ARKAN MAHENDRADATTA

ARKAN MAHENDRADATTA
?



"sampai di mall Arkan langsung membawa sang istri ke toko parfum karena memang Arkan yang akan memilih parfum untuk sang istri berbeda dengan Sean dan Reina juga Pablo mereka malah sudah mengambil beberapa parfum di dalam keranjang tanpa Arkan tau ,,


"apa Daddy yang akan membayar nya ,,ucap Pablo ,,


"sudah pilih saja klo Daddy menolak kita bisa minta mom yang bayar ,,ucap santai Sean,,


"iya lagian kan kita anak nya masa Daddy tidak mau bayar pelit sekali ,,ucap Reina ,,


"tapi lihat Daddy asik sendiri dengan mom ,,ucap Pablo ,,


"biasakan melihat ke romantis an mereka jadi nanti tidak kaget lagi ,,ucap Reina ,,


"aku mau muntah lihat bagaimana Daddy begitu memanjakan mom ,,ucap iri sean,,


"apa ini sudah kalian pilih tidak ingin memilih lagi ,,tanya Reina ,,


"tidak ,,ucap Sean dan Pablo ,,


"Daddy wangi nya terlalu apa tidak mencolok bau parfum nya ,,tolak Lolita ,,


"cocok untuk mu dan enak kok wangi nya lagian memang mau kamu pamerin ke siapa wangi nya kan ke aku doank ,,ucap Arkan ,,


"ya tapi ambil beberapa saat tidak pergi bnyak Daddy ,,ucap Lolita,,


"masa 10 bnyak enggak akh masih biasa itu klo pergi wangi yang ini kita borong semua ,,ucap Arkan santai ,,


"tidak perlu cukup 10 saja sudah sekarang kita cari yang lain saja ,,ajak Lolita,,


"sampai di kasir dengan santai nya Sean meletakkan parfum ketiganya yang lumayan bnyak juga ,,


"bayar sendiri,,ucap Arkan,,


"mom ,,manja Sean,,


"sayang mereka harus belajar bayar sendiri kan aku sudah kasih uang jajan masa aku juga yang bayar dasar anak racun ,,ucap Arkan dan dapat cubitan dari Lolita,,


"sayang sakit ,,manja Arkan,,


"mom cuma dikit kok tidak bnyak seperti mom ya kan ka Reina ,,ucap Sean mencari pembelaan,,


"iya kenapa sekarang Daddy perhitungan sekali sama anak ,,ucap Reina,,


"hanya malas saja dengan kalian ,,ucap Arkan ,,


"momiiiiiiiii,,teriak Reina dan Sean sedangkan Pablo hanya diam tidak berani berkomentar,,


"baiklah,, baiklah biar mom yang bayar ,,ucap Lolita,,


"tidak usah sayang biar aku saja tadi bilang nya apa katanya tidak mau mengganggu Daddy dan mom ini apa ,,kesal Arkan tiba-tiba,,


"setelah selesai dengan pembayaran Arkan dan Lolita menuju butik untuk memilih baju bukan Lolita yang bersemangat tapi Arkan kali ini Reina juga ikut membeli sudah pasti Arkan lagi yang membayar seperti berdebat dulu baru bayar ,,



"tidak lupa juga ke butik pria seperti jas atau yang lain nya kali ini Sean dan Pablo yang ikut berbelanja sudah pasti berdebat dulu baru di bayar Arkan sampai di tempat Snack cemilan semua sibuk dengan keinginan nya kesukaan Pablo tidak lagi sungkan karena Sean yang bertanya dan meminta apa yang di suka ,,



"lebih dari 3 troli belanjaan semua cemilan hal yang Arkan jauhi kini entah kenapa dirinya menyukai nya ,,


"sampai di mension semua mendapatkan cemilan mereka termasuk bodyguard dan para pelayan bahkan paman Tio pun dapat jatah cemilan ,,


"makan malam terjadi perdebatan karena masakan nya tidak cocok untuk Arkan dan meminta ketiga anaknya yang memasak sudah pasti makanan rasa nya campur aduk tapi Arkan memakan nya dengan lahap tidak sampai disitu Arkan juga meminta ketiga anak nya untuk membelikan beberapa makanan cepat saji Lolita yang melihat nya di buat heran ,,


"Sean belikan Daddy pizza tapi keju semua nya dan Reina belikan Daddy minuman Boba ya hmmmm Pablo belikan Daddy rujak ,,ucap Arkan ,,


"Daddy masih lapar ,,tanya Sean ,,


"apa Daddy kerasukan hantu mawar putih,,ucap Pablo ,,


"Daddy masih Daddy kami kan ,,ucap Reina,,


"tidak tau dan ucapan kalian membuat Daddy sakit hati ,,ucap Arkan,,


"sudah lebih baik belikan yang Daddy pinta nanti di ganti kok sama Daddy ,,ucap Lolita,,


"baik mom ,,ucap bersama ketiga anak nya,,


"sejak itu mood Arkan kadang baik kadang buruk dan akan menjadi baik bila sang istri ada di dekat nya akan kembali buruk bila sang istri pergi dan disini lah sekarang Lolita ,,


"ada apa kenapa wajah mu cemberut gtu ,,tanya Sani ,,


"Arkan masih lama di ruang meeting ,,ucap Lolita,,


"iya masih kenapa mau kesana,,tanya Sani ,,


"enggak aku cuma ngerasa aneh aja seperti nya Arkan aneh dan lihat berat badan ku naik nafsu makan ku bertambah begitu juga Arkan apa kami terkena penyakit,,ucap Lolita,,


"jngan bicara sembarangan bodoh apa tidak sebaiknya kamu ke rumah sakit agar tau apa sakit kalian terutama suami mu itu pulpen jatuh saja salah ,,ucap Sani yang mengingat bagaimana saat rapat dirinya tidak sengaja menjatuhkan pulpen habis di ceramahin Arkan untung Erik membela nya ,,


"aku akan mengajak Arkan ke rumah sakit nanti ,,ucap Lolita setuju dengan ide Sani ,,


"lain hal dengan Erik karena pernikahan nya sudah masuk ke persidangan dimana dirinya menyerahkan semua nya kepada pengacara nya ,,


"bagaimana perasaan mu saat ini ,,tanya Arkan,,


"entahlah awalnya aku sangat yakin tapi makin kesini setelah kami sudah tidak bertemu lagi aku merindukan nya ,,ucap Erik ,,


"semua ada padamu mumpung masih ada kesempatan maka perbaiki jika sudah terlepas baru menyesal itu bodoh ,,ucap Arkan,,


"setiap aku kembali ke rumah itu aku merasa Bella selalu ada di rumah itu rasanya aku tidak ingin masuk lagi ke rumah itu ,,ucap Erik,,


"cinta itu tidak bisa di ungkapkan mau kau bilang tidak mencintai nya pada kenyataannya kau sangat mencintai nya apa kau mau seperti ku menyesal setelah itu mencari nya dan mendapatkan nya kembali aku harap kau lebih pintar dariku urusan cinta ,,ucap Arkan ,,


"hargai selagi ada cinta selagi bisa sayangi selagi dia bersama mu dan peluk selagi kamu bisa menyentuh nya bahagia kan dia selagi nyawa mu masih ada ,,ucap Arkan ,,


"akan aku pikirkan lagi ,,ucap Erik ,,


"apa kau akan menunggu Sani menjanda,,canda Arkan,,


"sialan kau ,,kesal Erik ,,


"hahahahahhahahaha ,,santai kawan aku hanya bercanda,,


"Arkan keluar dari ruang rapat dan menuju ke ruangan Sani karena tadi sang istri bilang ingin mengobrol bersama teman nya ,,


"sayang yuk makan siang ,,ajak Arkan ,,


"Sani mau ikut makan siang bersama kami ,,ajak Lolita,,


"tidak usah aku akan makan bersama suami ku ,,tolak Sani ,,


"yasudah kami duluan ya ,,ucap Arkan ,,


"ya sana pergilah,,ucap Sani dan Lolita juga Arkan pun pergi ,,


"tok,,tok,,tok,,buka saja ,,ucap Sani ,,


"mau makan siang bersama,,ajak Erik pada Sani ,,


"boleh kebetulan Doni sedang tidak bisa ,,ucap Sani dan mereka makan siang bersama ,,


"Arkan dan Lolita baru saja memasuki mobil tapi melihat Erik dan Sani bergandengan tangan memasuki mobil Erik ,,


"kenapa sama Erik ,,tanya Lolita,,


"apa ada pekerjaan lain ,,ucap Arkan menebak,,


"tadi Sani bilang mau makan siang dengan Doni kan suaminya,,ucap Lolita,,


"mungkin Sani menumpang ke tempat yang sudah di janjikan Doni kita kan gak tau karena Erik juga pasti akan makan siang ,,ucapan Arkan dan masuk akal,,


("*jngan gila kau Erik masa Sani kau jadikan pelampiasan mu walau aku suka menggoda mu dengan nama nya bukan berarti Sani pilihan nya ,,umpat Arkan* ,,


,


,


,


,


,


,


,


,


,


,,


,,


,


,


,


,


,


,


,


,


"kan emang gak greget tau aku tau makanya santai aja ya