
"mom ,, panggil Sean yang tidak tega melihat bagaimana mom nya yang biasanya ceria kini menjadi murung Sean memeluk nya tapi Lolita hanya menangis ,,
"mom Sean datang maaf karena terlambat menemani mom ,,tapi tetap Lolita diam ,,mom jngan seperti ini melihat mom seperti ini Sean sangat sedih mom pikirkan marvela dan marvinia mereka masih butuh mom ,,ucap Sean ,,
"mom bicara padaku ,,ucap Sean dan Lolita menghadap kearah Sean disana luka di bibir itu masih terlihat jelas darah yang kering itu terlihat jelas dan semakin sakit hati Sean melihat mom nya hancur ,,
"bajingan,,kesal Sean yang langsung bangkit Lolita tidak bisa mencegah karena untuk saat ini dirinya merasa lelah dan tidak ingin bicara ,,
"Sean masuk begitu saja ke kamar kedua orang tua nya disana ada Erik yang menenangkan Arkan yang sepertinya menceritakan semua nya tanpa bnyak tanya Sean yang sudah di kuasai emosi langsung mencengkeram erat kerah Arkan ,,
"kau berani melukai mom ,,kau berani menampar nya dengan tangan mu bajingan ,,bentak Sean sedangkan Erik tidak menyangka Arkan melakukan itu ,,
"aku pernah bilang jngan pernah menyakiti hati mom atau bahkan melukai nya tapi apa kau melukai hati nya aku menyesal setuju mom untuk bersama dengan mu ,,teriak Sean ,,
"pukul Daddy Sean karena memang Daddy yang salah maafkan Daddy yang melukai hati mom dan fisik nya ,pukul sepuas mu Sean Daddy memang salah ,,ucap sesal Arkan,,
"bila aku menyakiti mu apa beda nya aku dengan mu terakhir kali aku melihat mom menangis karena mu dan aku tidak akan bertindak terlalu jauh karena aku tau bukan urusan ku ,,ucap Sean yang mulai melunak ,,
"untuk sementara biarkan marvela dan marvinia bersama ku ada ka Reina yang akan menjaga nya perbaiki hubungan mu dengan mom karena aku tidak ingin mom terluka lagi ,,ucap Sean yang pergi ,,
"salah ku memang salah ku ,,ucap sesal Arkan,,
"jelaskan pada istri mu yang sebenarnya aku yakin pasti istri mu akan memaafkan mu ,,ucap Erik mencoba menenangkan Arkan ,,
"itu tidak bisa karena aku telah berjanji padanya salah ku yang sudah bersedia berjanji sekarang aku tidak bisa berkata kebenaran nya sungguh aku ingin bilang semua tapi tidak bisa ,,ucap Arkan ,,
"karena wanita itu bahkan sekarang kau tidak bisa berbuat apa-apa janji apa yang sudah kau setujui pada wanita itu Arkan kau tidak hanya menyakiti istri mu tapi juga anak-anak mu ,,kesal Erik ,,
"tunggu sebentar lagi aku yakin setelah semua nya selesai aku sendiri yang akan membunuhnya,,ucap Arkan ,,
"apa guna nya janji itu jika kau membunuh nya ,,ucap Erik yang tidak habis pikir ,,
"akan aku jelaskan nanti sekarang aku harus berusaha membuat istri ku percaya padaku walau tanpa harus menjelaskan yang sebenarnya,,ucap Arkan,,
"kau gila Arkan,,ucap Erik tidak habis pikir ,,
"Sean masuk ke dalam kamar nya lagi dan melihat Lolita sudah berada di ranjang nya Sean tau mom nya hanya pura-pura tertidur,,
"istirahat lah mom ,,biarkan kali ini aku yang akan menjaga mu dan adik-adik ku ,,ucap Sean,,
"mendengar suara Sean Lolita terbangun dan duduk berhadapan dengan Sean dan memeluk nya menangis meluapkan rasa sakit yang saat ini di rasakan nya Sean hanya bisa pasrah mendengar kan tangisan mom nya tidak akan bertanya tidak akan mengingat kan nya tentang Daddy hanya jadi pendengar yang baik ,,
"Sani masuk ke kamar Sean mendekati Lolita yang masih memeluk Sean menangis tanpa ingin bicara ,,
"Sani mendekati Lolita dan duduk di samping nya mengusap punggung Lolita mencoba menenangkan sahabat nya adik nya yang sedang bersedih ,,
"Lolita melepas pelukannya dan kembali memeluk Sani karena Sean tidak ingin mengganggu maka Sean memilih untuk menemani kembar dan Enrico di kamar sang adik bersama Reina ,,
"mereka sudah tidur ka ,, ucap Sean yang melihat sang adik tertidur,,
"iya belum lama mereka tertidur setelah tadi menanyakan mom dan dad ,,ucap Reina ,,
"bagaimana dengan mom ,,ucap Reina,,
"aku tidak bisa bilang mom baik-baik saja karena aku saja tidak tega melihat nya ,,ucap Sean ,,
"aku yakin mom kuat kita harus tetap bersama mom dan bagaimana dengan Daddy,,tanya Reina,,
"aku tidak ingin bicara soal nya karena dengan tega nya melukai mom kau tau bila tadi aku tidak ingat dia siapa mungkin aku sudah menghajar nya ,,kesal Sean ,,
"Sean bagaimana pun Daddy tetap Daddy kita ,,ucap Reina,,
"aku tau itu tidak akan bisa mengubah apapun tapi aku tidak terima dia berani menampar mom bahkan kau tau mom sangat terluka kak ,,ucap Sean ,,
"apaa,, menampar mom dan Daddy yang melakukan itu tidak mungkin,,Reina tidak percaya ,,
"terserah tapi memang pria itu yang melukai mom ,,ucap Sean dan Reina tidak tau harus berkata apa ,,
"Lolita masih memeluk Sani dan dengan sabar Sani menenangkan Lolita , melepas pelukannya karena Lolita sudah mulai tenang ,,
"apa sudah lebih baik ,,ucap Sani ,,
"belum ,,jawab Lolita,,
"aku tau tapi setidaknya kamu sudah melepas semua nya kan ,,ucap Sani ,,
"masih belum ,,ucap Lolita,,
"kau ini ,,kata Sani yang tidak habis pikir dengan Lolita ,,
"aku tidak berhak ikut campur terlalu jauh masalah rumah tangga mu tapi jngan egois kalian punya anak dan jngan lupakan itu ingat dengan kalian seperti ini apa semua akan baik-baik saja dan juga pikirkan bagaimana kembar saat kamu tidak ada tidak menjaga nya kamu seorang ibu dan jngan lupa kamu bukan anak gadis lagi ,,canda Sani ,,
"aku tau tapi apa karena aku seorang ibu tidak boleh sedih tidak boleh punya waktu sendiri tidak boleh terluka ,,ucap Lolita,,
"boleh kamu berhak tapi pikirkan anak-anak mu perasaan nya aku tau si BRENGSEK itu menyakiti mu tapi kita juga harus belajar memaafkan bahkan kamu sudah melewati yang lebih dari ini ,,ucap Sani ,,
"aku tau jngan di bahas itu masa lalu huh aku salah seharusnya aku lebih bisa mengontrol emosi ku tapi lihat bahkan suami ku sampai lepas kendali dan menampar ku ,,ucap Lolita,,
"seharusnya kau juga memukul nya agar puas jngan nangis dasar cengeng,,ejek Sani yang saat ini mengobati luka disudut bibir Lolita,,
"lain kali aku akan menghajar nya bahkan sampai dia berlutut di kaki ku ,,canda Lolita yang sudah lebih baik ,,
"sebenarnya saat Sani akan masuk kamar Sean tidak sengaja melihat Arkan yang akan masuk kamar Sean tapi di halangi oleh Sani karena Lolita masih labil jadi Arkan hanya mendengarkan celotehan sang istri dari luar kamar ,,
"bagaimana Arkan ,,tanya Lolita,,
"masih peduli pada suami ternyata,, Sindir Sani ,,
"bagaimana pun Arkan tetap suami ku dan aku yang berhak atas dirinya dia milikku,,ucap Lolita dan sudah pasti Arkan yang mendengar sangat senang rasanya dirinya ingin masuk dan memeluk istrinya,,
"jadi masih di anggap suami kirain udh mau merelakan buat wanita yang disana ,,ejek Sani ,,
"hey mana ada seperti itu siapa yang bilang aku akan melepas suami ku untuk wanita yang bahkan tidak cantik hanya seksi aku juga bisa pakai baju seksi,,ucap bangga Lolita,,
"ya kau bisa lagian kamu masih cantik walau sudah punya anak lima ,,canda Sani ,,
"apa aku tidak menarik lagi Sani di mata suami ku ,,tanya Lolita yang kembali bersedih,,
"sayang bahkan tidak ada wanita yang lebih cantik darimu,,ucap di hati Arkan yang masih mendengar kan sang istri,,
"hey jngan begitu kamu cantik buktinya Arkan saja begitu tergila-gila padamu dan lihat kalian punya anak bnyak apa itu tidak cukup membuktikan cinta nya atau kalau perlu kau buat dia mengakui cinta nya di depan publik ,,saran Sani ,,
"jngan konyol,,aku cukup terganggu dengan beberapa komentar yang bilang aku tidak cukup pantas untuk menjadi istri dari Arkan Mahendradatta pria kaya yang di gilai bnyak wanita bahkan katanya wanita itu lebih pantas bersanding dengan Arkan apa aku seburuk itu ,,tanya Lolita yang hati nya kembali sakit ,,
"mereka tidak tau siapa kamu mereka hanya bisa menilai tanpa tau bagaimana orang yang mereka nilai seharusnya kamu buktikan kalau hanya kamu yang pantas berdiri berada di samping suami mu wanita itu tidak ada apa-apa nya di banding kamu ,,ucap Sani ,,
"aku akan buat kalian menerima akibatnya,,gumam Arkan yang pergi dari tempat dimana tadi dia menguping ,,
"terima kasih sudah membuatku merasa lebih baik ,,ucap Lolita yang kembali memeluk Sani ,,
"bagaimana sudah bicara ,,tanya Erik yang melihat Arkan masuk ke ruang kerja nya disana ada Bobby dan Erik ,,
"tidak jadi soal nya istri mu tidak memberiku ijin ,,ucap Arkan ,,
"terus kenapa lama ,,tanya Erik ,,
"menguping sebentar,,jawab jujur Arkan ,,
"hahahahahahha kau dengar Bobby bos mu ternyata seperti wanita saja menguping dan setelah itu bergosip,,sindir Erik ,,
"ya bergosip dengan kalian ,,kesal Arkan ,,
"Bobby buat laporan tentang komentar yang menjelekkan atau memojokkan istri ku dan buat perusahaan wanita itu hancur perlahan permainan akan segera di mulai ,,ucap Arkan ,,
"dasar gila apa guna nya tadi kau bilang sudah berjanji,,ejek Erik ,,
"aku hanya janji tidak menceritakan pada istri ku tapi aku tidak janji untuk tidak menghancurkan nya ,,ucap Arkan santai ,,
"kau gila dan psikopat,,ucap Erik yang tidak habis pikir tadi di kamar kacau sekarang baik-baik saja,,
,
,
,
,
,
,
,
,
,
,
,
,
,
,
,
,
"kan kan kan gtu kan iya udh deh stop mikir yang aneh-aneh ya aku pusing soal nya ,,🥺🥺🥺🥺🥺🥺🥺🥺