ARKAN MAHENDRADATTA

ARKAN MAHENDRADATTA
?



"kandungan Lolita semakin besar dan ternyata tidak satu melainkan Arkan mempunyai anak kembar ,,


"Daddy aku lelah ,,keluh Lolita yang saat ini berjalan santai di taman karena kaki Lolita bengkak ,,


"sayang sebentar lagi ya ayooo semangat,,ucap Arkan ,,


"istirahat dulu mau minum aku haus ,,pinta Lolita,,


"iya sayang sebentar lagi ya aku panggil paman dulu ,,paman Tio istri ku haus ,,teriak Arkan,,


"tidak bisakah bicara pelan Daddy,,pinta Lolita,,


"maaf sayang pasti si kembar kaget ya ,,ucap Arkan ,,


"kandungan nya Lolita memang sudah mendekati lahiran jadi Arkan sudah cuti untuk tidak masuk kantor semua di serahkan ke Erik dan Sani yang mengurus nya sementara dirinya akan menjaga sang istri,,


"tengah malam Lolita sudah tidak bisa tidur karena perut nya merasakan sakit seperti saat dirinya mau melahirkan Sean dulu ,,


"sudah pasti panik nya seluruh mension mendengar teriakan Arkan Sean ,,Reina ,,Pablo ,,mereka pun kaget dan terbangun buru-buru,,


"Daddy ada apa ,,tanya Sean ,,


"lihat mom kesakitan kita harus kerumah sakit ,,Arkan ,,


"OMG mom ,,teriak Reina ,,


"Pablo cepat mobil ,, perintah Sean,,


"kenapa Pablo kamu donk Sean ,,ucap Arkan ,,


"oh ya lupa Daddy ,,Sean ,,


"beruntungnya Bobby sudah standby di depan pintu utama,,


"terimakasih om ,,Sean ,,


"Daddy mobil sudah siap ,,teriak Sean dan melihat bagaimana Daddy nya sedikit kesusahan membopong momi nya ,,


"di dalam mobil ada Reina dan Arkan sedangkan Sean dan Pablo berada di mobil lain mengikuti mereka ,,


"Reina sudah berulang kali mengelap keringat dingin Lolita dan sudah berapa kali juga Lolita berteriak meminta agar cepat sampai karena sakit dan tidak kuat belum lagi air ke Tuban sudah pecah di dalam mobil ,,


"sayang bertahan ya ,,Arkan ,,


"sakit Daddy ,,tangis Lolita,,


"mom sebentar lagi sampai ,,Reina ,,


"gak kuat Daddy,,tangis Lolita,,


"sabar ya sayang tahan ya ,, khawatir Arkan yang terus menggenggam tangan sang istri,,


"cepat bodoh ,,bentak Arkan pada Bobby,,


"ini sudah cepat tuan ,, Bobby,,


"Daddy jngan marah-marah,,ucap Reina ,,


"Daddy hanya tidak ingin mom terus merasakan sakit sayang ,,ucap Arkan,,


"mom tahan ya sebentar lagi sampai,,


"sedangkan di mobil Sean dan Pablo berkali-kali merasakan ketakutan dan khawatir dengan kondisi momi mereka ,,


"akhirnya sampai di rumah sakit Lolita langsung di pindahkan dan ditangani di UGD Arkan yang setia menemani sang istri,,


"Arkan menyaksikan sendiri bagaimana Lolita berteriak kesakitan dan berapa bnyak sudah cakaran yang sang istri berikan pada tangan nya bukan itu Masalah nya tapi keselamatan sang istri dan anak yang utama ,,


"ayo sayang kamu bisa ,,


"sayang maafkan aku yang sudah menyakiti mu ,,


"sayang aku janji akan selalu setia padamu ,,


"aku gak kuat Daddy ,,ucap lemah Lolita,,


"sayang kamu bisa sedikit lagi kata dokter ,,ucap Arkan,,


"anak pertama sudah lahir perempuan dan anak kedua pun perempuan lahir normal dan sehat walau sedikit sulit di awal tapi semua berjalan lancar tangis kedua nya jelas terdengar di luar UGD Sean dan Pablo juga Reina lega mendengar nya adik mereka telah lahir ke dunia bertambah nya anggota baru tidak satu tapi dua sekaligus,,


"Arkan berucap syukur karena proses melahirkan berjalan lancar tidak lupa juga tangis bahagia kedua nya melihat bagaimana menggemaskan nya kedua putri nya di pelukan sang istri tangis haru Arkan tidak dapat di bendung lagi ,,


"sayang ,,hanya itu ucap Arkan yang mampu dirinya katakan,,


"Daddy kami baik-baik saja jadi berhentilah menangis ,,ucap Lolita,,


"ini tangis bahagia sayang aku tidak tau harus bicara apa ,,ucap Arkan ,,


"Daddy kami baik-baik saja ,,Lolita ,,


"iya sayang Daddy tau terima kasih sudah hadir di dunia ini dan menjadi bagian dari keluarga kami ,,ucap syukur Arkan yang mencium ketiga kesayangan nya ,,


"Daddy melupakan kami ,, protes Reina yang tiba-tiba masuk ruangan VVIP ,,


"maaf Daddy lupa sayang ,,ucap Arkan yang bahkan melupakan ketiga anak nya ,,


"Daddy apa adik kami lebih penting daripada kami ,,Sean ,,


"sayang maaf Daddy lupa ,,ucap Arkan ,,


"sudahlah tidak usah di bahas Daddy mana adik kami ,,ucap Reina ,,


"Pablo sini sayang peluk Daddy,,pinta Arkan karena Pablo jarang sekali bicara ,,


"Daddy selamat,,hanya itu yang Pablo katakan,,


"semua sudah berkumpul di ruang VVIP yang memang Arkan pesankan saat menjelang melahirkan semua harus yang terbaik bagi si kembar,,


"oh lucu nya ,,ucap Sani ,,


"ya sangat menggemaskan jadi segera lah menyusul Sani ,,ucap Lolita,,


"nanti saja aku masih ingin berkarir,,elak Sani ,,


"siapa nama si kembar,,tanya Erik ,,


"marvela dan marvinia ,,jawab Arkan,,


"nama yang cantik ,,ucap Fina yang baru tiba ,,


"mba kenapa baru datang ,,tanya Lolita,,


"Abang mu ada urusan tadi makanya sedikit terlambat nanti juga ibu sama ayah sampai ,,ucap Fina ,,


"wah keponakan Abang cantik ya dan sangat lucu jadi ingin tambah momongan lagi ,,ucap Ryan ,,


"apaan sih ,,ucap Fina ,,


"tidak apa-apa cuma kayak nya boy satu itu saja sudah menyusahkan,,ucap Fina bercanda,,


"mami aku mendengar nya loh ,, kesal boy yang masuk bersama Sean dan Pablo ,,


"tapi itu kenyataan nya selalu buat ulah ,,ucap Fina ,,


"mami sudah gak sayang papi lihat mami jahat ,,adu boy pada papi nya ,,


"mami hanya bercanda boy kenapa sekarang jadi seperti wanita ,,ejek Ryan ,,


"apa ibu dan ayah terlambat,,ucap Bu Susi yang baru tiba bersama ayah Joko,,


"tidak apa-apa Bu ,,ucap Lolita,,


"mana cucu nenek,,ucap Bu Susi ,,


"disini Bu ,,ucap Arkan yang memberikan ruang agar Bu Susi dan ayah Joko bisa melihat si kembar,,


"aku harus kembali ke kantor,,ucap Sani ,,


"ya kami harus kembali karena siang ini ada pertemuan dengan klien ,,ucap Erik ,,


"ya dan terima kasih sudah datang dan melihat si kembar ya ,,ucap Lolita,,


"aku titip perusahaan padamu bila Lolita sudah membaik aku akan segera ke perusahaan,,ucap Arkan yang memeluk Erik Sani pun cipika-cipiki dengan Sani ,,


"kami pamit ,,ucap Sani dan Erik hanya mengikuti dari belakang,,


"mereka semakin dekat ya ,,tanya Lolita,,


"ya aku juga merasa seperti itu dan seperti ada bnyak hal yang tidak aku ketahui ,,ucap Arkan,,


"biar itu jadi masalah mereka kita tidak harus ikut campur,,ucap Lolita dan Arkan setuju selama hanya sebatas teman ,,


"Reina datang bersama Joseph membawa hadiah untuk si kembar ,,


"maaf aku terlambat,,ucap Reina ,,


"tidak apa sayang bagaimana dengan kuliah mu ,,ucap Lolita


"semua lancar mom ,,ucap Reina ,,


"oh ya maaf mom dad ini Joseph teman kuliah ku dan dia membawa hadiah ini untuk si kembar,,ucap Reina ,,


"salam kenal om dan Tante saya Joseph,,salam kenal Joseph pada orang tua Reina ,,


"jngan di tanya bagaimana perasaan boy sudah pasti hancur tapi mau bagaimana lagi dari awal Reina hanya menganggap nya adik tidak lebih untuk sekarang boy sadar diri karena dirinya belum bisa di andalkan sebagai pria ,,


"cocok ya ,,ledek Sean pada boy ,,


"ya cocok dan aku juga cocok dengan Valerie,,balas boy ,,


"jngan macam-macam kau boy ,,kesal Sean ,,


"kenapa aku teman nya walau Valerie sudah pindah sekolah tapi aku tetap bisa berhubungan dengan nya ,,ejek puas boy ,,


"Sean sudah pasti kesal karena sampai saat ini Sean belum bisa melupakan Valerie walau wanita itu sudah pindah sekolah dan ikut bersama tunangannya,,


,


,


,


,


,


,


,


,


,


,


"aku agak bingung klo cerita in masa bayi atau apa tapi pasti ada sedikit cerita bagaimana repot nya Daddy dan momi ya mengurus si kembar tapi bakal aku cepet in ya buat si kembar dan bakal fokus in dengan masalah mereka ,,kaya Sani dan Erik ,,Pablo dan sella juga Anton dan boy tidak lupa tapi satu-satu ya ,,


,


,


,


,


,


,


,


,


,


,


,


,


,


,


,


,


,


,


,


,


,


" kan makin gak jelas sama bingung sih mau gimana lanjutin nya pengen buat masalah nya tuh mpe kesel nya ke jantung tapi belum Nemu yang pas konflik nya ,,🤭🤭🤭🤭🤭🤭🤭🤭🤭🤭🤭,,