ARKAN MAHENDRADATTA

ARKAN MAHENDRADATTA
?



"apa yang kamu pikirkan sayang ,,


"hanya memikirkan tentang semua Arkan tentang pertemuan kita saat dulu masih berpacaran dan aku meninggalkan mu ,,


"maafkan aku yang dulu ,,


"Arkan semua sudah berlalu aku hanya tidak menyangka kalau kita bisa melewati semua ini ,,


"apa kau bahagia sayang ,,


"aku tidak menyesal kembali bersama mu Arkan bahkan aku sangat bahagia memiliki semua nya anak-anak yang cantik dan tampan aku tidak menyangka kita sudah tua sekarang,,canda Lolita yang tertawa,,


"aku juga sangat bahagia asal itu bersama mu sayang ,,ucap Arkan yang mengeratkan pelukannya pada sang istri,,


"bagaimana dengan si kembar kapan mereka akan pulang ,,


"Minggu depan sayang ,,


"aku sudah tidak sabar Arkan ingin memeluk mereka sudah sangat lama tidak bertemu kedua putri kita ,,


"aku juga sama sayang,,


"Arkan apa kau masih mengawasi mereka ,,


"hmmmmm ,,


"Arkan jawab yang benar ,,


"sayang jangan marah seperti nya nanti mereka tidak hanya pulang berdua ,,


"what ,,pekik Lolita yang melepaskan pelukannya dari sang suami tapi Arkan memeluk nya kembali ,,


"sayang tenang mereka juga masih fokus dalam kuliah aku selalu mengawasi mereka dan kita lihat nanti bagaimana calon pacar mereka,,


"Arkan kenapa sekarang kau jadi bar-bar dan tidak takut dengan kekasih kedua putri mu bukan nya dulu kau sangat melarang mereka untuk punya hubungan dengan pria ,,


"sayang itu dulu sekarang tidak karena aku pikir memang wajar bukan kedua putri kita mengenal cinta ,,


"hufffff terserah padamu ,,ucap Lolita pasrah ,,


"momi ,, panggil mouzha bocah kecil yang mulai bnyak tingkah,,


"kemari sayang ,,sahut Lolita yang merentangkan tangan nya agar putri nya memeluk dirinya,,


"lihat putri bar-bar mu ,,ucap Arkan yang langsung dapat tatapan tajam dari sang istri,,


"momi apa itu bar-bar ,,tanya mouzha,,


"jangan dengarkan Daddy mu sayang lebih baik ceritakan bagaimana sekolah tadi ,,


"momi tadi teman ku mencium ku mom dan aku sangat senang ,,


"ya Tuhan sayang lihat putri ku sudah tidak gadis lagi oh my God,,sedih Arkan yang langsung di geplak sang istri,,


"Arkan diamlah kau berisik ,,


"iya Daddy berisik,,sahut mouzha,,


"oh sekarang kalian kompak menyakiti ku ,,lebay Arkan ,,


"Arkan ,,ucap Lolita yang kesal ,,


"oke sayang oke aku diam ,, lanjutkan mouzha sayang ,,ucap Arkan ,,


"dan Mouzha pun menceritakan semua nya bahkan Arkan berkali-kali merutuki sikap putri nya yang selalu senang bercerita tentang bocah dingin itu entah pelet apa yang sudah di berikan pada putri nya bahkan ucapan Arkan selalu di bantah oleh nya oh apa Arkan harus bersabar lagi atau mungkin harus memisahkan putri nya dengan bocah tersebut,,


"apa mouzha senang berteman dengan nya ,,


"senang mom dan nanti akan mouzha ajak bermain disini boleh kan mom ,,


"tidak /Arkan ,,boleh /Lolita dan Kedua saling melirik,,


"hufffff iya boleh ,,pasrah Arkan karena sang istri sudah memberikan tatapan tajam ,,


"yeyeyeyeyyeyeyeyey terima kasih mom , Daddy,,peluk mouzha pada kedua nya ,,



"seminggu kemudian benar kedua putri kembar nya kembali karena Arkan dan lolita menjemput mereka di bandara sedangan mouzha hanya menikmati eskrim yang sedang di makan nya ,,



"sedangkan keluarga yang lain menunggu di mension ada Sean dan Valerie juga anak nya dan Reina juga boy dan anak nya ada Pablo yang datang bersama istri nya bahkan Erik dan Sani yang sedang mengandung pun datang bersama Enrico semua datang untuk berkumpul sedangkan Fani dan Ryan akan menyusul karena sedang di perjalanan sedikit terlambat tapi Ratih dan Tian juga Susan juga datang ,,



"Arkan dan Lolita juga kembar dan mouzha akan langsung menuju mension untuk bertemu dengan keluarga besar karena disana juga sudah menunggu kedatangan adik kesayangan mereka yang lumayan lama tidak pulang dan berkumpul bersama mereka,,



"begitu masuk mension begitu bnyak orang dan terlebih lagi kembar bisa melihat sang kakak juga Abang yang sangat di rindukan nya sudah mengeluarkan air mata nya karena mungkin sudah sangat rindu dengan kedua adik nya itu dan jangan lupakan mouzha yang ikutan menangis entah karena apa yang jelas bocah menggemaskan itu ikut menangis yang saat ini sedang di tenangkan oleh Arkan ,,



"kau semakin cantik adik ku ,,peluk Sean pada marvela dan marvinia,,



"Abang ,,tangis kedua nya pecah karena sudah lama tidak bertemu dengan kesibukan kuliah juga disana ,,



"apa tidak ingin memeluk ku ,,ucap Pablo dan marvinia langsung memeluk Abang yang sangat sayang padanya saat kecil yang selalu bercanda bersama nya ,,



"aku sangat merindukanmu Abang ,,peluk marvinia,,



"Abang jauh lebih rindu kau tau itu ,,peluk Pablo ,,



"dan semua saling memeluk saling bertanya kabar tentang masing-masing dari si kembar bahkan tidak lupa kembar juga menggoda boy kakak ipar baru mereka walau kembar tidak tau apa yang terjadi pada rumah tangga kakak nya yang jelas mereka tau bahwa sekarang kakak pertama nya sudah bahagia dan itu sudah dijelaskan oleh sang momi bahkan kembar tidak akan bertanya kenapa mereka berpisah tapi kembar hanya berharap ini adalah keputusan yang terbaik untuk KA Reina nya ,,



"bagaimana kabar mu ,,tanya Enrico,,



"baik dan kau ,,tanya marvela ,,



"semua baik ,apa kau sudah punya kekasih,,



"kenapa memang nya ,,



"aku hanya penasaran karena mustahil tidak ada yang suka padamu ,,



"hahahahahahha bnyak tapi belum ada yang pas ,,




"ya dan apa kau masih menyukai Susan,,



"aku tidak tau apa dia sudah punya kekasih apa belum terakhir kita saat lulus sekolah dan semua berubah kau begitu pun aku dan bisa jadi susan ,,



"seharusnya kau lebih cepat katakan karena jika tidak kau akan menyesal,,



"entahlah,,



"kau melihat apa ,,tanya marvinia,,



"disana ,,tunjuk nya pada marvela dan Enrico,,



"oh apa kau cemburu pada kakak ku ,,



"hey mana ada seperti itu ,,bantah nya ,,



"kau tau bukan kakak ku tidak pernah punya perasaan pada Enrico dan kau pasti tau bagaimana perasaan Enrico padamu dulu ,,



"semua bisa berubah marvinia dan apalagi kita jauh jadi mustahil,,



"terus kau akan merelakan nya dengan orang lain ,,



"bisa iya ,,karena itu yang terbaik ,,



"kau aneh ,,ucap marvinia yang meninggalkan Susan yang terus menatap kedua orang yang sedang tertawa di taman ,,



"sedangkan marvinia bergabung dengan yang lain hanya Valerie yang masuk kamar lebih dulu untuk istirahat karena putra nya rewel,,



"KA Valerie mana ,,tanya nya ,,



"Biyan rewel jadi biarkan saja istirahat kakak mu itu ,,jawab Sean,,



"oh gtu ,,



"oh ya sayang bagaimana dengan disana apa kau sangat suka tinggal disana,,tanya Sani yang saat ini sedang mengemil,,



"tentu Tante bahkan disana sangat menyenangkan kapan-kapan datang lah ke tempat ku nanti aku ajak ke tempat yang seru ,,ucap marvinia,,



"kau jangan aneh Sani aku tidak mengijinkan kau pergi jauh-jauh,,ucap Erik ,,



"akh om erik tidak seru ,,kesal marvinia,,



"kau itu kenapa sih ,lagian aku tidak mungkin pergi sekarang juga kali lihat perut ku ,,



"aku tau tapi bukan tidak mungkin nanti kau beralasan sedang ngidam ,,



"hahahahahhahahaha ,,tawa puas Sani ,,tenang aku bukan Lolita yang hamil akan melakukan hal konyol,,



"kau kenapa membawa ku Sani ,,kesal Lolita ,,



"sayang tenang ,,



"Arkan dia duluan kan aku daritadi diam,,



"ya kau akan selalu begitu Lolita ingat saat hamil anak-anak mu apa saja yang kau minta cukup aneh bukan ,,



"kau mulai lagi Sani ,,



"kenapa kau kesal hayoooo aku sangat ingin membuat masalah sekarang,,



"dan jangan tanya bagaimana Arkan dan Erik mulai panik pasal nya Lolita juga bukan lawan yang bagus untuk sang istri dan Arkan tidak akan mau melihat sang istri marah-marah bisa gawat ,,



"LOLITA ,,teriak Jeni dan Jesi berbarengan saat masuk ke mension bersama suami mereka masing-masing,,



"syukur lah,,ucap Arkan ,,



"aaaaaaaaaaaaaaaaaaa,,teriak Lolita yang langsung lupa dengan kesal nya dengan Sani dan begitu juga Sani yang langsung duduk lagi dan lanjut makan jangan tanya yang lain cukup kaget dengan apa yang terjadi dan lebih tepatnya bingung dengan sikap orang aneh tersebut,,