
"sampai di taman bermain Reina langsung berlari yang di ikuti oleh bibi dan Sani juga Bobby sudah berjalan masuk lebih dulu ,,
"kita perlu bicara ,,tarik Arkan saat Sani dan yang lain nya sudah masuk lebih dulu ,,
"Arkan lepas tangan ku sakit ,,ucap Lolita dan Arkan sadar bahwa tangan Lolita sedang terluka ,,
"maafkan aku ,,sesal Arkan ,,
"aku harus kembali ,,ucap Lolita ,,
"apa tidak ada yang ingin kau katakan selama 8 tahun pergi begitu saja tanpa berpamitan padaku ,, ucap Arkan yang kesal ,,
"aku minta maaf ,,sesal Lolita yang menundukkan kepalanya menahan rasa sakit di hatinya Arkan nya marah wajah sedih Arkan membuat Lolita juga merasakan sakit ,,
"hanya itu kau tau aku selalu berusaha mencari mu berharap bertemu lagi tapi kenyataannya kau pergi begitu jauh bahkan kau sudah menikah dan punya anak ,,apa pria itu memberikan segalanya yang dulu aku tidak bisa berikan iya katakan Lolita katakan ,,bentak nya pada Lolita yang hanya menangis ,,
"maafkan aku Arkan maafkan aku ,,tangis Lolita pecah ,,
"memaafkan mu gampang nya kau mengucapkan kata itu padaku selama 8 tahun aku berharap kau kembali padaku tapi selama itu pula aku harus kecewa karena kau tidak kembali padaku tapi pergi bersama laki-laki lain ,,teriak nya tepat di wajah Lolita dan Lolita hanya menggeleng,,
"Arkan kau boleh marah kau boleh memaki ku tapi jangan saat bersama Reina dan Sani mereka tidak perlu tau Arkan aku mohon ,,ucap Lolita tapi Arkan tidak peduli ,,
"kau takut kelakuan mu membuat putri kesayangan mu kecewa padamu dan teman mu Sani juga kecewa padamu iya hahahahahahh bahkan kau lebih peduli perasaan mereka di banding aku yang dulu berkorban bnyak untuk mu ,,teriak nya ,,
"cukup Arkan cukup ,,bentak balik Lolita ,,
"cukup semua sudah berakhir jadi lupakan ,,ucap Lolita yang ingin pergi ,,
"karena sudah terlalu emosi dan Arkan tidak bisa lagi menahan nya tanpa sengaja sebuah tamparan di pipi Lolita dan itu semua terlihat jelas di depan Sani dan Reina juga bibi dan Bobby terkejut dengan bos nya ,,
"Loli ,,teriak nya Sani dan tidak lama Lolita pingsan ,,
"momi bangun ,,hiks,,hikss,hikss,,hikss,,mom bangun ,,ucap Reina yang terus menangis membangun kan Lolita tapi nihil ,,
"non lebih baik kita bawa ke rumah sakit bibi takut nyonya kambuh penyakit nya ,,ucap bibi dan itu membuat Arkan tersadar dan mulai tenang ,,
"bos apa yang bos lakukan ,,ucap Bobby ,,
"aku menampar nya Bob aku menampar nya ,,ucap Arkan seperti hilang akal ,,
"bos sadar sekarang kita bawa nona ke rumah sakit ,,ucapan Bobby membuat Arkan langsung mengangkat Lolita bridal style ke mobil dan diikuti Sani bibi juga Reina ,,
"sebenarnya Sani ingin marah tapi bukan waktu yang tepat karena Lolita lebih penting , sampai di rumah sakit Lolita langsung di tangani dokter dan Sani menunggu di luar bersama Reina dan bibi juga ada Bobby dan Arkan ,,
"kau ikut dengan ku ,,ucap Sani yang kini di ikuti Bobby juga Arkan ,,
"apa yang kau lakukan pada Loli hah apa ,,bentak Sani tepat di wajah Arkan yang juga menatap nya tanpa takut ,,
"kau pria kasar apa kau tau akibat dari kelakuan mu itu Loli akan kembali sakit kau tau Loli punya trauma di masa lalu ,, ucap Sani menjelaskan ,,
"aku tidak tau apa yang membuat mu begitu marah sampai menampar Loli tapi ingat bila trauma nya kambuh aku tidak akan memaafkan mu ,,ucap Sani yang langsung pergi masuk ke dalam rumah sakit ,,
"bos bagaimana ini ,,ucap Bobby ,,
"kita tunggu saja ayo ,,ucap Arkan ,,
"Lolita sudah di pindahkan ke ruang perawatan dan sudah sadar hanya saja lebih bnyak melamun ,,
"momi ,,ucap Reina ,,
"momi ,,ucap Reina lagi tapi tidak di dengarkan ,,
" Tante momi kenapa ,,tanya Reina ,,
"di ruangan itu tinggal Lolita dengan tatapan kosong nya dan Sani juga Bobby dan Arkan ,,sudah berapa kali Sani mengusir merek tapi tetap tidak ada yang mau pergi bukan tidak bisa kasar hanya saja ini rumah sakit setiap orang butuh privasi,,
"aku minta maaf ,,ucap Arkan pada akhirnya ,,
"maaf mu tidak berguna semua sudah terjadi Loli akan kembali seperti dulu ,,ucap Sani yang merapikan rambut Lolita tapi Lolita hanya menatap jendela,,
"aku tidak tau siapa kamu dan bagaimana bisa kamu begitu marah pada Lolita tapi yang jelas Lolita baru mengenal mu dan kita baru saja bertemu ,,ucap Sani pelan ,,
"boleh aku tau sebenarnya kenapa dengan Lolita ,,ucap Arkan yang sudah penasaran ,,
"huhhhhhh kejadian ini sudah lama sekitar 3 tahun lalu sebelum Reina hadir di kehidupan kami ,,ucap Sani ,,
"salah ku yang percaya dengan teman kantor ku dulu yang ternyata begitu menggilai Lolita aku pikir mendekat kan mereka berdua lebih baik agar Lolita bisa melupakan kekasih nya yang dia tinggalkan tapi salah petaka itu terjadi Lolita di bius dan di bawa entah kemana beberapa hari kami mencari keberadaan nya sampai kami menemukan Lolita dengan keadaan yang begitu mengenaskan bersyukur dirinya baik-baik saja hanya saja beberapa luka di tubuhnya yang parah ,,
"apa yang terjadi ,,tanya Arkan semakin sakit hatinya ,,
"kami membawa Lolita ke rumah sakit karena sudah kehilangan bnyak darah lihat ini ,, tunjuk Sani pada tubuh Lolita di belakang punggung ,,
"ini adalah luka sayatan dari pria bajingan itu saat Lolita sadar dirinya berteriak meminta tolong dan mengatakan jngan perkosa aku jangan bunuh aku ,,hanya itu yang sering di ucapkan Lolita ,,
"kemana pria brengsek itu ,,ucap Arkan ,,
"di kantor polisi kami berharap dia di hukum mati ,,ucap Sani yang kembali emosi ,,
"lalu setelah itu ,,tanya Arkan lagi,,
"Lolita depresi tidak mengenal ku yang dirinya ingat satu nama Arkan kekasih nya dulu sampai aku berbohong padanya bahwa Arkan akan datang asal dirinya sembuh terbukti dia bnyak perubahan ,,ucap Sani yang belum menyadari siapa pria yang di bilang supir ,,
"siapa anak kecil itu kenapa memanggil momi ,apa dia sudah menikah setelah sembuh ,,tanya Arkan penasaran,,
"Lolita belum menikah masih single dirinya bilang akan menikah bila dia tau kalau Arkan sudah bahagia dengan wanita pilihan nya , mengenai Reina bukan anak Lolita kehadiran sebagai pengganti disaat dirinya merindukan Arkan ,,
"Reina sangat penting bagi Lolita karena nyawa nya dan jiwa nya hanya untuk Reina begitupun Reina melihat luka kecil di tubuh Lolita dirinya akan menangis seharian katanya merasakan sakit yang ada di luka Lolita lucu bukan ,,ucap Sani dan Arkan hanya mendengarkan,,
"seperti kau tau bnyak tentang Lolita ,,pancing Arkan sedangkan Bobby hanya menjadi pendengar,,
"sejak pertama kali Lolita di negara ini dan mencari pekerjaan juga tempat tinggal itulah kami bisa dekat sampai sekarang Lolita sudah seperti adik ku dia bisa manja bisa juga menyebalkan,,ucap Sani ,,
"Loli ,, panggil Sani tapi Lolita hanya melamun ,,
"Loli ,, panggil nya lagi ,,
"sebagai permintaan maaf ku biarkan aku yang menjaga nya kau bisa pulang di antar Bobby,,ucap Arkan ,,
"apa tidak apa aku takut Lolita akan mengamuk tengah malam ,,ucap Sani ,,
"apa separah itu ,,tanya Arkan ,,
"dulu seperti itu semoga saja tidak ,,ucap Sani,,
"Loli aku pulang dulu ya disini ada teman nya Bobby besok aku kembali ,,ucap nya yang mencium kepala Lolita dan keluar dari ruangan hanya tersisa Arkan dan Lolita yang entah menatap apa ,,
"maafkan aku sayang ,,ucap Arkan yang mencium semua wajah Lolita dan tangan Lolita lalu memeluk nya tapi tetap tidak ada respon ,,
"setiap luka yang kau dapatkan aku akan membayar nya dengan nyawa pria bajingan itu ,,ucap Arkan dan setelah itu langsung menelpon meminta pengacara nya menebus pria bajingan itu dan membawa nya ke markas ,,
"Lolita hanya menatap lurus keluar jendela mau itu tertutup atau terbuka tetap tidak berpengaruh bagi Lolita ,,
("*ternyata kau masih mencintai ku sayang kali ini biarkan aku berjuang lagi untuk mu kita akan menjalani ini sama-sama,,ucap nya dalam hati* ,,
😭😭😭😭😭😭😭😭😭❤️❤️❤️