
"Lolita dengan setia menemani sang suami menunggunya sadar dari obat bius saat operasi tadi sedangkan Sean sudah memberitahu kan hal ini pada Reina tapi tidak dengan si kembar karena bagaimanapun Lolita takut kembar akan sedih melihat Daddy nya tidak berdaya saat ini dan parah nya Luka itu atas keegoisan nya ,,
"mom pulang lah biar aku yang menjaga Daddy,,pinta Sean ,,
"iya Tante Sean benar,,sahut Valerie yang setia menemani Sean ,,
"mom disini saja takut nya saat mom pulang Daddy sadar tidak ad mom sebaiknya antar Valerie pulang Sean dan kamu juga perlu istirahat mom tidak apa-apa kok kan ada Bobby disini ,,
"tapi mom ,,
"Sean mom bilang bahwa tidak apa-apa kamu juga perlu istirahat Valerie juga pasti lelah ,,
"baiklah kami pulang kalau Daddy sudah sadar kabari aku mom ,,
"iya sayang pasti ,,sahut Lolita ,,
"Sean langsung memeluk Valerie saat diri nya sudah berada di area parkir Sean tidak sanggup bagaimana kedua orang tuanya yang sangat Sean sayangi harus saling melukai Valerie hanya bisa menenangkan sang kekasih bagaimana saat ini Sean butuh dukungan darinya ,,
"semua akan baik-baik saja sean,,
"semoga saja val aku sangat takut mereka akan benar-benar berpisah ,,
"tidak akan apa kamu tidak lihat tadi bagaimana Tante Lolita memandang om Arkan cinta mereka kuat jadi jangan khawatir akan hal yang tidak perlu ,,
"aku hanya takut bagaimana melihat kondisi Daddy sangat rapuh aku tau selama ini Daddy tidak pernah meninggalkan mom disaat terpuruk mom saja Daddy selalu ada aku tau semua nya val ,,
"aku tau kau pun tidak pernah lepas pantauan untuk mengawasi Tante aku tau jadi kita tunggu saja ,,
"maaf sudah membuat mu tidak nyaman bahkan kita melupakan makan siang dan makan malam ,,ucap Sean karena saat tadi ingin makan malam setelah dari apartemen mom nya belum sempat karena langsung mendapat telepon dan mereka langsung pergi ,,
"tidak masalah aku tau kondisi Daddy lebih penting,,
"tapi kesehatan mu juga penting bagiku ,,
"aku tau Sean sudah lebih baik kita pulang atau mau makan malam dulu walau sudah sangat terlambat karena ini sudah dini hari ,,
"kita langsung pulang saja mau ke apartemen ku atau mau langsung pulang ke rumah,,saran Sean ,,
"ke apartemen mu saja aku tidak ingin mengganggu istirahat kedua orang tua ku ,,pinta Valerie,,
"baiklah kita pulang ke apartemen,,
"iya ,,
**
"nyonya,,
"iya Bobby ada apa ,,
"biar saya saja yang menggantikan menjaga tuan sebaiknya nyonya istirahat saya tau nyonya lelah ,,
"tidak perlu aku masih kuat menjaga suami ku kau beristirahat saja ,,
"kalau begitu saya akan berjaga di luar saja nyonya ,,pamit Bobby,,
"terima kasih Bobby,,
"tidak perlu berterima kasih nyonya karena sudah tugas saya ,,
"Bobby keluar dari ruang tuan nya dan berjaga di luar takut nyonya nya membutuhkan sesuatu dirinya harus sigap ,,tepat saat Bobby akan berbalik ,,
"BRUKKKK ,,awww sakit ,,keluh seorang wanita seperti nya perawat rumah sakit ,,
"kau apa tidak berniat membantu ku bangun ,,
"bisa sendiri kan berdiri saja sendiri jangan manja ,,
"dasar pria tua ,,
"kau perawat gila ,,
"apa hah apa ,,tantang perawat tersebut,,
"ya ampun Mona kau disini ,,panggil salah satu teman Mona ,,
"iya aku terjatuh karena pria tua itu ,,tunjuk nya pada Bobby,,
"nona tolong bilang pada teman anda kalau jalan lihat dengan benar modus seperti ini sudah basi ,,
"apa modus atas dasar apa kau menuduh ku modus untuk dekat dengan mu ngaca om kau tua amit-amit aku klo sampe suka sama om tua kaya anda ,,
"apa om tua kurang ajar perawat gila ini ,,
"sudah Mona minta maaf saja ini di rumah sakit tidak enak dengan para pasien yang beristirahat mau nanti kamu di skor lagi ,,ancam Alia ,,
"aku kesal Alia dia yang mulai duluan kenapa harus aku yang minta maaf dasar om tua pengecut,,
"apa pengecut wah perawat gila makin ngelunjak,,
"apa mau pukul sini pukul tinggal lapor polisi hayoooo pukul ,,
"Mona sudah tenang ,,
"aku kesal Alia kau juga menyebalkan,,kesal Mona yang langsung pergi tanpa mengatakan apa-apa lagi meninggalkan Alia dan Bobby,,
"tuan maafkan teman saya dia memang keras kepala tolong jangan di perbesar masalah nya ya tuan ,,
"aku memaafkan nya karena anda bukan karena dia wanita atau apa dan lupakan saja anggap tidak ada masalah jadi pergilah ,,usir Bobby,,
"baiklah tuan saya permisi,,
"dasar dua perawat gila ,,oceh Bobby setelah melihat Alia pergi ,,
"benar kata Mona pria tua om tua ,,gumam kesal Alia karena sikap Bobby yang terlalu sombong,,
"baru kena sial tadi tapi sudah beres masalah nya ,,
"apa dengan seorang wanita ,,tebal Doni
"sudah lupakan ,dan bagaimana dengan wanita itu ,,
"sudah berada di Markas aku pusing wanita itu berteriak terus sangat berisik,,
"kau tau harus apa agar diam ,,
"sudah aku lakban mulut nya karena aku tidak berani bertindak lebih jauh sebelum perintah dari bos ,,
"iya kita tunggu saja apa yang harus di lakukan dengan wanita gila yang berani mempermalukan nyonya ,,
"iya bila ingat kejadian tadi siang rasanya aku ingin menghajar wanita itu ,,
"aku pun sama Doni ,,
"bagaimana keadaan bos ,,
"belum sadar mungkin nanti pagi ,,
"ada nyonya di dalam ,,
"kau mau apa ,,
"mau lihat Kondisi bos saja ,,
"jangan macam-macam Doni ada nyonya di dalam jangan berpikir menggantikan posisi nyonya mengerti ,,
"plak ,,kepala Bobby kena geplak oleh Doni ,,dasar bodoh aku normal mana ada mau jadi istri bos pikiran mu itu yang harus di rawat karena kelamaan tidak dekat wanita ,,kesal Doni ,,
"sakit bodoh kan bercanda ,,ucap santai Bobby,,
"tidak lucu ,,
"lucu ,,
"tidak ,,
"lucu ,,
"tidak ,,
"lucu,,
"tidak ,,
"lucu ,,sampai ucapan mereka terhenti karena Lolita keluar dari ruangan,,
"Bobby ,Doni ,,karena nama mereka di panggil dengan sigap kedua nya berdiri ,,
"iya nyonya ,,jawab kompak keduanya,,
"saya akan ke kantin sebentar bila suamiku sudah siuman kabari saya ,,
"apa perlu saya belikan saja makanan nya nyonya ,,tawar Bobby,,
"saya mau beli sesuatu juga buat suami saya jadi tidak perlu ,,
"baik kalau begitu nyonya ,,
"Lolita sebenarnya tidak ke kantin tapi ke taman rumah sakit dirinya tidak bisa menangis di dalam ruangan yang ada Arkan nya dirinya tidak kuat melihat sang suami masih betah tertidur dengan nyenyak,,
"apa aku harus memberikan nya kesempatan lagi rasanya sangat sesak dada ini bila mengingat semua nya ,,
"sebenarnya apa yang nyonya pikirkan,,tanya seorang pria asing ,,
"kau siapa ,,
"tidak usah tau siapa saya tapi apa yang sekarang nyonya pikirkan,,
"aku tidak tau ,,
"tidak tau atau tidak ingin tau ,,
"jangan ikut campur kita tidak saling mengenal,,
"benarkah apa nyonya melupakan aku ,,
"aku tidak kenal maka menjauh lah aku sudah punya suami ,,
"apa nyonya mencintai nya ,, pertanyaan yang membuat Lolita diam ,,
"nyonya saya tanya apa nyonya sangat mencintai nya ,,
"aku tidak tau ,,
"nyonya setiap orang punya masalah nya sendiri ada yang mengambil jalan pintas dengan perpisahan tapi itu sebenarnya menyakiti masing-masing perasaan mereka belum lagi bila sudah punya anak bagaimana perasaan mereka apa mereka akan jadi anak ceria seperti dulu apa dia akan lembut seperti dulu apa akan selucu dulu ,,maaf nyonya saya hanya menyampaikan yang saya tahu ,,
"kau lebih muda dariku jadi jangan sok tahu ,,
"kedewasaan bukan dari berapa usia kita tapi dari semua pengalaman hidup yang selama ini kita jalani sekarang tanyakan pada hati nyonya apa masih ada cinta itu bila sudah hilang maka ambil sikap jangan saling menyakiti,,
"bila aku masih mencintai nya bagaimana,, akhirnya Lolita penasaran juga dengan ucapan pria asing ,,
"bila masih saling mencintai untuk apa memikirkan hal yang tidak perlu tapi jalani yang sekarang perbaiki semua dan belajar menerima semua takdir yang sudah di gariskan tuhan ,,
"Lolita tidak menjawab tapi pikiran nya serasa kosong ada benarnya omongan pria asing tadi dan tanpa Lolita sadari juga pria asing itu sudah tidak bersama nya ,,
"Kemana pria tadi aneh ,,gumam Lolita yang baru menyadari bahwa dirinya sendiri lagi ,,