
"esok berita sudah menyebar bahkan saat Lita dan Fina sedang berjalan santai pun di pagi hari ada beberapa yang melewati mereka dengan terang-terangan membicarakan Lita tapi bagi Lita itu sudah biasa toh sekarang Lita sudah punya suami apa yang bisa dia takutkan dulu saja dia tak takut apalgi sekarang dan gila nya lagi saat Lita bangun di pagi hari beberapa bodyguard juga berjaga di rumah kedua orang tuanya bahkan Doni pun ada disana bersama Bobby apa yang akan suaminya lakukan juga Lita gak tau ,,
"eh neng Lita gimana ya maaf nih saya denger katanya anak yang dikandung ini yang gak ada bapak nya ya ,,tanya salah satu ibu,,
"iya mba Lita kok bisa sih yang dulu aja gak tau siapa bapak nya terus sekarang hamil lagi gak tau bapak nya apa Sean gak kecewa itu punya adik lain bapak ,,tanya satu ibu nya lagi ,,
"mba Lita seharusnya tinggal di kota jangan bergaul bebas bnget kan jadinya gini hamil tanpa bapak kasihan ya Sean ,,ucap ibu lain nya ,,
"maaf ya mba jangan tersinggung abis berita nya sudah menyebar kemana-mana saya hanya penasaran makanya tanya langsung jangan sakit hati ya mba ,,
"kalau gak tau orang sakit hati maka jaga ucapan ibu-ibu pada adik ku ,,Fina ikut marah karena tidak terima ,,
"mba Fina seharusnya kamu lebih bisa menasehati adik kamu bukan membiarkan dirinya bebas begini apa gak malu nanti almarhum ibu dan ayah kamu ,,
"Lita sudah punya suami ingat dan dengar baik-baik Lita sudah punya suami bahkan kalau dia mau desa ini bisa dia ratakan dan kalian semua terusir ,,ancam Fina ,,
"mba Fina jangan membual sejak Lita datang saya tidak lihat suaminya oh apa yang bnyak itu ya yang di rumah mba yang pakai jas hitam itu ya bnyak juga bapak ,,
"JAGA UCAPAN IBU-IBU YA ATAU KALIAN AKAN MENERIMA AKIBAT NYA ,,ancam nya lagi tapi ya memang selama ini Arkan tidak keluar rumah karena Lita yang minta karena tidak mau sang suami di lirik-lirik gadis desa apalgi ibu-ibu yang melirik nya Lita tak rela ,,
"sudah mba kita pergi saja ,,pinta Lita yang tidak mau memperpanjang masalah karena dirinya lelah ,,
"mba Lita lebih baik pergi dari desa ini karena kami tidak mau kena sial ,,teriak salah satu ibu kepada Lita dan Fina yang mulai jauh ,,
"berani bnget kamu dina,,
"biar aja kan dengan begitu dia gak betah aku gak mau ya suami aku terpikat lagi sama janda gak jelas itu ,,
"tapi kan lita udh nikah sama orang kaya ,,
"walau udh nikah tetap aja kan bukan bapak kandungnya Sean ,,
"iya sih menikah juga dadakan dan langsung tinggal di kota ,,
"iya makanya sudah pasti dia di usir suaminya terus ya lihat dapat pria berjas hitam bnyak pasti bapak nya semua itu ihhhhh aku jijik bayangin dia main sama pria bnyak ,,
"iya Dina aku juga gak nyangka,,ucap teman nya ,,
**
"kenapa diam Lita seharusnya kamu lawan mereka Dina dan yang lain nya kan dari dulu gak suka sama kamu apalgi dulu suami nya terang-terangan ngelamar kamu dan dengan jahat nya malah suami nya yang bilang kamu yang maksa buat di nikahin ,,kesal Fina karena Lita diam tadi ,,
"aku gak mau nambah masalah mba lagian aku disini sama Arkan liburan bukan cari musuh ,,
"Lita kamu juga berhak membela diri kamu apa kamu gak merasa mereka sudah keterlaluan bahkan terang-terangan an menghina kamu dan kandungan mu tapi kamu juga harus memikirkan perasaan Arkan suami kamu bagaimana bila dia mendengar sendiri istri nya di sakiti apa kamu tidak merasakan bagaimana kecewa Arkan nanti ,,
"mba kan tau aku tidak mengijinkan Arkan keluar karena takut sama pada wanita di desa ini ,,
"mba tau tapi mereka juga harus tau suami kamu harus agar mereka tidak asal bicara ,,
"akan aku pikirkan ,,
"bagus kalau begitu mba gak mau ya kamu stress dan keponakan mba yang kena imbas nya ,,
"iya mba iya paham aku nanti aku ajak Arkan keluar dan jalan bareng ,,
"gitu dong,,
**
"sayang gimana jalan-jalan santai nya ,,
"capek mau jus apel ,,manja Lolita,,
"haus ya mau aku suruh Bobby yang buat ,,
"gak mau bisa kamu aja gak yang buatin buat aku ,,
"apa sih yang gak buat kamu sayang ,,
"gombal ,,ucap Fina ,,
"gombal nya sama kamu sayang ,,
"uwekkk ,,sang istri malah menjulurkan lidahnya ,,
"seperti nya aku tidak tahan sayang ,,ucap Arkan yang malah menarik sang istri masuk ke kamar ,,
"Arkan ,,teriak sang istri tapi terlambat sang suami sudah mengunci pintu kamar sedangkan mereka yang berada di luar hanya menggelengkan kepala ,,
"tuan ganas juga ya ,,salah satu bodyguard,,
"iya kan memang begitu tuan dengan nyonya ,,jawab teman nya ,,
**
"lagian ngapain tadi pake ngeledek kan jadi pengen ,,
"dasar kamu ya sudah sana buatin aku jus apel ,,
"iya sayang siap laksanakan,,
**
"esok nya benar Lolita mengajak sang suami agar tidak ada yang berani menghina nya lagi dan sekalian menunjukkan pada orang desa bahwa dirinya sudah punya suami walau sebenarnya mereka tau Lolita sudah menikah tapi saat menikah dulu mereka menikah di kota dan tidak bnyak yang tau bagaimana wajah sang suami apalagi saat pemakaman sang suami tidak datang tidak hanya mengajak sang suami tapi lolita juga membawa Bobby dan Doni yang membawa beberapa makanan dan minuman untuk mereka nanti beristirahat,,
"nyonya istirahat dulu ya ,,pinta Doni ,,
"nanti saja dikit lagi sampai ,,ucap Lolita karena ada tujuan yang harus dirinya buktikan,,
"sayang memang kita mau kemana katanya mau jalan santai agar adik bayi sehat ,,
"iya Arkan tapi kan kita harus jalan-jalan sedikit jauh agar mereka tau siapa aku ,,
"maksud nya apa sih ,,
"udh ikut aja nanti juga kamu paham sayang ,,ucap Lolita karena kali ini dirinya akan buktikan suaminya tampan dan kaya biarlah Lolita tamak kali ini sombong kali ini ,,
"benar saja tidak lama dari mereka berjalan terlihat beberapa ibu-ibu yang berjalan ke arah Lolita seperti memang menunggu sang istri itulah yang di tangkap dari pandangan Arkan dan dua bodyguard nya ,,
"eh neng Lita sama siapa bnyak banget bawa suami nya ,,sindir ibu Dina ,,
"iya yang mana nih bapak nya Sean ,,ucap ibu satu nya bu ela ,,
"eh apa yang di depan suami yang anak sekarang apa yang di belakang kok jalan nya gak barengan aja sih ,,ucap Dina lagi dan dua wanita lain tertawa ,,
"suami maksud nya apa sayang ,,tanya Arkan ,,
"aduh kasihan ya udh tampan tapi mau aja di bohongin sama Lita ,,
"maksud nya apa ya Bu ,,tanya Arkan karena harus tahu jelas arah bicara kemana ,,
"emang gak tau ya Lita ini wanita nakal suami saya aja sempet di rayu sama dia bahkan udh mau di nikahin terus juga suami nya sari ya kan ibu-ibu,,ucap Dina ,,
"jangan asal bicara saya tidak seperti itu ,,
"udh Lita ngaku aja suami saya yang cerita kamu maksa dia buat di nikahin kan agar anak kamu Si Sean itu ada bapak nya ,,
"jaga omongan ibu Dina ya ,,sahut Arkan ,,
"loh kok mas nya yang marah itu kenyataan nya Lita datang ke kampung ini waktu itu saat sedang hamil dan tidak tau suaminya dimana apalagi kalau bukan wanita murahan,,
sakit sangat sakit Arkan ingat dulu bagaimana dirinya malah menikah dengan sella dan membuang sang istri,,
"saya suami nya ,,ucap tegas Arkan tapi apa malah hanya tawa yang di perlihatkan oleh ibu-ibu ya jelas mereka tau suami karena Lita menikah lagi ,,
"jelas mas suaminya sekarang tapi mana tau bapak asli Sean siapa Lita ini sudah penggoda suami orang belum lagi para pria di desa ini sangat ingin menikah dengan nya saya hanya kasihan sama mas karena kena tipu sama wajah Lita yang sok polos ,,
"JAGA BICARA ANDA DENGAN ISTRI SAYA ,,bentak Arkan tidak terima ,,
"KENAPA MARAH MEMANG ITU KENYATAAN,,bentak balik Dina,,
"jaga ucapan anda kepada tuan dan nyonya saya ,,ucap Bobby berusaha tidak lepas kendali,,
"oh rupanya kamu hanya jongos kirain suami nya juga ,,
"JAGA BICARA ANDA NYONYA SAYA SUAMI SAH NYA DAN SEAN PUTRA KU PUTRA DARI SEORANG ARKAN MAHENDRADATTA,,ucap tegas Arkan yang sudah tidak terkendali sedangkan Lolita hanya diam memang sengaja memancing sang suami,,
"jelas suami anda karena anda bapak sambung nya ,,ucap Dina tetap pada pendiriannya,,
"jadi anda tidak percaya pada apa yang saya ucapkan,,
"maaf ya mas saya tau Lita menikah dengan anda juga karena anda orang kaya wajar Lita kan matre selalu merayu dan memeras para pria di desa dengan wajah polos nya ,,
"anda sudah kelewat batas nyonya ,,kali ini bobby yang maju karena bila tuan nya tetap emosi entah apa yang terjadi karena Arkan tidak mengenal siapa lawan nya ,,
"saya hanya mengingatkan kalian agar jangan mau tertipu,,ucap tegas Dina ,,
"sudah Dina kita pergi lagian gak seru juga lihat Lita hanya diam apa dia malu bila nanti di tanya sama suaminya nanti sudah tinggal kan saja mereka ,,ajak temen satu nya ,,
"INGAT LITA URUSAN KITA BELUM SELESAI,,ANCAM DINA DENGAN BERTERIAK,,
"kenapa kamu diam ,,kali ini Arkan menatap sang istri yang menunduk dan Arkan tau sang istri sedih ,,
"jangan menangis untuk hal yang tidak perlu wanita itu akan jadi urusan ku ,,ucap Arkan yang langsung memeluk sang istri sedangkan Bobby dan Doni hanya bisa membuang pandangannya ke arah lain ,,