
"malam hari mereka bakar-bakaran jagung tidak sulit mendapatkan jagung karena orang tua Fina punya kebun nya dan sudah pasti para bodyguard Arkan yang mengambil nya ,,
"aku betah disini ,,ucap jeni ,,
"gak usah aneh-aneh Jen disini jauh dari mall kamu gak akan betah ,,sahut Jesi ,,
"tapi disini sejuk aku suka gak bnyak polusi,,
"tetep aja kamu gak bisa ke salon ,,ucap Jesi,,
"ada salon kok ya walau adanya di pasar tapi bagus juga Kok,,Lolita ikut menimpali,,
"udh gak ada Lita salon itu udh lama tutup ,,ucap Fina ,,
"tutup mba kan itu salon lumayan ramai waktu itu ,,ucap Lolita gak percaya,,
"kalah saing sama salon nya Bu Lastri,,
"Bu Lastri mba gak salah bukannya waktu itu dia jualan sembako ya ,,
"udh tutup katanya lebih baik salon mba juga gak tau pasti yang jelas saat Bu Lastri buka salon tempat Bu Sukma sepi dan tutup ,,jelas Fina ,,
"kasihan sekali ya ,,ucap sedih jeni,,
"jadi masih mau tinggal disini ,,tanya Jesi karena bila sampai jeni memilih tinggal dan beli tanah disini bisa di jamin Jesi akan di paksa untuk tinggal dan itu tidak akan Jesi biarkan,,
"pikir-pikir dulu deh,,ucap jeni dan itu membuat Jesi senang setidaknya bisa aman untuk saat ini,,
"Lita kamu gak ada niatan buat balik ke kota ,,tanya Jesi ,,
"belum tau masih betah disini kenapa emang nya ,,
"ya enggak sih cuma tanya aja siapa tahu kamu rindu kembar dan Sean juga Reina ,,ucap Jesi lagi ,,
"tidak mereka sudah mandiri lagian juga selama ada Arkan aku akan betah ,,hehehehe ,,tawa Lolita ,,
"obrolan para pria ,,
"bisa juga ambil cuti ,,ejek Arkan pada Johan ,,
"terpaksa demi istri ku ,,ucap pasrah Johan ,,
"dan kau juga terpaksa meninggalkan kuliah mu demi dosen mu ,,ucap Arkan ,,
"dia mahasiswa,,tanya Ryan karena di pikir pengusaha seperti mereka ,,
"iya om saya mahasiswa,, jawab beni ,,
"gak usah panggil om nama aja kamu bisa panggil Arkan dan Johan seperti teman begitu juga dengan ku ,,ucap Ryan,,
"baiklah,,ucap beni ,,
"kenapa tidak di jawab aku bertanya,,sahut Arkan,,
"iya aku di paksa katanya kalau tidak ikut nanti Jesi di culik atau paling tidak di nikahin sama pria desa ya jelas aku takut lah ,,jelas beni,,
"apa Jesi tidak bisa menakuti mu dengan cara lain mana ada alasan seperti itu ,,ucap Arkan tidak percaya dengan kekonyolan teman sang istri,,
"mana aku tau yang jelas aku hanya tidak ingin Jesi kesepian apalgi kan kalian semua punya pasangan ya walau aku dan Jesi baru berpacaran,,
"kalau begtu kenapa tidak menikahi nya saja,,ucap asal Arkan,,
"belum waktunya kawan ,,sahut Johan ,,
*
"Bu lihat Lita bawa teman-teman nya dari kota ,, ucap sari karena saat ini mereka sedang jadi mata-mata,,
"iya makin bnyak aja lawan kita sari gak bisa ini kamu secepatnya bilang suami kamu biar mereka di usir ,,ucap ibu Lastri,,
"iya Bu bener ,,sahut sari,,
"eh itu ngapain sari sama Bu Lastri ngumpet disitu ,,ucap salah satu ibu-ibu yang akan pulang ke rumah ,,
"seperti nya sedang mengintip rumah Lita ,,ucap satu nya,,
kerjain yuk Bu ,,usul teman satunya dan mereka semua setuju ,,
"1,,2,,3,,BU LASTRI ,,SARI NGAPAIN,,teriak ketiga ibu-ibu sudah pasti kaget jelas ,,
"BRUKKKK,, ibu dan anak jatuh dengan tidak elit dan ketiga ibu-ibu langsung kabur ,,
"eh apaan tuh yang jatuh ,,tanya jeni ,,
"iya seperti ada orang disana ,,tunjuk Jesi yang menghampiri suara jatuh ,,
"HANTU ,,teriak Jesi karena melihat Bu Lastri yang melotot ke arah nya sudah pasti yang lain ikut menghampiri Jesi semua memandang aneh dua orang wanita ,,
*sial malu bnget aku apalgi semua disini ,,kesal sari tapi hanya berani dia ucapkan di hati,,
awas aja kalian akan aku balas sial kenapa harus ketahuan sih ,,umpat Lastri*,,
"loh Bu Lastri ngapain disitu ,,tanya Fina ,,
"dasar tidak tahu terima kasih ,,kesal Jesi,,
"eh mba-mba saya tidak minta ya di tolong sana pergi ,,
"eh kok nyolot Situ yang pergi karena ini wilayah rumah mba Fina ,,ucap jeni ,,
"baby udh jangan marah-marah,,ucap Johan menenangkan ,,
"gak bisa baby dia duluan gak sopan kan mba Fina niat nya baik ,,ucap jeni gak terima ,,
"udh ayo Bu kita pergi disini banyak orang gak jelas ,,ajak sari yang menarik tangan ibunya,,
"sana pergi sana ribet bnget di Bantuin malah nolak udh gtu marah-marah lagi kan kesel ,,ucap Jesi ,,
"udh ya jangan marah-marah nanti cepet tua ,,ucap beni ,,
"gak bisa gtu yank dia duluan yang begitu kan ,,sahut tidak terima Jesi lagi ,,
"iya tau sekarang mending lanjut makan lagi ,,bujuk beni dan semua setuju,,
"kamu gak apa-apa,,tanya Ryan,,
"gak apa-apa mas sudah gak usah di pikirin,,ucap Fina ,,
"lain kali tidak usah seperti itu ,,pinta Ryan,,
"iya lain kali tidak ,,sahut Fina ,,
"walau ada sedikit masalah tapi semua berjalan lancar sampai para wanita mulai mengantuk sisa nya para bodyguard yang melanjutkan sekalian mereka berjaga ,,
"pagi hari seperti biasa Lolita akan di temani mba Fina untuk jalan pagi agar bayi di dalam kandungan nya sehat tapi kali ini karena ada Jesi dan Jeni mereka berjalan-jalan berempat tidak lupa juga ada satu bodyguard yang membawa beberapa makanan dan cemilan,,
"duduk disitu yuk ,,ajak jeni ,,
"ayok aku juga lelah,,ucap Jesi ,,
"kalian ini lihat kita aja belum seperempat jalan rumah ku saja masih kelihatan,,sahut Lolita,,
"kalian mau lanjut yakin apa tidak ini masih jauh loh ,,ucap Fina ,,
"mba emang gak capek apa kita udh keringatan gini ,, tanya Jesi ,,
"iya mba gerah tau masih pagi emang tapi aku kan gak biasa olahraga pagi ,,sahut jeni ,,
"ya ampun kalian ya apa lebih baik kalian kembali saja tunggu aku dan mba Fina saja di rumah ,,pinta Lolita,,
"tidak aku ikut kan mau lihat pemandangan,,ucap jeni yang tiba-tiba saja bangkit membuat Jesi bingung ,,
"sampai di sebuah kebun yang cukup nyaman karena ada saung untuk beristirahat setiap pagi Lolita dan Fina akan beristirahat disini sebentar sebelum mereka kembali ke rumah melihat kebun dan udara yang sejuk ,,tapi ketenangan mereka tidak berlangsung lama karena masalah muncul ,,
"Lita aku senang kamu ada Disni ,,tanya seorang pria yang bagi jeni dan Jesi asing tapi tidak bagi Fina dan Lolita,,
"ngapain kamu disini ,,ucap Fina ,,
"mba Fina aku mau ngomong sama Lita boleh ya ,,pinta pria tersebut yang ternyata suami Dina Tejo ,,
"saya gak mau bicara apapun sama kamu ya Tejo pergi sekarang,,usir Lolita yang tidak nyaman ,,
"maaf tuan jangan dekati nyonya ,,halang bodyguard yang tadi berjaga ,,
"KAMU SIAPA HAH ,BUKAN SUAMINYA KAN SAYA INI CALON SUAMINYA YANG BARU DENGAR ,,BENTAK TEJO,,
"kaga ucapan anda tuan kalau tidak mau mulut anda saya buat bungkam ,,ancam bodyguard,,
"saya tidak takut ingat kalian akan tau akibatnya nanti ,,ancam balik Tejo dan pergi ,,
lihat saja Lita ini baru awal akan aku buat kamu yang memohon aku nikahi kita lihat apa kamu akan menyerah atau tidak tapi aku tidak akan menyerah sial siapa pria itu tenaga nya tadi sangat kuat ,,umpat di hati tejo,,
"nyonya tidak apa-apa,,tanya bodyguard tersebut,,
"aku tidak apa-apa Marcel terima kasih ya ,,
"sudah tugas saya nyonya keamanan anda adalah tanggung jawab saya ,,ucap Marcel,,
"tampan juga andai saja aku belum punya beni bolehlah di jadiin gebetan,,ucap asal Jesi ,,
"mau aku adukan ke beni ,,ancam jeni ,,
"gak usah rese deh kan becanda doang ,,kesal Jesi ,,
"sudah lagian juga Marcel itu sudah punya istri dan anak ,,sahut Lolita,,
"tetep aja kalau ada niatan pelakor mah susah ,,sindir jeni ,,,
"mana ada kamu semenjak hamil makin nyebelin,,
"kan lihat Lita dia mulai lagi ,,ucap jeni minta di bela,,
"sudah lebih baik kita makan ,,ajak Fina agar kedua wanita kembar J tidak ribut ,,