
Keesokan harinya Aslan sangat bersemangat karena hari ini ia sudah bisa mengambil job lagi, ia pun segera pergi ke gedung pengambilan job tingkat Biasa.
Sesampainya digedung tersebut ia segera mencari ruangan yang bertuliskan Swordsman. Aslan sangat beruntung saat masuk ke ruangan tersebut karena antrean tidak sepanjang biasanya.
Aslan pun segera ikut mengantre dan beberapa menit kemudian giliran Aslan pun tiba, ia diberikan sebuah formulir lalu ia segera mengisi formulir tersebut.
Setelah selesai mengisi formulir tersebut ia segera memberikannya lagi pada seseorang yang memberikan job tersebut.
"Anda pernah satu kali kehilangan job dan jika itu terjadi lagi maka anda tidak akan bisa lagi mendapatkan job Swordsman."
"Aku mengerti, jadi cepat berikan aku job itu!" Aslan sangat tidak sabar membuat seseorang yang memberikan job tersebut menggelengkan kepalanya.
Tiba-tiba sebuah notifikasi muncul di hadapan Aslan.
[Selamat anda telah mendapatkan job Swordsman]
Aslan tersenyum lalu ia segera pergi dari ruangan dan gedung pengambilan job tersebut. Saat ia baru saja keluar dari gedung ia melihat Rey berada tak jauh dari sana, ia pun segera pergi ke tempat Rey.
"Rey."
Merasa namanya dipanggil Rey segera menengok namun saat ia melihat yang memanggilnya adalah Aslan ia berdecak kesal.
"Apa mau mu?"
"Rey, sebenarnya apa alasanmu sampai mengkhianatiku?"
Rey menghela nafas, "Karena kau hanya beban bagi kami, kau hanya bisa merepotkan kami sehingga itu membuatku muak. kami sudah menemukan seseorang yang lebih baik darimu jadi kau tidak perlu menghubungiku dan yang lainnya."
"Apa kau lupa bahwa diriku pernah membantumu mati-matian agar kau bisa mendapatkan job Paladin yang berada di tingkat Menengah?"
"Hahaha, untuk itu aku berterima kasih padamu tapi apa kau tidak sadar bahwa diriku lebih banyak membantumu daripada kau yang membantuku."
Seketika Aslan mematung setelah mendengar perkataan Rey, Rey yang sudah muak melihat Aslan segera meninggalkan Aslan yang sedang mematung tersebut.
Aslan menghela nafas lalu ia pergi ke sebuah taman untuk menenangkan diri, ia duduk disalah satu bangku taman sambil menghela nafas.
"Aku memang lemah dalam menggunakan senjata tapi aku memiliki kemampuan fisik yang cukup kuat. Aku harus berlatih lagi dalam menggunakan pedang."
"Sebelum itu aku ingin melihat statusku dahulu."
"Status."
[Aslan | Human
Job : Swordsman
(Setiap naik level +2 STR, +1 AGI & +1 VIT)
Level : 0 / Title : 0
HP : 254/254
MP: 178/178
STR: 5
VIT : 5
AGI : 5
INT : 5
Money - Gold : 0
- Silver : 9
- Copper : 28
Skill : -]
"Sungguh menyedihkan karena skill-skillku juga ikut menghilang." Aslan menggelengkan kepalanya.
Aslan pun bangkit lalu ia pergi ke Fugos Forest untuk berburu monster agar levelnya segera meningkat.
***
Fugos Forest adalah hutan cukup banyak monster berlevel rendah yang sangat cocok untuk para pemula untuk berburu.
Aslan sudah sampai di Fugos Forest, ia dapat melihat ada beberapa player juga yang sedang berburu disana. Aslan segera mengambil pedang dari inventorynya lalu ia segera mencari monster untuk dibunuh.
Tak butuh waktu lama Aslan telah berhasil menemukan rombongan monster Slime yang berjumlah 20, ia segera memeriksa status Slime-Slime tersebut.
[Slime
Level : 1
HP : 54/54]
Aslan menyeringai lalu ia menusuk slime tersebut beberapa kali hingga slime tersebut mati.
[Level Up]
Aslan senang lalu ia menusuk Slime-Slime itu lagi dengan pedangnya karena pergerakan Slime yang sangat lambat membuat Aslan dengan mudah membunuh semua slime tersebut namun setelah ia membunuh 20 Slime tersebut ia hanya mendapatkan dua kenaikan level lagi.
Saat ini Aslan telah level 3, ia pun segera mencari lagi monster lainnya dan ia pun menemukan 8 ekor serigala.
[Dire Wolf
HP : 120]
Aslan segera melesat ke salah satu Dire Wolf tersebut, Aslan segera menebas serigala tersebut. Serigala tersebut kehilangan setengah HPnya, melihat temannya dilukai serigala-serigala lainnya pun segera melesat ke arah Aslan.
Aslan menghindari serigala-serigala tersebut namun karena kalah jumlah Aslan beberapa kali terkena serangan dari serigala tersebut, Aslan berdecak kesal lalu ia mengayunkan pedangnya pada serigala-serigala tersebut.
Aslan berhasil melukai beberapa serigala namun ia belum membunuh satu pun serigala tersebut, Aslan berdecak kesal lalu ia melesat ke arah salah satu serigala tersebut lalu ia memenggal kepala serigala tersebut seketika serigala tersebut langsung tewas.
Tersisa tujuh serigala lagi, Aslan segera melesat ke salah satu serigala tersebut namun saat ia ingin menebas serigala itu ada seekor serigala yang mencakar punggungnya.
HP Aslan berkurang setengahnya, "Cukup merepotkan juga untuk mengalahkan serigala-serigala itu."
Ketujuh serigala itu mendekati Aslan, Aslan menyeringai lalu ia melemparkan pedangnya dan pedang tersebut tepat mengenai leher serigala tersebut dan serigala tersebut langsung tewas.
[Level Up]
Aslan mendapatkan kenaikan level lagi dan saat ini ia sudah level 4. Tersisa enam ekor serigala lagi, Aslan mengepalkan tinjunya lalu ia meninju satu persatu serigala tersebut dan beberapa menit kemudian keenam serigala tersebut sudah berada diambang batas.
Aslan segera mengambil pedangnya yang sempat ia lemparkan tadi lalu ia memenggal keenam serigala tersebut.
[Level Up]
[Level Up]
[Level Up]
Aslan menjadi sangat senang lalu ia melihat beberapa serigala tersebut menjatuhkan drop item, Aslan pun segera mengambil drop item tersebut.
"Cih, item-item ini sangat tidak berguna. Lebih baik nanti aku jual saja."
Aslan pun segera mencari lagi monster sebanyak-banyaknya agar ia mendapatkan level yang lebih tinggi lagi.
***
Beberapa jam telah berlalu Aslan telah membunuh banyak monster di Fugos Forest, ia pun sudah naik beberapa level dan saat ini ia sudah menacapai level 17.
"Fiuh, semakin tinggi levelku semakin lama juga aku naik level." Aslan mengusap keringatnya.
Aslan duduk dibawah pohon namun baru saja duduk ia melihat ada empat player yang sedang berlari dari sesuatu , Aslan segera bangun dan ia melihat bahwa yang mengejar keempat player tersebut adalah seekor laba-laba raksasa.
Aslan menyeringai lalu ia mengahmpiri keempat player tersebut.
"Kenapa kalian bisa dikejar oleh laba-laba raksasa itu?"
"Tadinya kami hanya melawan beberapa laba-laba kecil namun tiba-tiba laba-laba itu muncul dan menyerang kami." Player yang memiliki job Archer menjelaskan pada Aslan.
Aslan memgangguk mengerti, ia pun menatap laba-laba yang sedang menuju kearahnya dan keempat player tersebut.
Player yang memiliki job Assassin dan Swordsman segera maju beberapa langkah, mereka berdua sangat yakin akan menang dengan bantuan Aslan.
Sedangkan seorang pemilik job Priest mundur beberapa langkah agar ia tak menghalangi temannya yang berada didepan.
Aslan pun ikut mengambil pedangnya laku menghunuskan pada laba-laba tersebut, saat laba-laba tersebut sudah dekat Aslan segera melihat status laba-laba tersebut.
[Toxic Spider (Mini-Boss)
Level : 25
HP : 2.500]
Aslan dan seorang Swordsman dari empat player tersebut segera melesat ke arah laba-laba tersebut, seorang Assassin dari empat player tersebut juga ikut melesat.
Saat Aslan dan Swordsman tersebut sudah berada didekat laba-laba tersebut, laba-laba itu menyemburkan sebuah cairan berwarna hitan dari mulutnya.
Aslan dan Swordsman itu segera menghindar dari cairan tersebut, Aslan yang sudah berada disamping laba-laba itu segera memotong salah satu kaki laba-laba tersebut.
Tak berhenti disitu saja Aslan pun memotong satu lagi kaki laba-laba tersebut membuat laba-laba tersebut terjatuh. Swordsman dan Assassin tersebut segera memberikan serangan bertubi-tubi pada laba-laba tersebut.
Sang Archer pun tak mau ketinggalan, ia pun segera menembakan panah-panahnya pada laba-laba tersebut. HP laba-laba tersebut menurun drastis.
Aslan pun ikut memberikan serangan-serangan pada laba-laba tersebut, tak lama kemudian HP laba-laba tersebut habis dan seketika laba-laba tersebut tewas.
[Level Up]
[Level Up]
[Level Up]
[Level Up]
[Level Up]
Aslan sangat senang karena ia naik lima level sekaligus namun kesenanganmya terganggu saat melihat keempat player tersebut saling berpelukan.
"Jadi kalian bersahabat, sungguh indah persahabatan kalian." Aslan bersuara kecil namun dapat didengar oleh keempat player tersebut.
Keempat player tersebut tersenyum dan mengangguk pada Aslan, mereka ingin berterima kasih pada Aslan namun tiba-tiba Aslan sudah berada didekat mereka sambil menggengam pedangnya.
Aslan menyeringai lalu ia memenggal keempat player tersebut membuat HP dari keempat player tersebut habis dan mereka tewas ditempat.
"Aku benci dengan sesuatu yang bernama persahabatan dan aku akan membunuh orang yang memilki persahabatan tersebut, karena bagiku persahabatan hanya kebodohan yang membuatku muak."
---
Jangan lupa like, vote, comment dan favorite.