ARKAN MAHENDRADATTA

ARKAN MAHENDRADATTA
?



"di pecat mas ,,ucap Dina kepada sang suami karena tiba-tiba saja suaminya pulang bekerja dapat kabar dari suami nya langsung bahwa di pecat ,,


"iya di pecat katanya bos baru mau semua karyawan nya yang masih muda-muda,,ucap suami Dina ,,


"mas udh lama kerja di pabrik itu dan pengawas pula masa di pecat emang siapa bos baru nya ,,


"katanya dari kota mas juga gak tau siapa tapi aneh nya yang lain tidak hanya mas yang di pecat ,,


"hanya mas yang di pecat yang lain tidak kok gtu mas buat salah atau apa ,,


"enggak salah apa-apa lagi kerja tiba-tiba di panggil sama bos ,,


"aneh ya mas terus kalau tidak salah apa-apa kenapa di pecat ,,


"ya mana mas tau oh ya emang bener ya Lita ada suaminya,,


"kenapa mas tanya mau apa lagi ,,sinis Dina


"mas tanya aja takut nya nanti Lita merayu mas lagi kan kamu tau Lita sangat ingin aku nikahi ,,bohong sang suami,,


"mas tenang aja aku udh peringatkan Lita kok jadi mas gak usah takut ada aku ,,


"makasih ya istri ku yang cantik dan baik hati ,,puji sang suami,,


bagus aku akan dekati lagi dan kali ini aku harus berhasil Lita Cinta ku ,,ucap di hati sang suami Dina,,


"Arkan apa benar kamu yang membeli pabrik di desa ini ,,tanya Ryan,,


"iya bang kenapa ,,


"aneh apa ada yang membuat mu tidak nyaman,,


"Abang tentu tau siapa saja yang membuat ku tidak nyaman di desa terutama ini tentang istri ku ,,


"jadi kamu sudah dengar berita omong kosong itu jangan terlalu di percaya adik ku tidak seperti ku memang bnyak yang ingin bertanggung jawab dulu saat dirinya hamil tanpa ada nya suami tapi semua di tolak dengan mengatakan suaminya masih hidup dan bekerja di kota ,,


"maafkan aku andai dulu aku tidak berpisah dan meninggalkan nya ,,sesal Arkan ,,


"semua sudah terjadi kita tidak bisa berbuat apa-apa sekarang jangan membuat kesalahan yang sama ,,


"tidak bang tidak akan ,,


"aku cukup kecewa saat tau kamu menikah lagi ,,


deg,,


"Abang tau tentang itu ,,ucap Arkan tidak percaya ,,


"aku tidak bodoh Arkan aku tau bagaimana kalian saling menyakiti tapi aku tidak ikut campur tenang saja hanya aku yang tau Fina tidak tau tentang hal itu ,,


"maafkan aku karena membuat hal bodoh ,,


"kau memang bodoh menikahi wanita yang hanya ingin sebuah status bnyak cara agar namanya tidak di pandang buruk tapi bodoh nya kau malah menikahi nya dan tidak tahu diri wanita itu malah mempermalukan adik ku ,,kesal Ryan kala mengingat bagaimana orang suruhan nya memantau sang adik yang saat itu sering keluar masuk club'malam hanya untuk menghibur diri ,,


"aku sangat menyesal bang ,,


"aku tau menyesal selalu di akhir pada kenyataannya kalian hanya menyiksa diri sendiri tapi aku cukup lega sekarang kalian baik-baik saja hanya tidak menyangka di usia kalian ternyata masih bisa kau membuat adik ku hamil lagi ,,goda Ryan,,


"heheheheheh aku juga gak tau bang ,,


"yakin ,,aku tau kamu sengaja bahkan kalian bulan madu melebihi pengantin baru ,,sindir nya pada adik ipar nya ,,


"bang boleh aku tanya sesuatu,,


"katakan saja tidak perlu sungkan,,


"apa Abang tidak ada niatan ingin memberikan adik pada boy ,,tanya Arkan ,,


"tidak ,,ucap tegas Ryan ,,


"kenapa bang apa karen usia mba Fina ,,


"bukan itu aku hanya tidak ingin kehilangannya saat melahirkan boy aku hampir ingin mati karena saat itu tiba-tiba jantung Fina berhenti aku kalut bahkan aku mengamuk di ruang persalinan tapi Tuhan seperti memberi kesempatan kepada kami jadi aku memutuskan tidak akan membuat istri ku dalam bahaya ,,


"maafkan aku bang ,,


"tidak masalah aku dan Fina sepakat untuk tidak menambah anak lagi cukup boy putra ku biar dia saja yang memberikan aku cucu ,,


"iya bang bener juga ,,


"tapi kenapa kamu malah yang memberikan Sean dan Reina juga kembar adik,,sindir Ryan,,


"kebablasan bang hehehehhehe ,, sahut Arkan ,,


"kalian memang doyan ,,ucap absurd Ryan,,


"kalian ngobrolin apa sih ,,tanya Fina yang ikut bergabung,,


"bahas soal pabrik itu loh yang dibeli sana Arkan aneh kan ,,


"iya bener ngapain aku bohong tanya orang gak jelas ini menghabiskan uang untuk hal yang gak perlu ,,


"perlu bang kan nanti Abang yang mengelola,,ucap santai Arkan ,,


"aku sudah tidak mau lelah ,,bantah Ryan,,


"Abang hanya mengawasi biar orang ku yang bekerja lagian itu punya Abang kok ,,sahut Arkan santai ,,


"kamu serius Arkan ,,kali ini lolita yang ikut menimpali karena saat mencari sang suami dirinya tidak sengaja mendengar,,


"iya sayang buat Abang Ryan biar ada kerjaan dari pada di rumah aja kan pasti bosen ,,


"tapi aku menolak Lita bilang suami mu jangan melakukan hal konyol,,


"aku tidak melakukan hal konyol lagian anggaplah aku investasi kita bagi dua ,,


"tidak aku menolak ,,ucap Ryan yang tidak mau ikut campur masalah pekerjaan,,


"mba Fina bantu dong ,,ucap Arkan ,,


"biar kami pikirkan ya Arkan lagian kan kamu tau kenapa sekarang kami tinggal disini ,,


"aku tau mba Fina dan Abang ingin menikmati masa tua di desa tapi tidak ada salah nya anggap saja memberikan luang untuk warga desa di sini yang tidak memiliki pendidikan tinggi tentu Abang dan mba tau bagaimana pabrik itu hanya akan menerima yang memberi mereka uang ,,


"jadi kamu tau semua itu ,,ucap Ryan tidak percaya karena selama ini memang di pabrik itu hanya menerima dia yang bisa membayar lebih ,,


"aku baru tau bang makanya aku memang sengaja membeli pabrik itu untuk Abang kelola dan jangan pandang dia mampu atau tidak tapi lihat dari mereka yang ingin bekerja dengan sungguh-sungguh,,ucap Arkan ,,


"Arkan aku bangga padamu ,,puji Lolita ,,


"mba gak nyangka kamu bisa peduli sama warga desa walau mereka tidak suka sama Lita ,,


"mba urusan mereka yang menyakiti istri ku biar jadi urusan ku karena aku punya rencana ,,


"Arkan jangan buat hal yang aku tidak suka ,,


"tenang saja sayang kamu pasti senang ,,


\*\*\*\*


"udh dengar belum ,,tanya salah satu ibu ,,


"apaan emang ada gosip apa lagi ,,tanya teman nya ,,


"si Dina kan suaminya di pecat ,,ucap ibu satu nya ,,


"masa sih tapi bagus lah ,,


"iya biar tau rasa ,,


"iya saya juga gak suka ,,


"lagi ngomongin saya ya ,,sahut dina yang tanpa sengaja mendengar saat dirinya lewat ,,


"eh Dina abis dari mana ,,ucap salah satu ibu-ibu mengalihkan pembicaraan,,


"udh deh Bu gak usah sok baik saya tau dan denger tadi ngomongin saya kan seharusnya ibu-ibu itu ngomongin Lita yang suami nya gak tau siapa emang gak lihat apa bnyak pria asing di rumah nya paket jas hitam-hitam,,


"saya lihat sih Bu tapi pas saya tanya katanya bodyguard kalo tidak salah ,,ucap satu teman nya ,,


"bodyguard apaaan sih Bu kayaknya itu nama panggilan suami baru ya ,,ucap satu teman lagi ,,


"bukan ibu-ibu kayaknya seperti satpam deh atau kaya yang biasa jaga malam di pos kamling kita ,,ucap Dina ,,


"tadi kata ibu Dina suaminya,,


"saya gak bilang gtu cuma bilang bnyak pria asing aja ,,elak nya ,,


"bahaya dong ,,sahut salah satu ibu ,,


"ya pasti bahaya apalgi ibu-ibu kan ada anak gadis awas Bu lebih baik lapor karena sudah meresahkan warga kan ,,hasut Dina ,,


"iya sih bener juga yang ibu Dina bilang bahaya emang ,,


"yasudah Bu saya pulang dulu ,,lain kali kalau mau ngomongin saya lebih hati-hati lagi ya ibu-ibu saya tidak akan marah kali ini tapi gak tau nanti ya kalau saya dengar lagi ,,sindir Dina dan langsung pergi ,,


"MAS ,,teriak Dina begitu sampai rumah melihat suaminya malah santai nonton tv ,,


"apa sih datang-datang marah-marah teriak gak jelas aku lapar nih gak masak apa ngapain aja keluar lama bnget pasti gosip lagi kan ,,oceh sang suami yang sudah hapal kelakuan sang istri,,


"lapar kamu bilang lapar mas aku marah wajar kamu pengangguran tidak menghasilkan uang apalgi tadi ibu-ibu di depan sana membicarakan kita kamu terutama bukan nya cari kerja lagi atau apa biar menghasilkan uang malah santai nonton tv apa kamu bodoh ,,maki Dina ,,


"cukup ya aku capek aku udh cari kerja tapi ya gimana belum dapat lagian aku tadi juga udh ke pabrik lagi siapa tau mereka mau menerima ku lagi dengan aku menyogok mereka tapi apa mereka menolak katanya bos yang baru akan membuat peraturan baru gak ada itu sogok menyogok orang dalam ,,kesal sang suami Dina saat mengingat tadi bahkan dirinya juga melihat karyawan baru rata-rata yang dulu dirinya tolak karena tidak mampu bayar sogokan masuk pabrik ,,


"ARRGGGGGHH ,,kesal Dina yang masuk kamar membanting pintu menutup keras ,,


"punya istri bisa nya ngomel lama-lama aku nikah lagi ,,kesal sang suami,,