
"pagi harinya Arkan pun tidak ikut sarapan seperti biasanya dan sikap nya pun dingin dengan Lolita berbeda bila dengan Sean dan Reina sedangkan Pablo hanya ikut membantu di dapur ,,
"mom Daddy masih marah ,,tanya Sean ,,
"tidak ada Daddy hanya sedang sibuk dengan pekerjaan nya ,,bohong Lolita,,
"mom apa Daddy belum bisa menerima Pablo ,,tanya Reina ,,
"sayang lebih baik habiskan sarapan mu dan segera berangkat nanti mom akan bawa Pablo untuk melihat sekolah yang cocok dengan nya ,,ucap Lolita,,
"di sekolah yang sama dengan Sean dan boy saja mom ,,ucap sean,,
"Pablo yang menolak katanya agar kamu tidak terganggu,,ucap Lolita,,
"Sean tidak masalah mom lagian kan Pablo adik Sean juga ,, ucap Sean,,
"tanyakan pada adik mu saja ,,ucap Lolita,,
"bagaimana sekolah di tempat Abang saja nanti akan Abang kenalkan dengan boy ,,tanya Sean ,,
"apa nanti tidak jadi masalah bang klo Pablo satu sekolah dengan Abang ,,ucap Pablo ,,
"klo Sean sudah bilang tidak apa-apa berarti tidak masalah ya kan Sean ,,ucap Reina ,,
"klo memang Pablo tidak ingin jngan di paksa biarkan adik kalian memilih mana sekolah yang dia suka ,,ucap Lolita dan yang lain kembali dengan sarapan nya ,,
"Arkan yang sudah berada di perusahaan langsung di sibukkan dengan pekerjaan tidak peduli dengan telpon yang dari tadi berdering karena sudah pasti sang istri yang menelpon dan Arkan belum ingin bicara dengan sang istri bahkan saat pagi tadi saja Arkan melakukan semua nya sendiri,,
"bos ada masalah di kota c yang mengharuskan bos yang datang ,,ucap Bobby,,
"ada masalah apa lagi tidak cukup kah masalah ku saat ini ,,bentak Arkan yang meluapkan amarahnya pada Bobby,,
"ada masalah dengan para pekerja dan mereka ingin bos yang kesana ,,ucap Bobby lagi ,,
"baiklah kita akan berangkat,,ucap Arkan,,
"siang nya Lolita akan membujuk suaminya agar tidak lagi marah padanya karena bagaimanapun Lolita tidak patuh pada suaminya,,
"Lolita sudah rapi dengan dress nya nanti setelah menemani Pablo memilih sekolah dirinya akan langsung menemui sang suami,,
"Pablo menyadari bahwa wanita yang dirinya bilang licik tulus padanya peduli padanya padahal Pablo bukan lah darah daging Arkan mau mundur pun Pablo belum siap karena masih ingin merasakan kasih sayang kedua orang tua yang utuh walaupun harus membuat masalah bagi orang tua barunya ,,
"sayang nanti pulang duluan ke mension ya mom ingin ke perusahaan Daddy dulu ada urusan sebentar,,ucap Lolita,,
"baik mom ,,ucap Pablo ,,
"setelah mengantar pulang Pablo Lolita naik taksi untuk ke perusahaan suami nya ,, beberapa menit Lolita pun Sampai di perusahaan sang suami semua sudah tahu siapa Lolita bahkan semua segan dengan nya ,,
"hy Sani ,,sapa Lolita yang mampir dulu ke ruangan Sani ,,
"tumben ,,tanya Sani ,,
"aku ingin ke ruangan suami ku tapi kayak nya pengen ngobrol sebentar sama kamu ,,ucap Lolita ,,
"ada apa ceritalah,,ucap Sani,,
"sok tau kamu ,,elak Lolita,,
"hey aku sudah mengenal mu cukup lama jadi katakan ada apa ,,tanya Sani ,,
"masalah tentang yang waktu itu aku ceritakan padamu soal anak itu ,,ucap Lolita,,
"bocah itu bagaimana hasil nya ,,tanya Sani ,,
"bukan anak Arkan tapi aku tetap membawa nya ke mension dan tinggal bersama kami tapi Arkan marah padaku sampai saat ini menghindari diriku,,ucap Lolita,,
"wajar mungkin karena Arkan tidak ingin ada yang merusak keluarga nya ,,ucap Sani ,,
"tapi Pablo anak yang baik ya walau awal-awal anak itu berbicara kurang sopan ,,ucap Lolita,,
"terus apa rencana mu ,,tanya Sani ,,
"aku akan bicara padanya dan membujuk nya agar tidak marah dan menghindari ku lagi rasanya aku sangat merindukan suami ku ,,cerita Lolita,,
"kalian belum lama menikah kenapa masalah selalu datang tapi aku yakin Arkan pasti akan memaafkan mu ,,ucap Sani ,,
"terima kasih ya ,,ucap lega Lolita,,
"setelah berbincang dengan Sani Lolita pun akan ke ruangan suami nya karena sudah lewat makan siang takut Arkan sakit bila telat makan ,,
"Lolita ,, panggil Erik ,,
"iya ada apa ,,tanya Lolita,,
"mau bertemu Arkan ya ,,tebal Erik ,,
"tentu saja memang mau bertemu siapa lagi ,,ucap Lolita,,
"bertemu dengan ku atau mungkin karyawan yang lain ,,ucap asal Erik ,,
"aku sudah bertemu dengan Sani makanya sekarang aku mau mengajak Arkan makan siang takut nya makin telat lama lagi ,,ucap Lolita,,
"tapi Arkan dan Bobby sudah pergi satu jam yang lalu ,, ucap Erik,,
"pergi kemana ,,tanya Lolita,,
"keluar kota ada masalah dengan perusahaan di cabang apa Arkan tidak memberi kabar sebelumnya,,ucap Erik,,
"aku lupa tadi saat bersama Sani mengobrol Arkan sudah menelepon ku cuma aku mau ke ruangan karena ada yang tertinggal di dalam ,, bohong Lolita dan Erik menyadari itu ,,
"oh yasudah masuk saja aku akan pergi keluar sebentar ada urusan ,,ucap Erik dan langsung meninggalkan Lolita,,
"bahkan kamu pergi tidak kasih tahu aku Arkan apa sebegitu marahnya kamu dengan ku ,,gumam Lolita dan langsung pergi dari Perusahaan,,
"jadi om Arkan pergi ,,tanya boy ,,
"iya Daddy seperti nya butuh waktu ,,ucap Sean ,,
"masalah orang tua rumit ya ,,ucap boy ,,
"ya seperti itu tapi biar itu jadi urusan mereka ,,ucap Sean,,
"apa kau sendiri sudah menerima anak itu ,,tanya boy ,,
"sudah kenapa memang nya ,,aku hanya tidak ingin mom sedih dengan sikap ku dan ka Reina,,ucap Sean ,,
"bagus lah bersikap dewasa lebih baik ,,ucap boy ,,
"kenapa sekarang cara bicara dan pemikiran mu seperti nya berubah,, curiga Sean ,,
"agar aku bisa pantas berada di samping calon istri ku ,,ucap boy ,,
"itu tidak akan terjadi ,,tolak Sean ,,
"kau percaya takdir,,tanya boy ,,
"tidak karena sampai sekarang Valerie makin jauh dengan ku ,,ucap Sean,,
"klo itu namanya pemaksaan lagian kan Valerie sudah dengan tegas menolak mu ,,ucap boy ,,
"menolak karena dia belum menyadari perasaan nya padaku ,,ucap Sean ,,
"omong kosong,,ucap boy dan Sean menggeplak kepala boy karena kesal dengan ucapan nya ,,
"sakit bodoh ,,ucap boy tapi tidak ada kesal karena tau Sean hanya kesal padanya ,,
"kau memang bodoh ,,ucap balik Sean ,,
"sedangkan Reina saat ini sedang di ajak jalan oleh Joseph ke taman,,
"bagaimana apa sudah lebih baik suasana hatimu ,,tanya Joseph,,
"hmmmm lebih baik dan terima kasih ,,ucap Reina tulus,,
"Reina perasaan ku padamu tidak akan berubah,,gumam nya ,,
"apa kamu bicara sesuatu,,tanya Reina ,,
"tidak ada perasaan kamu saja kali ,,elak Joseph,,
"Pablo saat ini berada di luar mension menuggu kedatangan Lolita karena Pablo merasa khawatir pada mom baru nya ,,
"tuan muda masuk saja ,,ajak paman Tio ,,
"tidak paman aku menunggu mom saja disini ,,ucap Pablo yang menunggu Lolita di depan pintu utama ,,
"tapi nanti bila Nyonya tau akan kena marah yang lain nya tuan muda ,,ucap paman Tio lagi ,,
"tidak paman nanti akan aku jelaskan tapi terima kasih sebelumnya,,ucap Pablo ,,
"Lolita sampai di mension dengan wajah lesu karena suaminya tidak bisa di hubungi,,
"Pablo ,,ucap Lolita yang melihat Pablo duduk di bangku Depan pintu utama ,,
"mom sudah kembali ,,ucap Pablo ,,
"iya dan kenapa kamu disini apa daritadi menunggu mom ,,ucap Lolita,,
"tidak mom aku hanya mau duduk Disni ,,bohong Pablo ,,
"yasudah kita masuk segera mandi ya mom akan ke kamar juga ,,ucap Lolita,,
"baik mom ,,ucap Pablo ,,
("*ternyata kamu anak yang baik Arkan semoga kamu bisa menerima Pablo di keluarga kita ,,ucap Lolita di hatinya*,,
,
,
,
,
,
,
,
,
,
,
,
,
,
"Daddy lagi ngambek jadi pergi biar aja Daddy kabur dulu biar seneng dah ya di sana nanti jngan lupa minta maaf sama mom Loli ya ,,
"kan kan kan kaga geregetan yadh aku bye dulu ya tamat aja dulu ya 🤭🤭🤭🤭🤭🤭,, BB a