A LIFE FULL OF MYSTERY

A LIFE FULL OF MYSTERY
SARAH



Setelah menghabiskan waktu kurang lebih selama satu jam di perjalanan dari Puncak Bogor menuju Jakarta. Elina pun telah sampai di depan apartemen Meikarta yang sudah tantenya tempati selama 1 tahun belakang ini, yang letaknya di kawasan Cikarang, Bekasi.


Pak Joko pun langsung turun dari mobil, lalu mebukakan pintu untuk Elina dan saat Elina baru saja keluar dari dalam mobilnya. Sarah pun sudah terlebih dulu menyambut Elina dengan sangat antusias.


Sarah Orlando adalah adik dari Fenita mamahnya Elina itu sendiri. Maka dari itu, Fenita mengusulkan ke suaminya agar Elina boleh saja pulang ke Jakarta dan kembali lagi bersekolah dengan syarat, untuk sementara waktu Elina harus tinggal di kediaman Sarah.


Thomas yang percaya dengan adik iparnya tersebut pun, akhirnya mengizinkan Elina untuk kembali ke Jakarta dan langsung mengirimkan uang kepada Sarah saat itu juga, untuk kebutuhan Elina saat ia tinggal bersamanya dalam sementara waktu dan dengan senang hati Sarah pun akan mengurus Elina seperti layaknya seorang ibu yang mengurus darah dagingnya sendiri.


Dan terlebih daripada itu, Sarah sendiri pun sekarang memang sudah berstatus janda. Mantan suaminya menikah dengan gadis yang jauh lebih muda. Lalu, meninggalkan dirinya di saat kandungannya yang sudah menginjak 9 bulan kala itu.


Tapi naas. Sarah yang stres dikarenakan masalah-masalah yang harus ia hadapi sendiri pun membuat pola makannya menjadi tidak teratur dan seketika membuatnya harus mengalami gangguan pada rahimnya.


Terlebih lagi, ketika Sarah sedang ingin mengunci pintu depan rumahnya, Sarah terpeleset, dikarenakan adanya kulit pisang di lantainya tersebut. Tentu saja hal itu membuatnya dengan sontak mengeluarkan darah yang cukup banyak dan harus menerima kenyataan bahwa kandungannya tidak bisa lagi terselamatkan.


...***...


Jam menunjukan pukul 19.25 WIB.


Elina yang masih belum terlihat batang hidungnya pun membuat Sarah sendiri khawatir akan keadaan keponakannya tersebut. Sampai pada akhirnya, Sarah menghampiri Elina yang ternyata saat ini sedang berada di dalam kamar yang memang sudah jauh-jauh hari Sarah siapkan untuknya.


"Ternyata ada di sini. "


"Ok Tante, " ucap Elina dengan ramah dan langsung menghampiri Sarah.


Keduanya pun turun dari tangga menuju lantai satu dan duduk disebuah meja makan berukuran king size, yang memang sudah sengaja Sarah sediakan di dalam apartemennya tersebut saat pertama kali ia tinggal 1 tahun yang tahun lalu.


Elin dan Sarah pun saling menyantap makanannya satu sama lain dan diakhiri dengan sebuah perbincangan yang terbilang cukup serius.


Skip


"Janji ya tante, " ucap Elina dengan antusiasnya.


"Iya. Janji, " ucap Sarah untuk memastikan.


Elina yang mendengar akan hal itupun langsung tersenyum smirk.


SEBUAH MISTERI.


Apa yang sedang mereka bicarakan? Terlihat sangatlah serius. Seperti halnya sedang merencanakan sesuatu.