
"Sean langsung berlari menuju bandara setelah di kabarkan bahwa boy akan pergi keluar negeri hari ini Sean tidak menduga sepupu gila nya berani pergi tanpa berpamitan padanya ,,
"di bandara sudah ada Arkan dan Lolita juga di kembar sedangkan Reina datang tidak lama bersama Joseph ke bandara disana sudah ada Bu Susi dan ayah Joko yang ikut mengantar Pablo yang sedang menggendong marvinia karena tumben sangat rewel ,,
"boy apa tidak sebaiknya menunggu Sean dulu pasti dia akan marah padamu ,,Tante sudah memberitahu Sean pasti sekarang dirinya sedang dalam perjalanan,,ucap Lolita yang memeluk boy ,,
"tidak Tante pasti Sean marah padaku dan aku tidak mau Sean mengomel padaku ,,ucap boy ,,
"jaga dirimu boy ,,ucap Arkan ,,
"terima kasih om ,,ucap boy ,,
"cucu nenek akan pergi jauh disana jaga kesehatan jngan nakal dan jangan buat ulah belajar dengan rajin kabari nenek ya ,,ucap Bu Susi yang memeluk boy ,,
"sudah jngan menangis nenek nanti aku tidak jadi pergi balas pelukan Bu Susi,,
"maka dari itu jangan pergi ,,ucap Bu Susi ,,
"aku harus pergi nenek ,,ucap boy yang melepas pelukannya,,
"peluk Kakek boy cucuku,,ucap ayah Joko ,,
"kakek jaga kesehatan ya tunggu boy kembali dan pasti akan ke desa liburan kesana ,,ucap boy ,,
"kakek akan tunggu,,ucap ayah Joko ,,
"boy adik ku ,,ucap Reina ,,jaga dirimu disana dan belajar dengan rajin ,,ucap Reina lagi ,,
"terima kasih ,,ucap boy ,,
"*aku melepas mu KA Reina dan semoga kamu bahagia,,boy ,,
"kenapa sesakit ini boy aku melepas mu semoga disana kamu menemukan kebahagiaan,,Reina* ,,
"meski kita baru bertemu beberapa hari yang lalu aku harap kamu baik-baik disana,,Joseph ,,
"my baby ku boy peluk mami sayang ,,ucap tangis Fina yang memeluk sang putra kesayangannya,,
"mam aku akan kembali saat liburan jadi tidak perlu seperti ini ,,ucap boy yang masih dalam pelukan Fina ,,
"iya mami akan sering mengunjungi mu disana bersama papi disana jaga kesehatan dan rajin belajar jngan ke tempat yang mami larang paham my baby ,,ucap Fina yang melepas pelukannya mencium pipi sang putra ,,
"paham mami dan boy akan membuat mami dan papi bangga percaya pada boy ,,ucap boy yakin ,,
"papi ,,ucap boy yang memeluk Ryan,,
"jaga dirimu disana boy papi akan mengunjungi bila tidak sibuk ,,ucap Ryan,,
"papi harus mengunjungi ku mau itu sibuk atau tidak apa aku tidak penting bagimu,,ucap boy pura-pura kesal dan membuat yang lain merasa lucu dengan tingkah anak dan ayah,,
"iya ,,iya papi dan mami akan kesana boy ,,ucap Ryan ,,
"boy tidak bisa menunggu lagi karena sudah waktu nya berangkat dan masuk pesawat,,
"huhh,, huhh,, huhh, huhh,,boy ,,teriak Sean yang berlari ke arah boy tapi terlambat karena boy sama sekali tidak menoleh ,,
"boy aku tau kau marah padaku apa kau tau aku lebih marah padamu ,,teriak Sean tapi boy tetap masuk tidak menoleh ,,
"*maafkan aku Sean sebaiknya kita saling membenci,,boy* ,,
"Sean stop boy sudah waktu nya berangkat jaga sikap mu ,, ucap Arkan ,,
"Daddy boy jahat padaku ,,ucap Sean yang kesal ,,
"Sean boy harus berangkat nanti juga kita akan bertemu lagi saat liburan tidak lama ,,ucap Lolita yang menenangkan Sean ,,
"mom boy pasti tidak mau bertemu dengan ku pasti dia marah kan ,,ucap Sean ,,
"sayang boy memang harus berangkat,,ucap Lolita,,
"kalian sama saja ,,bentak Sean dan langsung keluar dari bandara,,
"dirinya kecewa pada dirinya sendiri karena membiarkan boy terluka bukan Sean tidak tau karena saat boy dan KA Reina di taman Sean mendengar semua nya pasti karena itu boy menyerah tapi Sean tidak menduga boy akan melepaskan cinta nya Sean tidak benar-benar menolak boy untuk kakak nya hanya saja Sean ingin lihat sampai dimana perasaan boy pada KA Reina melihat bagaimana boy merelakan sang kakak dengan orang lain sudah membuktikan boy ingin kak Reina bahagia,,
"akhhhhhhhhh,,sial,,sial ,,boy kenapa harus pergi ,,gumam nya ,,
"seharusnya aku langsung bilang kalian saling mencintai sial ,,sial ,,sial ,,kesal Sean yang langsung masuk mobil nya dan pergi dari bandara,,
"sean langsung masuk begitu saja ke kamar nya meluapkan semua amarah nya pada apa yang ada dikamar rasa kecewa ,,gagal ,,dan marah pada dirinya sendiri karena boy pergi merupakan rasa sakit yang Sean rasakan saat Valerie meninggalkan dirinya dan memilih pria tunangan nya Sean tidak seperti saat sekarang dirinya di tinggal boy karena bnyak kenangan bersama boy masa kecil mereka ,,masa saat dulu boy dan Sean melakukan hal konyol sebelum bertemu sang Daddy boy merupakan tempat nya mencurahkan semua isi hati boy bnyak tau tentang apa yang dirasakan,,
"ya ampun Sean ,,kaget Lolita yang mendapat laporan dari paman Tio bahwa Sean mengamuk,,
"mom ,,boy pergi karena aku ,,ucap sesal Sean yang langsung menunduk menangis ,,
"sayang boy yang ingin pergi bukan karena kamu sayang ,,ucap Lolita,,
"mom ,,salah ku mom salah ku karena aku tidak jujur mom ,,ucap Lolita,,
"sayang tenangkan dirimu jngan seperti ini kita akan mengunjungi boy nanti ,,ucap Lolita,,
"tidak mom karena boy sudah membenci ku ,,ucap Sean,,
"Abang ,,ucap Pablo yang kaget melihat bagaimana kamar Abang nya berantakan,,
"mom bawa Pablo pergi aku ingin sendiri,,ucap Sean ,,
"oke mom pergi tapi jngan seperti ini lagi ya ,,ucap Lolita,,
"Abang ,,ucap Pablo tapi tidak di respon,,
"mom aku mohon,,pinta Sean dan Lolita mengajak Pablo keluar dari kamar Sean yang masih menangis,,
"pintu tertutup disana ada Arkan yang menggendong marvela ,,
"bagaimana sayang ,,tanya Arkan ,,
"Sean sangat terpukul dengan pergi nya boy beri dia waktu sendiri,,pinta Lolita dan mereka semua menjauh dari kamar Sean ,,
"Sean bahkan lebih sakit dari pada aku ,,Reina ,,
"saat makan malam hanya ada Arkan dan Lolita juga Pablo karena si kembar sudah tertidur bahkan Reina pun tidak keluar dari kamar nya dengan alasan banyak tugas kampus sedangkan Sean makanan nya sudah di antar ke kamar nya ,,
"sayang bagaimana dengan Sean apa sudah lebih baik ,,ucap Arkan ,,
"paman Tio bilang Sean sedang tidur saat di antar makan ,,ucap Lolita,,
"boy sangat berarti bagi Sean ,,ucap Arkan ,,
"boy merupakan teman pertama bagi Sean masa kecil mereka dan sampai saat ini boy yang bisa menenangkan Sean saat dirinya marah tapi sekarang boy pergi memilih dan itu hak nya ,,ucap Lolita,,
"mom dad aku ke kamar dulu ,,pamit Pablo yang lebih baik tidak ikut campur,,
"iya sayang segera istirahat,,ucap Lolita,,
"apa Sean akan baik-baik saja ,,ucap Arkan ,,.
"Sean akan baik-baik saja hanya butuh waktu ,,ucap Lolita,,
"ya sayang ,,Arkan ,,
"Sean hanya melihat foto saat dirinya dan boy saat masih kecil saat mereka bersama saat boy datang ke desa untuk berlibur saat membantu jualan di warung kakek Joko belum lagi bnyak hal yang di lakukan bersama Sean tidak menyangka kenangan itu akan Sean rindukan saat ini bahkan mereka berjanji akan selalu bersama sukses bersama dan menikah bersama tapi sekarang boy memilih jalan nya sendiri tanpa dirinya tau dan kenyataan yang menyakitkan adalah karena dirinya semua terjadi ,,
"*kalian akan bersama itu janjiku ,,Sean* ,,
"kan kan kan galau nya kurang yadh nanti lagi ya galau nya 😂😂,,