ARKAN MAHENDRADATTA

ARKAN MAHENDRADATTA
?



"saat ini dalam ruangan kerja Arkan sudah ada Lolita dan Sean begitu juga Erik dan Arkan tidak ketinggalan Bobby yang berada di samping Arkan ,,


"boleh hanya kami bertiga saja di dalam ruangan ini ,,pinta Lolita,,


"baik bila itu permintaan mu ,Erik juga Bobby tunggulah di luar Pastika tidak ada yang mendengar,, perintah Arkan dan Erik juga Bobby keluar dari ruangan itu yang kini hanya ada Sean dan Lolita juga Arkan ,,


"sebelum nya kami berdua meminta maaf karena datang di waktu yang tidak tepat dan maafkan kami yang membuat kekacauan di perusahaan mu ,,ucap Lolita tidak enak hati ,,


"mamah ,, panggil Sean,,


"sebenarnya a,,a,,,,,,ak,,,aku ingi,,ingin meng,,, mengatakan ba,,,bahwa ,,,ucap terputus karena Sean sudah gemas dengan sang mamah ,,


"kami datang kesini memang ingin bertemu dengan mu papah ,,ucap lantang Sean ,,


"maafkan aku papah seharusnya aku jadi penengah untuk masalah kalian bukan semakin memperumit keadaan seharusnya masalah kalian aku tidak ikut campur sebagai anak aku harus bisa mengontrol emosi ku dan sikap ku ,,ucap sesal Sean ,,


"apa maksudnya ini ,,tanya Arkan tidak mengerti ,,


"meminta maaf seharusnya papah yang meminta maaf pada kalian papah yang sudah menyakiti mamah dan papah juga yang sudah menelantarkan nya kalian tidak salah seharusnya disini aku yang salah ,,ucap tulus dan penuh rasa sesal Arkan ,,


"papah Sean merindukan papah ,,ucapan Sean seakan menusuk hati Arkan dan tidak lama Sean berdiri dan berjongkok di hadapan Arkan lalu memeluk nya ,,


"maafkan Sean yang egois papah maafkan Sean yang memukul papah waktu itu ,,ucap Sean yang masih memeluk nya Arkan tidak bisa berkata-kata lagi putra nya datang sendiri padanya dan meminta maaf yang seharusnya meminta maaf Arkan ,,


"papah yang salah nak Sean tidak salah ,,ucap Arkan ,,


"tidak Sean salah mamah bilang kita tidak boleh menyimpan dendam karena akan menyakiti hati kita sendiri Sean menyadari itu disaat papah malam itu dengan tulus memohon maaf pada Sean ,,ucap Sean dan Arkan semakin erat memeluk sang putra ,,


"Sean sudah memaafkan papah ,,tanya Arkan ,,


"Sean sudah memaafkan papah dan Sean juga minta maaf sama papah ,,ucap sesal Sean ,,


"putra ku kau memang putra ku terima kasih untuk semua nya tuhan kesempatan ini terima kasih ,,ucap syukur Arkan ,,


"pah bisa lepas dulu Sean sesak tidak bisa nafas ,,pinta Sean karena makin erat pelukan Arkan setelah sadar dari kelakuan nya Arkan melepaskan pelukannya,,


"maaf,,maaf papah terlalu senang ,,ucap nya yang melirik Lolita hanya diam dan tertunduk menangis ,,


"Sean boleh papah minta waktu berdua dengan mamah ,,bisik Arkan di telinga Sean ,,


"pah mamah sudah memaafkan papah ,,bisik Sean dan Arkan seakan tidak percaya ,,


"selamat berjuang papah aku keluar dulu ,,ucap Sean di telinga Arkan dan keluar dari ruangan itu meninggalkan Lolita dan Arkan ,,


"loh om Erik dan om Bobby ya mau temani Sean gak ke kantin Sean lapar ,,ajak Sean ,,


"tapi bagaimana dengan yang di dalam ,,tanya Erik ,,


"sudah urusan orang dewasa tidak mungkin aku ikut campur ayo om kita makan saja ,,ajak Sean lagi dan mereka pikir ada benar nya juga ,,


"di dalam ruangan itu hanya saling melirik dan terdiam belum ada yang mau bicara lebih dulu membuat salah satu diantara mereka gemas ,,


("*ngomong duluan donk kan sebagai wanita malu klo duluan ,,Lolita ,,


("katanya udh maafin tapi cuma lirik-lirik doank kaya ABG aja ,,Arkan ,,


("ngomong Napa ,,Lolita ,,


("apa aku harus duluan tapi malu ,,Arkan,,


("dasar sudah tua apa sudah tidak peka lagi ,,kesal Lolita di hati nya ,,


"persetan aku duluan ,,Arkan* ,,


"percakapan yang cuka di dalam hati karena salah satu dari mereka tidak mau ada yang memulai pembicaraan,,


"Lolita bagaimana kabar mu ,,tanya Arkan basa-basi (bodoh kau Arkan sudah pasti baik lihat dia sehat dan cantik ,,ucap di hati Arkan ,,


"(pertanyaan bodoh baiklah jawab saja ,,Lolita ,,


"kabar ku baik kamu bisa lihat sendiri kan ,,jawab Lolita,,


"iya juga aku kenapa harus bertanya itu ,,ucap Arkan ,,


"sebenarnya ,,ucap mereka bersamaan,,


"heheheheh kamu duluan saja ,,ucap Arkan ,,


"kamu duluan saja ,,ucap Lolita ,,


"tidak kamu saja ,,Arkan ,,


"kamu saja aku nanti saja ,,Lolita ,,


"baiklah,,ucap mereka secara bersamaan lagi dan semakin kikuk keadaan,,


"hmmmmmm baiklah aku duluan ,,ucap Lolita ,,


"Arkan maafkan aku karena tidak memberitahu mu tentang kehamilan ku saat itu karena disaat aku berharap dirimu datang ternyata Bobby yang datang membawa surat perceraian kita ingin sekali aku bilang bahwa aku hamil anakmu tapi rasa nya sulit ,,aku memang membenci mu amat sangat membencimu dulu hingga hadir nya Sean membuat aku menyadari dendam tidak akan membuat hati ku tenang ,,


"Arkan aku sudah memaafkan mu jauh sebelum kita bertemu lagi apalagi setelah Sean bertemu dengan mu bnyak yang berubah darinya aku menyadari pentingnya sosok seorang papah baginya Sean tidak pernah bertanya dimana dan kenapa aku pikir Sean akan baik-baik saja tapi ternyata aku yang egois aku yang serakah Sean butuh papah nya bukan hanya aku ,,tangis Lolita pecah karena rasa sesak di hatinya Arkan mendekati Lolita dan memeluk nya berulang kali kepala Lolita di cium nya ,,


"sudah jngan di lanjutkan akan sangat menyakitkan untukku maafkan aku atas semuanya dan aku mohon beri satu kesempatan padaku sekali lagi akan aku buat kau wanita paling bahagia di dunia ini ,,ucap Arkan janjinya pada Lolita ,,


"tapi aku takut Arkan ,,ucap Lolita di pelukan. Arkan lalu Arkan menangkup wajah Lolita agar melihat nya mata mereka bertemu saling memandang satu sama lain Air mata keduanya tidak terbendung lagi Arkan sangat menyadari betapa wanita di hadapan nya ini adalah sumber kebahagiaan nya hidup nya ,,


"hanya satu kali ini percaya padaku aku mohon Lolita Gelael aku sangat mencintaimu tidak ada yang bisa menggantikan mu di hatiku maafkan semua kesalahanku dimasa lalu dan kita bangun lagi rumah tangga bersama aku ,,kamu ,,Reina dan Sean ,,ucap Arkan dan memeluk nya ,,


"bila itu terjadi bunuh aku Lolita bunuh aku rela mati untuk mu ,,ucap janji Arkan ,,


"dan aku tidak bisa membunuhmu bodoh ,,karena bila itu terjadi aku masuk penjara dan siapa yang akan menjaga Sean ,,kesal Lolita ,,


"ya ampun Lolita ,,Arkan gemas dengan perkataan Lolita kenapa mikir sampai ke penjara,,


"hubungan kedua nya sudah lebih baik bahkan saat ini Arkan dan Lolita sudah makan siang bersama hanya berdua di ruangan itu karena sampai saat ini Sean putra nya tidak juga kembali,,


"apa mereka baik padamu ,,tanya Arkan ,,


"siapa yang kamu maksud Arkan ,,ucap Lolita,,


"keluarga baru mu apa mereka baik padamu,,ucap Arkan penasaran,,


"mereka semua baik padamu Bu Susi dan ayah Joko semua nya KA Fina Abang Ryan dan Ratih juga Tian ,,ucap Lolita,,


"pria yang merangkul mu saat di kantor polisi itu kan ,,ucap Arkan ,,


"jadi kamu ada disana di kantor polisi itu sedang apa kamu disana sebenarnya ,,tanya balik Lolita ,,


"mati aku ,,gumam Arkan,,


"kamu mengatakan sesuatu,,tanya Lolita ,,


"tidak hanya perasaan mu saja mungkin ,,bohong Arkan ,,


"pokoknya jngan terlalu dengan pria itu aku tidak suka ,,Arkan mulai posesif pada Lolita padahal mereka baru baikan ,,


"Arkan Tian itu suaminya Ratih gak mungkin aku suka juga kamu tuh ya mikir nya ,,ucap Lolita ,,


"tetap saja dia berani merangkul mu saat itu kau tau aku sangat kesal saat melihat kamu nyaman di pelukan nya ,,ucap Arkan ,,


"mau menyalahkan aku lagi Arkan saat itu aku sendiri tidak menyadari lagian aku panik Sean di tangkap padahal itu kali pertama liburan nya di rumah KA Fina ,,cerita Lolita ,,


"sudah aku malas membahas nya ,,elak Arkan ,,


"kau itu aneh ,,ucap Lolita ,,


"aku aneh kenapa ,,tanya Arkan,,


"berapa banyak wanita yang bersama mu atau bahkan kamu nikahi ,,dan dhammmmmm pertanyaan menjebak di jawab perang gak di jawab pasti nanti ketahuan juga ,,


"begini Lolita saat itu aku emosi jadi aku menikah lagi dengan wanita yang aku benci tidak lama setelah itu aku bercerai dari nya Karen wanita itu memiliki kekasih di belakang ku ,,cerita Arkan dan benar saja Lolita marah-marah,,


"enak sekali ya aku susah aku menderita hamil Sean kamu enak-enakan menikah lagi dimana otak kamu pria tua kurang ajar apa saat ini tidak ada wanita lagi kau mendekati ku iya jadi ucapan mu tadi bohong semua iya ,,kesal Lolita ,,


"Lolita sayang tidak begitu dan itu sudah lama sekali sayang jngan marah ya please,,mohon Arkan ,,


"aku marah sama kamu pokoknya ,,Lolita masih kesal ,,


"sayang apapun akan aku lakukan tapi jngan marah ya kita baru baikan loh ,,ucap Arkan ,,


"tidak bisa aku tetap kecewa sama kamu bukannya mencari ku malah menikah lagi emang BRENGSEK kamu Arkan ,,teriak Lolita,,


"iya ,,iya ,,iya ,,aku pria brengsek paling brengsek jadi maafin aku ya ,,mohon Arkan ,,


"didalam lagi kenapa Sean ,,tanya Erik yang ternyata mereka menguping dan membuka pintu sedikit ,,


"biasa om kayaknya papah dapat masalah ,,ucap santai Sean ,,


"si bodoh itu suka sekali cari masalah ,,umpat Erik,,


"om pria yang di bilang bodoh papah ku ,,kesal Sean pada Erik ,,


"hehehehe lupa ,,ucap Erik ,,


"pokoknya aku marah ,,teriak Arkan dan buru-buru Sean menutup pintu ruangan karena takut ketahuan dan makin repot kena semua yang ada ,,


"om mending cari aman saja di mana ruangan om Erik ,,usul Sean ,,


"ayo kita kabur ke ruangan om saja ,,ajak Erik dan mereka pergi tinggal Bobby yang setia berdiri di pintu ruangan Arkan ,,


,


,


,


,


,,


,


,


,


,


,


"kan gtu doank di maafin sama Lolita padahal kan luka nya terlalu dalam 🥺🥺🥺😭🥺,,