
"satu tahun sudah semua masih sama Lolita tetap tidak bisa lepas dari Arkan walau sudah berapa kali Lolita mengajukan gugatan selalu di tolak padahal jelas disana terbukti perselingkuhan tapi entah kenapa selalu ada saja alasan gugatan nya di tolak ,,
"bi aku akan bekerja nanti mungkin sedikit telat pulang nya ,,
"iya Lita,, panggil bibi yang sekarang sudah terbiasa Lolita yang meminta agar lebih dekat begitu juga dengan anak nya bibi Okta namanya seumuran dengan kembar lebih tua Okta seperti nya ,,
"Okta ikut ya ka ,,ucap Okta padahal Lolita sudah tua tapi di panggil Kakak Okta bilang wajah nya tetap awet muda,,
"hufffff lihat bi selalu panggil seperti itu Okta aku tidak muda lagi ,,
"tapi tetap awet muda kan ,,
"terserah saja ,,
"sudah sarapan dulu ,,pinta bibi ,,
"Bu Okta bakal magang di perusahaan tuan Arkan ,,
deg ,,
"kenapa disana ,,
"gak tau katanya di terima disana ,,
"Lita ,,
"Lita gak apa-apa bi udah sekarang makan dulu nanti kita terlambat,,
"Lolita bekerja di perusahaan Johan pada akhirnya Johan menikah dengan jeni dan Jesi memulai kehidupan nya dengan menjadi seorang dosen di universitas sedangkan Lolita memilih jadi karyawan biasa harta nya tidak akan habis yang di berikan Arkan tapi itu semua sudah Lolita alihkan atas nama anak-anak nya karena dirinya tidak berhak tidak ada yang tahu karena Lolita merubah nya diam-diam Arkan pun tidak tau bahwa Lolita memulai semua dari awal ,,
"kehidupan rumah tangga Arkan semakin kacau dengan Celia yang terus berulah tidak ingin mengurus anak lebih banyak bermain di luar dengan teman-teman nya Arkan tidak ambil pusing hanya menunggu waktu yang tepat untuk pergi mencari celah agar bisa lepas oleh wanita itu anak yang di lahir kan Celia perempuan tidak juga membuat Arkan Jatuh cinta karena hanya sang istri Lolita pemilik hatinya ,,
"Arkan cukup lega dengan kabar bahwa Sang istri sudah menata hidup nya tidak kelayapan lagi tidak mabuk lagi menjadi lebih baik Arkan hanya berharap meminta waktu agar bisa bersama kegiatan Lolita semua terpantau oleh Arkan orang yang mengawasi sangat bisa di andalkan siapa lagi jika bukan bibi yang selalu berada di sisi sang istri,,
"setiap malam Arkan Selalu datang ke kamar Lolita memeluk dan mencium nya setiap malam tanpa Lolita sadari dan itu berlangsung sejak dirinya di usir dari mension dulu sampai saat ini dan semua tidak pernah Lolita sadari pagi sekali Arkan baru pergi hanya dengan memeluk dan mencium wangi sang istri Arkan bisa tidur dengan nyenyak,,
"Sani dan Erik sudah lama pindah ke tempat asal Sani karena Erik membuka perusahaan baru disana sedangkan Ratih dan Tian tetap bekerja di perusahaan Arkan tidak lupa juga Fina dan Ryan mereka lebih memilih tinggal di kampung halaman Kedua orang tuanya sedangkan boy yang melanjutkan bisnis keluarga nya ,,
"Arkan memang tidak Lagi bekerja di perusahaan hanya kebohongan yang di lakukan agar tidak melihat Celia dan putri nya Arkan tidak membenci bayi yang telah lahir itu hanya lebih baik tidak dekat lebih baik ,,
"Sean semakin sibuk bahkan belum lagi dengan perencanaan pernikahan nya yang akan di laksanakan beberapa bulan ke depan bersama Valerie kekasih hati yang dulu pergi ,,
"boy masih dengan cinta rahasia nya Reina pun masih dengan Joseph belum ingin menikah entah kenapa Reina seperti belum yakin ,,
"kembar semakin dewasa di usia nya yang 15 tahun sebenernya mereka rindu dengan mom nya kekonyolan mom nya dulu bersama dengan nya tapi apa boleh buat semua hancur kembar juga sering bertemu Daddy nya sekedar bercerita saat sekolah tidak ada hal lain karena mereka masih sedih dengan pemikiran sendiri,,
"terkadang kita juga gak tau apa yang di lakukan pada diri sendiri dan orang lain mereka hanya melihat dan menilai lalu menjelekkan tidak tau bagaimana mereka menjalani nya berusaha kuat itu enggak mudah apalagi semua karena orang yang di cintai nya ,,
"Lita jadikan nanti malam makan bersama ,,
"jadi donk terus gimana Jesi udh di kasih tau ,,
"udh donk katanya mau ngenalin pacar nya ,,
"wah baru lagi ,,ucap Lolita,,
"iya kau tau siapa kekasih nya ,,ucap jeni ,,
"siapa ,,tanya Lolita penasaran,,
"mahasiswa nya sendiri dan kau tau siapa yang menyatakan cinta duluan ,,
"pasti Jesi,,tebak Lolita ,,
"aishhhh gak seru kenapa bisa ketebak sih ,,kesal Jeni ,,
"karena memang selalu seperti itu tapi kenapa pria itu menerima nya ,,
"katanya emang sudah suka juga cuma gak berani ungkapin nya ,,ucap jeni ,,
"terus kapan kamu ,,tanya Jeni,,
"aku Bagaimana,, tanya balik Lolita,,
"iya kamu Lita Bagaimana kapan akan mencari pengganti suami mu itu ,,
"tidak tau dan sudah tidak mau ambil pusing kalau Arkan sudah lelah juga pasti akan menceraikan aku ,,ucap Lolita yang sudah pasrah dengan keadaan dirinya lelah harus menuntut lebih baik jalani yang ada ,,
"kau wanita bodoh ,,
"memang bodoh karena mencintai nya ,,ucap Lolita dengan canda tapi di balik ucapan nya ada yang begitu senang mendengar nya tanpa Lolita sadari,,
aku tau sayang kamu akan selalu mencintai ku dan aku selalu mencintaimu selamanya,,
**
"malam nya Lolita sudah bersiap akan ke tempat yang sudah di janjikan oleh jeni dan Johan ,,
"mau kemana Lita ,,
"bibi aku akan makan malam di luar bersama jeni dan Jesi ,,
"hati-hati ya ,,ucap bibi ,,
"iya bi pasti ,,ucap Lolita yang pergi ,,
"sampai di restoran yang sudah di janjikan Lolita Langsung menuju ke ruangan yang sudah di pesan oleh jeni tidak sulit karena memang ruangan nya private,,
"Lita ,, panggil manja Jesi ,,
"kau ini kita sering bertemu gak usah lebay ,,
"ishhhh kan aku kangen ,,
"aku tidak mau kembaran sama Jesi ,,tolak Jeni,,
"hey aku juga tidak mau ya ,,ucap Jesi juga tidak terima ,,
"baby sudah ,,ucap Johan ,,
"sorry baby ,,ucap jeni,,
"mana kekasih mu tidak bareng ,,ucap Lolita mengalihkan pembicaraan,,
"sedang ke toilet kenapa penasaran ya ,,ucap Jesi ,,
"sedikit,,ucap Lolita,,
"Lita aku juga mengundang rekan bisnis ku dan keluarga nya tidak masalah ya ,,ucap Johan hati-hati,,
"apa kita perlu pindah tempat ,,ucap Lolita,,
"tidak usah kita kan hanya makan malam lagian bukan membahas bisnis kok ,,ucap jeni ,,
"baiklah aku tidak masalah ,,ucap Lolita,,
"pintu terbuka disana terlihat pria yang cukup muda jauh lebih muda dari jeni dan Jesi juga Lolita siapa lagi jika bukan kekasih Jesi ,,
"sini,,sini ,,ucap Jesi yang sangat senang ,,
"maaf ya ,,ucap kekasih Jesi ,,
"kenalkan Lita ini beni kekasih ku ,,ucap Jesi mengenal kan kepada semua teman nya di ruangan itu ,,
"sedang asik mengobrol sambil menunggu tamu dari Johan semua masih seru sampai ,,
"maaf kami terlambat,,
"deg,,
"deg,,
"deg,,
"Arkan ,,ucap di hati Lolita,,
"grep ,,mom kami sangat merindukan mom ,,ucap mervela yang langsung berlari memeluk Lolita satu tahun mereka terpisah kembar sangat merindukan mom nya ,,
"grep ,,mom aku sangat merindukanmu ,,peluk erat Marvinia setelah nya mereka menumpahkan rasa rindu dengan tangisan bahkan Jenin sudah memeluk sang suami begitu juga Jesi yang langsung memeluk kekasihnya ,,
"Arkan mendekati Lolita memeluk nya erat seakan takut sang istri pergi jauh dari mereka,,
"Lolita bukan tidak mau pergi tapi bagaimana bisa pergi bila kedua putri nya duduk di dekat nya dengan begitu manja Lolita juga sangat merindukan kembar ibu mana yang tidak rindu dengan anak nya,,
"mom aku mau pesan ini ,, marvela,,
"mom aku mau yang ini saja ,, marvinia mereka berdua asik memilih dan tidak melihat bagaimana Lolita canggung karena Arkan memandang nya dengan tatapan cinta ,,
"pesanlah sayang ,,
"terima kasih mom ,,kompak kembar,,
"Jesi dan beni juga sibuk memilih menu makanan begitu juga jeni dan Johan mereka seakan tidak mau ikut campur urusan keluarga Lolita ,,
"makan malam semua berjalan lancar walau di awal canggung tapi itu hanya sebentar karena Lolita berusaha melupakan semua nya cukup Lolita egois dan tidak mau jauh lagi dengan kedua putri nya ,,
"mom pulang kan ,,tanya marvela karena begitu makan malam selesai mereka sudah pulang dengan tujuan masing-masing,,
"iya sayang mom pulang kenapa ,,
"mom pulang ke apartemen kami kan ,,ucap marvinia,,
"apartemen ,,tanya Lolita karena sejak terpisah Lolita sama sekali tidak tau kembar tinggal dimana,,
"iya apartemen kami bersama Daddy ,,ucap marvela yang masih menggenggam tangan mom nya ,,
"hmmmm tidak kali ini ya sayang ,,tolak halus Lolita dirinya belum siap ,,
"mom please,,mohon marvela ,,
"mom aku mohon ,, tatapan sedih marvinia ,,
*mom harus kembali pada kami ,,marvela ,,
tidak boleh lepas malam ini ,, marvinia*,,
"sayang jngan paksa mom ,,ucap Arkan ,,
"Daddy kami sangat merindukan mom apa tidak bisa mom meluangkan waktunya untuk kami ,,ucap sedih marvela lagi ,,
ya Tuhan aku harus bagaimana,,bimbang Lolita,,
"apa benar mom tidak merindukan kami ,,ucap Marvinia yang sudah berkaca-kaca matanya ,,
"huffffff helaan nafas Lolita pasrah ,, baiklah mom akan menginap apa kalian senang ,,
"sangat ,,
"terima kasih mom ,,
*yes ,,yes Daddy harus berterima kasih nanti pada kami ,,ucap marvinia,,
tidak buruk ide marvinia dengan begini mom dan dad akan punya waktu bersama ,,marvela* ,,