
"sampai di dalam Sean hanya duduk sedangkan boy sangat menikmati nya dengan turun ke lantai bawah untuk melepas penat ,,
"Arkan kenapa kesini bila Bella tau nanti akan kena hukum aku ,,Erik ,,
"sudahlah kali ini saja lagian kepala ku sangat pusing ingin aku lampiaskan dengan wanita malam ini ,,ucap Arkan ,,
"cihhhhhh wanita mana setahu ku kau sudah tidak normal ,,ejek Erik ,,
"diam lah dan nikmati saja ,,ucap Arkan yang duduk bersebelahan dengan Sean ,,
"hey bocah apa orang tua mu tidak mencari mu kenapa seusia mu berani masuk ke tempat ini ,,tanya Arkan pada Sean tapi yang di ajak bicara hanya diam dan cuek ,,
"hey aku bertanya padamu ,,ucap Arkan lagi tapi Sean diam ,,
"Sean ayo kita kebawah musik nya enak ,,ajak boy ,,
"tidak kau saja aku ingin pulang ,,ucap tegas Sean ,,
"sudah tenang saja bila Tante Lita marah aku akan membela mu ,,ucap boy ,,
"aku mau pulang kau ikut atau tidak ,,ajak Sean dan boy ragu karena mereka belum lama sampai,,
("anak ini sangat mirip dengan ku waktu masih muda dulu ,,ucap Arkan di hatinya ,,
"Arkan ,, panggil Erik yang melihat Arkan melihat anak muda sedang mengobrol,,
"kau Melihat apa ,,tanya Erik ,,
"lihat anak mudah itu perhatikan Mereka,,ucap Arkan ,,
"kenapa kau suka salah satu nya ,, pertanyaan konyol dari Erik ,,
"bodoh aku masih normal ,,bukan itu ,,ucap Arkan ,,
"lalu apa ,,sahut Erik ,,
"mirip sekali dengan ku waktu muda dulu ,,ucap Arkan ,,
"terus kau bilang itu anak mu huh mimpi ,,ucap Erik ,,
"aku tidak bilang anak ku hanya dirinya seperti ku dulu waktu muda ,,ucap Arkan ,,
"sudahlah lebih baik cari wanita yang akan menemani mu aku tunggu disini ,,ucap Erik dan Sean melihat itu hanya melirik lalu kembali fokus ke depan ,,
"sampai ada wanita seksi yang dengan berani menyentuh Sean hanya baru menyentuh tangan Sean sudah sangat marah dan tidak terima ,,
"apa yang kau lakukan ,,bentak Sean dan Arkan cukup kaget dengan respon anak muda itu ,,
"Sean sudah mba nya gak sengaja ,,bohong boy padahal memang jelas wanita itu ingin menggoda Sean ,,
"aku tidak bodoh wanita itu ingin menyentuh mu ,,bentak Balik Sean pada boy ,,
"iya sudah tenangkan dirimu ,lihat kau jadi perhatian banyak orang ,,ucap boy memang benar Sean membuat beberapa orang melirik nya ,,
"jngan pura-pura tidak suka seorang pria bila sudah masuk ke tempat ini sudah pasti ingin sentuhan ,,goda wanita seksi tidak takut dengan bentakan Sean ,,
"kau seharusnya bisa menjaga kehormatan mu untuk suami mu di masa depan dan yang kau lakukan padaku itu sangat tidak sopan ,,ucap Sean ,,
"jngan sok suci jadi pria ,,ucap wanita seksi ,,
"aku juga tidak mau kesini kau tau ,,ucap Sean tidak terima ,,
"Sean sudah kita pulang ,,ajak boy tapi ucapan wanita itu membuat Sean hilang kendali,,
"pasti ibu mu juga bukan wanita suci atau bahkan ibu mu bisa jadi simpanan pria hidung belang ,,hinaan yang Sean tidak bisa terima lagi tanpa boy tau Sean mencekik leher wanita itu ,,
"kau wanita hina ibuku jauh lebih baik daripada kau dan ibuku jauh lebih berharga dari pada tubuh mu tidak ada yang boleh menghina nya bahkan arwah ayah ku sekalipun kau mengerti aku rela bila jadi pembunuh demi ibuku yang sudah kau hina bagiku ibuku segalanya tidak ada yang boleh menghina ibuku camkan itu ,,ucap Sean dan melepas cekikan di leher wanita itu yang hampir kehabisan nafas ,,
"masalah makin besar dikala wanita tersebut melaporkan sean dan boy ke kantor polisi yang membuat Arkan salut pada Sean dengan berani membela ibu nya sampai sebegitu nya ,,
"Sean dan boy di bawa ke kantor polisi untuk di mintai keterangan sudah pasti Fina dan Ryan yang mendapat kabar putra dan keponakan nya di tangkap panik langsung menelpon Lita agar segera datang untuk membebaskan Sean karena wanita seksi itu membuat laporan yang bohong ,,
"entah kenapa Arkan ingin ikut campur dan ingin bersaksi tapi Erik melarang dengan bilang tunggu sampai orang tua anak tersebut datang ,,
"Lita yang mendapat kabar sang putra masuk penjara langsung panik dan meminta ijin untuk segera berangkat ke kota bersama Tian suami Ratih dan masalah nenek juga kakek dan Ratih sudah ada yang menjaga meminta tolong tetangga untuk mengawasi karena Lita akan membawa Sean pulang begitu keluar dari penjara,,
"Arkan benar-benar tidak pulang begitu pula Erik sampai pagi menjelang sekitar jam 8 pagi Fina dan Ryan sudah di kantor polisi menunggu Lita datang ,,
"kau yakin akan membantu mereka ,,tanya Erik ,,
"ya karena entah kenapa aku tertarik dengan anak itu matanya seperti mata ku ,,ucap Arkan ,,
"jngan gila kau Arkan ,,ejek Erik ,,
"aku tidak tau seperti ada sesuatu hal yang aku sendiri tidak tau kenapa dan apa ,,ucap Arkan jujur ,,
"Lita sampai sekitar jam 10 an bersama Tian saat sampai kantor polisi Lita Langsung memeluk Fina dan Ryan ,,
"deg,,
"deg,,
"deg,,
"Arkan ,, panggil Erik ,,
"Arkan ,, panggil nya lagi ,,
"Arkan ,,teriak Erik baru lah Arkan tersadar dari lamunannya,,
"Arkan yang berada di parkiran tidak bisa mendengar apa yang sedang di bicarakan tapi bisa Arkan lihat Lolita menangis dan memeluk Fina ,,
"Arkan tidak tau menahu tentang siapa Fina dan Ryan tapi Erik mengenal nya karena perusahaan campion Bekerja sama dengan Arkan yang sudah beberapa tahun berjalan ,,
"bukankah itu bagus Arkan ,,ucap Erik yang sudah menceritakan siapa Fina dan Ryan ,,
"mba gimana Sean bisa di tahan mba ,,tanya Lita di sela-sela tangis nya ,,
"mba juga belum tau gimana cuma dari yang mba tau Sean dan boy melecehkan wanita itu ,,cerita Fina ,,
"ya ampun mba kenapa jadi gini padahal aku udah bilang jngan kemanapun masih ada aja masalah ,,ucap Lita ,,
"tenangkan dirimu dulu kita kan baru mendengar dari salah satu belum dari Sean dan boy sudah tenang dulu aku sudah membawa pengacara sebentar lagi datang ,,ucap Fina ,,
"aku mau ketemu Sean mba ,,pinta Lita ,,
"ayo kita bertemu dengan boy dan Sean lebih dulu ,,ucap Fina ,,
"tanpa Lita dan yang lain nya tau Arkan masuk begitu saja karena ingin tau yang mana anak Lolita dan apa benar suami yang ikut dengan Lolita karena sejak melihat kebersamaan mereka ada rasa tidak terima di hati Arkan apalagi tadi Tian pria yang di maksud Arkan merangkul pundak Lolita saat sedang menangis,,
"kita seperti pencuri Arkan ,,bisik Erik yang mengikuti ide konyol Arkan ,,
"sudahlah ikut saja nanti aku akan membantu bicara dengan Bella ,,ucap pelan Arkan ,,
"tidak perlu kau tau Bella masih marah dengan mu ,,bisik Erik lagi
"sampai di dalam Arkan hanya melihat dari jarak yang tidak terlalu jauh disana sudah ada Lolita dan Fina juga Ryan dan Tian tidak lama berselang Sean dan boy datang di dampingi polisi,,
"mamah ,,panggil Sean lalu memeluk nya ,,
"sayang kenapa sampai jadi begini apa kau tau nenek dan kakek sangat khawatir padamu ,,mamah sampai panik saat tau kau mendapat musibah,,ucap Lita ,,
"maafkan aku mah tapi ini bukan kesalahan ku wanita itu duluan mah ,, pembelaan Sean ,,
"ya ampun boy baby nya mami kenapa jadi gini sih ,,ucap Fina yang memeluk sang anak ,,
"papi mami tuh ,,manja boy ,,
"kamu kenapa mengajak Sean keluar dan ketempat seperti itu kan papi sudah bilang jangan pergi ke tempat seperti itu disana bukan tempat yang baik untuk kalian ,,ucap Ryan ,,
"maafkan boy pih ,,sesal boy ,,
"sudah donk mas boy jngan di marahi terus kasihan yan kan boy sayang ,,ucap Fina dan kali ini boy setuju ,,
"ceritakan sama mamah kenapa bisa kamu melecehkan wanita itu Sean mamah bilang jaga pandangan matamu dan jaga kehormatan wanita karena mamah wanita ,Tante Ratih,nenek dan Tante Fina bila itu terjadi pada salah satu dari kami apa kau akan terima seperti itu juga wanita itu ,,ucap Lolita pada Sean ,,
"maafkan Sean mamah tapi jujur Sean tidak bohong wanita itu duluan yang mencari masalah dengan Sean ,, pembelaan Sean lagi ,,
"siapapun itu seharusnya kamu tidak terpancing sayang sekarang kamu sudah disini dan mamah kecewa padamu ,,ucap Lita,,
"mamah jngan marah Sean benar-benar menyesal ,,bujuk Sean dan itu tidak lepas dari pandangan Arkan sejak awal mereka ketemu dan bagaimana Sean berbicara pada Lolita dengan lembut nya dan manja nya ,,
"kita keluar nanti ketahuan,,ajak Erik ,,
"maafin Sean ya om Tian jadi nemenin mamah kesini ,,sesal Sean dan Arkan entah kenapa senang karena ternyata Tian bukan siapa-siapa,,
"iya om hanya ingin menemani mamah mu karena takut nanti di jalan kenapa-kenapa,,sahut Tian ,,
"maafin Sean ya karena masalah ini mamah dan om meninggalkan nenek dan kakek juga Tante Ratih di desa ,,ucap sesal Sean lagi ,,
("*jadi kamu tinggal didesa sayang oke aku akan mencari tau semua nya dan aku akan membuat mu bersama ku kembali apapun caranya kali ini biarkan aku egois ,,ucap Arkan di hatinya* ,,
,
,
,
,
,
,
,
,
,
,
"kan gtu makin kaga jelas ya emang iya bingung mau konflik yang bener" ingin banting handphone tau 🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣,,