
"semua berkumpul di ruang keluarga setelah selesai dengan makan malam bersama kini mereka berkumpul di tambah ramai dengan adanya bayi mungil si Susan anak nya Ratih yang baru beberapa bulan ,,
"lucu nya ,,gemes Reina ,,
"apa kamu sudah punya kekasih,,tanya Ratih,,
"belum Tante masih ingin belajar,,ucap Reina ,,
"dan aku belum mengijinkan dirinya punya kekasih,,ucap Arkan menimpali,,
"kenapa ,,tanya Ratih ,,
"ya biar mereka lebih fokus belajar agar mendapat nilai bagus ,,ucap Arkan ,,
"benar itu om aku setuju ,,ucap boy ,,
"klo Sean sendiri,,tanya Tian ,,
"klo Sean belum ada om karena masih sekolah masih jauh memikirkan soal wanita,,ucap Sean,,
"itu baru anak Daddy ,,bangga Arkan ,,
"hmmm belum memikirkan wanita ya Valerie itu apa ,, bisik boy pada Sean dan mendapatkan geplakan kepala dari Sean ,,
"sakit bodoh ,,ucap boy,,
"rasakan ,,sean,,
"oh ya klo anak ini siapa Lita ,,tanya Bu Susi yang daritd penasaran dengan kehadiran Pablo karena sejak datang Pablo langsung masuk ke kamar dirinya keluar saat makan malam ,,
"ini anak kami juga Bu namanya Pablo maaf baru aku kenalkan karena saat itu Pablo belajar di luar negeri bersama dengan bibi di sana ya kan Arkan ,,bohong Lolita,,
"iya Bu maaf lupa mengenalkan pada kalian ,,ucap Arkan,,
"tapi saat kalian menikah kenapa Pablo tidak datang padahal kan itu pernikahan kedua orang tua nya ,,tanya Bu Susi lagi ,,
"masalah itu sebenarnya waktu itu Pablo ada masalah soal pasport nya yang hilang jadi kami harus menunggu untuk dia bisa datang ,,bohong Lolita lagi ,,
"oh seperti itu sini nak peluk nenek ,,pinta Bu Susi ,,
"oh tampan nya cucu nenek yang satu ini lebih tampan dari boy ,,ucap Bu Susi ,,
"nenek aku lebih tampan dari Pablo ,,ucap tidak terima boy ,,
"sudahlah semua tampan ,,ucap Bu Susi dan Pablo duduk di dekat Bu Susi ,,
"ayah rasanya ingin bermain catur ayo Arkan kita bermain catur saja daripada disini bersama wanita ,,ajak ayah Joko dan Arkan mengikuti,,
"paman aku ikut ,,ucap Tian ,,
"dan kalian akan tetap disini dengan para wanita ,,tanya Reina kepada Sean,,Pablo,,boy,,
"iya kami akan ke kamar Sean saja main game ,,ucap boy,,
"Sani datang bersama Erik juga Doni dan Bobby,,
"maaf aku terlambat,,ucap Sani yang memeluk Lolita,,
"selamat ya Loli akhirnya aku akan punya keponakan lagi ,,ucap senang Sani ,,
"iya segera lah menyusul agar anak-anak kita sepantaran,,ucap asal Lolita,,
"mana bisa begitu ,,ucap Sani ,,
"dimana Arkan ,,tanya Erik ,,
"ada di taman belakang main catur sama ayah ,,ucap Lolita,,
"aku akan kesana ,,ucap Erik tapi matanya seperti meminta ijin pada Sani ,,
"sedangkan Doni dan Bobby berjaga di depan pintu utama,,
"apa kalian sudah resmi bercerai ,,tanya Bobby,,
"ternyata kau tau juga bagaimana dengan bos ,,tanya Doni ,,
"bos tidak tau karena aku tidak menceritakan nya tapi cepat atau lambat pasti akan ketahuan juga ,,ucap Bobby,,
"aku tidak cocok dengan nya pernikahan yang hanya di landasi kasihan sangat menyakitkan,,ucap Doni ,,
"apa kau tidak mencintai nya ,, tanya Bobby,,
"aku pikir itu cinta karena saat itu dia butuh sandaran saat kau tidak memberi kepastian tapi setelah aku menikah dan menjalani rumah tangga aku hampa ,,boleh aku tanya sesuatu,,tanya Doni,,
"apa ,,ucap Bobby,,
"apa kau masih mencintai Sani ,,ucap Doni ,,
"aku tidak tau karena aku tidak pernah percaya apa itu cinta walau aku memang menyukai Sani di awal tapi aku ragu ,,ucap Bobby,,
"apa kau tidak merasakan ada sesuatu diantara tuan Erik dan Sani ,,tanya Doni,,
"aku tidak bisa berkomentar karena itu privasi mereka yang terpenting untuk ku keamanan bos dan keluarga bos adalah utama ,,ucap Bobby dan Doni setuju akan itu ,,
"saat Sean dan Pablo asik bermain game boy diam-diam keluar dari kamar Sean dan menuju ruang keluarga disana masih ada para wanita yang asik mengobrol dan sudah pasti yang di incar boy adalah Reina ,,
"boy kok kesini ,,tanya Reina,,
"bosen KA game Mulu cari angin yuk di taman depan ,,ajak boy dan Reina setuju,,
"boy dan Reina duduk di bangku taman mension memandang langit yang cukup mendung ,,
"kak Reina boleh boy bertanya,,ucap boy ,,
"iya ada apa ,,jawab Reina,,
"apa tipe pria idaman ka Reina,,ucap boy,,
"tidak perlu tampan asal dia punya pribadi yang dewasa tidak kekanakan dalam menghadapi masalah pekerja keras dan bertanggung jawab juga setia dan sayang dengan ku dan keluarga ku ,,ucap Reina ,,
"sebanyak itu ,,ucap boy ,,
"iya karena dengan pria itu menerima semua yang aku katakan itu maka aku juga akan melakukan hal yang sama ,,ucap Reina,,
"menurut ka Reina aku Bagaimana,,tanya boy ,,
"kamu baik,,lucu ,,dan seru makanya aku suka ,,ucap Reina dan sudah pasti ucapan Reina membuat boy salah tingkah,,
"ka Reina juga suka sama aku dan aku juga suka sama ka Reina ,,ucap boy blak-blakan,,
"iya jelas suka karena kita saudara dan kamu sudah seperti Sean adik yang aku sayang ,,ucap Reina,,
"deg,,,,adik ka ,,ucap boy tercekat tidak tau harus menangis atau kabur dari mension,,
"setelah perbincangan yang cukup membuat syok boy dirinya kembali ke kamar Sean dan melihat Sean juga Pablo sudah tidur ,,
"kalian memang adik nya tapi kenapa aku juga harus dianggap adik nya ,,gumam boy yang ikut tidur bersama Sean dan Pablo ,,
"dengan siapa kau datang ,,tanya Arkan ,,
"bersama Sani dan Doni ,,ucap Erik,,
"seperti sekarang kalian cukup akrab ya ,,ucap Arkan,,
"aku tidak mungkin bertengkar terus dengan nya ,,elak Erik ,,
"iya juga sih bagus kalian mulai akrab,,Arkan ,,
"semua sudah kembali ke aktivitas nya kembali dan Bu Susi juga ayah Joko sudah kembali ke desa karena Bu Susi dan ayah Joko tetap ingin tinggal di desa karena bnyak kenangan mereka disana sedangkan Ratih dan Tian masih ingin memikirkan tentang tawaran Lolita padanya soal pekerjaan karena berat meninggalkan Bu Susi dan ayah Joko di desa ,,
"bagaimana dengan dedek bayi apa mengidam sesuatu,,tanya Arkan ,,
"tidak seperti nya dedek cukup mengerti kalian sibuk ,,ucap Lolita,,
"yasudah aku berangkat kerja dulu bila ada sesuatu atau ingin sesuatu katakan ya ,,ucap Arkan ,,
"iya ,,aku nanti mau ke rumah mba Fina boleh ya ,,ucap Lolita,,
"boleh tapi bawa Doni untuk menjaga mu aku tidak mau sayang ku ini kenapa-napa ,,ucap Arkan ,,
"iya Doni akan bersama ku ,,ucap Lolita,,
\*\*\*
"kenapa dengan wajah mu ,,tanya Sean ,,
"seperti nya aku menyerah ,,ucap boy ,,
"menyerah dalam hal apa ,,ucap Sean ,,
"tidak ada aku hanya akan menyerah saja ,,ucap boy ,,
"terserah kau saja ,,ucap Sean yang tidak paham ,,
"boy apa benar Valerie akan pindah sekolah ,,tanya sean,,
"iya dari yang aku dengar seperti itu ,,tapi masalah kapan pergi nya aku tidak tau ,,ucap boy ,,
"apa aku harus menyerah padanya ,,tanya Sean ,,
"jngan terlalu memaksa kan perasaan anggap saja kalian tidak berjodoh,,ucap boy ,,
"mungkin aku akan menyerah seperti mu ,,ucap Sean ,,
("*aku menyerah karena ka Reina bodoh ,,boy* ,,
,
,
,
,
,
,
,
,
,
,
,
,
,
,
,
,
,
,
,
,
,
,
,
,
,
,
,
,,
,,
,
,
,
,
"hayooooo mau di cepetin apa enggak nih problem cinta Sean dan boy sama ya karena wanita ,,