
"Lolita terbangun dan melihat dirinya sudah berada di kamar nya sendiri kamar dirinya dan sang suami tidak lama kemudian paman Tio masuk ,,
"pagi nyonya ,,sapa nya ,,
"pagi paman bagaimana aku bisa pulang kesini ,,tanya Lolita,,
"nyonya pulang bersama pria yang saya tidak tau dan nyonya tidak sadarkan diri ,,bohong Tio ,,
"seorang pria siapa paman apa dia bilang namanya,,ucap Lolita yang kembali merasa pusing di kepala nya ,,
"dia tidak memberitahu kan namanya nyonya setelah membawa nyonya ke kamar pria itu pamit pergi ,,bohong nya lagi ,,
"oh begitu , bagaimana ciri-ciri nya paman ,,
"pria muda nyonya ,,bohong nya lagi ,,
"apa itu Alex ya yang mengikuti ku dan menjaga ku akh pria muda itu apa tertarik padaku jelas-jelas di club' saja aku tidak laku ,,oceh Lolita yang masih di dengar paman Tio ,,
"kenapa senyum sendiri seperti itu paman ,,apa sekarang paman strees,,ucap asal Lolita dan membuat paman Tio tercengang dengan ucapan Lolita ,,
"tidak nyonya kalau begitu saya permisi dan ini obat pereda pusing nya ,,pamit paman Tio ,,
"sebaiknya aku ke cafe mengucapkan terima kasih,,ucap Lolita yang beranjak dari ranjang menuju ka kamar mandi,,
"Lolita baru saja selesai dengan sarapan nya ya walau sedikit terlambat dan juga sudah menelepon Kedua putri nya yang baik-baik saja di rumah kakak nya ,,
"mom mau kemana ,,tanya Sean yang baru tiba di mension setelah di telpon paman Tio,,
"ada apa ,,ketus Lolita tiba-tiba,,
"mom ,,Sean tersentak dengan ucapan ketus mom nya yang berubah tidak ramah ,,
"aku sibuk jadi pergilah,,usir Lolita kepada Sean putranya sendiri,,
"mom aku menghawatirkan mu paman Tio bilang kalau mom semalam mabuk ,,
"kenapa apa urusannya dengan mu ini hidup mom bukan kalian jadi jngan ikut campur,,Lolita ingin di benci ingin di benci itulah yang ada di pikiran nya lelah menjadi baik lebih baik di benci ,,
"kamu berubah mom ,,ucap Sean tidak percaya secepat itu mom nya berubah sikap ,,
"inilah fakta nya jadi urus saja dirimu sendiri dan kalau pergi bawa adik mu kepada wanita itu untuk mengurus nya aku tidak ingin di repotkan ,,ucap Lolita tegas ,,
"mom aku kecewa padamu ,,ucap Sean yang langsung pergi meninggalkan mension dengan luka di hatinya niat hati ingin menemani mom nya agar tidak berbuat aneh tapi kenyataannya mom nya berubah begitu cepat ,,
"paman aku pergi tetap jaga mom ,,pinta Sean yang pergi ,,
"setelah kepergian Sean Lolita kembali ke kamar dirinya menyesal dirinya rapuh butuh tempat sandaran dirinya saat ini hancur tidak ada yang mengerti dirinya apa harus mati agar semua merasa puas dan dirinya bisa tenang apa itu harus ,,
maafkan mom Sean maafkan mom belajar lah untuk membenci mom mulai saat ini dan jaga adik-adik mu juga kakak mu Reina mom sangat menyayangi kalian mom harap kalian tidak akan tersakiti lagi seperti mom ,, benci mom sayang benci mom ,, ungkapan hati Lolita ,,
"terhitung sejak kejadian dirinya mengusir Sean tidak ada lagi tawa dan canda di mension yang ada hanya setiap hari nyonya mereka menjadi sosok yang murah marah belum lagi apapun kesalahan kecil akan terus menjadi masalah besar tidak hanya itu beberapa pelayan pun sering kali kena amukan nya dan ada yang mengundurkan diri karena tidak sanggup dengan Lolita ,,
"ya Lolita memang memutuskan untuk di benci bahkan kedua putri nya pun sudah tidak ingin mengenal nya tidak ada lagi telpon yang menanyakan kabar karena sekarang Lolita menjadi wanita yang begitu kejam paman Tio sudah tidak bekerja lagi di mension karena Lolita yang memecatnya dengan alasan paman Tio terlalu ikut campur dan mengingatkan dirinya akan suaminya yang baru di ketahui Lolita sudah menikah dengan madu nya wanita biasa yang sekarang sangat di cintai suaminya ,,
"Lolita memutuskan untuk bercerai dengan Arkan tapi sang suami dengan tegas menolak bahkan semua aset berharga sang suami di alihkan atas namanya tapi itu tidak cukup bagi Lolita karena bukan hanya harta yang Lolita butuhkan tapi cinta nya yang sudah pergi Lolita bisa menuntut apa tidak ada memaksa seseorang untuk kembali padanya yang kenyataannya sudah tidak cinta bukankah menyakiti satu sama lain ,,
"Lolita juga sering jadi pemberitaan publik wanita arogan tidak tau sopan bahkan mereka yang tidak tau pun menilai memang pantas Lolita di duakan suami nya mereka mendukung istri muda suaminya ya Lolita bisa apa hanya bisa menjadi jahat dan di benci agar tetap hidup walau harus tersakiti,,
"bahkan putra nya yang bertunangan belum lama ini saja tidak ingin mengundang Lolita yang notabene nya ibu kandung nya kedua putri nya seakan sangat membenci nya dan Lolita puas akan hal itu rasa sakit dan kecewa menutup hati Lolita untuk menjadi baik terkadang lebih baik di benci agar tetap hidup ,,
"Lolita sudah mengurus semua gugatan cerai nya ke pengadilan agar segera berpisah dari sang suami apapun itu Lolita ingin pergi tidak ingin tinggal di penjara ini penjara cinta nya dengan sang suami kenangan indah sekaligus menyakitkan baginya ,,
"siapa bi ,,
"katanya utusan dari tuan nyonya ,,
"baiklah terima kasih ya bi ,,
"Lolita turun kebawah dan melihat sang suami yang seperti menahan emosinya dengan pengacara mungkin Lolita tidak tau ,,
"ada perlu apa tuan datang ke rumah kecil ini ,,sindir Lolita dengan gaya angkuh nya ,,
"sayang ,,ucap Arkan itulah yang Lolita rindukan dulu tidak sekarang serasa memuakkan baginya ,,
"maaf tuan Arkan jngan bicara seperti itu rasanya tidak sopan benar kan tuan ,,ucap ledek Lolita ,,
"nyonya tuan Arkan ingin memberikan ini ,,ucap pria yang Lolita pikir pengacara memberikan beberapa kertas yang belum tau apa ,,
"apa maksudnya,,ucap Lolita,,
"nyonya tuan sudah membatalkan gugatan nyonya dan untuk itu tuan juga memberikan sebagian saham perusahaan untuk nyonya ,,
*apa-apaan ini harta lagi harta lagi aku tidak butuh bodoh aku hanya mau kamu kembali,,bathin Lolita ,,
maafkan aku sayang maafkan aku ,,hati Arkan yang melihat bagaimana raut wajah sang istri yang begitu kecewa padanya Arkan bukan lepas tangan bahkan setiap pria yang dekat dengan Lolita selalu di gagalkan Arkan setiap mabuk Arkan yang selalu menemani walau harus menunggu Lolita mabuk parah dulu baru mendekati Arkan tau semua kegiatan Lolita uang dan semua yang sudah di alihkan pada sang istri Arkan tau kemana saja uang itu dia keluarkan bahkan setiap bulan Lolita rutin menyumbang di panti asuhan dan belum lagi menyumbang untuk anak berprestasi yang kurang beruntung di universitas kejahatan yang di tunjukkan sang istri hanya kebohongan agar di benci Arkan tau semua sang istri sering menangis di kamar sering memukul dadanya bahkan Arkan yang selalu ada hanya saja Lolita tidak tau selama ini Arkan tidak pernah jauh darinya* ,,
"aku tidak butuh dan bila kalian membatalkan lagi gugatan itu maka tunggu kabar kematian ku ,,ancam Lolita yang meninggalkan Arkan juga pengacara nya ,,
"BRAKKKKKK,, Pintu tertutup sangat keras bahkan Arkan pun terkejut dan tau pasti sang istri terluka karenanya,,
"kenapa harus seperti ini aku tidak sanggup tuhan bolehkah aku pergi sekarang,,ucap Lolita pada dirinya sendiri,,
"malam harinya seperti Lolita akan pergi ke club' karena sudah janjian dengan teman baru nya seakan tidak ingin melibatkan Sani juga Ratih Lolita memilih agar mereka juga membenci nya terbukti Sani marah padanya dan Ratih menjaga jarak padanya sekarang Lolita sudah di club' bersama jesi dan jeni wanita nakal yang baru beberapa bulan menjadi teman nya sama-sama tersakiti oleh pria membuat Lolita satu hati dengan mereka ,,
"jadi suami mu datang lagi dan mengacaukan semua nya ,,ucap jeni ,,
"ya seperti yang aku ceritakan tapi tenang saja aku sudah menggugat nya lagi ,,
"kenapa tidak rebut lagi saja suamimu dari wanita itu ,,usul Jesi ,,
"tidak aku hanya tidak mau menyakiti wanita lain hanya karena cintaku yang sudah pudar ,,ucap asal Lolita,,
"pria sama saja kalau sudah bosan seperti itu ,,ucap jeni dan yang lain membenarkan,,
"mau ikut dengan kami ,,ajak Jesi ,,
"kemana aku juga bosan hanya di mension bila pagi siang dan sore ,,
"ketempat dimana kamu akan sangat menyukai nya disana bnyak pria tampan dan mapan ,,ajak jeni ,,
"boleh seperti aku surah waktunya mencari calon pengganti ,,setuju Lolita,,
**
"nyonya mau kemana bawa koper ,,tanya bibi ,,
"aku mau traveling sama temen-temen aku bi titip mension ya ,,pinta Lolita yang memeluk bibi ,,
"walau belum lama bekerja di mension tapi bibi sudah mengerti majikan nya memang terkadang majikan nya suka lepas kendali dengan ucapannya tapi bibi tau tersimpan bnyak luka di hati belum lagi bibi juga sering mendengar majikannya menangis di kamar anak-anak nya walau belum tau apa masalah nya tapi bibi mengerti majikan nya hanya ingin di mengerti itu saja ,,