ARKAN MAHENDRADATTA

ARKAN MAHENDRADATTA
?



flashback on,,


"bisa kita bicara ,,


"aku malas berdebat dengan mu marvinia,,


"ayolah marvela ini untuk kebaikan mu ,,


"tapi tidak dengan membahas kekasih ku ,,


"oke aku akan kasih kamu tantangan,,


"apa maksud mu ,,


"kita taruhan ,,ucap marvinia,,


"bertaruh dalam hal apa ,,


"mau apa tidak ,,tantang marvinia,,


"baik aku setuju ,,jawab yakin marvela ,,


flashback off,,


"kau yakin akan taruhan dengan adik mu ,,tanya elin karena saat ini mereka di kampus,,


"iya itu yang adik ku mau ,,


"apa masalah Julian lagi ,,


"iya ,,


"apa kau sangat mencintai nya ,,tanya elin ,,


"kenapa kamu bertanya seperti nya aku tidak mencintai nya ,,


"lupakan,, mungkin perasaan ku saja ,,


"aku tidak tahu ,,hanya saja aku nyaman bersama nya ,,


"ya bahkan kau lebih memilih bertengkar dengan saudara kembar mu sendiri,,


"dia yang duluan aku tidak ,,


"tetap saja sekarang kalian jauh padahal saat pertama kuliah dulu aku sempat iri padamu karena kalian saling menyayangi satu sama lain ,,


"sudahlah jangan membahas nya ,,ucap marvela yang semakin sakit hati nya bila mengingat kenangan suka dukanya dengan kembaran nya itu,,


"apa tidak apa Arkan kita berkunjung,,


"memang kenapa ,,


"bukan apa-apa takut nya nanti kedua putri kita marah ,,


"bukannya wajar orang tua berkunjung dan melihat keadaan putri nya ,,


"aku tau tapi kan ,,


"tentang perjanjian itu ,,sudah lupakan kita berhak atas mereka ,,siapa yang berani memprotes ku ,,


"terserah padamu ,,


"Daddy apa kita akan bertemu dengan kakak M ,,


"iya sayang apa mouzha senang ,,


"sangat senang Daddy karena mouzha sangat merindukan kakak M,,


"oh putri Daddy yang sangat lucu kita akan kesana setelah liburan mu ,,ucap Arkan ,,


"baik Daddy aku menyayangimu,,


"Daddy sangat sangat menyayangi mu ,,balas Arkan ,,


"jadi tidak ada yang menyayangi momi ,,merajuk Lolita ,,


"mouzha juga sayang momi ,,


"oh sayang nya momi ,,peluk Lolita ,,


"mouzha kembali dengan aktivitas nya bersekolah dan dirinya sudah sangat tidak sabar ingin bertemu dengan teman kulkas nya julukan itu di berikan Arkan pada bocah tersebut dan mouzha pun ikut memanggil nya seperti itu ,,


"sayang ingat jangan terlalu genit dengan kulkas itu ,,


"kenapa Daddy kan itu teman mouzha,,


"pokoknya jangan ,,


"baik Daddy,,


"Arkan sudah biarkan saja ,,


"sayang aku hanya tidak ingin putri ku tidak fokus belajar ,,


"Arkan mereka hanya ingin dekat,,


"putri ku yang hanya ingin dekat bocah itu tidak ,,


"sudah biarkan saja lebih baik temani aku shopping,,ajak Lolita ,,


"Hay teman ,,sapa mouzha saat melihat teman kulkas nya duduk selaku sendiri ,,


"apa mouzha lama datang nya ,,


"maaf ya mouzha abis jalan-jalan sama Daddy dan momi ke rumah kakak tampan ,,


"dan mouzha akan menikah nanti dengan kakak tampan ,,


"ini mouzha meminta momi buatkan makanan untuk mu ,,


"tidak apa kita tidak bicara asal kita masih tetap berteman oke ,,oceh mouzha yang hanya di tanggapi dengan diam oleh bocah kulkas ,,


"dan Mouzha juga sudah mulai berbaur dan mulai dekat dengan beberapa teman ya walau awalnya mouzha hanya ingin dekat dengan si kulkas tapi lama-lama mouzha pun punya bnyak teman walau tidak melupakan si kulkas ,,


"dan untuk pertama kali nya si bocah terganggu dengan sikap mouzha gadis kecil yang bawel walau mouzha masih suka mengajak nya bicara tapi sekarang setelah memberikan makanan mouzha akan pergi dan bermain dengan teman lain dan itu membuat si kulkas tidak menyukai nya ,,


"mouzha yang terus menangis pun di bawa oleh si kulkas dan di obati tetap saja mouzha menangis ,,


"diamlah ,,ucapan si kulkas membuat mouzha terdiam ,,


"yeyeyeyey ,,tawa senang mouzha teman nya mau berbicara padanya Setelah lama hanya diam ,,


"diamlah kau berisik sekali ,,


"mouzha senang sekali ,,


"kenapa ,,pada akhirnya si kulkas mau bicara padanya ,,


"senang teman mouzha mau bicara dan mouzha lelah bermain dengan mereka ,,


"kenapa lelah bukan nya kamu menikmati nya dan bersenang-senang,,


"tidak mouzha lebih suka bermain dengan mu ,,


"aku tidak menyenangkan,,


"mouzha suka pokok nya ,,


"terserah ,,


"dan setelah nya mereka bermain hanya berdua walau ada beberapa teman yang mendekati untuk mengajak mouzha bermain di tolak padahal bermain dengan si kulkas hanya duduk dan di ajak bicara pun hanya sekedar nya dan bagi orang mungkin akan membosankan tapi tidak dengan mouzha,,


"walau belum tau siapa nama bocah tersebut tapi mouzha tidak masalah seperti nya malah semakin dekat dan mereka semakin akrab walau terkadang Arkan tidak suka dengan kedekatan mereka saat pulang pun mouzha putri kecil nya itu dengan berani nya mencium pipi bocah kulkas itu dan dengan berani nya pun bocah kulkas itu mencium pipi putri nya kalau tidak ada sang istri sudah jelas itu bocah kena amukan Arkan ,,


"kenapa sekarang kalian makin dekat ,,


"kenapa Daddy,,


"Daddy tidak suka ,,


"tapi mouzha suka ,,


"tapi Daddy tidak ,,


"Daddy gak seru ,,


"kamu yang gak seru ,,


"momi Daddy kenapa ,,


"sudah biarkan saja ,,


"sayang kenapa di bela sih ,,manja Arkan kepada sang istri,,


"kamu yang kenapa ,, seperti anak kecil saja ,,


"sayang kan tadi lihat mereka saling memberi ciuman di pipi itu masih hak aku ,,


"Arkan itu hanya ucapan kasih sayang ,,


"kenapa sekarang bocah itu makin berani ,,


"bukan bocah itu tapi putri kita,,


"huffffffffff ,,helaan nafas panjang Arkan pasrah mau di kasih tau seperti apapun tetap mouzha belum paham dan Arkan tidak pernah bicara dengan nada kasar sekalipun dirinya marah dengan mouzha akan bicara lembut karena mouzha tidak bisa dikasari ada sesuatu yang harus tersimpan dan tetap jadi rahasia,,


"semakin hari semakin dekat antara bocah kulkas dengan putri nya bahkan mouzha sering membawa makanan untuk bocah kulkas itu dan yang lucu nya Arkan selalu saja melarang tapi berujung pasrah dengan permintaan sang putri nya mau bagaimana lagi bila sang istri juga ikut membela putri nya ,,


"momi ,,


"iya sayang kenapa ,,


"pasti teman mouzha akan suka ,,


"pasti sayang ,,


"momi kenapa dengan wajah Daddy ,,


"Daddy sedang menyetir sayang jadi harus fokus ,,


"lupa momi ,,


"sampai di sekolah ternyata bocah kulkas itu sudah menunggu nya hal yang tidak pernah di lakukan tapi ini terjadi dan mouzha dengan senang hati langsung berlari ke arah bocah kulkas bahkan tidak sempat memberikan ciuman perpisahan dengan mom dan Daddy nya ,,


"lihat sayang lihat putri ku melupakan ku ,,ucap sedih Arkan yang di buat-buat,,


"Arkan sudah biarkan saja ,,lihat putri kita sangat senang seperti nya ,, seharusnya kamu juga ikut senang karena perjuangan nya untuk dekat dengan bocah itu berhasil ,,


"iya berhasil tapi tetap saja putri ku malang sekali ,,


"apa kamu bilang ,,malang apa maksud mu,,cubitan di pinggang Arkan ,,


"auwww sayang jangan cubit ikhhh ,,manja nya ,,


"lagian kalau ngomong ya ,,


"sorry ,,ucap Arkan dan mereka pun meninggalkan sekolah untuk pulang ke mension,,


"sedangkan di dalam kelas bocah kulkas dan mouzha sedang belajar dan sesekali bocah kulkas akan mengajari bila mouzha belum bisa lancar dalam mengenal huruf dan angka hal yang tidak pernah di lakukan saat pertama bertemu dan sekarang bocah kulkas itu melakukan nya tanpa di minta ,,


"mereka makan di jam istirahat bersama makanan yang memang sudah di siapkan oleh Lolita untuk mereka berdua dan bocah kulkas itu sangat menikmati makanan nya bahkan kadang mereka saling tertawa entah karena apa yang jelas percakapan mereka sangat singkat dan hanya mouzha yang paham ,,


"apa kamu akan pergi lagi ,,tanya nya ,,


"iya momi dan Daddy bilang bahwa akan mengunjungi kakak M ,,


"apa mereka semua baik ,,


"kenapa ,,tanya balik mouzha,,


"apa mereka semua baik ,,


"semua sayang mouzha,,


"kamu beruntung,,


"hanya senyum yang di tampilkan Mouzha,,


"sedangkan di tempat yang jauh disana kedua saudara sedang berdebat perbedaan pendapat dan keinginan satu sama lain