan tidak ingin berurusan dengan mereka dan kita bisa apa hanya menunggu brengsek itu kembali ,,kesal Erik ,,


"lebih baik kita makan siang dulu nanti kau sakit ,,ucap Bella ,,


"ide yang bagus ,,ucap Erik dan mereka pergi makan siang di kantin ,,


"Arkan masuk kembali ke ruangan Lolita yang disana masih ada Reina dan juga bibi sedangkan Bobby dan Sani sedang makan siang di kantin rumah sakit ,,


"Daddy ,,ucap Reina yang memeluk kaki Arkan karna tinggi badan Reina yang kecil ,,


"sedang apa momi ,,tanya Arkan ,,


"momi hanya diam belum mau bicara dengan Reina ,,ucap sedih Reina,,


"maafkan Daddy ya sayang ,,ucap tulus Arkan ,,


"tidak Daddy tidak salah mungkin hanya momi sedang ingin diam ,,ucap Reina yang sekarang sudah di gendongan Arkan ,,


"bibi makan siang saja duluan ,,ucap Arkan ,,


"baiklah tuan bibi permisi ,, pamit bibi ke kantin,,


"Daddy sudah makan ,,tanya Reina dan Arkan senang karena Reina bisa menerima dirinya dan begitu perhatian pantas Lolita sangat menyayangi nya ,,


"sudah tadi sekarang Daddy tanya Reina sudah makan ,,tanya Arkan ,,


"sudah Daddy sebelum ke rumah sakit kata bibi Reina harus sehat agar bisa jaga Momi ,,ucap Reina yang kini menatap Lolita yang hanya menatap jendela ,,


"permisi tuan ,,ucap dokter yang datang untuk mengecek Lolita ,,


"silahkan dokter ,,ucap Arkan ,,


"Reina temani momi dulu ya sama om Bimo Daddy mau bicara sama dokter ,,pamit Arkan dan Reina mengerti ,,


"iya Daddy Reina akan jaga Momi ,,ucap Reina ,,


"momi sama Reina dulu ya Daddy sekarang pergi dulu cuma sebentar kok ,,ucap Reina ,,


"tok,,tok,, permisi ,,ucap Arkan,,


"silahkan masuk tuan ,,ucap dokter ,,


"silahkan duduk terlebih dahulu,,ucap dokter lagi ,,


"jadi bagaimana perkembangan nya dokter ini sudah lebih dari satu Minggu tapi kondisi istri saya belum ada perubahan ,,tanya Arkan ,,


"begini tuan seperti jalan satu-satunya istri anda harus mencari suasana baru karena hanya itu jalan keluar karena istri anda seperti tidak ingin keluar dari posisi dimana dia nyaman ,,maafkan kami yang sudah berusaha semaksimal mungkin tapi sepertinya istri anda tidak ingin mencoba keluar dari zona nyaman nya ,,ucap dokter ,,


"maksud dokter istri saya akan selamanya seperti itu tidak akan sembuh ,apa anda seorang dokter bagaimana anda tidak bisa menjamin seorang pasien akan sembuh saya disini membayar anda berapapun biaya nya itu tidak masalah bagi saya ,,ucap Arkan,,


"bukan masalah uang tuan tapi memang istri anda tidak ingin keluar dari zona nyamannya,,ucap dokter dan Arkan langsung pergi karna kesal dengan pernyataan dokter ,,


"tuan darimana ,,tanya Bobby yang akan masuk ke ruangan Lolita bersama Sani ,,


"Bobby urus semua surat" Lolita dan Reina juga bibi karena aku akan membawa mereka kembali ke negara ku disini bukan tempat tinggal nya ,, perintah Arkan mutlak dan Bobby langsung bergegas pergi mengurus semua nya ,,


"kau akan membawa Lolita dan Reina bersama mu ,,tanya Sani ,,


"iya karena mereka memang harus bersama ku dan Lolita milikku ,,ucap Arkan,,


"apa tidak sebaiknya tanya dulu Lolita apa dirinya bersedia ,,ucap Sani ,,


"bertanya pada orang yang bahkan tidak merespon sama sekali dan tidak peduli dengan sekeliling nya iya apa kau lupa bila Lolita sakit ,,ucap Arkan dan membuat Sani sadar bahwa keadaan Lolita sedang tidak baik-baik saja ,,


"ikutlah bersama kami biar butik kalian seseorang yang mengurus nya cukup selalu berada di samping Lolita disaat aku tidak ada ,,ucap Arkan dan Sani setuju ,,


"Daddy ,,ucap Reina yang melihat Daddy sudah kembali ,,


"kenapa sayang ,,tanya Arkan ,,


"Daddy tadi momi menangis ,,ucap Reina,,


"menangis ,,tanya Arkan ,,


"iya Daddy tapi setelah itu momi kembali diam ,,ucap Reina yang sedih dan memeluk leher Arkan karena Reina berada di gendongan Arkan ,,


"momi akan sembuh dan Reina harus percaya itu ,,ucap Arkan ,,


"sekarang lebih baik Reina pulang dan bersiap karena kita akan pergi dan akan tinggal bersama Daddy mau kan ,,ucap Arkan ,,


"kemana Daddy ,,tanya Reina ,,


"tempat yang sangat indah dan pasti Reina juga momi suka ,,ucap Arkan dan Reina pun pulang bersama bibi dan Bimo bodyguard pilihan Arkan untuk menjaga Reina ,,


"malam hari nya Reina dan bibi juga Sani , Bobby dan Bimo tidak lupa Arkan dan Lolita sudah berada di pesawat pribadi milik Arkan mereka akan ke negara S tempat asal Arkan dan Lolita ,,


"apa pesawat ini punya Daddy ,,tanya Reina yang saat ini mereka masih di pesawat,,


"tentu dan akan menjadi milik mu dan momi ,,ucap Arkan,,


"Reina tidak ingin pesawat Daddy ,,tolak Reina,,


"lalu ingin apa ,,tanya Arkan,,


"Reina ingin punya panti asuhan untuk anak jalanan dan menyekolahkan mereka apa boleh Daddy ,,pinta Reina ,,


"tentu apapun untuk mu sayang ,tapi kenapa panti asuhan ,,tanya Arkan ,,


"sebenarnya bukan impian Reina tapi impian momi agar anak" yang kurang beruntung bisa merasakan apa yang kita rasakan dan Reina janji akan membangun panti asuhan untuk momi bila besar nanti ,,ucap Reina senang dan Arkan bangga akan hal itu ternyata Lolita nya sudah bnyak berubah ,,


"Daddy juga bangga padamu sayang ,maafkan Daddy yang baru bertemu kalian ,,ucap Arkan penuh penyesalan terlebih karena insiden di taman bermain andai Arkan bisa mengontrol emosi nya pasti sekarang Lolita sudah bersama nya dan bermanja dengan nya ,,


("*perjuangan sebuah cinta bukan hanya sekedar mengatakan aku cinta kamu bukan tapi disaat salah satu dari kita terpuruk kita adalah orang paling depan yang akan bersama nya menjadi sandaran untuk keluh kesah nya ,,😭😭😭😭*),,