
"pak Erik ,,ucap Sani tapi langsung terpesona dengan Sean pria tampan ,,
"ada apa hey jaga mata mu itu ,,ucap Erik ,,
"siapa dia pak anak magang ya ,,tanya Sani,,
"anak magang kepala mu itu ,,ucap Erik ,,
"terus siapa pak klo anak bapak gak mungkin secara kan anak bapak perempuan,,ucap Sani ,,
"tanya saja sendiri aku malas menjelaskan padamu ,,ucap Erik ,,
"aishhhh tidak usah paling juga anak magang ,,hy pria tampan sebenarnya aku suka tapi sayang sekali aku sudah punya suami,,ucap percaya diri Sani dan Erik mual akan hal itu ,,
"sana pergi kerjakan tugas mu ganggu saja ,,usir Erik ,,
"iya ini berkas nya aku pamit ,,kesal Sani karena memang sudah biasa mereka tidak pernah akur ,,
"siapa wanita tadi om ,,tanya Sean setelah kepergian Sani dari ruangan Erik ,,
"sahabat mamah mu itu sedikit lambat wanita itu tapi kerja nya bagus ,,cerita Erik ,,
"sahabat mamah ,,tanya Sean lagi ,,
"iya apa mamah mu tidak cerita tentang Sani wah keterlaluan sekali Lolita ,,ucap Erik tidak habis pikir,,
"Sean gak tau om serius ,,ucap Sean ,,
"iya om percaya,dan klo Reina kamu juga tidak tau ,,pancing Erik ,,
"Reina aku tau mamah sudah cerita tentang nya dia kakak ku kan mamah bilang gtu ,,ucap Sean ,,
"seperti nya akan menarik bila Lolita bertemu dengan Sani pasti seru ,,ucap Erik ,,
"om mau apa ,,curiga Sean ,,
"ada pokoknya,,ucap Erik yang sudah membayangkan akan seru bila mereka berdebat,,
"iya pak ada apa ,,ucap sekertaris Erik ,,
"suruh Sani ke ruangan pak Arkan bilang minta berkas yang saya berikan kemarin ke pak Arkan cepat ya ,, perintah Erik dan sekertaris tersebut pergi ,,
"tok,,tok,,tok,,
"masuk ,,ucap Arkan ,,
"pak Arkan ,,ya tuhan Lolita ,,teriak Sani dan langsung memeluk nya ,,
"kemana saja kau apa kau puas setelah pergi meninggalkan kami terutama Reina bagaimana bisa kamu meninggalkan Arkan demi pria yang tidak tahu siapa dia apa dia lebih kaya apa dia lebih baik dari cinta pertama mu ,,Lolita aku kan sudah bilang bila ragu jngan menikah tapi kenapa kamu malah menyakiti apa kurang baik selama ini Arkan padamu ya walau kadang suka menyebalkan tapi aku tau Arkan peduli padamu ,,oceh Sani panjang lebar dan Lolita malah menatap tajam Arkan ,,
("mampus kau Arkan siapa juga yang bawa si lemot ke ruangan ku ,,pasti Erik awas saja kamu Erik ,,kesal Arkan ,,
"Sani ,,Sani ,,tenang dulu ya tenang aku disini takkan kemana-mana mengenai aku pergi apa bisa itu di lupakan saja semua sudah berlalu dan aku tidak ingin luka itu di ingat lagi aku mohon ,,pinta Lolita ,,
"hufffff baiklah itu masa lalu sekarang apa kalian kembali bersama ,,tanya Sani menatap tajam kedua nya ,,
"iya /Arkan ,,tidak /Lolita ,,dan mereka saling pandang,,
"sayang aku sudah jelaskan tadi ,,ucap Arkan ,,
"tetap saja kamu menikah dua kali bila kita bersama kamu menikah tiga kali wah hebat kamu Arkan ,,kesal Lolita ,,
"oke,,oke,,oke,,itu bukan urusan ku lebih baik aku pergi dan kalian lanjutkan saja marah-marahnya ,,ucap Sani ,,
"diam ,,bentak kedua nya pada Sani ,,
"tanpa pikir panjang Sani pergi dari ruangan Arkan kabur adalah jalan aman baginya,,
"om kalah lihat malah Tante Sani pergi hahahahahhahahaha ,,tawa puas Sean karena sejak tadi Erik dan Sean mengintip seperti tadi ,,
"kenapa Lolita semakin tua malah galak ya ,,heran Erik ,,
"om mamah masih muda lihat masih muda bahkan seusia ku saja ada yang mengutarakan cinta nya pada mamah ,,ucap Sean ,,
"serius kamu ,,tanya Erik ,,
"serius om tapi mamah menolak nya hahahahha ,, ternyata cinta papah ke mamah kuat begitu juga mamah ke papah cinta nya kuat udh om aku ke mereka dulu ya ,,pamit Sean puas ,,
"sial hilang sudah mobil kesayangan ku pasti Bella mengamuk nanti bila tau mobil nya untuk taruhan konyol ku ,,gumam Erik meratapi nasib ,,
"mamah pulang yuk ,,ajak Sean,,
"yuk disini terasa panas mamah mau berendam air dingin ,,sindir Lolita ,,
"mamah sakit ,,tanya Sean pura-pura tidak tau ,,
"tidak kayak nya AC di ruangan ini rusak makanya panas ,,makin jadi sindiran nya ,,
"selamat berjuang ya papah ,,ejek Sean dan menyusul Lolita yang keluar lebih dulu ,,
"erik ,,Erik,,teriak Arkan ,,
"iya aku disini ,,jawab Erik ,,
"mau mati ya ,,ucap Arkan ,,
"tidak masih mau hidup lebih lama sama Bella dan Eva,,ucap Erik ,,
"hufffff selamat ,,ucap syukur Erik ,,
"mamah lagi marahan sama papah ya ,,tanya Sean ,,
"iya papah mu sudah menikah sebanyak dua kali kurang ajar sekali disaat mamah hamil dia malah enak-enakan menikah lagi,,ucap Lolita ,,
"tapi itu kan masa lalu mah lagian papah sudah berubah kan dan ingin memperbaiki diri ,, ucap Sean,,
"kenapa mamah merasa sekarang kamu memihak papah ada apa ,,tanya curiga Lolita ,,
"bukan seperti itu mah kan kita baru saja kembali baik masa mau marahan lagi apa mamah tidak rindu dengan pelukan papah ucap Sean ,,
"tidak buat apa selama ini mamah cukup di peluk kamu saja ,,ucap Lolita bohong,,
"sudahlah mah lebih baik kita ke tempat ka Reina,,saran Sean ,,
"iya kau benar mumpung papah tidak tahu kita ke mension papah ,,ucap Lolita ,,
"sampai di mension Lolita tidak bisa sembarang masuk karena sudah pasti penjagaan ketat ,,
📱~📱Lolita menelpon Arkan ,,
"hallo sayang ,,ucap mesra Arkan,,
"Arkan,,ucap manja Lolita ,,
"iya sayang kamu sudah gak marah sama aku ,,ucap senang Arkan ,,
"iya sayang sudah gak marah tapi bisakah kamu suruh para penjaga mension memberi kami masuk kedalam ,,karena aku mau bertemu putri ku ,,ucap manja berubah jadi horor 😂,,
"wanita klo ada mau nya manja dasar ,,kesal Arkan yang langsung di putus sepihak oleh Lolita setelah Arkan memberi perintah pada penjaga mension ,,
("tidak bnyak berubah ternyata,,Lolita ,,
"Reina yang sedang diatas balkon kamar nya melihat seorang wanita dan pria remaja setelah di lihat lebih jelas Reina tau siapa wanita itu segera keluar dari kamar berlari dan menuju Lolita lalu,,,,
"brukkkk,, memeluk erat Lolita seakan takut pergi lagi momi nya ,,
"momi ,, hiks,, hiks,, hiks,, hiks jngan pergi Reina kesepian,,pinta Reina yang masih menangis dan memeluk Lolita ,,
"momi tidak akan pergi lagi sayang tidak akan oh ya momi ada kejutan untuk mu ,,ucap Lolita yang melepas pelukannya perlahan,,
"kenalkan Sean adik mu ,,ucap Lolita dan Reina tidak menyangka bahwa dirinya menjadi seorang kakak tanpa pikir panjang dan tidak bnyak bertanya Reina memeluk nya ,,
"selamat datang dek selamat datang kakak senang akhirnya kakak tidak sendirian lagi ,,ucap Reina tulus ,,
"terima kasih sudah menerima ku kakak cantik ,,puji Sean ,,
"oh mulutmu manis sekali dek kakak senang sekali ,,ucap Reina dan mereka pun masuk ke dalam disana tidak lupa juga melihat bibi yang semakin tua ternyata Arkan benar-benar menyayangi Reina terlihat dari apa yang Reina pakai berbeda dengan putra nya tapi Lolita tidak harus marah karena semua sudah berlalu ,,
"waktu berjalan begitu cepat akhirnya Lolita dan Sean pamit karena mereka tidak bisa tinggal bersama karena Lolita dan Arkan tidak memiliki hubungan dan Lolita harus kembali ke rumah KA Fina karena sekarang mereka keluarga nya ,,
"momi tidak ingin menunggu Daddy,,pinta Reina,,
"tidak sayang kasihan nenek dan kakek pasti khawatir bila kami tidak kembali ,,ucap Lolita,,
"momi janji ya sering main kesini juga kamu de ,,ucap Reina ,,
"iya ka terima kasih sudah menerima kami ,,ucap tulus Sean ,,
"setelah dari mension Lolita dan Sean pulang ke rumah KA Fina disana sudah berkumpul semua keluarga ada Ratih ,,Tian,, Ryan,,Fina,,boy ,,Susan bayi mungil ,,
"sudah kembali dek ,,tanya Fina ,,
"sudah capek ,,keluh Lolita ,,
"bagaimana apa semua berjalan lancar,,tanya Fina,,
"lancar semua ka Fina oh ya dimana Abang,,tanya Lolita ,,
"Abang belum pulang katanya lembur,,sahut Fina ,,
"oh gtu yadh KA aku masuk ke kamar dulu ya gerah ,,ucap Lolita ,,
,
,
,
,
,
,
,
,
,
,
"makin kan makin hufffff otak nih ya ðŸ¤