
"bos kenapa tidak katakan yang sesungguhnya dan kita kembali pulang nyonya pasti sangat terpukul dengan berita bos dan wanita itu belum lagi mertua bos meninggal,,ucap Bobby,,
"jngan mengatur ku dan masalah dengan istri ku biarkan sampai sejauh mana dia percaya padaku ,,ucap Arkan,,
"bos nyonya pasti akan membencimu dan tuan muda juga ,,ucap Bobby,,
"aku tau putra ku jadi biarkan mereka merespon seperti apa yang sekarang kita mainkan adalah buat wanita itu hancur karena sudah membuat kesayangan ku merasakan sakit ,,ucap Arkan ,,
"baik bos ,,ucap Bobby karena tidak mungkin melanggar perintah bos karena selama ini semua memang sudah di atur bos nya ,,
"Lolita dan yang lain nya masih dalam keadaan berduka bersyukur kembar tidak rewel dan mengerti keadaan,,
"momi ,,ucap marvinia yang memeluk Lolita lalu mencium mata dan pipi mom nya ,,
"sayang mom tidak apa-apa,,ucap Lolita,,
"mom ada aku disini ,,ucap marvinia karena saat ini marvela sedang bersama Reina
"iya sayang mom tau terima kasih ya ,,ucap Lolita yang memeluk sang putri dan menahan tangis nya karena bagaimanapun Lolita harus tegar dan tidak boleh cengeng,,
"mom aku lapar ,,ucap marvinia dan Lolita tau setiap melihat Lolita sedih maka marvinia akan beralasan lapar agar mom nya teralihkan,,
"iya sayang kita ke dapur mau di masakan apa ,,ucap Lolita yang tersenyum,,
"Tante sangat terpukul dengan kepergian kakek dan nenek secara bersamaan,,ucap boy yang saat ini bersama Sean dan Pablo ,,
"ya aku bisa melihat nya ,,ucap Sean ,,
"aku sudah minta ijin sama mami sella untuk lebih lama bersama mom dan kembar jadi biar aku yang menjaga mereka ,,ucap Pablo ,,
"terima kasih ,,ucap Sean ,,
"maafkan aku ,,ucap Sesal boy ,,
"aku tidak ingin membahas itu sekarang lebih baik lupakan dan anggap tidak ada masalah ,,ucap Sean yang berpikir logis ,,
"baiklah aku anggap kamu sudah memaafkan aku ,,ucap boy ,,
"bagaimana dengan kuliah mu ,,tanya Sean ,,
"baik dan lancar aku sedang sibuk dengan bnyak tugas ,,ucap boy ,,
"ya mom sering cerita itu padaku ,,tapi apa harus tidak pulang bodoh ,,kesal Sean ,,
"katanya tidak usah di bahas ,,ucap boy ,,
"sudah lupakan,,ucap Sean ,,
"aku dengan papi kalau kau sedang belajar tentang perusahaan,,ucap boy ,,
"ya dan semua berjalan lancar tidak begitu sulit tapi aku masih harus belajar lagi ,,ucap Sean ,,
"oh ya Pablo bagaimana dengan mu apa disana baik-baik saja ,,tanya boy ,,
"aku baik-baik saja dan semua berjalan lancar kedua orang tua ku sedikit demi sedikit sudah berubah peduli padaku ,,ucap Pablo ,,
"baguslah bila tidak aku akan meminta mom menggunakan jalur hukum,,ucap Sean ,,
"andai saja aku selalu bersama kalian ,,pinta Pablo ,,
"hey kau tetap adik ku itu tidak akan mengubah apapun mom juga ,,ucap Sean ,,
"aku beruntung,,ucap Pablo ,,
"di dapur Marvinia terus saja berbicara tentang bnyak hal dan secara perlahan Lolita sabar memberitahu dan menjelaskan Lolita belajar ikhlas menjalani semua nya sampai titik nanti dimana dirinya menyerah ,,
"mom ,, panggil Reina yang bersama marvela yang tertidur,,
"sini sayang berikan pada mom adik mu tidur ,,pinta Lolita,,
"tidak usah mom biar aku saja yang menidurkan di kasur ,,ucap Reina yang pergi meninggalkan Lolita dan marvinia,,
"mom disini ,,tanya sean,,
"iya sayang kenapa ,,ucap Lolita,,.
"mom ikut pulang bersama ku atau bagaimana karena lusa aku ada rapat penting bersama om Erik ,,ucap Sean,,
"mom akan disini dulu lagian tenang saja ada Remon dan Roy ,,ucap Lolita,,
"mom Pablo akan menemani mom ,,sahut Pablo yang ikut menimpali,,
"apa tidak masalah ,,ucap Lolita,,
"tidak mom lagian mami sella sudah beri ijin ,,ucap Pablo ,,
"yasudah mom hanya tidak enak ,,ucap Lolita,,
"Pablo akan menjaga mom dan kembar ,,ucap Pablo ,,
"maafkan Sean mom ,,ucap nya penuh sesal karena kesibukan nya dan masalah dari Daddy nya yang belum juga reda ,,
"iya sayang mom mengerti ,,ucap Lolita,,
"mom aku mau tidur ,,ucap marvinia,,
"ayo sama Abang saja ,,ajak Pablo dan marvinia langsung merentangkan tangannya minta di gendong ,,
"mom tidak apa-apa,,tanya Sean saat Pablo dan marvinia sudah pergi ,,
"mom tidak apa-apa hanya butuh waktu untuk menenangkan diri ,,ucap Lolita,,
"mom bisa berbagi dengan ku ,,ucap Sean ,,
"tidak sayang mom baik-baik saja tidak usah khawatir Sean putra ku jngan benci Daddy karena kita tidak tau apa yang terjadi disana ,,pinta Lolita,,
"mom aku sangat kecewa dengan Daddy,,ucap kesal Sean ,,
"sayang dengarkan mom ini masalah mom dan Daddy jadi biarkan mom dan Daddy yang selesai kan ,,ucap Lolita,,
"apa mom sangat mencintai Daddy,,tanya Sean ,,
"sayang kenapa bertanya seperti itu ,,ucap Lolita,,
"sayang cinta tidak bisa diukur dan suatu saat nanti kamu akan mengerti apa itu cinta karena sejatinya cinta tidak bisa di jelaskan dan di jabarkan ,,ucap Lolita,,
"mom boleh minta peluk ,,ucap Sean tiba-tiba,,
"sini sayang peluk mom ,,ucap Lolita dan mereka berpelukan Reina dan Pablo yang melihat itu merasakan bagaimana terluka nya momi mereka karena Daddy,,
"ka Reina aku gak tega sama mom ,,ucap Pablo ,,
"seperti permintaan mom kepada Sean itu juga berlaku pada kita anak nya jngan bahas apapun tentang Daddy dan masalah yang beredar,,ucap Reina,,
"iya ka Reina Pablo tidak akan benci Daddy tapi hanya kecewa saja dengan sikap Daddy,,ucap Pablo ,,
"dek jngan benci Daddy itu pinta mom ,,ucap Reina dan mereka memilih masuk ke kamar kembali menemani si kembar yang terlelap,,
"Fina tidak kalah terpuruk nya dengan meninggal nya kedua orang tua nya Ryan sebagai sang suami hanya bisa menenangkan bahkan Fina beberapa kali pingsan karena belum bisa menerima kepergian kedua orang tua nya secara bersamaan, boy saja tidak sanggup melihat mami nya yang biasanya ceria jadi sedih dan sangat terpuruk,,
"Ratih dan Tian bagaimana,,tanya Lolita,,
"tapi bagaimana dengan rumah paman dan bibi kalau kami ikut dengan mba Lita ,,Ratih ,,
"aku akan membayar orang untuk merawat rumah ayah dan ibu pasti mba Fina tidak keberatan,,ucap Lolita,,
"apa kami tidak akan merepotkan mba ,,ucap Ratih tidak enak ,,
"tidak bukankah tawaran itu sudah lama suami ku tawarkan kalian saja yang lama berpikir,,ucap Lolita,,
"maaf mba saat itu kami belum bisa meninggalkan paman dan bibi ,,ucap Tian ,,
"keputusan ada pada kalian ini juga untuk masa depan Susan ,,ucap Lolita,,
"kalau kalian tidak ingin tinggal di mension bersama ku biar nanti suami ku Carikan rumah untuk kalian atau kalian bisa menempati rumah yang di berikan untuk ibu dan ayah ,,ucap Lolita,,
"jngan mba itu bukan hak kami ,,tolak Tian ,,
"baiklah pikirkan selama aku berada disini begitu aku kembali kalian harus ikut dengan ku ,,ucap Lolita,,
"itu sama aja mba kami gak boleh nolak donk ,,ucap Ratih ,,
"iya Memang aku mau kalian ikut aku tidak ada lagi penolakan pikirkan untuk masa depan Susan Ratih aku peduli padamu dan lagian keahlian Tian sayang bila tidak di asah aku tau dia punya keahlian,,ucap Lolita,,
"iya mba ,,ucap Ratih ,,
"yasudah aku masuk dulu mau lihat mba Fina ,,ucap Lolita yang masuk kedalam rumah ,,
,
,
,
,
,
,
,
,
,
,
,
,
,
,
,
,
,
,
,
,
,
,
,
,
,
,
,
,
,
,
,
"aku lebih suka blak-blakan kan gak mau pusing-pusing mikir yang penting dapat kesel nya aja 🤭🤭🤭🤭🤭,,
"nanti lagi nyari yang bikin emosi ya ,,