ARKAN MAHENDRADATTA

ARKAN MAHENDRADATTA
?



"Arkan sudah rapi dengan pakaian casual nya juga tidak lupa Reina kenapa karena Arkan sengaja ingin membawa Reina bersama nya agar bila nanti Lolita menolak nya Reina bisa di jadikan alasan Erik dan bella sudah berada di mension Arkan sejak tadi tapi Reina sama sekali tidak muncul di ruang tamu membuat Arkan sedikit gusar ,,


"apa Reina benar ingin kau ajak ,,tanya Erik ,,


"iya Reina harus aku bawa ,,sahut Arkan ,,


"bagaimana bila nanti saja kita hampir terlambat datang Arkan ,,ucap Erik ,,


"aku akan ke kamar nya dulu ,,ucap Arkan dan langsung menuju ke kamar Reina di lantai dua ,,


"begitu masuk ke kamar Reina ternyata sang putri sudah tertidur yang sebenarnya Reina pura-pura tidur agar tidak perlu ikut ke acara makan malam Daddy nya yang Reina pikir pasti calon ibu tiri baru lagi ,,


("mau sampai kapan Daddy ,,


"mana Reina Arkan ,,kali ini Bella yang bertanya,,


"sudah tidur mungkin lelah dengan tugas kuliah nya ,,jawab Arkan ,,


"yasudah biarkan saja kita pergi sekarang,,ucap Arkan dan mereka bertiga menggunakan mobil Arkan ,,


"sedangkan di rumah Fina semua makanan sudah di siapkan hanya menunggu tamu istimewa bagi Fina dan Ryan karena ini kali pertama rekan bisnis nya berkunjung ke rumah nya ,,


"belum datang ya mas ,,tanya Fina ,,


"masih di jalan mungkin yank ,,jawab Ryan,,


"mba aku panggil boy dan Sean dulu ya ,,ucap Lita ,,


"iya bilang pada mereka untuk bersiap dan cepat ,,ucap Fina ,,


"iya mba ,,sahut Lita dan langsung menuju kamar boy dan Sean ,,


"tidak butuh waktu lama Sean dan boy sudah di hadapan Fina dan Ryan menunggu tuan Erik dan keluarga nya datang ,,


"mamah setelah makan malam selesai kita akan pulang kan ,,tanya Sean ,,


"iya sayang kita akan langsung pulang karena kasihan nenek dan kakek di tinggal dan Tante Ratih juga ,,sahut Lita ,,


"kan ada om Tian mah ,,ucap Sean,,


"iya tapi tetap saja pasti om Tian kecapean pulang pergi dan mengurus semua nya ,,sahut Lita ,,


"tamu istimewa yang di tunggu sudah tiba mereka akan menyambut mereka di depan pintu masuk ,,


"terlihat wanita yang masih terlihat cantik walau sudah sedikit tua tapi tetap awet muda dan tuan Erik yang di tunggu pun keluar dari mobil nya tapi ,,,,,,,,,yang terakhir membuat jantung Lolita terasa sesak ,,


"deg,,


"deg,,


"deg,,


"deg ,,. (Arkan ,,ucap di hatinya,,


"Lita tidak bisa lepas pandangan nya pada Arkan Sean menyadari itu tapi biar nanti baru Sean tanyakan karena tidak ingin membuat mamah nya tidak nyaman,,


"selamat datang tuan dan nyonya ,,sapa Fina ,,


"panggil biasa saja Erik dan bella istri ku ,,jawab Erik ,,


"oh iya baiklah bila begitu ,,ucap Fina ,,


"Lita ayo ,,ajak Fina yang melihat Lita bengong ,,


"tuan dan nyonya pasti bertanya siapa pria ini bukan ,,tanya Erik karena mereka memandang ke arah Arkan semua ,,


"beliau ini lah bos besar kami karena selama ini beliau sangat sibuk jadi di serahkan padaku pekerjaan nya ,,ucap Erik dan Fina maupun Ryan baru tau ternyata bos besar bukan tuan Erik tapi tuan Arkan ,,


"Arkan ,,ucap Arkan memperkenalkan diri dan di sambut baik oleh Fina dan Ryan juga boy tidak pada Lita dan Sean yang memilih pergi lebih dulu ,,


"Lita kenapa kamu pergi lebih dulu tidak sopan dengan tamu apalgi itu rekan bisnis Abang mu ,,ucap Fina yang menghampiri Lita karena Lita ke arah dapur ,,


"tidak kak Lita hanya ingin mempersiapkan minuman masa tamu datang tidak di kasih minum,,bohong Lita ,,


"oh iya juga ya maaf ya mba kira kamu kenapa yasudah mba ke ruang tamu dulu ,,pamit Fina dan Lita cukup lega alasan nya masuk akal ,,


"mamah kenapa menghindari om tadi ,,tanya Sean ,,


"tidak ada apa-apa sayang hanya ingin membuat minuman ini lihat ,,bohong nya lagi pada Sean kali ini ,,


"kirain ada mah ,,sahut Sean ,,


"sayang bilang pada Tante Fina klo mamah tidak bisa ikut makan malam kepala mamah pusing ,, bohong nya lagi ,,


"klo mamah tidak ikut Sean juga tidak ikut nanti saja makan nya ,,ucap Sean ,,


"loh bibi Lita kemana ,,tanya Fina ,,


"itu nyonya katanya tidak enak badan dan mau istirahat saja ,,jawab bibi ,,


"Lita sakit pasti kepikiran tentang Sean ,,ucap Fina ,,


"kamu juga boy gara-gara kamu tuh Tante Lita sakit ,,kesal dengan anak nya ,,


"mami kan aku sudah minta maaf,,sesal boy ,,


"tidak apa Tante mamah hanya ingin istirahat sebentar karena nanti kami akan langsung pulang ,,sahut Sean yang ikut bergabung,,


"pulang malam begini ,,tanya Ryan ,,


"iya om kasihan nenek dan kakek juga Tante Ratih lagian om Tian kan hanya sendiri takut Tante Ratih melahirkan kata mamah ,,jawab Sean dan itu semua tidak lepas dari tatapan Arkan ,,


("jadi mereka mau pergi bagus sayang bagus ,,


"yasudah ,, sekarang kita lebih baik makan malam dulu nanti kita lanjutkan lagi obrolan nya ,,ajak Fina ,,


"makan malam dengan beberapa selingan obrolan yang tidak jauh-jauh dari pekerjaan sedangkan Sean dan boy sudah kembali lebih dulu ke kamar berbeda dengan yang lain nya melanjutkan obrolan nya di ruang tamu ,,


"boleh saya bertanya masalah pribadi,,tanya Arkan yang sudah sangat gatal ingin tahu ,,


"ada apa tuan Arkan ,,jawab Ryan,,


"saya hanya ingin tau dimana ayah Sean ,,karena sejak kami datang hanya melihat mereka berdua saja ,,tanya Arkan dan Erik sudah menahan gemas dari tadi ,,


"oh Lita dan Sean maksud nya ,,Lita seorang single parents tuan dan mengenai suaminya kata ibuku meninggal karena kecelakaan saat Lita adik ku hamil muda ,,jawab Fina dan jawaban Fina membuat Arkan yakin Sean putra nya yang tidak dirinya ketahui kejadian malam itu masih sangat jelas di ingatan Arkan malam pertama bagi Lolita dan terakhir pula baginya karena setelah itu Arkan menceraikan nya ,,


"adik anda ,,tanya Arkan ,,


"iya adik angkat ku tuan karena saat Lita datang dirinya hanya sendiri karena diawal Lita mencari pekerjaan pada ibuku karena kasihan dan tidak tega sedang hamil makanya ibu terima bekerja dan kami semua sudah menganggap nya keluarga ,,cerita Fina ,,


"apa nona Lita tidak pernah menceritakan Dimana dan bagaimana keluarga suami nya ,,maaf bila saya bertanya terlalu jauh ,,ucap Arkan ,,


"oh tidak apa-apa tuan ,,Lita cukup tertutup bila mengenai masalah pribadi nya jadi kami hanya tau bahwa suaminya meninggal karena kecelakaan,,ucap Fina ,,


"apa tuan tertarik dengan adik kami ,,tanya Ryan karena sangat penasaran kenapa bos besar yang baru mereka lihat begitu ingin tau tentang adik nya ,,


"boleh saya mendekati adik anda tuan dan nyonya Fina ,,ucap Arkan ,,


"bagi kami siapapun yang ingin serius dengan adik kami itu tidak jadi masalah hanya saja bukan anda saja yang tertarik pada adik kami di desa pun bnyak tapi selalu di halangi oleh Sean putra nya ,,ucap Ryan ,,


"maka lebih sulit mendekati Sean ,,ucap Fina ,,


("*kurasa bukan hanya putra ku tapi Lolita juga sulit ,,ucap kesal Arkan di hatinya*,,



"selesai dengan makan malam dan berbincang Erik maupun Bella hanya menarik nafas panjang karena bagaimana konyol nya Arkan yang mengikuti Lolita memang mereka sengaja pamit lebih dulu agar tidak curiga klo mereka ingin membuntuti Lolita dan Sean yang di antar supir Ryan ,,


"ini konyol Arkan ,,kesal Bella ,,


"iya bahkan kami belum Persiapan untuk pulang bawa baju koper dan lain-lain ,,umpat Erik,,


"kalian nanti aku kasih kebebasan untuk berbelanja kali ini diam saja dan ikuti permainan ku ,,pinta Arkan ,,


"kau mau menyakiti nya lagi mau mengurung nya lagi berapa wanita yang sudah kau siapkan untuk membuat nya sakit dan kecewa berapa ,,bentak Bella yang kembali kesal bila ingat semua cerita Arkan ,,


"aku tidak akan bodoh lagi kali ini aku sungguh-sungguh ingin memperbaiki hubungan ku dengan Lolita dan meminta maaf padanya juga putra ku ,,ucap Arkan tulus ,,


"putra mu pede sekali bilang begitu apa kau yakin dengan mudah meminta maaf padanya setelah semua yang kau perbuat di masa lalu ,,ejek Bella,,


"aku tau pasti sulit makanya aku membawa kalian ,,ucap santai Arkan ,,


"Arkan ,,teriak Erik dan bella bersamaan karena kesal bisa-bisa nya mereka di jadikan tempat umpan ,,


,


,


,


,


,


,


,🤭🤭🤭🤭🤭🤭🤭tunggu konyol nya mereka ya klo kurang konyol omelin aku aja siap kok ,,