
"setelah sang istri pulang Arkan sudah pasti dalam mood yang baik apalagi sang istri bilang akan memberikan kejutan nanti malam Arkan sangat paham apa maksud dari kata itu ,,
"boleh aku masuk ,,ucap Erik yang sudah berada di sofa ,,
"kenapa dengan wajah mu ,,ucap Arkan ,,
"tidak salah bertanya padaku seharusnya aku yang bertanya ada apa dengan senyuman mu itu,,tanya balik Erik ,,
"aku tidak kenapa-kenapa,,elak Arkan,,
"yakin ,,ucap Erik,,
"yakin ,,balas Arkan,,
"brakkkkkk,,pak tua kau ini ya bisa tidak lebih profesional dalam pekerjaan,,kesal Sani ,,
"hey bicara mu yang sopan dengan yang lebih tinggi jabatan nya ,,ucap Erik ,,
"klo ingin aku menghormatimu tolong bekerja lah dengan benar ,,ucap Sani,,
"hey makin berani sekali kau ya ,,Erik ,,
"kenapa ,,pak Arkan tolong bilang pada pria tua ini agar lebih fokus pada pekerjaan,, sindir Sani dan langsung pergi,,
"lihat Arkan lihat teman dari istri mu sejak bekerja dengan ku sampai saat ini aku dan dia tidak cocok kenapa tidak masuk di bagian mu saja ,,ucap Erik ,,
"kau lebih sabar berbeda dengan ku ,,elak Arkan,,
"tapi lihat sudah beberapa tahun sikap wanita itu sangat menyebalkan,,ucap Erik ,,
"jngan terlalu membenci nya nanti suka ,,ejek Arkan,,
"aku sadar diri dan tidak mungkin merebut milik orang lain ,,ucap Erik ,,
"jodoh tidak ada yang tahu dan cinta bisa datang kapan saja,,ucap Arkan ,,
"Pablo tetap menjalankan misi nya kali ini dirinya bertemu dengan Lolita setelah kembali dari perusahaan Lolita memang meminta ijin agar pulang lebih dulu walau awal nya Arkan meminta nya untuk lebih lama tapi dengan berbagai alasan akhirnya Arkan membiarkan Lolita pulang yang sebenarnya dirinya akan bertemu dengan Pablo ,,
"Pablo yang sudah datang lebih dulu menunggu Lolita yang terlambat,,
"maafkan saya terlambat,,ucap Lolita,,
"tidak apa-apa nyonya ,,ucap Pablo ,,
"kenapa ingin bertemu dengan ku ,,ucap Lolita,,
"saya hanya ingin nyonya menerima saya sebagai anak ,,pinta Pablo ,,
"menerima mu saya tidak mengerti dengan semua ini ,,ucap Lolita,,
"saya hanya ingin dekat dengan papi saya apa itu salah selama ini saya tidak mendapatkan kasih sayang orang tua yang utuh mami tidak menyayangi ku sedang papi Anton juga tidak menyayangi ku apa aku salah nya ingin mendapatkan kasih sayang dari orang tua kandung ku ,,ucap Pablo ,,
"kenapa kamu begitu yakin bahwa suami ku adalah ayah kadung mu saya bukan tidak percaya tapi ini terlalu mendadak sedangkan kamu tau sendiri suami saya dengan tegas menolak anda ,,ucap Lolita yang sebenarnya tidak tega,,
"itu karena anda nyonya saya mohon terima saya di keluarga anda nyonya saya tidak punya siapa-siapa lagi ,,ucap Pablo ,,
"kamu masih punya kakek yang sangat menyayangi mu apa tidak kamu pikirkan bagaimana perasaan nya ,, ucap Lolita,,
"saya hanya ingin mendapatkan kasih sayang dari papi saya nyonya,,ucap Pablo ,,
"saya harus bicarakan ini dengan suami saya ,,ucap Lolita,,
"apa nyonya meragukan saya ,,ucap Pablo ,,
"boleh saya minta satu hal ,,ucap Lolita,,
"apa nyonya,,Pablo ,,
"saya ingin kamu melakukan tes DNA sekali lagi ,,ucap Lolita,,
"apa surat itu tidak cukup jelas ,,ucap Pablo ,,
"saya hanya ingin menyakinkan saja ,,ucap Lolita,,
"cukup lama akhirnya Pablo setuju dengan permintaan Lolita ,,
"malam hari saat makan malam selesai mereka berada di ruang tamu Lolita ingin membicarakan semua yang terjadi saat pertemuan nya tadi siang ,,
"kenapa tidak jujur padaku ,,Arkan ,,
"Arkan aku hanya tidak ingin kamu marah-marah disana ,,ucap Lolita,,
"aku tidak suka dengan anak itu,,Arkan,,
"mom bagaimana bila anak itu punya maksud,,ucap Reina ,,
"tidak karena yang mom lihat dia hanya sendiri dan lihat tidak terjadi apa-apa dengan mom ,,ucap Lolita,,
"mom lain kali lebih hati-hati kita tidak tau maksud dari bocah itu ,,ucap Sean ,,
"sayang mom baik-baik saja oke ,,ucap Lolita,,
"jadi kapan anak itu bersedia untuk melakukan tes DNA,,ucap Arkan,,
"besok Arkan ,,ucap nya ,,
"bagaimana bila benar itu anak Daddy,,ucap Sean ,,
"iya apa yang akan Daddy lakukan pada anak itu menerima nya masuk di keluarga kita ,,ucap Reina,,
"sayang bila benar dia anak Daddy kalian maka kalian harus menerima nya sebagai adik jngan membenci nya ,,ucap Lolita,,
"dan aku tidak menerima nya mom ,,ucap Sean setelah itu pergi ke kamar nya ,,
"benar kata Sean aku juga tidak bisa menerima nya mom karena aku tidak yakin bila kehadiran nya hanya akan merusak keluarga kita ,,ucap Reina,,
"bagaimana dengan mu sayang ,bahkan anak-anak saja menolak nya ,,ucap Arkan,,
"sebagai orang tua apalgi kamu ayah nya maka harus menerima apapun hasil nya jika benar dia anak mu maka ajaklah dia tinggal di rumah ini bersama kita masalah Sean dan Reina mereka hanya belum bisa menerima nanti juga akan terbiasa,,ucap Lolita,,
"kenapa kamu mau menerima anak itu sayang aku saja belum tentu bisa menerima nya karena aku yakin anak itu bukan darah daging ku ,,ucap Arkan,,
"Arkan anak itu mungkin saja ingin kasih sayang dari keluarga yang utuh yang tidak dia dapatkan dari mantan istri mu dulu ,,ucap Lolita,,
"sayang bisakah nanti dia tidak usah tinggal disini ,,ucap Arkan ,,
"jangan seperti anak-anak yang merajuk ,,ucap Lolita,,
"bagaimana dokter ,,tanya Arkan dan dokter pun memberikan hasil tes nya dan mereka semua melihat hasil nya ,,
"itu pasti salah,,ucap Pablo ,,
"salah sudah jelas kau bukan anak Daddy masih mengelak ,,ucap Sean yang puas dengan hasilnya ,,
"kakek itu salah pasti mereka memalsukan hasil nya kek ,,ucap Pablo ,,
"Pablo kakek minta stop membuat keributan,,ucap kakek nya ,,
"tidak kek aku tau mereka memalsukan data itu hasil itu aku tau kau seorang ibu bagaimana bisa memakai cara licik seperti ini apa kau sengaja meminta tes DNA ini agar bisa memalsukan hasil nya sangat licik anda nyonya ,,ucap Pablo yang sudah tentu menyakiti hati Lolita,,
"jaga ucapan mu di depan istri ku ,,bentak Arkan yang tidak terima,,
"kau hanya seorang bocah tidak pantas mengatakan hal buruk tentang seorang wanita apa apalagi itu momi ku bahkan aku rela jadi pembunuh hari ini untuk menghancurkan mu ,,ancam Sean yang tidak segan-segan menjadi penjahat untuk orang yang di sayang ,,
"Sean jngan bicara seperti itu sayang mom tidak apa-apa,,ucap Lolita,,
"kau lihat dan dengar bahkan mom masih membela mu ,,ucap sean,,
"Reina bawa Sean ke mobil ,,pinta Lolita,,
"ayo Sean kita tunggu di mobil ,,ajak Reina tapi Sean tetap tidak bergerak mau tidak mau Reina meminta Bobby untuk menarik Sean keluar dan menunggu di mobil ,,
"Sean masih tidak terima momi nya di bilang licik bahkan dengan tega nya memfitnah mom nya yang tidak tau apa-apa ,,
"kakak kenapa kita tidak disana saja bagaimana bila bocah itu makin kurang ajar pada mom,,ucap sean kesal ,,
"Sean biar itu urusan papi setidaknya kita tau anak itu bukan anak Daddy,,ucap Reina,,
"tapi anak itu berani kak sama mom,,ucap sean yang masih kesal ,,
"kakak juga tidak suka tapi biar itu jadi urusan Daddy dan mom ,,ucap Reina ,,
"masih di rumah sakit karena sekarang Arkan juga Lolita sedang berdebat,,
"kita tidak harus membawa nya ,,ucap Arkan,,
"Arkan tapi kasihan walau bukan anak mu tapi dirinya juga butuh kasih sayang ,,ucap Lolita,,
"tapi lihat bahkan anak itu saja tidak pernah sopan bicara padamu ,,kesal Arkan bila mengingat bagaimana tadi Pablo menuduh Lolita sembarangan,,
"Arkan kita akan bicarakan baik-baik pada anak-anak agar menerima Pablo ,,pinta Lolita,,
"aku tetap tidak setuju dengan ide mu ,,tolak Arkan,,
"beri anak itu kesempatan yah bila dia tidak bisa berubah maka aku sendiri yang akan mengantarkan anak itu pada kakek nya beri dia waktu beberapa bulan untuk tinggal ,,ucap Lolita,,
"terserah padamu,,ucap Arkan yang meninggalkan Lolita dengan menahan kesal ,,
"Arkan sudah berada di luar rumah sakit sedang di parkiran bersama anak-anak nya ,,
"bagaimana Daddy,,tanya Reina,,
"mom keras kepala,,kesal Arkan,,
"maksud Daddy ,,tanya nya lagi ,,
"mom yang ingin anak itu tinggal bersama kita ,,ucap Arkan,,
"apaaaaa ,, ucap Sean terkejut dengan pernyataan Arkan,,
"kenapa Daddy ijinkan bagaimana bila anak itu punya maksud tidak baik dalam keluarga kita ,,ucap Sean lagi ,,
"Daddy sudah menolak tapi kalian pasti tahu seperti apa mom kalian ,,ucap Arkan dan tidak lama Lolita keluar bersama dengan Pablo ,,
"aku akan pulang bersama Sean naik taksi ,,ucap Reina yang pergi bersama Sean Lolita yang melihat itu pun hanya bisa pasrah putra dan putri nya merajuk padanya ,,
("*maafkan mom sayang semoga kalian bisa menerima Pablo di keluarga kita ,,ucap Lolita di hatinya* ,,
,
,
,
,
,
,
,
,
,
,
,
,
,
,
,
,
,
,
,
,
,. "kan kan kan udh di bilang makin kesana makin kesini dan makin kesono gimana masih ingin lanjut dengan kegalauan keluarga Arkan Mahendradatta 😊😊😊😊😊😊😊,,