ARKAN MAHENDRADATTA

ARKAN MAHENDRADATTA
?



"tak berselang lama pengacara Fina datang dan mengajukan surat permohonan agar di bebaskan tapi wanita itu tidak mau Sean dan boy bebas karena ada dua saksi yang rela berbohong demi wanita itu padahal disana mereka juga tau siapa yang membuat masalah lebih dulu dan bukan tanpa alasan pasti ada seseorang di belakang wanita itu ,,


"tidak tau darimana Erik datang dengan pengacara nya seperti dewa penolong Fina dan Ryan yang memang mengenal Erik pun sangat berterima kasih padanya karena dan berkat bantuan Erik dan pengacara nya Sean dan boy bebas tapi pasti ada udang dibalik batu ya kan semua memang sudah rencana Arkan agar mereka hutang Budi ,,


"terima kasih bnyak tuan Erik ,,ucap Fina ,,


"tuan bagaimana anda bisa tau kami ada disini ,,tanya Ryan karena janggal tiba-tiba rekan bisnis nya datang membantu,,


"karena saat kejadian saya disana dan melihat semua nya jadi tidak ada salah nya membantu,,ucap Erik ,,


"terima kasih tuan Erik terima kasih ,,ucap sopan Lita ,,


"tidak apa-apa nyonya kita semua bersaudara jadi tidak ada salah nya saling menolong,,ucap Erik yang bahkan dirinya mual bicara seperti itu ,,


"apa tuan Erik berkenan mampir sebentar di rumah kami ,,ajak Fina ,,


"iya tuan sebagai ucapan terima kasih kami ,,sahut Ryan ,,


"lain kali saja karena saya masih ada urusan di tempat lain ,,tolak Erik ,,


"tuan bagaimana dengan makan malam ,,pinta fina ,,


"makan malam ,,tanya balik Erik ,,


"iya tuan makan malam bersama kami ,,ucap Fina lagi ,,


"apa tidak merepotkan kalian ,,ucap Erik ,,


"tidak ya kan Lita ,,tanya Fina ,,


"iya tuan kami akan senang bila tuan bersedia datang ,,ucap Lita ,,


"baiklah saya akan datang apa boleh membawa seseorang ,,ucap Erik ,,


"silahkan kami tidak masalah ,,sahut Ryan ,,


"baiklah klo begitu saya akan permisi dulu ,,pamit Erik dan pergi bersama dengan pengacara nya ,,


"mami siapa om tadi ,,tanya boy ,,


"rekan bisnis papi di perusahaan AAG GROUP ,,kenapa boy ,,tanya Fina ,,


"tidak apa mami ,,jawab boy ,,


"mamah apa kita langsung pulang ,,tanya Sean ,,


"nanti setelah makan malam kita langsung pulang tidak enak sayang tuan Erik tadi sudah menolong kita ,,jawab Lita ,,


"tapi kan kita tidak meminta dia menolong kita ,,ucap cuek Sean ,,


"Sean sayang kita hutang Budi pada tuan Erik jadi bersikap sopan ya sayang ,,pinta Lita dan Sean mengangguk,,


"Erik sampai di perusahaan kali ini Erik tidak pulang ke rumah walau sudah berapa bnyak Bella menelpon dan berkirim pesan padanya tentu saja tidak ada yang di jawab oleh Erik karena siapa lagi yang memerintah sudah jelas Arkan sang pemimpin,,


"brukkkk ,,Erik menghempaskan tubuh nya di sofa dan melihat Arkan fokus dengan berkas nya ,,kali ini apa lagi Arkan ,,tanya Erik ,,


"ikuti saja permainan nya apa mereka bicara sesuatu padamu ,,tanya balik Arkan,,


"ya nanti malam mereka meminta ku datang untuk makan malam bersama sebagai tanda terima kasih ,,sahut Erik yang kesal karena belum bisa pulang ,,


"maka bersiap lah kita akan datang bawa sekalian Bella agar dirinya tau bahwa kau berbuat baik saat tidak pulang ,,ucap asal Arkan ,,


"ya ya ya ya ya terserah padamu pria tua yang jatuh cinta kembali tapi ingat siapa tahu Lolita mu sudah punya suami disana ,,ejek puas Erik dan langsung pergi tapi ucapan Erik tadi membuat Arkan kesal ,,


"bila itu terjadi maka pria itu harus mati ,,gumam Arkan ,,


"Bobby ,,teriak Arkan memanggil Bobby dan yang di panggil Langsung masuk ke dalam ,,


"ada apa bos ,,tanya Bobby ,,


"selidiki Lolita cari tau tentang nya semua nya aku tidak mau tau besok harus sudah ada di meja ku ,, perintah Arkan mutlak walau bingung tapi Bobby menyanggupi nya karena tidak sulit bagi Bobby ,,


"baik bos saya permisi,,pamit Bobby,,


"selepas Arkan pergi bayangan wajah Lolita tidak pernah hilang dan Sean anak Lolita bolehkah Arkan berpikir itu anak nya putra nya yang dia tidak ketahui selama ini dan betapa jahat dirinya menelantarkan istri dan anak nya selama beberapa tahun walau belum pasti siapa Sean anak siapa remaja itu tapi seperti ada ikatan batin yang kuat yang Arkan rasakan saat pertama kali melihat nya di club',,


"Arkan menyadari perasaan dirinya dan hatinya untuk Lolita tidak pernah berubah penyesalan terdahulu membuat dirinya tidak bisa memaafkan dirinya sendiri bahkan dulu saat dirinya merindukan Lolita wanita yang ikut serta dalam permainan Arkan di depan Lolita tidak luput dari hukuman Arkan wanita-wanita tersebut semua di bunuh Arkan tanpa belas kasih bukan hal sulit bagi Arkan karena semua tetap jadi rahasia ,,


"Sean yang berada di dalam kamar nya hanya bisa menyesali semua andai saja malam itu Sean tidak ikut mungkin mamah nya tidak akan mendiami dirinya saat ini sudah berapa kali sean mengucapkan kata maaf tapi Lita tetap diam bahkan menghindari nya ,,


"Sean ,,sapa boy yang masuk ke kamarnya ,,


"kenapa ,,ketus Sean,,


"jngan seperti itu padaku kamu masih marah ya ,,tanya boy ,,


"Sean aku sudah membantu mu bicara pada Tante Lita dan dia sudah memaafkan mu kok aku serius aku sudah cerita semua nya pada tante sudah ya jngan marah padaku ,,bujuk boy ,,


"aku tidak akan termakan ucapan mu boy ini pertama dan terakhir kali aku masuk ke tempat itu ,, peringatan Sean,,


"iya aku tau pasti aku mami dan papi tadi memarahi ku dan melarang ku keluar malam bila nekat semua fasilitas akan di cabut ,,curhat boy dan Sean puas akan hal itu ,,


"seperti nya itu bagus Tante dan om memang harus melakukan itu padamu boy ,,tawa puas Sean ,,


"kau tertawa jadi tidak marah lagi kan ,,goda boy ,,


"sudahlah aku mengantuk pergi sana,,usir Sean dan boy cukup senang Sean sudah tidak marah lagi padanya ,,


"dari kamar Sean ya boy ,,tanya Lita ,,


"iya Tante Sean masih ngambek ,,ucap boy ,,


"nanti Tante yang bicara oh ya boy tadi mami mu mencari ,,ucap Lita ,,


"baik Tante aku permisi dulu,,pamit boy dan pergi setelah Lita masuk ke kamar Sean dan melihat sang putra yang berbaring di tempat tidur ,,


"boleh mamah bicara ,,ucap Lita ,,


"masuk mah ,,ucap Sean dan Lita langsung Duduk di sebelah Sean ,,


"sini sayang peluk mamah ,,pinta Lita ,,


"Sean memeluk Lita dengan erat dirinya masih merasa bersalah dengan kejadian semalam ,,


"mamah tidak marah padamu hanya kecewa tapi mamah minta jangan ulangi lagi ini pertama dan terakhir untuk mu ,,pinta Lita ,,


"iya mah Sean tidak akan menginjakkan kaki ke tempat itu lagi ,,ucap Sean ,,


"bagus mamah pegang kata-kata mu bila itu terjadi lagi mamah akan pergi jauh dari mu ,,ancam Lita ,,


"jngan mah Sean gak mau mamah pergi Sean bisa mati bila mamah pergi jngan pernah berkata seperti itu ya mah ,,pinta Sean ,,


"mamah tidak akan melakukan itu jika kamu tidak lakukan hal itu lagi ,,pinta Lita ,,


"iya mah Sean janji ,, ucap janji Sean ,,


"Sean dan boy saat ini sedang di supermarket membeli beberapa cemilan karena boy yang mengajaknya keluar sebenarnya Sean sudah menolak tapi boy meminta ijin Langsung pada sang mamah mau tidak mau Sean menurut,,


"jngan pergi ke tempat aneh-aneh ,, peringatan Sean ,,


"tidak kita hanya membeli cemilan aku juga tidak mau bila fasilitas semua di cabut papi ,,ucap boy ,,


"bagus kau tau takut juga ,,sahut Sean ,,


"Arkan apa kita harus berbelanja juga ,,tanya Erik ,,


"ya apa kau mau tidak membawa sesuatu kita mau makan malam di rumah orang ya kan Bella ,,ucap Arkan,,


"lagian ngapain pake aku harus ikut sih dan kau Arkan aku masih kesal dan marah padamu ,,sahut Bella ,,


"Bella aku sedang memperbaiki diri jadi bantu aku sekali lagi ya ,,pinta Arkan ,,


"ternyata bisa sadar juga kau ya ,,ejek Erik ,,


"diam,, bentak bersamaan antara Bella dan Arkan ,,


"kompak sekali apa kalian sudah baikan ,,goda Erik dan Arkan juga Bella malas meladeni nya,,


"Sean beli ini aja jangan Yang itu ,,bujuk boy ,,


"aku suka yang ini bila kau mau itu belilah ,,sahut Sean ,,


"ya tapi kan aku minta kamu yang traktir ,ehehehehehe ,,ucap boy ,,


"traktir tidak salah ,,sahut balik Sean ,,


"ya tidak salah masalah nya untuk seminggu ke depan papi dan mami menghukum ku tidak memberi uang jajan dan ATM ku sementara di blok hufffff ,,curhat boy pada Sean ,,


"aku tidak peduli,,sahut Sean ,,


"ayolah Sean ,,bujuk boy dan akhirnya Sean mengiyakan,,


"Arkan lihat ,,tunjuk Erik pada arah dimana Sean dan boy yang sedang memilih cemilan ,,


"kebetulan sekali ,,ucap Arkan ,,


"kenapa honey ,,tanya Bella ,,


"sudah ikuti saja Arkan kau akan tau nanti ,,ajak Erik yang menggandeng Bella mengikuti Arkan ke arah Sean dan boy ,,


"kebetulan sekali ,, ucap Arkan yang sudah di hadapan sean dan boy ,,


"om siapa ,,tanya boy karena boy yang baru melihat nya ,,


"kalian tidak mengingat ku ,,tanya Arkan ,,


"tidak karena kita baru saja bertemu om ,,sahut boy sedangkan Sean hanya diam dan cuek ,,


"hy kalian Disni rupanya ,,sapa Erik basa-basi,,


"oh om baik yang membantu kami pagi tadi kan ya ,,sahut boy ,,


"terima kasih om ,,ucap Sean dan setelah itu cuek dan diam ,,


"cuek sekali ,,gumam Arkan ,,


"om bicara sesuatu,,tanya boy ,,


"tidak ada ,, bohong Arkan ,,


"boy kita harus kembali nanti mamah mencari ku ,,ucap Sean ,,


"om baik kami pergi duluan ya ,,pamit boy dan langsung meninggalkan Arkan dan Erik juga Bella ,,


"sebenarnya ini ada apa sih kenapa sekarang Arkan jadi suka pria apa Arkan sudah tidak normal,,oceh Bella dan dapat tatapan tajam dari Arkan dan Erik hanya tertawa puas ,,


"aku masih normal ,,kesal Arkan ,,


"ya abis nya liat anak remaja itu kau langsung menghampiri nya apa lagi bila kau tidak normal ,,sahut Bella ,,


"ya ampun Bella aku normal dan kau akan lihat nanti kenapa aku menghampiri mereka tunggu saja ,,ucap Arkan ,,


"sudahlah honey ikuti saja Arkan nanti kamu juga akan tau ,,pinta Erik ,,


"kau sudah tau rupanya ,,ucap Bella ,,


"nanti juga akan tau sebaiknya kita pulang dan kau Arkan buat dirimu lebih berkesan saat bertemu dengan nya ayo honey pulang atau klo perlu ke salon yuk biar cantik ,,bujuk Erik dan bella setuju ,,


"dasar suami takut istri ,,ejek Arkan yang melihat bagaimana Erik sangat takut bila Bella marah ,,


,


,


,


,


,


,


"kan kaga greget nanti ya di usahakan greget dan lebay 🤭🤭🤭🤭🤭🤭,,